Ada yang berubah

Garvin sampai di markas disana sudah ada bara dan gio sedang asyik bermain game di ponsel nya masing-masing.

"Ah anjing mati lo!" Teriak gio yang sedang bergulat dengan musuhnya digame

"Berisik setan!" Bentak bara yang dari tadi pusing dengan teriakan gio

Garvin pun menghampiri mereka berdua yang sedang duduk disofa, dan dia pun duduk disebelah bara.

"Lo abis dari mana aja baru sampe" celetuk bara yang kesal karena garvin baru datang.

Karena bara menelpon dia 1jam yang lalu bisa-bisanya dia baru datang kemarkas, garvin hanya diam tak menjawab pertanyaan dari bara.

"Ck, oh iya kelvin udah nentuin waktunya dia bilang malam minggu depan dan arena nya udah dia siapin juga. Lo siap vin?" Tanya bara

"Hmmm" garvin hanya berdehem yang membuat bara sedikit kesal dia ingin sekali menimpuk muka garvin tapi dia tau garvin memang seperti itu sedari kecil beda ketika dia bersama mendiang ibunya sangat manja dan periang

"Hahaha percuma lo ngomong sama si frozen bar, ga bakal disautin bautnya terlalu kenceng" celetuk gio yang masih asyik dengan gamenya

Garvin pun hanya menaikan sebelah alisnya karena mendengar celotehan gio dia memang seperti itu tidak ada yang bisa mengubahnya meski dia sudah berteman dari kecil, tapi jika ada seseorang yang membuat dia nyaman sikap dingin dia pun akan pudar keorang itu.

"Lo mau pake motor siapa vin?" Tanya bara

"Motor gue" ucap garvin sambil menghisap rokoknya

"Oke kalau gitu nanti sebelum H- lo mau balapan gue service dibengkel bang johan" ujar bara dia pun menghisap rokoknya bersama garvin

"Ambilin rokok gue bar" celetuk gio

"Lo punya tangankan ambil sendiri" ucap bara dengan kesal

"Lo kan babu gue, jadi lo harus layanin gue" ujar gio dengan menaikan turunkan kedua alisnya

"Sial"

Bara pun mengikuti perintah gio karena bara kalah taruhan bermain game.

Flasback on

'Si garvin lama banget dia nyasar kemana dulu' ujar bara

'Ah lo kaya ga tau dia aja, mungkin lagi semedi dulu mangkanya lama' celetuk gio sambil menyemil snack yang dia beli di minimarket

'Lo kata si garvin jin' dengan nada kesal bara mengambil snack gio

'Anjing lo ngoceh tapi ga usah ngambil makanan gue juga' celetuk gio

'Ck'

Mereka pun menunggu garvin yang entah kemana sedari tadi tak menampakkan wajah nya dan membuat mereka berdua kesal dengan tingkah lakunya, terkadang mereka ingin sekali menimpuk kepala garvin supaya bisa normal.

Padahal diantara mereka bertiga hanya garvin yang normal, gio pun menawarkan bara untuk bermain game dengan bertaruh

'Bar dari pada kita nunggu si garvin lama dan gue keburu gabut, kita main game dan taruhan gimana?' Tanya gio 

'Oke setuju, apa taruhan nya' ujar gio

Dengan senyum penuh arti gio memanfaatkan situasi yang membuat bara kesal nantinya

'Oke yang kalah harus jadi babu selama 3hari gimana? Gue pengennya seminggu tapi gue kasian sama lo karena lo ga begitu jago main game' dengan tertawa jahat

'Sial kita buktiin, jangan sombong dulu bos' ujar bara dengan kesal 

Meraka pun sambil menunggu garvin bermain game dan bersaing dengan taruhan yang gio usulkan.

'Ah anjing, kenapa kalah sial' teriak bara yang tak terima harus jadi babu nya gio

'Hahaha kan gue bilang lo pasti kalah bar' tertawa dengan senang

'Berisik' kesalnya bara

Flasback on

~oOo~

Drama pagi pun dimulai seperti biasa yura terlambat sekolah dan nenek siska menggedor-gedor pintu kamar yura sambil berteriak.

Tok, tok , tok

"YURA.. BANGUN"

"Ini udah 06.30 kamu mau telat lagi hah? Nenek telpon appa mu ya" teriak nenek siska

Sontak yura pun bangun saat neneknya menyebut nama sang appa, dia pun beranjak dari kasur dan membukakan pintu kamarnya.

"Morning nek" dengan senyum lebar ala khas yura

"Cepat mandi kamu mau telat lagi hah?"

Yura pun bergegas mandi selesai mandi dia pun tergesa-gesa sampai tak sempat sarapan karena sudah mepet masuk sekolah.

Saat didepan sekolah dia pun telat 5 menit dan gerbang sekolah pun sudah ditutup dia seperti biasa bernegosiasi dengan satpam sekolah pak ujang.

"Pak ujang kok tumben pagi ini ganteng banget sih"dengan nada lembut menggoda pak ujang

"Neng yura pak ujang juga tau kalau bapak emang ganteng" ucap pak ujang dengan pede

"Nah kan, karena bapak ganteng bukain gerbangnya ya pak please" memohon dengan mata cats eyes yang lucu

"Ga bisa, kalau neng yura takut dihukum sama mas garvin jangan telat terus bapak juga kasian liat neng yura dihukum terus" ujar pak ujang

"Makanya pak ujang bukain ya"

Pak ujang pun tak tega dengan yura dia melihat sekitar dipastikan tidak ada garvin, dan pak ujang membuka gerbangnya lalu menyuruh yura untuk cepat masuk.

"Makasih pak ujang saranghae" dan membuat heart dengan kedua tangannya

Dan ternyata dari kejauhan garvin memperhatikan yura sedari tadi, dia pun hanya menggelengkan kepalanya karena tingkah laku yura yang bisa-bisa nya bernegosiasi dengan satpam sekolah.

Saat dia hendak berjalan kekelasnya tas diapun ditarik seseorang, saat dia menoleh kebelakang ternyata garvin yang menariknya

"Ish apa sih!"

"E-eh lo ka, kenapa tarik tas gue nanti putus" ujar yura sambil tersenyum

Dia pikir hari ini akan selamat dari hukumannya garvin namun dia tetap salah perkiraan.

"Mau kemana" ucap garvin dengan datar

"G-gue mau kekelas ka" ujar yura

"Ikut gue"

Yura pun pun tak bisa membantah dia mengikuti langkah garvin dengan terpaksa pasti dia akan dihukum dan catatan dia di buku hitam sudah banyak karena telat sekolah dan bolos pasti kali ini appanya akan tau.

Mereka pun masuk keruangan osis garvin menyuruh yura duduk, dan garvin memperlihatkan buku hitam osis disitu nama yura yang paling banyak.

"Ka kayanya lo salah deh, gue ga mungkin sebanyak itu melanggar peraturan sekolah" protes yura karena dia merasa tak melakukan peraturan sebanyak itu

Garvin hanya mengerutkan dahi nya karena bisa-bisa nya yura berpikir dia tak melanggar peraturan sekolah. Yang jelas-jelas dia selalu lakukannya.

"Ka lo jangan diem aja dong, gue ga terima ini namanya memanipulasi data loh" alibi yura yang berharap tidak akan dihukum

Garvin pun menarik napas untuk menjelaskan ke yura, dan yura pun menatap garvin dengan khawatir.

"Kim yura" ucap garvin dengan dingin

Deg

'Mampus gue pasti kena hukuman lagi' batin yura

"Udah pembelaannya" tanya garvin

Yura hanya menganggukan kepalanya dengan pasrah pasti dia akan dihukum lagi entah apa hukumannya itu.

"Lo udah banyak melanggar, dan sekarang lo liat seragam lo yang ketat itu!" Ujar garvin dengan dingin menatap yura

Yura pun bingung dengan ucapan garvin "Emang salahnya dimana? toh gue pake yang seragam benar kok"

"Seragam lo terlalu ketat dan memperlihatkan lekuk tubuh lo" garvin menatap yura dengan dingin

Bulu kuduk yura pun berdiri, dia merasa suasana ruangan terasa mencekam saat garvin menatap dia dengan dingin

"A-aa oke gue, besok gue ganti seragamnya" celetuk yura sambil memalihkan wajahnya

"Balik kekelas sana" ujar garvin yang sedang memainkan laptopnya

"Hah!" Dengan bingung yura mencerna perkataan dari garvin

"Balik kekelas atau lo mau gue hukum" cibir garvin dengan datar

Dan yura bergegas langsung pergi dari ruangan osis karena dia tak mau dihukum oleh garvin karena laki-laki itu sulit ditebak.

Sepanjang lorong koridor sekolah dia masih bertanya-tanya kenapa dia tak dihukum oleh garvin, biasanya garvin tanpa ampun akan menghukumnya dengan cara tak masuk akal yang membuat yura kesal.

"Ada yang aneh" gumannya dia pun bergegas pergi kekelasnya

Episodes
1 Pindah sekolah
2 Dihukum Ketos
3 Ada apa dengannya
4 Aneh
5 Perasaan aneh
6 Heart Beat
7 Ada yang aneh
8 Bingung
9 Masa lalu
10 Ada yang berubah
11 Perubahan garvin
12 Jantung Normal
13 Jatuh cinta
14 Mulai Ada Hati
15 Bintang
16 Pertengkaran
17 Rasa sayang Ayah
18 Perhatian
19 Semakin dekat
20 Murid baru
21 Balap Motor
22 Bad day
23 Different
24 what about Yura
25 Ada apa
26 Ungkapan Garvin
27 Bimbang
28 Feeling
29 Cold man
30 New couple
31 Ubah cara panggilan
32 Fitnah
33 Pembullyan
34 Dibalik ceria yura
35 Hal yang tak terduga
36 Menemani nenek
37 Kemesraan new couple
38 Kebersamaan
39 Kebohongan
40 Rasa Sakit
41 Penjelasan Garvin
42 Teror
43 Teror Lagi
44 Pertengkaran
45 Hari yang Indah
46 Dibully lagi
47 Perasaan yang aneh
48 Mencari kado
49 Ulang tahun caca
50 Rasa kecewa
51 Jalan-jalan dengan nenek
52 Rasa bersalah
53 Berbaikan
54 Rasa khawatir sahabat
55 Dilabrak kaka kelas
56 Curiga
57 Dejavu
58 Hampir dilecehkan
59 Perdebatan
60 Perasaan bersalah yura
61 Kasih sayang kaka
62 Ancaman clarissa
63 I love you
64 Never let you go
65 Kabur
66 Yura menghilang
67 Terungkap
68 Disekap
69 Menyelamatkan
70 Sudah terjadi
71 Kenyataan
72 Ternyata dia
73 Cemburu sang kaka
74 Dia laki-laki yang baik
75 Mulai menerima
76 Dia gadis yang baik
77 Hukuman
78 Tak salah pilih
79 Menginap Dirumah Yura
80 Liburan
81 Engagement Day
82 Janji garvin pada caca
83 Mulai menerima mama riana
84 Awal pertengkaran
85 Awal pertengkaran
86 Amarah garvin
87 Kembali seperti biasa
88 Keharmonisan
89 Hari ujian
90 Terakhir sekolah
91 Ingin menikmati masa remaja
92 Sekertaris ular
93 Siapa gadis itu
94 Sejauh mana hubungannya
95 Aku yang tersakiti
96 Gadis nakal
97 Harus dimiliki
98 Menyingkirkan yura
99 Tak salah pilih
100 Rasa sedih
101 Nenek siska masuk rumah sakit
102 Mengabaikan
103 Kepergian nenek siska
104 Sudah mengetahui
105 Orang ketiga
106 Butuh waktu
107 Goodbye
108 Kehidupan baru yura
109 Lost her
110 Kembalinya kim yura
111 Bertemu caca
112 Kembali bertemu
113 Dijebak sophie
114 Rasa sakit garvin
115 Fakta sebenarnya
116 Menebus kesalahan
117 Rumah sakit
118 Mode manja
119 Perasaan iri garvin
120 Pernikahan nadira
121 Yura di culik
122 Aku akan menjagamu
123 Perasaan yang sama
124 Will you marry me
125 Akhir hubungan alleta
126 Kembali berkumpul bersama
127 Happy ending
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pindah sekolah
2
Dihukum Ketos
3
Ada apa dengannya
4
Aneh
5
Perasaan aneh
6
Heart Beat
7
Ada yang aneh
8
Bingung
9
Masa lalu
10
Ada yang berubah
11
Perubahan garvin
12
Jantung Normal
13
Jatuh cinta
14
Mulai Ada Hati
15
Bintang
16
Pertengkaran
17
Rasa sayang Ayah
18
Perhatian
19
Semakin dekat
20
Murid baru
21
Balap Motor
22
Bad day
23
Different
24
what about Yura
25
Ada apa
26
Ungkapan Garvin
27
Bimbang
28
Feeling
29
Cold man
30
New couple
31
Ubah cara panggilan
32
Fitnah
33
Pembullyan
34
Dibalik ceria yura
35
Hal yang tak terduga
36
Menemani nenek
37
Kemesraan new couple
38
Kebersamaan
39
Kebohongan
40
Rasa Sakit
41
Penjelasan Garvin
42
Teror
43
Teror Lagi
44
Pertengkaran
45
Hari yang Indah
46
Dibully lagi
47
Perasaan yang aneh
48
Mencari kado
49
Ulang tahun caca
50
Rasa kecewa
51
Jalan-jalan dengan nenek
52
Rasa bersalah
53
Berbaikan
54
Rasa khawatir sahabat
55
Dilabrak kaka kelas
56
Curiga
57
Dejavu
58
Hampir dilecehkan
59
Perdebatan
60
Perasaan bersalah yura
61
Kasih sayang kaka
62
Ancaman clarissa
63
I love you
64
Never let you go
65
Kabur
66
Yura menghilang
67
Terungkap
68
Disekap
69
Menyelamatkan
70
Sudah terjadi
71
Kenyataan
72
Ternyata dia
73
Cemburu sang kaka
74
Dia laki-laki yang baik
75
Mulai menerima
76
Dia gadis yang baik
77
Hukuman
78
Tak salah pilih
79
Menginap Dirumah Yura
80
Liburan
81
Engagement Day
82
Janji garvin pada caca
83
Mulai menerima mama riana
84
Awal pertengkaran
85
Awal pertengkaran
86
Amarah garvin
87
Kembali seperti biasa
88
Keharmonisan
89
Hari ujian
90
Terakhir sekolah
91
Ingin menikmati masa remaja
92
Sekertaris ular
93
Siapa gadis itu
94
Sejauh mana hubungannya
95
Aku yang tersakiti
96
Gadis nakal
97
Harus dimiliki
98
Menyingkirkan yura
99
Tak salah pilih
100
Rasa sedih
101
Nenek siska masuk rumah sakit
102
Mengabaikan
103
Kepergian nenek siska
104
Sudah mengetahui
105
Orang ketiga
106
Butuh waktu
107
Goodbye
108
Kehidupan baru yura
109
Lost her
110
Kembalinya kim yura
111
Bertemu caca
112
Kembali bertemu
113
Dijebak sophie
114
Rasa sakit garvin
115
Fakta sebenarnya
116
Menebus kesalahan
117
Rumah sakit
118
Mode manja
119
Perasaan iri garvin
120
Pernikahan nadira
121
Yura di culik
122
Aku akan menjagamu
123
Perasaan yang sama
124
Will you marry me
125
Akhir hubungan alleta
126
Kembali berkumpul bersama
127
Happy ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!