Masa lalu

Didalam kamar yura berbaring sambil memainkan ponsel miliknya dia pun membuka media sosialnya dan tidak sengaja melihat akun media sosial milik garvin.

"Di instagramnya cuman ada satu postingan aja, itupun cuman photo laut" guman yura

"Mmm, akhir-akhir ini sikap si kaktus jadi aneh"

Dia pun masih memikirkan sikap garvin yang akhir-akhir ini memang terasa aneh menurutnya.

"Oh iya gue lupa, bukannya gue mau kerumah sakit buat chek jantung ya. Uh gara-gara si kaktus jantung gue bener-bener ga normal mana masih muda masa gue punya sakit jantung" gerutunya sambil melihat postingan biasnya

~oOo~

Garvin pun pulang ke mansion milik sang ayah saat dia ingin melangkahkan kakinya kekamar pribadi miliknya teriakan anak kecil yang memanggilnya dengan lembut.

"Abang avin" teriak anak kecil itu

Garvin pun menoleh kearah suara anak kecil tersebut, dan anak kecil itu berlari kearah garvin dan memeluk garvin. Sontak garvin pun dengan ramah menyambut anak kecil itu dalam pelukannya yang hangat dan lembut

"Abang avin cacan lindu" rengek caca

"Abang juga rindu caca" dengan lembut mengusap pucuk kepala caca

"Caca mau main ama abang cekalang" rengek dengan memasang mata cats eye dengan lucu

"Jangan sekarang ya, nanti aja pas abang libur sekolah"

"Janji ya" caca pun membuat janji kelingking dan diikuti oleh garvin.

Wanita paruh bayah pun memandangi garvin dan caca dengan mata berkaca-kaca dan dia pun menghampiri keduanya yang sedang berinteraksi

"Kamu pulang vin?" Tanya wanita paruh bayah

Garvin hanya berdehem untuk menjawab pertanyaan wanita tersebut, garvin pun meninggalkan caca dan ibu sambungnya riana menuju kekamar pribadinya.

"Kapan kamu bisa nerima mama vin, sebagai ibu sambungmu" dengan mata berkaca-kaca riana hanya memandangi punggung garvin yang pergi kekamarnya.

Didalam kamar garvin sudah selesai mandi, dia duduk di balkon kamarnya sambil melihat akun media sosial seseorang.

"Apa gue bisa dapetin hati lo" gumamnya

Garvin pun duduk dibalkon kamarnya menatap lurus kearah langit yang penuh dengan bintang, dia pun menghisap rokok miliknya.

"Ma garvin kangen" lirih garvin dengan mata berkaca-kaca

Flashback on

'Ma maaf garvin ga bisa anter mama soalnya garvin ada latihan basket hari ini'

'Iya ga apa-apa sayang, mama bisa bawa mobil sendiri'

'Yaudah kalau gitu garvin berangkat sekolah dulu ya'

Garvin pun memeluk mencium pipi kanan sang ibu serta tak lupa mencium punggung tangan ibunya.

Mama nayla mengendarai mobilnya untuk pergi kerumah sahabatnya dipuncak bogor dan hari itu pun hujan begitu deras kabut pun begitu tebal sehingga pandangan mama nayla tak bisa fokus kedepan.

Dan terjadi kecelakaan saat ada mobil truk dengan arah berlawan karena hujan lebat dan kabut tebal mama nanyla terkejut didepan ada mobil truk ia pun membanting stang mobil kekiri, mobil miliknya tergelincir dan jatuh kedalam jurang yang tidak begitu dalam.

Disisi lain garvin sedang berlatih basket dia tidak tahu bahwa sang ibu mengalami kecelakaan karena ponsel miliknya keadaan di silent yang berada didalam tasnya.

Mama nayla pun di evakuasi langsung dibawa kerumah sakit, ia mengalami pendarahan yang begitu hebat saat ditangani oleh dokter dia dinyatakan meninggal dunia.

Saat garvin fokus berlatih basket pelatih basket dia memanggilnya dan menyuruh garvin pergi kerumah sakit citra indah bogor karena ibunya mengalami kecelakan, garvin pun terkejut seluruh tubuhnya melemas ia langsung cepat-cepat meninggalkan sekolahannya.

Dan mengendarai motor dengan kencang sesampainya dirumah dia pun berlari disepanjang lorong rumah sakit mencari keberadaan sang ibu, disana ada papa alex yang sedang menangis entah perasaan garvin benar-benar campur aduk ketika dia tau sang ibu meninggal dunia.

'Ma bangun jangan tinggalin garvin ma'

'Ma maafin garvin ga bisa anterin mama'

'Ini salah garvin ma'

'Ma tolong buka matanya garvin ga mau ditinggalin sama mama, garvin ga bisa tanpa mama'

Tangis garvin pecah dia masih memeluk sang ibu dengan erat karena kenyataan yang pahit menimpanya.

Setelah pemakaman sang ibu garvin menyendiri dikamar pribadinya dia menyalahkan dirinya sendiri atas kematian sang ibu jika waktu itu dia mengantarkan ibunya mungkin tidak akan terjadi kecelakaan.

Setelah 1tahun kematian mama nayla papa alex membawa perempuan lain kemansion miliknya, dia pun mengenalkan perempuan itu kepada garvin.

'Vin kenalin ini riana, dia akan jadi ibu sambungmu'

'Enggak, garvin ga mau punya mama lagi papa sudah gila mama baru meninggal 1tahun yang lalu terus papa dengan gampang lupain mama'

'Jaga bicara mu garvin! Yang sopan kamu sama mama riana'

'Dia bukan mama garvin' bentak garvin

Dia dan papanya pun bertengkar sampai sekarang karena dia merasa kecewa kematian mamanya baru 1tahun dia dengan gampang melupakan mamanya yang ingin menggantikan posisi mamanya.

Flasback on

Drrtt...

Bara is calling...

Bara: [Halo vin lo dimana]

Garvin: [Dirumah]

Bara: [Lo kemarkas sekarang gue mau omongin soal balapan sama kelvin]

Garvin: [Hemm]

Bara: [Oke gue tunggu lo dimarkas]

Tutt..

Garvin pun menyambar jaketnya dan bergegas turun dari kamar untuk pergi kemarkasnya, namun saat dia ingin keluar dari rumah sang ayah memanggilnya.

"Mau kemana lagi" tanya papa alex

"Keluar" dengan datar garvin

"Bisa ga kamu diam dirumah jangan pergi kemana-mana hargai papa dan mama kamu vin" ujar papa alex dengan tegas

"Ck, papa nyuruh garvin buat hargai papa? Tapi papa sama sekali ga pernah hargai garvin sedikit pun. Dan satu hal dia bukan mama garvin mama garvin itu mama nayla dia ga bakal bisa gantiin mama, papa ngerti" bentak garvin

"Jaga bicara kamu garvin" teriak papa alex

Garvin pun tak ingin berdebat dengan papanya dia pergi meninggalkan mansionnya. Dia mengendarai motor dengan rasa kesal atas ucapan papa nya tersebut.

Saat dia melajukan motornya dia melihat gadis yang dia kenali sedang duduk di penjual bakso pinggir jalan, ia pun menghentikan motornya dan mendekati gadis itu.

"Bang baksonya satu porsi campur ya" ujar gadis itu

"Siap neng" ujar tukang bakso

Gadis itu menikmati baksonya karena dia sudah lama tak memakan bakso kalau disurabaya dia pasti akan terkena ocehan ibunya karena terlalu banyak makan mecin bisa membuatnya bodoh.

"Pak bakso satu porsi makan disini"

"Elo ngapain disini" ujar yura yang mengunyah makanannya

"Makan" dengan dingin

"Maksud gue kenapa makan disini! Emang ga ada tempat lain?" Tanyanya dengan kesal

Garvin pun hanya diam, bakso pesanan dia pun datang dan menyantap makanannya karena dia belum makan sama sekali saat di kafe hanya memesan ice americano saja.

"Ck, nyesel gue nanya dia pasti dicuekin. Udahlah gue nikmatin bakso gue aja!" Gerutu yura dan sambil menonton live biasnya

Garvin sedari memperhatikan yura yang asyik menonton live biasnya begitu antusias.

"OMO-OMO, yoongi oppa marry me" ucapnya dengan wajah berseri.

Garvin hanya menggelengkan kepalanya atas tingkah laku yura, ya karena dia orang korea pastinya paham ketika biasnya berbicara dilive.

Mereka pun menyelesaikan makanannya saat yura hendak membayar makananya garvin sudah membayar makanan miliknya.

"Bang saya mau bayar" ujar yura

"Udah dibayarin neng sama pacarnya"

"Hah pacar saya bang" dengan bingung yura langsung menoleh kearag garvin yang sedang berada diatas motornya, ia pun menghampiri garvin.

"Ka lo yang bayarin makanan gue" tanya yura

Garvin hanya menganggukan kepalanya "Ck kalau gitu thanks ya udah teraktir gue"

Saat yura hendak pergi garvin menahan tangan yura dia menyuruh yura naik kemotornya "naik"

"Gue bisa pulang sendiri ka" ujar yura

"Naik cepet" dengan datar

Yura pun berdecak "ck" dia mengikuti ucapan garvin karena tak ingin terlalu lama berdebat dengannya karena garvin pastinya tak akan menanggapi nya.

Garvin menyerahkan jaketnya untuk yura pakai karena cuaca malam ini lumayan dingin.

"Pake" Ujar garvin dan yura pun menerima jaket garvin

Garvin mengantarkan yura sampai depan rumahnya ia pun memberikan jaket yang dia pakai kepemiliknya, garvin pun pergi meninggalkan perkarangan rumah yura untuk kemarkas karena sudah janjian dengan bara.

"Dia itu sebenernya kenapa sih" guman yura dan masuk kedalam rumah

Episodes
1 Pindah sekolah
2 Dihukum Ketos
3 Ada apa dengannya
4 Aneh
5 Perasaan aneh
6 Heart Beat
7 Ada yang aneh
8 Bingung
9 Masa lalu
10 Ada yang berubah
11 Perubahan garvin
12 Jantung Normal
13 Jatuh cinta
14 Mulai Ada Hati
15 Bintang
16 Pertengkaran
17 Rasa sayang Ayah
18 Perhatian
19 Semakin dekat
20 Murid baru
21 Balap Motor
22 Bad day
23 Different
24 what about Yura
25 Ada apa
26 Ungkapan Garvin
27 Bimbang
28 Feeling
29 Cold man
30 New couple
31 Ubah cara panggilan
32 Fitnah
33 Pembullyan
34 Dibalik ceria yura
35 Hal yang tak terduga
36 Menemani nenek
37 Kemesraan new couple
38 Kebersamaan
39 Kebohongan
40 Rasa Sakit
41 Penjelasan Garvin
42 Teror
43 Teror Lagi
44 Pertengkaran
45 Hari yang Indah
46 Dibully lagi
47 Perasaan yang aneh
48 Mencari kado
49 Ulang tahun caca
50 Rasa kecewa
51 Jalan-jalan dengan nenek
52 Rasa bersalah
53 Berbaikan
54 Rasa khawatir sahabat
55 Dilabrak kaka kelas
56 Curiga
57 Dejavu
58 Hampir dilecehkan
59 Perdebatan
60 Perasaan bersalah yura
61 Kasih sayang kaka
62 Ancaman clarissa
63 I love you
64 Never let you go
65 Kabur
66 Yura menghilang
67 Terungkap
68 Disekap
69 Menyelamatkan
70 Sudah terjadi
71 Kenyataan
72 Ternyata dia
73 Cemburu sang kaka
74 Dia laki-laki yang baik
75 Mulai menerima
76 Dia gadis yang baik
77 Hukuman
78 Tak salah pilih
79 Menginap Dirumah Yura
80 Liburan
81 Engagement Day
82 Janji garvin pada caca
83 Mulai menerima mama riana
84 Awal pertengkaran
85 Awal pertengkaran
86 Amarah garvin
87 Kembali seperti biasa
88 Keharmonisan
89 Hari ujian
90 Terakhir sekolah
91 Ingin menikmati masa remaja
92 Sekertaris ular
93 Siapa gadis itu
94 Sejauh mana hubungannya
95 Aku yang tersakiti
96 Gadis nakal
97 Harus dimiliki
98 Menyingkirkan yura
99 Tak salah pilih
100 Rasa sedih
101 Nenek siska masuk rumah sakit
102 Mengabaikan
103 Kepergian nenek siska
104 Sudah mengetahui
105 Orang ketiga
106 Butuh waktu
107 Goodbye
108 Kehidupan baru yura
109 Lost her
110 Kembalinya kim yura
111 Bertemu caca
112 Kembali bertemu
113 Dijebak sophie
114 Rasa sakit garvin
115 Fakta sebenarnya
116 Menebus kesalahan
117 Rumah sakit
118 Mode manja
119 Perasaan iri garvin
120 Pernikahan nadira
121 Yura di culik
122 Aku akan menjagamu
123 Perasaan yang sama
124 Will you marry me
125 Akhir hubungan alleta
126 Kembali berkumpul bersama
127 Happy ending
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pindah sekolah
2
Dihukum Ketos
3
Ada apa dengannya
4
Aneh
5
Perasaan aneh
6
Heart Beat
7
Ada yang aneh
8
Bingung
9
Masa lalu
10
Ada yang berubah
11
Perubahan garvin
12
Jantung Normal
13
Jatuh cinta
14
Mulai Ada Hati
15
Bintang
16
Pertengkaran
17
Rasa sayang Ayah
18
Perhatian
19
Semakin dekat
20
Murid baru
21
Balap Motor
22
Bad day
23
Different
24
what about Yura
25
Ada apa
26
Ungkapan Garvin
27
Bimbang
28
Feeling
29
Cold man
30
New couple
31
Ubah cara panggilan
32
Fitnah
33
Pembullyan
34
Dibalik ceria yura
35
Hal yang tak terduga
36
Menemani nenek
37
Kemesraan new couple
38
Kebersamaan
39
Kebohongan
40
Rasa Sakit
41
Penjelasan Garvin
42
Teror
43
Teror Lagi
44
Pertengkaran
45
Hari yang Indah
46
Dibully lagi
47
Perasaan yang aneh
48
Mencari kado
49
Ulang tahun caca
50
Rasa kecewa
51
Jalan-jalan dengan nenek
52
Rasa bersalah
53
Berbaikan
54
Rasa khawatir sahabat
55
Dilabrak kaka kelas
56
Curiga
57
Dejavu
58
Hampir dilecehkan
59
Perdebatan
60
Perasaan bersalah yura
61
Kasih sayang kaka
62
Ancaman clarissa
63
I love you
64
Never let you go
65
Kabur
66
Yura menghilang
67
Terungkap
68
Disekap
69
Menyelamatkan
70
Sudah terjadi
71
Kenyataan
72
Ternyata dia
73
Cemburu sang kaka
74
Dia laki-laki yang baik
75
Mulai menerima
76
Dia gadis yang baik
77
Hukuman
78
Tak salah pilih
79
Menginap Dirumah Yura
80
Liburan
81
Engagement Day
82
Janji garvin pada caca
83
Mulai menerima mama riana
84
Awal pertengkaran
85
Awal pertengkaran
86
Amarah garvin
87
Kembali seperti biasa
88
Keharmonisan
89
Hari ujian
90
Terakhir sekolah
91
Ingin menikmati masa remaja
92
Sekertaris ular
93
Siapa gadis itu
94
Sejauh mana hubungannya
95
Aku yang tersakiti
96
Gadis nakal
97
Harus dimiliki
98
Menyingkirkan yura
99
Tak salah pilih
100
Rasa sedih
101
Nenek siska masuk rumah sakit
102
Mengabaikan
103
Kepergian nenek siska
104
Sudah mengetahui
105
Orang ketiga
106
Butuh waktu
107
Goodbye
108
Kehidupan baru yura
109
Lost her
110
Kembalinya kim yura
111
Bertemu caca
112
Kembali bertemu
113
Dijebak sophie
114
Rasa sakit garvin
115
Fakta sebenarnya
116
Menebus kesalahan
117
Rumah sakit
118
Mode manja
119
Perasaan iri garvin
120
Pernikahan nadira
121
Yura di culik
122
Aku akan menjagamu
123
Perasaan yang sama
124
Will you marry me
125
Akhir hubungan alleta
126
Kembali berkumpul bersama
127
Happy ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!