Ada apa dengannya

Rumah yang terbilang megah dan mewah motor sport berwarna hitam berhenti dikarangan rumah tersebut

"Selamat sore tuan muda" ucap salah satu maid dirumah tersebut

Pemuda itu pun hanya menganggukan kepalanya dan berjalan menuju kamarnya diatas, saat ia hendak ke kamarnya terdengar bariton suara pria paruh bayah memanggilnya

"Garvin.." sentak nya pria paruh bayah

Dan langkah garvin pun berhenti lalu menoleh kearah suara tersebut, yang memanggil nya tersebut adalah sang ayah

"Kamu ini mau jadi apa hah! Gak pernah pulang apa apartemenmu itu sangat menyenangkan sampai tidak pernah pulang kerumah" bentaknya papa alex

"Kalau iya kenapa" Ujar garvin dengan suara yang datar dan wajah yang tak kalah dingin dengan sang ayah

"Kamu ini gak sopan dengan papa kamu hah?" Bentak papa alex dengan kesal karena ucapan dari garvin

"Karena papa gak pernah mengajari garvin untuk bersikap sopan sama papa!" Sentak nya dan melangkah kan kakinya ke kamar miliknya

"GARVIN... Berhenti papa belum selesai bicara!" Teriaknya papa alex tanpa di hiraukan garvin

Ia pun membersihkan badannya selesai mandi garvin berbaring dan memainkan ponsel milikinya

Bara: Lo jadi kesini ga vin?

Garvin: Hemm

Gio: Gila nih si elsa cuman jawab hemm aja, kita udah lumutan nungguin lo garvin sayang

Bara: Najis mual gue rasanya

Gio: Lo hamil bar? Gue kan belum nyentuh lo aww berdosa kamu bar

Bara: Berisik 

Garvin tidak membalas pesan grup yang dinamain handsome antariksa siapa lagi adminnya kalau bukan gio, garvin pun bergegas ke markas dimana kedua sahabatnya sedang berkumpul disana

Brum..

Motor sprot garvin melaju di tengah langit yang cerah dan indah nya malam kota jakarta ia sempat berpikir sejenak gadis memakai hoodie berwarna biru dan celana pendek sedang berdiri dipinggir jalan. Ia pun menghampiri gadis tersebut

"Ngapain lo?" Tanya garvin sambil membuka helm full face nya

'Kenapa dia ada disini sih' batin gadis itu sambil membuang wajah nya

"Gak liat gue lagi berdiri" celetusnya dengan kesal

Garvin hanya menaikan sebelah halisnya menatap gadis itu dengan tajam ya dia adalah yura gadis yang selalu kesal ketika berbicara dengan garvin

"Ngapain sih lo! Liatin gue kaya gtu hah, gue emang cantik jadi gak usah natap gue kaya gitu" kesalnya yura karena garvin menatap nya dengan tatapan datar dan dingin

"Naik" Ujar garvin sambil memakai helm full face nya

"Hah!"

"Naik! lo budek" ucap nya garvin dan menatap kearah yura

"Ck, ngapain gue harus ikut lo?" Tanya yura dengan heran

"Naik atau gue paksa gendong kemotor" ucap garvin dengan tegas

Dengan berat hati dan kesal yura pun menuruti perkatan garvun sambil berdecak "Ck".

Garvin pun mengantarkan yura pulang sesampainya didepan rumah, yura pun turun dari motor garvin dia pun tak lupa mengucapkan terimakasih garvin pun menganggukan kepalanya dan langsung pergi.

"Ck, kaktus gila nyebelin" gerutunya yura dan melangkahlan kaki nya masuk kedalam rumah

Tak

Tak

Tak

Suara kaki pun terdengar diruangan yang tidak begitu luas tapi nyaman untuk berkumpul dan beristirahat disana

"Aduh, ayangnya gio sudah sampai ternyata disini duduk sampai aku yang" ucapnya gio sambil menepuk sofa disamping nya

Plak

"Njis, najis! Jijik gue denger nya gak bisa lo sehari gak kaya gitu" ujar bara yang kesal dengan ucapan gio

Garvin pun berjalan kearah sofa dekat dengan gio dan duduk disampingnya

"Tuh liat, ayang garvin aja nurut kenapa lo yang sewot hah" bentak nya gio sambil tersenyum dan memperlihatkan barisan gigi nya ke garvin

Bara pun tak ingin membalasan celotehan gio hanya memutarkan bola matanya karena malas dengan sikap gio yang di luar BMKG

Dikamar yang bernuasa purple dan dan dihiasi pernak pernik kpop, alunan musik pun terdengar diruangan tersebut

"Dia itu kenapa sih! Aneh banget sok baik ck" gummanya yura sambil skincarean

"Ah, gak mungkin dia naksir gue kan" gerutunya yura dengan bertanya kepada dirinya sendiri

"Tapi dia emang ganteng sih kaya soobin, ah apa-apan sih gue ini! tetap aja gue kesel sama si kaktus selalu ngehukum gue ga ngotak" gummanya dengan kesel saat memikirkan wajah garvin yang tampan

Keesokan harinya entah ada angin atau badai darimana yura pun bangun dan tidak ada drama pagi lagi dengan neneknya, ia pun bergegas kebawah untuk sarapan pagi

"Good morning, my grandmother" Ujarnya melangkah kan kakinya menuju meja makan dan ia pun duduk di meja bersama sang nenek

"Astaga, ada hujan atau badai dari arah mana kamu bisa bangun pagi tanpa ada drama" celotehan nenek siska dengan meledek cucu perempuan nya itu

"Ck, bangun telat salah bangun pagi salah" gerutunya yura sambil memakan roti selai coklatnya

"Nenek nanti kesekolahan kamau! Karena wali kelas kamu nelpon nenek perihal masalah kamu di sekolah" Ujar nenek siska dengan wajah datar dan menatap tajam cucunya

"Ah... itu bukan salah yura nek! gara-gara si mak lampir ngelabrak yura dia juga ngejambak rambut indah yura jelas gak terima dong" ucap yura dengan kesal tak terima dia disalahkan atas kejadian kemarin

Mobil yura pun sampai depan sekolahan ia pun bergegas keluar dari dalam mobil dan berpamitan kepada supir rumah nya, saat ia masuk kesekolah ketiga motor sport melaju melewatinya dan para siswi pun histeris seperti kedatangan idol kpop

'Ah kak gio ganteng banget sih kak'

'Kak bara liat sini dong'

'Kak garvin senyum dong ah ganteng banget'

'Ka gio hamilin adek dong'

"Ck, gak pada malu apa itu mereka teriak kaya gitu" gerutunya yura sambil melangkahkan kakinya

Selang dia berjalan ia pun dipanggil oleh seorang pemuda dan yura pun menoleh kearah suara tersebut

"YURA.." teriaknya pemuda itu

"Ah, ka brian kenapa" Ujar yura sambil tersenyum

"Enggak kok, cuman mau nyapa baru dateng ra" ucap brian menatap yura yang menurut dia cantik pagi ini

"Iya kak, gue baru nyampe ini mau kekelas. Mau bareng kak?" Tanya yura

"Ayok" Ujar brian mereka pun berjalan dikoridor menuju kekelasnya masing-masing

Dari kejauhan seorang pria menatap tajam melihat interaksi mereka berdua dan mengepalkan tangan karena rasa cemburu yang membuat ia kesal.

"Oy vin, ngapain lo ngelamun kesambet jin iprit loh!" Celotehan gio sambil turun dari sunny

Garvin pun tidak menjawab ucapan gio ia pun pergi meninggalkan kedua sahabatnya dan bergegas kekelas nya.

"Anjir gue ngomong ditinggal pergi, hauhh dasar jin iprit" celetukan gio yang membuat bara kesal mendengar nya

Mereka berdua pun mengikuti garvin dan di koridor sekolah mereka pun bertemu dengan clarissa gadis yang selalu mengejar garvin kemana pun.

"Garvin, nih gua bawain lo sarapan" Ujar clarissa sambil menyodorkan bekal nya untuk garvin

"OMO, pantes dikoridor gue ngerasa merinding ternyata ada dedemit penunggu pohon belakang sekolah" cetuk gio sambul memegangi pundak kepalanya

"Sial, lo ngatain gue dedemit hah" bentaknya clarissa dengan kesal

"Emang iya" ujarnya dengan memutarkan bola matanya

Garvin pun langsung pergi karena malas berurusan dengan clarissa gadis freak yang selalu mengikutinya kemana pun yang membuat garvin risih.

Episodes
1 Pindah sekolah
2 Dihukum Ketos
3 Ada apa dengannya
4 Aneh
5 Perasaan aneh
6 Heart Beat
7 Ada yang aneh
8 Bingung
9 Masa lalu
10 Ada yang berubah
11 Perubahan garvin
12 Jantung Normal
13 Jatuh cinta
14 Mulai Ada Hati
15 Bintang
16 Pertengkaran
17 Rasa sayang Ayah
18 Perhatian
19 Semakin dekat
20 Murid baru
21 Balap Motor
22 Bad day
23 Different
24 what about Yura
25 Ada apa
26 Ungkapan Garvin
27 Bimbang
28 Feeling
29 Cold man
30 New couple
31 Ubah cara panggilan
32 Fitnah
33 Pembullyan
34 Dibalik ceria yura
35 Hal yang tak terduga
36 Menemani nenek
37 Kemesraan new couple
38 Kebersamaan
39 Kebohongan
40 Rasa Sakit
41 Penjelasan Garvin
42 Teror
43 Teror Lagi
44 Pertengkaran
45 Hari yang Indah
46 Dibully lagi
47 Perasaan yang aneh
48 Mencari kado
49 Ulang tahun caca
50 Rasa kecewa
51 Jalan-jalan dengan nenek
52 Rasa bersalah
53 Berbaikan
54 Rasa khawatir sahabat
55 Dilabrak kaka kelas
56 Curiga
57 Dejavu
58 Hampir dilecehkan
59 Perdebatan
60 Perasaan bersalah yura
61 Kasih sayang kaka
62 Ancaman clarissa
63 I love you
64 Never let you go
65 Kabur
66 Yura menghilang
67 Terungkap
68 Disekap
69 Menyelamatkan
70 Sudah terjadi
71 Kenyataan
72 Ternyata dia
73 Cemburu sang kaka
74 Dia laki-laki yang baik
75 Mulai menerima
76 Dia gadis yang baik
77 Hukuman
78 Tak salah pilih
79 Menginap Dirumah Yura
80 Liburan
81 Engagement Day
82 Janji garvin pada caca
83 Mulai menerima mama riana
84 Awal pertengkaran
85 Awal pertengkaran
86 Amarah garvin
87 Kembali seperti biasa
88 Keharmonisan
89 Hari ujian
90 Terakhir sekolah
91 Ingin menikmati masa remaja
92 Sekertaris ular
93 Siapa gadis itu
94 Sejauh mana hubungannya
95 Aku yang tersakiti
96 Gadis nakal
97 Harus dimiliki
98 Menyingkirkan yura
99 Tak salah pilih
100 Rasa sedih
101 Nenek siska masuk rumah sakit
102 Mengabaikan
103 Kepergian nenek siska
104 Sudah mengetahui
105 Orang ketiga
106 Butuh waktu
107 Goodbye
108 Kehidupan baru yura
109 Lost her
110 Kembalinya kim yura
111 Bertemu caca
112 Kembali bertemu
113 Dijebak sophie
114 Rasa sakit garvin
115 Fakta sebenarnya
116 Menebus kesalahan
117 Rumah sakit
118 Mode manja
119 Perasaan iri garvin
120 Pernikahan nadira
121 Yura di culik
122 Aku akan menjagamu
123 Perasaan yang sama
124 Will you marry me
125 Akhir hubungan alleta
126 Kembali berkumpul bersama
127 Happy ending
Episodes

Updated 127 Episodes

1
Pindah sekolah
2
Dihukum Ketos
3
Ada apa dengannya
4
Aneh
5
Perasaan aneh
6
Heart Beat
7
Ada yang aneh
8
Bingung
9
Masa lalu
10
Ada yang berubah
11
Perubahan garvin
12
Jantung Normal
13
Jatuh cinta
14
Mulai Ada Hati
15
Bintang
16
Pertengkaran
17
Rasa sayang Ayah
18
Perhatian
19
Semakin dekat
20
Murid baru
21
Balap Motor
22
Bad day
23
Different
24
what about Yura
25
Ada apa
26
Ungkapan Garvin
27
Bimbang
28
Feeling
29
Cold man
30
New couple
31
Ubah cara panggilan
32
Fitnah
33
Pembullyan
34
Dibalik ceria yura
35
Hal yang tak terduga
36
Menemani nenek
37
Kemesraan new couple
38
Kebersamaan
39
Kebohongan
40
Rasa Sakit
41
Penjelasan Garvin
42
Teror
43
Teror Lagi
44
Pertengkaran
45
Hari yang Indah
46
Dibully lagi
47
Perasaan yang aneh
48
Mencari kado
49
Ulang tahun caca
50
Rasa kecewa
51
Jalan-jalan dengan nenek
52
Rasa bersalah
53
Berbaikan
54
Rasa khawatir sahabat
55
Dilabrak kaka kelas
56
Curiga
57
Dejavu
58
Hampir dilecehkan
59
Perdebatan
60
Perasaan bersalah yura
61
Kasih sayang kaka
62
Ancaman clarissa
63
I love you
64
Never let you go
65
Kabur
66
Yura menghilang
67
Terungkap
68
Disekap
69
Menyelamatkan
70
Sudah terjadi
71
Kenyataan
72
Ternyata dia
73
Cemburu sang kaka
74
Dia laki-laki yang baik
75
Mulai menerima
76
Dia gadis yang baik
77
Hukuman
78
Tak salah pilih
79
Menginap Dirumah Yura
80
Liburan
81
Engagement Day
82
Janji garvin pada caca
83
Mulai menerima mama riana
84
Awal pertengkaran
85
Awal pertengkaran
86
Amarah garvin
87
Kembali seperti biasa
88
Keharmonisan
89
Hari ujian
90
Terakhir sekolah
91
Ingin menikmati masa remaja
92
Sekertaris ular
93
Siapa gadis itu
94
Sejauh mana hubungannya
95
Aku yang tersakiti
96
Gadis nakal
97
Harus dimiliki
98
Menyingkirkan yura
99
Tak salah pilih
100
Rasa sedih
101
Nenek siska masuk rumah sakit
102
Mengabaikan
103
Kepergian nenek siska
104
Sudah mengetahui
105
Orang ketiga
106
Butuh waktu
107
Goodbye
108
Kehidupan baru yura
109
Lost her
110
Kembalinya kim yura
111
Bertemu caca
112
Kembali bertemu
113
Dijebak sophie
114
Rasa sakit garvin
115
Fakta sebenarnya
116
Menebus kesalahan
117
Rumah sakit
118
Mode manja
119
Perasaan iri garvin
120
Pernikahan nadira
121
Yura di culik
122
Aku akan menjagamu
123
Perasaan yang sama
124
Will you marry me
125
Akhir hubungan alleta
126
Kembali berkumpul bersama
127
Happy ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!