Ujian tak terasa sudah berjalan seminggu,dan hari ini adalah hari dimana penentuan nilai ujian keluar,dan nilai ujian sudah di tempel di mading sekolah,bahkan sudah banyak para siswa yang berada di depan mading.
Zia mengambil urutan terakhir melihat,karena ia tak suka berdempetan dan akan membuat ia sesak,jadi setelah semua sudah pergi dari depan mading baru lah dia maju dan melihat.
Zia mengamati setiap nama yang ada di sana,dan melihat namanya,dan ia mendapatkan nilai yang sangat kurang memuaskan,tapi baginya itu sudah cukup tinggi,tapi bagaimana dengan papanya?.
Zia yakin setelah ini pasti ia akan mendapatkan hukuman yang berat,dengan wajah lesu zia berbalik dan meninggalkan manding.
Jika memang ia akan di hukum,ia akan terima itu,karena bagaimana pun juga ia sudah berusaha untuk mendapatkan nilai yang baik.
...
PLAK
PLAK
Zia menutup kedua matanya saat menerima dua tamparan dari papanya,ia baru saja pulang dari sekolah,dan sudah di sambut dengan papanya yang menunggunya di ruang keluarga,dan menanyakan nilainya,zia yang memang sudah di berikan kertas hasil ujiannya pun memberikan ke papapnya.
"DASAR ANAK BODOH,KENAPA BISA NILAI KAMU HANYA 98 HA!,AKIBAT KELUAYURAN KAMU SAMPAI MELUPAKAN BELAJAR,LIHAT HASILNYA SEKARANG,SAYA MALU,NYESAL SAYA MENYEKOLAHKAN ANAK BODOH SEPERTI MU!!":Bentak papa zia,yah zia mendapatkan nilai 98,bukan kah itu sudah terbilang tinggi,tapi pada dasarnya papanya yang benci denganya,mau bagaimana pun ia berusaha pasti jatuhnya akan sia-sia.
"LIHAT KEDUA ABANG KAMU,MEREKA MENDAPTKAN NILAI 100 WALAU SERING KELAYAPAN,TIDAK SEPERTIMU,BODOH":Ucap papa zia sarkas.Tanpa ia tau itu sudah melukai hati putrinya sendiri,putri yang selalu ada di dalam gendongannya,putri kecil yang selalu manja terhadapnya,tapi kini semua itu berubah,tak ada lagi perlakuan baik papanya ke dirinya.
"Tapi zia sudah berusaha papa":Balas zia dengan suara isakan dengan menahan sesak di dadanya.
"Cihhh,berusaha seperti apa?apa nilai seperti ini sudah kamu bilang berusaha,percuma saya mengeluarkan uang saya yang sangat banyak,tapi malah kamu mendapat nilai yang sangat tak masuk akal":Ucap papa zia lagi.
"Maaf pah,zia akan berusaha lagi":Ucap zia.
"Tak usah membual,saya muak Mendengar maaf yang tak ada gunanya itu,ikut saya kamu harus di hukum":Lengan zia pun di tarik secara kasar,tanpa memperdulikan putrinya yang sudah menahan sakit dan menangis untuk di lepaskan.
Byurr
Tanpa perasaan papa zia mendorong zia ke kolam,membuat zia pun langsung jatuh.Papa zia hanya menatap hal itu dengan dingin tanpa merasa bersalah.
"Itu hukuman mu,jangan kelaur dari situ sebelum saya yang menyuruh,dan kamu tidak akan di beri makan dan minum,itu adalah kesalahan mu sendiri":Zia mentap papanya tak percaya,dan lagi-lagi ia hanya bisa tertawa miris di dalam hati,apa yang ia harapkan dari papanya?,tak ada.
Zia menatap punggung kokoh itu saat papanya berjalan berlalu meninggalkan dirinya,zia ingat punggung itu adalah diaman dia selalu menaiki punggung papanya,menjadikan punggung itu kuda bermain.Sakit sungguh,bahkan zia hanya mampu menatap kedepan dengan kosong dan air mata luruh.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Miskini Wihartati
bukan seorang yg di namakan orang tua binatang masih mempunyai rasa sayang /Cry//Cry//Cry/
2024-09-24
0
awesome moment
smp chapter 19 isinya hnya penyiksaan tak berbatas yg g wajar. kepala dijedotin, bocor dunk. mamphoos. punggung tiap hr dicambuk, busuk dunk. masa dlm 1 mlm smua baik2 j. yg wajar klo mo bikin cerita penuh kekejian bgini
2024-08-17
0
Giantini
dasar bodoh km Zia dah tau seluruh keluarga gk suka kok balik LG kerumah....makan tu cambuk
2024-07-12
1