Pelukan untuk Argezia

Zia keluar dari kamar dengan wajah pucatnya,ia juga merasa tubuhnya begitu sakit dan panas,tapi ia tak bisa membolos sekolah,jika itu terjadi pasti papanya akan menghukumnya lagi,apalagi luka di tubuhnya masih begitu basah.

"Abang kembar,hari ini kan ulang tahun abang kembar,kalian mau hadiah apa dari zia?":Tanya zia kepada kedua abang kembarnya yang bernama,Dean dan Zean.

"Memang anak pembawa sial kaya lo punya uang?,gak ada kan,jadi gak usah sok ngasih kita hadiah":Balas Dean dengan kasar,membuat zia merasakan kepedihan yang begitu sakit,seharusnya ia tak perlu menanyakan hal itu,karena pasti ia akan menerima hinaan dari abangnya.

"Saya punya satu permintaan":Ucap zean ke zia,membuat zia tersenyum senang.

"Saya mau,di hari ulang tahun saya,saya mendapatkan kabar membahagiakan,yaitu kematian anak tak tau diri seperti mu":Ucapan zean membuat dada zia berdetak begitu kencang,bahkan aliran darahnya terasa terhambat,dan juga ia terasa begitu sulit bernafas.

"Nanti ada saatnya zia pergi,zia akan kabulin permintaan abang":Setelah mengucapkan hal yang menyakitkan itu,zia bangkit dari kursi,ia menyambar tasnya dan berlalu dari sana,dengan perasaan sakit dan sesak.

"Woy,lihat anak pembantu sudah datang guys":Cibir Queen ratu bully.

"Eh,dengar-dengar si cupu di putusin ka arga,dan hanya menjadi taruhan doang":Timpal satu siswa disana.

Membuat suasana koridor menjadi ramai dan menertawakan dirinya,zia meremat tali tasnya kuat.

"Eh,eh lihat ka arga datang bareng cika":Mendengar itu secara reflek Zia melihat ke parkiran dan benar saja disana ada arga dan cika yang sedang berjalan beringin.

"Mereks terlihat cocok yah,gak kaya si cupu ini":Zia kembali menoleh saat mendengar hinaan dari Sesil sahabat Queen untuknya,ia dengan cepat meninggalkan koridor dengan perasaan sesak,baru saja abangnya meminta kabar kematiannya,dan setelah itu di susul dengan arga cowok yang sangat ia cintai itu datang bersama teman kecilnya,apa memang tak ada kebahagian untuknya,dan apa tak ada satu pun orang yang bisa mengerti dirinya,kembali ke realita zia tak akan bisa mendapatkan itu,karena itu terasa mustahil,yang biasa ia lakukan sekarang adalah mengandalkan diri sendiri tanpa membutuhkan orang lain di sisinya.

...

saat ini zia berada di kantin,dan seperti biasa ia akan sendirian,karena siapa yang akan mau berteman dengan perempuan cupu sepertinya,pasti tidak akan ada.

Zia memakan pesananya dengan kepala menuduk,ia bahakan tak berani menatap semua orang yang ada di kantin yang sedang membicarakan dirinya.

dan membandingkan dirinya dengan cika,hahaha rasanya zia ingin menertawai takdirnya sendiri,ia memang tak ada hal yang menarik darinya,untuk apa dibandingkan dengan cika yang bahkan dari segi penampilan,kekayaan dan kasih sayang ada untuk dia,sedangkan dirinya?hanya kematian yang di harapkan untuknya,mau bagaimana pun ia dan cika akan sangat kalah jauh.

"aduhh,kasihan banget sih,sendiri gak punya temen yah":Ucap Queen yang tiba-tiba datang bersama sesil dan Lea.

"Yah siapa yang mau sih berteman dengan cewek cupu kaya dia,gak banget":Timpal sesil,sembari menuangkan minuman kedalam makanan zia,tanpa rasa bersalah.

Terpopuler

Comments

awesome moment

awesome moment

sll ttg pembullyan

2024-08-17

0

Soraya

Soraya

ada apa dengan Argezia thor

2024-07-29

0

lihat semua
Episodes
1 Pelukan untuk Argezia
2 Pelukan untuk Argezia
3 Pelukan untuk Argezia
4 Pelukan untuk Argezia
5 Pelukan untuk Argezia
6 Pelukan untuk Argezia
7 Pelukan untuk Argezia
8 Pelukan untuk Argezia
9 Pelukan untuk Argezia
10 Pelukan untuk Argezia
11 Pelukan untuk Argezia
12 Pelukan untuk Argezia
13 Pelukan untuk Argezia
14 Pelukan untuk Argezia
15 Pelukan untuk Argezia
16 pelukan untuk Argezia
17 Pelukan untuk Argezia
18 Pelukan untuk Argezia
19 Pelukan untuk Argezia
20 Pelukan untuk Argezia
21 pelukan untuk Argezia
22 Pelukan untuk Argezia
23 Pelukan untuk Argezia
24 Pelukan untuk Argezia
25 Pelukan untuk Argezia
26 pelukan untuk Argezia
27 pelukan untuk Argezia
28 Pelukan untuk Argezia
29 Pelukan untuk Argezia
30 Pelukan untuk Argezia
31 pelukan untuk Argezia
32 Pelukan untuk Argezia
33 Pelukan untuk Argezia
34 Pelukan untuk Argezia
35 Pelukan untuk Argezia
36 pelukan untuk Argezia
37 Pelukan untuk Argezia
38 Pelukan Untuk Argezia
39 Pelukan untuk Argezia
40 Pelukan untuk Argezia
41 Pelukan untuk Argezia
42 Pelukan untuk Argezia
43 Pelukan untuk Argezia
44 Pelukan untuk Argezia
45 pelukan untuk Argezia
46 Pelukan untuk Argezia
47 Pelukan untuk Argezia
48 Pelukan untuk Argezia
49 pelukan untuk Argezia
50 Pelukan untuk Argezia
51 Pelukan untuk Argezia
52 Pelukan untuk Argezia
53 Pelukan untuk Argezia
54 Pelukan untuk Argezia
55 Pelukan untuk Argezia
56 Pelukan untuk Argezia
57 Pelukan untuk Argezia
58 Pelukan untuk Argezia
59 Pelukan untuk Argezia
60 Pelukan untuk Argezia
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Pelukan untuk Argezia
2
Pelukan untuk Argezia
3
Pelukan untuk Argezia
4
Pelukan untuk Argezia
5
Pelukan untuk Argezia
6
Pelukan untuk Argezia
7
Pelukan untuk Argezia
8
Pelukan untuk Argezia
9
Pelukan untuk Argezia
10
Pelukan untuk Argezia
11
Pelukan untuk Argezia
12
Pelukan untuk Argezia
13
Pelukan untuk Argezia
14
Pelukan untuk Argezia
15
Pelukan untuk Argezia
16
pelukan untuk Argezia
17
Pelukan untuk Argezia
18
Pelukan untuk Argezia
19
Pelukan untuk Argezia
20
Pelukan untuk Argezia
21
pelukan untuk Argezia
22
Pelukan untuk Argezia
23
Pelukan untuk Argezia
24
Pelukan untuk Argezia
25
Pelukan untuk Argezia
26
pelukan untuk Argezia
27
pelukan untuk Argezia
28
Pelukan untuk Argezia
29
Pelukan untuk Argezia
30
Pelukan untuk Argezia
31
pelukan untuk Argezia
32
Pelukan untuk Argezia
33
Pelukan untuk Argezia
34
Pelukan untuk Argezia
35
Pelukan untuk Argezia
36
pelukan untuk Argezia
37
Pelukan untuk Argezia
38
Pelukan Untuk Argezia
39
Pelukan untuk Argezia
40
Pelukan untuk Argezia
41
Pelukan untuk Argezia
42
Pelukan untuk Argezia
43
Pelukan untuk Argezia
44
Pelukan untuk Argezia
45
pelukan untuk Argezia
46
Pelukan untuk Argezia
47
Pelukan untuk Argezia
48
Pelukan untuk Argezia
49
pelukan untuk Argezia
50
Pelukan untuk Argezia
51
Pelukan untuk Argezia
52
Pelukan untuk Argezia
53
Pelukan untuk Argezia
54
Pelukan untuk Argezia
55
Pelukan untuk Argezia
56
Pelukan untuk Argezia
57
Pelukan untuk Argezia
58
Pelukan untuk Argezia
59
Pelukan untuk Argezia
60
Pelukan untuk Argezia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!