Pelukan untuk Argezia

Zia hanya melihat itu dengan kepala tertunduk,perlakuan bullying terhadap dirinya selalu menjadi makanan sehari-harinya,tak ada yang begitu perduli dengannya,bahkan mencoba menolongnya dari para Ratu bully di sekolah.

Selain Queen anak dari kepala sekolah,juga mereka anak yang berpengaruh dan memiliki banyak kekuasaan,orang sekecil dirinya tak akan bisa melawan,yang hanya bisa ia lakukan adalah berdiam diri dan menerima kenyataan serta takdir yang sudah di garis tangani untuknya.

"Lo pantes dapetin ini,karena anak gak jelas kaya lo ini memang hanya patut di sebut anak jalanan,dan sampah yang busuk":Ucap Queen dengan telunjuk yang mendorong kepala Zia.

"Bener banget,Lagian apa sih bagusnya nih anak,sampai bisa masuk kesekolah ini,ah gue tau?,pasti dia sebagai simpanan salah satu guru disini,makanya nih cupu bisa masuk dengan mudah":Hinaan demi hinaan dilayangkan untuknya.

"Udah,kita balik ke kelas,gue udah puas bully nih cupu":Setelah mengatakan itu Queen pun berlalu bersama kedua sahabatnya meninggalkan zia yang hanya terdiam sembari menatap makanannya yang sudah di penuhi air minum,dan sudah tak layak di makan.

"Tak apa zia,kamu pasti bisa melewati semuanya":Gumamanya dengan lirih,lalu ia berdiri dan berlalu dari sana dengan kepala tertunduk,ia tak berani menatap semua orang yang menadangnya rendah.

Sesampainya di rumah zia melihat rumahnya yang begitu sepi tak berpenghuni,dan pasti kedua orang tuanya sedang berada di kantor,dan kedua abangnya pasti sedang nongkrong di luar,zia mengehela nafas pelan,ia pun berjalan menaiki tangga menuju kamarnya,ia akan membersihkan rumah,seperti biasa ia yang akan menjadi pembantu di rumahnya sendiri.

Tak lupa zia juga menyiapkan makan malam untuk kedua orang tuanya dan kedua abangnya,ia tau mereka pasti akan lelah,maka dari itu ia akan membuat makan malam.

Selesai membuat makan malam,zia kembali ke kamar dan akan belajar,karena ujian kenaikan kelas akan segera tiba dan ia ingin mendapatkan nilai sempurna karena ia juga tak mau membuat papanya marah besar karena nilainya.

Cklek

Pintu kamar zia dibuka dan melihat mamanya lah yang membuka pintu kamar,dan membawa napan berisi makanan,yah karena terlalu berlalut dengan belajar,zia melewati makan malam.

"Makan,saya tidak ingin mengurus orang sakit":Perkataan mamanya membuat perasaan zia seketika begitu sakit,apa tak bisa mereka memperlakukannya dengan begitu baik,hanya sedikit saja,zia juga tak berharap begitu banyak.

"Iya mah":Ucap zia pelan,lalu memakan makannya,sang mama hanya melihat sekilas,lalu meninggalkannya begitu saja,zia memakan makannya dengan perasaan sesak,satu persatu air matanya jatuh begitu saja,sakit dan sesak sungguh itu yang ia rasakan.

Zia menatap Sebuah bingkai dan terlihat dua anak perempuan saling tertawa bahagia bersama.

"Zeya,kakak kangen sama kamu,sejak kematian kamu,mama,papa dan kedua abang kembar sudah tak menyayangi ku lagi,dan justru semakin hari semakin menyiksa kakak,andai saja waktu bisa diputar,lebih baik kakak yang mati,dari pada kamu dek":Isakan zia terdengar,jadi zia itu memiliki kembaran bernama Argezeya Olivia,mereka dulunya menjadi anak yang sangat di sayang oleh kedua orang tuanya bahakan kedua abangnya,tapi saat zeya tenggelam dikolam berenang yang awalnya ia ingin menolong,malah di salah artikan,bahwa dirinya adalah dalang terjadinya sang adik tenggelam dan meninggal dunia.

Terpopuler

Comments

Frando Wijaya

Frando Wijaya

heh 😏...hanya itu langsung jd org beda ya? heh 😏😈❄️

2024-10-23

0

lihat semua
Episodes
1 Pelukan untuk Argezia
2 Pelukan untuk Argezia
3 Pelukan untuk Argezia
4 Pelukan untuk Argezia
5 Pelukan untuk Argezia
6 Pelukan untuk Argezia
7 Pelukan untuk Argezia
8 Pelukan untuk Argezia
9 Pelukan untuk Argezia
10 Pelukan untuk Argezia
11 Pelukan untuk Argezia
12 Pelukan untuk Argezia
13 Pelukan untuk Argezia
14 Pelukan untuk Argezia
15 Pelukan untuk Argezia
16 pelukan untuk Argezia
17 Pelukan untuk Argezia
18 Pelukan untuk Argezia
19 Pelukan untuk Argezia
20 Pelukan untuk Argezia
21 pelukan untuk Argezia
22 Pelukan untuk Argezia
23 Pelukan untuk Argezia
24 Pelukan untuk Argezia
25 Pelukan untuk Argezia
26 pelukan untuk Argezia
27 pelukan untuk Argezia
28 Pelukan untuk Argezia
29 Pelukan untuk Argezia
30 Pelukan untuk Argezia
31 pelukan untuk Argezia
32 Pelukan untuk Argezia
33 Pelukan untuk Argezia
34 Pelukan untuk Argezia
35 Pelukan untuk Argezia
36 pelukan untuk Argezia
37 Pelukan untuk Argezia
38 Pelukan Untuk Argezia
39 Pelukan untuk Argezia
40 Pelukan untuk Argezia
41 Pelukan untuk Argezia
42 Pelukan untuk Argezia
43 Pelukan untuk Argezia
44 Pelukan untuk Argezia
45 pelukan untuk Argezia
46 Pelukan untuk Argezia
47 Pelukan untuk Argezia
48 Pelukan untuk Argezia
49 pelukan untuk Argezia
50 Pelukan untuk Argezia
51 Pelukan untuk Argezia
52 Pelukan untuk Argezia
53 Pelukan untuk Argezia
54 Pelukan untuk Argezia
55 Pelukan untuk Argezia
56 Pelukan untuk Argezia
57 Pelukan untuk Argezia
58 Pelukan untuk Argezia
59 Pelukan untuk Argezia
60 Pelukan untuk Argezia
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Pelukan untuk Argezia
2
Pelukan untuk Argezia
3
Pelukan untuk Argezia
4
Pelukan untuk Argezia
5
Pelukan untuk Argezia
6
Pelukan untuk Argezia
7
Pelukan untuk Argezia
8
Pelukan untuk Argezia
9
Pelukan untuk Argezia
10
Pelukan untuk Argezia
11
Pelukan untuk Argezia
12
Pelukan untuk Argezia
13
Pelukan untuk Argezia
14
Pelukan untuk Argezia
15
Pelukan untuk Argezia
16
pelukan untuk Argezia
17
Pelukan untuk Argezia
18
Pelukan untuk Argezia
19
Pelukan untuk Argezia
20
Pelukan untuk Argezia
21
pelukan untuk Argezia
22
Pelukan untuk Argezia
23
Pelukan untuk Argezia
24
Pelukan untuk Argezia
25
Pelukan untuk Argezia
26
pelukan untuk Argezia
27
pelukan untuk Argezia
28
Pelukan untuk Argezia
29
Pelukan untuk Argezia
30
Pelukan untuk Argezia
31
pelukan untuk Argezia
32
Pelukan untuk Argezia
33
Pelukan untuk Argezia
34
Pelukan untuk Argezia
35
Pelukan untuk Argezia
36
pelukan untuk Argezia
37
Pelukan untuk Argezia
38
Pelukan Untuk Argezia
39
Pelukan untuk Argezia
40
Pelukan untuk Argezia
41
Pelukan untuk Argezia
42
Pelukan untuk Argezia
43
Pelukan untuk Argezia
44
Pelukan untuk Argezia
45
pelukan untuk Argezia
46
Pelukan untuk Argezia
47
Pelukan untuk Argezia
48
Pelukan untuk Argezia
49
pelukan untuk Argezia
50
Pelukan untuk Argezia
51
Pelukan untuk Argezia
52
Pelukan untuk Argezia
53
Pelukan untuk Argezia
54
Pelukan untuk Argezia
55
Pelukan untuk Argezia
56
Pelukan untuk Argezia
57
Pelukan untuk Argezia
58
Pelukan untuk Argezia
59
Pelukan untuk Argezia
60
Pelukan untuk Argezia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!