Pelukan untuk Argezia

Zia menatap guru di depan yang tengah menjelaskan materi.Zia tak bisa fokus sebab pusing di kepalanya semakin bertambah dan suhu tubuhnya semakin tinggi.

Tanpa zia sadari darah segar keluar dari kedua hidungnya,guru yang melihat itu berubah panik saat melihat wajah zia yang begitu pucat dengan darah yang terus keluar dari hdiungnya,dan zia segera tersadar dan buru-buru mengusap darah di hidungnya menggunakan lengan seragamnya.

"Yah ampun,tolong Robert bawah zia ke uks":Ucap bu dinda,menyuruh ketua kelas yang bisa dibilang sangat dingin dan tak suka berdekatan dengan perempuan,tapi karena mendapat suruhan mau tak mau ia pun berjalan ke arah meja zia,dan mengangkat tubuh yang sangat ringan itu.

Ia berpikir apa zia tak di beri makan,sampai-sampai ia seperti hanya membawa karung yang tak berisi apapun,zia sangat ringan,ia juga merasa tubuh zia panas,dan wajah itu terlihat pucat

Lambat laun mata indah itu tertutup,Robert mencepatkan langkahnya menuju uks,karena zia yang tiba-tiba pingsan di gendongannya.

Sampainya di uks dia langsung merebahakan tubuh zia ke branka uks dan juga dokter yang berada disana langsung menangani zia.

"Apa yang terjadi dengannya dok?":Tanya Robert.

"Nak zia,mengalami Anemia karena terlalu kelelahan,dan juga asam lambungnya naik,sebab tak menerima asupan apapun":Jelas dokter sari,Robert menatap zia yang masih memejamkan matanya,ada apa dengannya,ia tak terlalu begitu kenal dengan zia,sebab memang yang ia tauh anak ini cukup pendiam dan selalu menyendiri.

"Setelah sadar,tolong kamu berikan dia makan dan teh hangat":Robert mengerti ia pun keluar dari uks menuju kantin.Dan entah mengapa secara reflek tubuhnya malah menuruti apa yang dokter katakan,tapi ia tak mengubrisi hal itu,ini mungkin karena jiwa kemanusiaannya saja.

Mata indah itu pun perlahan terbuka,zia melihat langit-langit ruangan yang sepertinya ia berada uks,ia perlahan bangun sembari memegang kepalanya yang terasa pusing.

"Syukurlah kamu sudah sadar,ada yang sakit?":Tanya dokter sari,zia melihat dokter sari yang kini berada sampingnya.

"Ada apa dengan saya dok,dan kenapa saya bisa berada disini?":Tanya zia.

"Kamu hanya kelelahan saja,dan yang bawah kamu kesini itu Robert,tadi saya suruh membeli kamu makan,sebab asam lambung kamu juga naik":Mata zia membulat,seumur-umur tidak akan ada yang perduli denganya,ah mungkin hanya kebetulan saja.

Tak berselang lama Robet masuk ke uks dan melihat zia yang sudah terbangun dan menatap dirinya.

"Makan":Ucap Robert singkat,melihat itu zia pun mengambil bubur dan segelas teh hangat di tangan Robert.

"Makasih":Balas zia,setelah itu ia pun memakan,makanya dengan pelan,ada rasa terharu dalam dirinya,karena masih ada yang perduli kepadanya,walau ia tau itu hanya pertolongan biasa,tapi itu sudah sangat berarti untuknya.

"Owh yah,apa saya boleh bertanya?":Tanya dokter Sari.

"Silahkan dok":Ucap zia pelan.

"Maaf jika saya ikut campur,tapi apa yang sebenarnya terjadi sama kamu,saat saya memeriksa kamu,ada banyak memar di tubuh kamu,maaf saya tak bermaksud":Zia menunduk,dengan diam,apa ia beritahu saja apa yang selama ini terjadi dengan dirinya,tapi ia tak suka membuat orang jadi ikut terbebani karena dirinya.

"Gapapa dok,hanya luka biasa saja,

Episodes
1 Pelukan untuk Argezia
2 Pelukan untuk Argezia
3 Pelukan untuk Argezia
4 Pelukan untuk Argezia
5 Pelukan untuk Argezia
6 Pelukan untuk Argezia
7 Pelukan untuk Argezia
8 Pelukan untuk Argezia
9 Pelukan untuk Argezia
10 Pelukan untuk Argezia
11 Pelukan untuk Argezia
12 Pelukan untuk Argezia
13 Pelukan untuk Argezia
14 Pelukan untuk Argezia
15 Pelukan untuk Argezia
16 pelukan untuk Argezia
17 Pelukan untuk Argezia
18 Pelukan untuk Argezia
19 Pelukan untuk Argezia
20 Pelukan untuk Argezia
21 pelukan untuk Argezia
22 Pelukan untuk Argezia
23 Pelukan untuk Argezia
24 Pelukan untuk Argezia
25 Pelukan untuk Argezia
26 pelukan untuk Argezia
27 pelukan untuk Argezia
28 Pelukan untuk Argezia
29 Pelukan untuk Argezia
30 Pelukan untuk Argezia
31 pelukan untuk Argezia
32 Pelukan untuk Argezia
33 Pelukan untuk Argezia
34 Pelukan untuk Argezia
35 Pelukan untuk Argezia
36 pelukan untuk Argezia
37 Pelukan untuk Argezia
38 Pelukan Untuk Argezia
39 Pelukan untuk Argezia
40 Pelukan untuk Argezia
41 Pelukan untuk Argezia
42 Pelukan untuk Argezia
43 Pelukan untuk Argezia
44 Pelukan untuk Argezia
45 pelukan untuk Argezia
46 Pelukan untuk Argezia
47 Pelukan untuk Argezia
48 Pelukan untuk Argezia
49 pelukan untuk Argezia
50 Pelukan untuk Argezia
51 Pelukan untuk Argezia
52 Pelukan untuk Argezia
53 Pelukan untuk Argezia
54 Pelukan untuk Argezia
55 Pelukan untuk Argezia
56 Pelukan untuk Argezia
57 Pelukan untuk Argezia
58 Pelukan untuk Argezia
59 Pelukan untuk Argezia
60 Pelukan untuk Argezia
Episodes

Updated 60 Episodes

1
Pelukan untuk Argezia
2
Pelukan untuk Argezia
3
Pelukan untuk Argezia
4
Pelukan untuk Argezia
5
Pelukan untuk Argezia
6
Pelukan untuk Argezia
7
Pelukan untuk Argezia
8
Pelukan untuk Argezia
9
Pelukan untuk Argezia
10
Pelukan untuk Argezia
11
Pelukan untuk Argezia
12
Pelukan untuk Argezia
13
Pelukan untuk Argezia
14
Pelukan untuk Argezia
15
Pelukan untuk Argezia
16
pelukan untuk Argezia
17
Pelukan untuk Argezia
18
Pelukan untuk Argezia
19
Pelukan untuk Argezia
20
Pelukan untuk Argezia
21
pelukan untuk Argezia
22
Pelukan untuk Argezia
23
Pelukan untuk Argezia
24
Pelukan untuk Argezia
25
Pelukan untuk Argezia
26
pelukan untuk Argezia
27
pelukan untuk Argezia
28
Pelukan untuk Argezia
29
Pelukan untuk Argezia
30
Pelukan untuk Argezia
31
pelukan untuk Argezia
32
Pelukan untuk Argezia
33
Pelukan untuk Argezia
34
Pelukan untuk Argezia
35
Pelukan untuk Argezia
36
pelukan untuk Argezia
37
Pelukan untuk Argezia
38
Pelukan Untuk Argezia
39
Pelukan untuk Argezia
40
Pelukan untuk Argezia
41
Pelukan untuk Argezia
42
Pelukan untuk Argezia
43
Pelukan untuk Argezia
44
Pelukan untuk Argezia
45
pelukan untuk Argezia
46
Pelukan untuk Argezia
47
Pelukan untuk Argezia
48
Pelukan untuk Argezia
49
pelukan untuk Argezia
50
Pelukan untuk Argezia
51
Pelukan untuk Argezia
52
Pelukan untuk Argezia
53
Pelukan untuk Argezia
54
Pelukan untuk Argezia
55
Pelukan untuk Argezia
56
Pelukan untuk Argezia
57
Pelukan untuk Argezia
58
Pelukan untuk Argezia
59
Pelukan untuk Argezia
60
Pelukan untuk Argezia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!