Zia berjalan menuju toilet karena ia sudah merasa kebelet pipis,ia buru-buru ke toilet,sesampainya di toilet ia pun langsung menuju satu bilik toilet dan menuntaskan buang air kecilnya.
Selesai dengan Urusannya zia keluar dari toilet,lalu ia pun berjalan menuju kelasnya,tapi saat berbelok dirinya sudah di cegat oleh Queen dkkny.Melihat itu zia menghentikan langkahnya.
"Akhirnya,ketemu juga nih si cupu,tadi lo selamat,sekarang gak lagi":Setelah mengatakan itu mereka menyeret zia ke gudang sekolah,tak lupa mengunci gudang agar tak ada yang melihat kelakuan mereka.
"Ka-Kalian mau apa":Ucap zia terbata-bata dengan memundurkan langkahnya.
"Yah mau main-main lah sama lo,gue gak akan lepasin cupu kaya lo":Ucap Queen sinis,lalu ia pun memberi kode ke cika dan sesil untuk memegang kedua lengan zia,melihat itu tubuh zia spontan berontak.
"Diam,lo gak usah banyak gerak":Ucap sesil ketus.
Plak
Plak
sret
Kedua pipi zia mendapat tamparan dari Queen bahkan Queen pun menjambak rambut panjang zia dengan kuat,dan membuat sang empuh menjerit kesakitan.
"Sakitt,tolong jangan lagi":Ucap zia dengan memohon.
"Cup cup cup,sakith hahaha,ini belum seberapa,gue belum puas nyiksa lo":Zia kembali mendapat tamparan dengan kuat membuat tubuhnya jatuh karena tak bisa mengimbangi tubuhnya.
"Apa salah ku ke kalian semua,kenapa kalian selalu membully ku":Isak zia dengan wajah yang sudah memerah dan terdapat di sudut bibirnya terluka dan mengeluarkan darah.
"Salah lo,salah lo udah terlahir kedunia,gue muak lihat wajah menjijikan milik lo,manusia cupu kaya lo gak pantas hidup,lo pantasnya mati aja""Zia seketika menatap Queen kosong,kenapa semua orang menginginkan dirinya mati,apa memang hidupnya tidak se berharga itu,sampai orang lain pun menginginkan kematiannya,ia ingin melakukan hal itu,tapi ia belum bisa sebelum bukti dirinya di cap sebagai pembunuh itu ada dan dia tak bersalah.
"Bener tuh,dari pada lo nyusahin orang mending lo mati aja,gue yakin orang tua lo juga tak sudi mempunyai anak,yang begitu menjijikan seperti lo ini":Timpal sesil.
Zia mendapat dorongan kasar dari Queen dan meninggalkan sendirian di gudang,dengan tak lupa menutup gudang itu meninggalkan zia yang berteriak minta tolong untuk di buka kan.
Tapi Queen dkk malah tertawa bahagia tanpa ada rasa bersalah dan simpati atas perbuatan mereka.Tanpa mereka sadari perbuatan mereka itu bisa bikin berdampak buruk dengan kehidupan dan mas depan mereka nanti.
"Kenapa mereka jahat sama zia,Dan kenapa zia harus jadi lemah seperti ini tuhan,kenapa semuanya menginginkan kematian zia,apa zia memang hidup hanya untuk menjadi bahan lelucon dan samsak kemarahan mereka tuhan.Kapan kedilan itu datang untuk zia,hikss,hikss,zia gak kuat,tapi zia gak bisa nyerah sebelum membuktikan ke mama dan papa kalau zia gak bersalah.Hamba mohon tuhan tolong beri hamba petunjuk,agar hamba bisa mati dengan tenang dan tak merasakan kesakitan seperti ini":Gumama zia,dan tak lama pandangannya mulai memburam,bertepatan dengan itu pintu terbuka dan zia tak melihat dengan jelas sosok yang berjalan ke arah dirinya zia pun terjatuh pingsan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Alya Risky
tumben baca novel kayak gini alay
2024-10-27
0
kuma kuma,🐻🐻
jangan jadi penakut peran utamanya masa di tindas diam aja sih/Grimace/
2024-09-21
1