Kekasih Gelap Jeni

Senyum di bibir Jeni terus saja bermekaran indah kala sang pria tiada henti memuji kecantikan wajah nya.kedua insan berlainan jenis ini sedang melakukan makan siang romantis di salah satu hotel ternama yang ada di pusat kota.Jeni merasa amat bahagia bisa menghabiskan sebagian waktu nya bersama pria tersebut.mereka sengaja memilih hotel sebagai tempat pertemuan karena tidak mau di lihat oleh orang lain termasuk juga Arki.

Kedua nya sudah memastikan jika tempat ini aman bagi mereka berdua dan tak akan ada yang bisa mengetahui rahasia besar ini kecuali hanya mereka berdua saja.salah satu tangan kekar Dimas menggenggam mesra tangan Jeni yang berada di atas meja makan dan sesekali juga mengecup mesra punggung tangan wanita penuh kasih.

Biasa nya seorang wanita yang akan menjadi simpanan pria beristri, tapi kali ini cerita nya sedikit berbeda dari yang lain nya.Dimas yang masih lajang harus puas hati menjadi kekasih gelap dari Jeni yang sudah menikah.meski selalu bermain dengan rapi, tetapi hati Dimas tak pernah merasa tenang dan selalu di selimuti rasa cemas yang berlebihan.entah seperti apa nasib nya setelah ini jika rahasia besar ini terbongkar ke publik.perusahaan yang mati-matian orang tua nya bangun dari nol akan menjadi taruhan nya.Arki yang terkenal tegas pasti tidak akan pernah memaafkan atas apa yang telah ia lakukan bersama istri dari pria tersebut.

Cinta membuat semua nya menjadi runyam bahkan mampu membuta kan hati Dimas sampai takluk di hadapan Jeni.

Dimas merapat kan kursi nya ke samping Jeni.sebelah tangan nya langsung memeluk mesra pinggang Jeni seolah tak mau kehilangan wanita ini.

" Bagaimana dengan makanan nya sayang?" tanya Dimas lembut dan selalu memperlakukan Jeni dengan manis.

" Sesuai dengan selera Aku,sayang! Besok-besok kita wajib mampir ke sini lagi ya." Jeni menatap memohon kepada Dimas dan langsung mendapat persetujuan dari lelaki tersebut.

" Uang ku masih cukup banyak untuk membuat Kamu bahagia sayang,kita bisa datang ke sini kapan pun Kamu mau.hari ini kita habiskan waktu beberapa jam di sini sebelum pria itu pulang dari kantor nya."kedua insan ini harus memanfaatkan waktu yang ada. 1 tahun menjalin hubungan terlarang membuat kedua nya terlena bahkan lupa dengan rintangan yang ada.segetir apapun keadaannya selalu bisa mereka lewati dan bisa bersama sampai berbagi peluh dan juga keringat.ini memang salah tetapi kedua insan ini begitu menyukai dan mendambakan hubungan terlarang ini.

" Terimakasih sayang." Jeni tanpa sungkan mengecup pipi sebelah kanan Dimas.bayangan wajah tampan Arki sekilas melintas di benak nya tapi segera ia enyah kan dari pikiran nya . kebersamaan nya dengan pria lain tidak boleh terganggu dan ia wajib bahagia dengan pilihan nya sendiri.bersama dengan Dimas,dia selalu merasa di istimewa kan dan bisa berjalan sesuai dengan kata hati nya. tidak melulu menjadi pribadi yang lain karena Dimas tak pernah menuntut hal sempurna dari apa yang ia miliki.berbanding terbalik dengan apa yang ia rasakan jika tengah bersama dengan Arki.wajah datar dan sikap dingin yang Arki miliki membuat Jeni harus pandai bermain kata di hadapan pria tersebut.lelah itu lah yang ia rasakan kala harus mengambil peran tersebut dan hampir setiap hari ia memainkan peran itu dengan begitu apik.

Apa yang akan Arki lakukan jika mengetahui hubungan ini? Akan kah Arki mau memaafkan kesalahan Jeni dan memilih tetap bertahan di rumah tangga yang sudah ternodai ini?

Jeni tersenyum geli dengan kenakalan nya ini,jika di tanya cinta,sudah pasti Jeni mencintai kedua pria ini tanpa syarat dan sulit memilih salah satu di antara nya sekali pun berada di situasi yang terdesak.

" Apa yang kalian lakukan tadi malam?" tanya Dimas kepada Jeni,saat ini kedua pasangan kekasih sudah masuk ke dalam kamar hotel dan berbaring di atas ranjang dengan wajah Jeni yang bersandar di dada bidang milik Dimas.

" Kami tidak melakukan apapun,dia tidur di ruang kerja dan Aku tidur di kamar kami." jawab Jeni yang mengerti dengan maksud pertanyaan dari Dimas.

" Apa dia tidak meminta hak nya kepada mu?" tanya Dimas ingin tau,lelaki mana yang rela membiarkan pujaan hati nya di sentuh oleh pria lain. selama ini rasa nya Dimas ingin marah besar dan meninju wajah Arki saat mengetahui bahwa Jeni dan suami nya sering melakukan hubungan itu, lagi dan lagi status nya sebagai kekasih gelap menghalangi jalan nya dan terpaksa bertahan di situasi yang membingungkan ini.

" Sore nya kami sempat berciuman panas tetapi tidak sampai ke tahap selanjutnya.maka nya Aku datang ke sini dan langsung setuju saat Kamu ingin memesan kamar hotel.Aku kangen banget sama Kamu, sayang!" seru Jeni tanpa malu duduk di atas perut Dimas .

" Tenang saja sayang! Aku sudah memakai pengaman yang cukup ampuh dan tidak akan pernah hamil anak dia." sambung Jeni menyadari kegundahan hati pria kedua nya.untuk hal ini Jeni sama sekali tidak berkompromi dengan suami nya.ia meminum diam-diam pil pencegah kehamilan dan selalu menyimpan pil tersebut di tempat yang cukup aman.Jeni sendiri tak bisa menghitung lagi jumlah kebohongan yang sudah ia lakukan kepada suami nya.padahal Arki selalu menanyakan tentang anak kepada nya dan kedua nya juga sudah melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan di mana Dokter tersebut menyatakan bahwa mereka sama-sama subur tanpa ada kendala yang berarti.

" Dia tidak akan pernah tau bagaimana cara Aku mencegah tubuh ini supaya tidak hamil." batin Jeni seolah-olah Arki adalah pria yang bodoh dan mudah untuk ia permainkan.

Cukup lama kedua nya terdiam dengan Dimas yang berusaha keras memikirkan nasib percintaan nya.

" Kapan Kamu akan menentukan pilihan sayang,Aku siap menerima apapun keputusan mu itu ,tapi jangan lupa selesai kan semua nya dengan baik."kenyang sudah yang di rasakan oleh Dimas setelah satu tahun lebih sedikit menjadi kekasih gelap dari Jeni.tidak bebas bermesraan di depan publik dan harus pandai bermain drama jika terpergok oleh orang yang mereka kenal.

"Jangan tanya itu lagi sayang! Kamu sudah tau betul balasan nya." Jeni membelai mesra wajah kekasih nya dan dengan percaya diri menyatukan bibir mereka sampai menimbulkan bunyi yang begitu memekakkan gendang telinga.

" Aku cinta banget sama Kamu." ujar Jeni kepada Dimas.

" Tapi dia?" skakmat Dimas berhasil membuat Jeni pusing tujuh keliling.

" Jangan pernah pikir kan orang lain di saat kita berdua sedang bersama." Jeni kembali mengecup bibir Dimas lalu tangan nya juga membelai mesra jakun Dimas yang naik turun.

"Aku cemburu mendengar Kamu melakukan itu bersama dia ,sayang!" jujur Arki berharap sang wanita bisa mengerti perasaan nya.

Siang yang masih begitu panas menyengat ini di habiskan oleh Jeni dan Dimas dengan begitu lahap.suara merdu kedua insan ini saling bersahutan dalam kamar hotel mewah ini.

Berulang kali kedua nya berhasil mencapai puncak dan Dimas selalu membawa Jeni berdiri dengan gaya yang berbeda-beda.puas itu lah yang di rasakan oleh wanita ini setelah berhasil meraih kata puas untuk yang kesekian kali nya.

" Enak sekali sayang." racau Jeni lalu tertidur pulas sambil memeluk agresif pinggang Dimas.

" Tidur lah sayang." Dimas juga ikut memejamkan mata nya,dalam hati nya pria ini juga berharap Jeni benar-benar ketiduran dan lupa untuk kembali ke habitat nya.

Halo guys...

Maaf jika banyak typo ya.. Author nulis nya dengan mata yang terasa sangat lengket.

Terpopuler

Comments

Ajusani Dei Yanti

Ajusani Dei Yanti

yg semangat thorrrr kuh

2024-06-06

2

oland sariyy

oland sariyy

selamat membaca semua nya

2024-05-10

0

lihat semua
Episodes
1 Aldila Khumaira
2 Bertemu untuk yang pertama kali
3 Panas dingin
4 Cap Cip
5 Ide gila Maisya
6 Kekasih Gelap Jeni
7 Mengaku keluarga dekat
8 Merasa takut
9 Akhirnya terjadi
10 Tawaran gila
11 Lanjut atau menyerah
12 Senang Tapi Bahaya
13 Tanda Merah
14 Cerita Dila
15 Bubur ayam untuk orang tersayang
16 Kepergok Bibi
17 Salah paham
18 Kangen berujung di hotel
19 Nafkah pertama
20 Seperti sampah
21 Tidur bersama
22 Jeni cemburu
23 Mengadu
24 Menguras isi ATM sugar Daddy
25 Babak belur
26 Obat laknat
27 Jatah malam yang terlewatkan
28 Penolakan Arki
29 Adegan di pagi hari
30 Kedatangan Arki
31 Bakso mie keriting
32 Punya anak
33 Di tolak oleh Mama Dewi
34 Gugatan perceraian
35 Sama-sama egois
36 Baju merah menyala
37 Jeni Berulah
38 Berandai-andai
39 Dimas dan Jeni
40 Tongkat sakti milik Dila
41 Rugi Banyak
42 Bangkrut nya Surya Pratama
43 Pertemuan
44 Keras kepala
45 Romantis
46 Kejutan
47 Suami - istri
48 Malam Spesial
49 Lemas
50 Rumah Untuk Dila
51 Istri CEO Wibisono grup
52 Tingkah Konyol
53 Sadar Diri
54 Gara-gara Selimut Jatuh
55 Tua-tua Posesif
56 Shopping Time ala Dila
57 Di Pecat
58 Istri Nakal Milik Arki
59 Dila Kenapa
60 Di Larikan ke rumah Sakit
61 Calon Papa Dan Mama
62 Kedatangan Sahabat
63 Menantu Dan Mertua
64 Tanpa Judul
65 Pulang Ke Rumah
66 Tentang Maisya dan Dila
67 Bakwan Jagung
68 Mangga Muda
69 Demi Kamu dan Buah Hati Kita
70 Bau Ikan Asin
71 Soto
72 Gagal Total
73 Perhiasan
74 Kabar Baik Dari Arki
75 Permintaan Aneh Dila
76 Tidak Ingin Lagi
77 Fakta Yang Tertunda
78 Pesta Di Mulai
79 Malapetaka
80 Panas
81 Panik
82 Kamar Hotel Menjadi Saksi nya
83 Bayi Tua
84 Ngidam Orang Kaya
85 Siapa kah Dia
86 Dila Mengamuk
87 Bakso Tanpa Sambal
88 Kembali Viral
89 Puncak
90 Makan Siang Bersama
91 Cara Mengusir Pelakor
92 Dalam Bahaya
93 Nyonya
94 Salah Sasaran
95 Tertangkap
96 Doyan Nangis
97 Perkara Ketek
98 Balasan Yang Setimpal
99 Ingin Tidur Bersama Istri
100 Tongkat Sakti Ketemu Pawang nya
101 Selamat Datang Pewaris Wibisono
102 Teror
103 Pabrik Susu
104 Hangat Dan Kenyal
105 Gas Beracun
106 Apa Ini?
107 Andai Oh Andai
108 Dila Hilang
109 Arki Yang Malang
110 Energi positif
111 Wanita Masa Lalu
112 Kartu Di Bekukan
113 Ganti Suami
114 Dan Terjadi Lagi
115 Hukuman Untuk Bu Dewi
116 Anand Rakarsa
117 Tarik-Menarik
118 Cewek Seksi
119 Ricky Mual?
120 Tak Ingin Kehilangan
121 Cairan Pembersih
122 Belum Siap
123 Berdamai Dengan Keadaan
124 Adik untuk Dewa
125 Princess nya Wibisono
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Aldila Khumaira
2
Bertemu untuk yang pertama kali
3
Panas dingin
4
Cap Cip
5
Ide gila Maisya
6
Kekasih Gelap Jeni
7
Mengaku keluarga dekat
8
Merasa takut
9
Akhirnya terjadi
10
Tawaran gila
11
Lanjut atau menyerah
12
Senang Tapi Bahaya
13
Tanda Merah
14
Cerita Dila
15
Bubur ayam untuk orang tersayang
16
Kepergok Bibi
17
Salah paham
18
Kangen berujung di hotel
19
Nafkah pertama
20
Seperti sampah
21
Tidur bersama
22
Jeni cemburu
23
Mengadu
24
Menguras isi ATM sugar Daddy
25
Babak belur
26
Obat laknat
27
Jatah malam yang terlewatkan
28
Penolakan Arki
29
Adegan di pagi hari
30
Kedatangan Arki
31
Bakso mie keriting
32
Punya anak
33
Di tolak oleh Mama Dewi
34
Gugatan perceraian
35
Sama-sama egois
36
Baju merah menyala
37
Jeni Berulah
38
Berandai-andai
39
Dimas dan Jeni
40
Tongkat sakti milik Dila
41
Rugi Banyak
42
Bangkrut nya Surya Pratama
43
Pertemuan
44
Keras kepala
45
Romantis
46
Kejutan
47
Suami - istri
48
Malam Spesial
49
Lemas
50
Rumah Untuk Dila
51
Istri CEO Wibisono grup
52
Tingkah Konyol
53
Sadar Diri
54
Gara-gara Selimut Jatuh
55
Tua-tua Posesif
56
Shopping Time ala Dila
57
Di Pecat
58
Istri Nakal Milik Arki
59
Dila Kenapa
60
Di Larikan ke rumah Sakit
61
Calon Papa Dan Mama
62
Kedatangan Sahabat
63
Menantu Dan Mertua
64
Tanpa Judul
65
Pulang Ke Rumah
66
Tentang Maisya dan Dila
67
Bakwan Jagung
68
Mangga Muda
69
Demi Kamu dan Buah Hati Kita
70
Bau Ikan Asin
71
Soto
72
Gagal Total
73
Perhiasan
74
Kabar Baik Dari Arki
75
Permintaan Aneh Dila
76
Tidak Ingin Lagi
77
Fakta Yang Tertunda
78
Pesta Di Mulai
79
Malapetaka
80
Panas
81
Panik
82
Kamar Hotel Menjadi Saksi nya
83
Bayi Tua
84
Ngidam Orang Kaya
85
Siapa kah Dia
86
Dila Mengamuk
87
Bakso Tanpa Sambal
88
Kembali Viral
89
Puncak
90
Makan Siang Bersama
91
Cara Mengusir Pelakor
92
Dalam Bahaya
93
Nyonya
94
Salah Sasaran
95
Tertangkap
96
Doyan Nangis
97
Perkara Ketek
98
Balasan Yang Setimpal
99
Ingin Tidur Bersama Istri
100
Tongkat Sakti Ketemu Pawang nya
101
Selamat Datang Pewaris Wibisono
102
Teror
103
Pabrik Susu
104
Hangat Dan Kenyal
105
Gas Beracun
106
Apa Ini?
107
Andai Oh Andai
108
Dila Hilang
109
Arki Yang Malang
110
Energi positif
111
Wanita Masa Lalu
112
Kartu Di Bekukan
113
Ganti Suami
114
Dan Terjadi Lagi
115
Hukuman Untuk Bu Dewi
116
Anand Rakarsa
117
Tarik-Menarik
118
Cewek Seksi
119
Ricky Mual?
120
Tak Ingin Kehilangan
121
Cairan Pembersih
122
Belum Siap
123
Berdamai Dengan Keadaan
124
Adik untuk Dewa
125
Princess nya Wibisono

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!