Tawaran gila

Dila menggeliat kan badan nya ketika terganggu oleh terik nya matahari yang mengenai kedua mata nya.rasa sakit di sekujur tubuh mulai terasa akibat pertempuran panas yang ia lakukan semalam.saat mata nya terbuka ada sepasang tangan kekar yang memeluk nya begitu erat.

Bayangan kegiatan panas semalam mengusik rasa kantuk yang masih terasa,tangan ini lah yang bekerja keras membuat ia kelimpungan dan tak sanggup lagi menolak sentuhan itu.sekarang ia kembali merutuki kebodohan yang sudah ia lakukan.untuk menyesal pun percuma saja karena semua sudah terlanjur terjadi dan pria ini sudah menjerat ia masuk ke dalam perangkap nya.

" Mas." panggil Dila lirih menengadah kan kepala menatap Arki yang masih tidur nyenyak setelah berulang kali mendapatkan pelepasan.

" Iya sayang, tidur lagi aja ini masih pagi." Arki semakin mengeratkan pelukannya karena masih enggan berjauhan dari Dila.tangan nya bahkan mengelus perut rata Dila yang masih polos tanpa kain penutup.sungguh jantung Dila saat ini benar-benar tidak aman tapi ia begitu menyukai sentuhan ini.entah dari mana datangnya pagi sedangkan jam di dinding kamar saja sudah menunjukkan pukul 11 siang dan beruntung nya kedua insan ini Jeni belum pulang ke rumah.

" Tutup mata nya sayang." kata Arki lagi membuat Dila semakin pusing untuk menanggapi nya.

" Ini sudah Siang Mas,Aku mau mandi dulu,lebih baik Mas keluar dari sini sebelum ketahuan oleh Mbak Jeni."Dila yang tidak mau terlalu lama berdekatan dengan pria beristri ini lantas bangkit dengan cepat tanpa perduli dengan keadaan nya saat ini,ia raih asal kimono yang tergantung di belakang pintu agar bisa menutupi banyak tanda yang di lukis oleh Arki.

" Kita akan terus seperti ini sayang,Aku akan menjamin kehidupan mu tanpa kekurangan sedikit pun.jadi lah wanita ku."ujar Arki tak mau menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

" Aku bisa bekerja untuk kehidupan ku sendiri,Mas lebih baik segera pergi sebelum Aku mengusir paksa Mas dari sini." Dila menatap tajam Arki yang masih terlentang di atas tempat tidur.ingin sekali rasa nya ia mencakar wajah tengil Arki yang sama sekali tidak merasa bersalah telah menodai kesucian nya.akibat perbuatan dia juga Dila terpaksa mengkhianati Jeni.

" Apa Kamu yakin?" tanya Arki seolah mengejek keputusan yang di ambil oleh Dila.

" Aku tidak akan mengubah keputusan ku,cukup kali ini saja kita tidur satu ranjang dan lupakan lah apa yang sudah terjadi.Aku menghormati Mas sebagai suami dari Mbak Jeni karena Mbak Jeni adalah wanita baik-baik yang sudah ikhlas membantu Aku.keluar lah sebelum semua nya terbongkar." Dila mulai kepikiran tentang apotik, setelah membersihkan tubuh nya nanti ia harus segera membeli pil pencegah kehamilan.jangan sampai benih pria ini tertanam di dalam rahim yang akan membuat hidup nya semakin kacau.

" Terserah apa mau Kamu saja." Arki bangkit dengan begitu santai tanpa perduli dengan barang yang di bagian bawah sana sudah kembali menegang akibat melihat tubuh Dila.ia paham sekali bagaimana cara menaklukkan Dila dan pasti wanita ini akan menjadi milik nya.Jeni memang masih istri sah nya dan ada rasa cinta untuk wanita itu,tapi rasa sakit di hati nya jauh lebih besar sampai Arki lupa bagaimana cara untuk melupakan nya.perselingkuhan adalah sebuah kesalahan terbesar dalam sebuah hubungan.untuk itu Arki tidak akan pernah bisa memaafkan Jeni dan sudah berniat untuk mengakhiri semua nya tentu nya tanpa sepengetahuan Jeni.

" Nanti bikin kan Aku sarapan ya ,Aku harus segera ke kantor mencari uang untuk Kamu dan calon anak kita." ucap Arki menatap wajah Dila yang terlihat masam.

" Bodoh amat." tolak Dila marah.

" Jangan terus membantah ucapan ku sayang,haruskah aku kembali mengajari mu bagaimana cara membalas kebaikan seseorang dengan benar?" Arki semakin suka menguji kesabaran Dila yang ia ketahui sangat tebal sekali.wajah cantik ini akan semakin bersinar dan ia pun sudah tidak tahan untuk menyentuh wanita nya lagi.

" Kurang ajar." Dila ingin menangis tapi ia tahan karena tak mau terlihat lemah di mata pria yang sudah menginjak harga diri nya.tanpa harus di perjelas maksud dari perkataan Arki tadi,Dila sendiri sudah sangat memahami nya dan betapa hancur nya hati wanita ini setelah di samakan dengan wanita liar di luar sana.

" Sejak kapan Kamu pandai mengumpat kasar sayang,Aku tak pernah mengajari mu dan jangan pernah biarkan lagi bibir seksi mu itu mengeluarkan kata-kata kotor,bibir itu hanya milik ku seorang." pria ini bahkan lupa dengan jadwal meeting nya yang akan di lakukan setengah jam lagi,ia sengaja membalas ucapan Dila agar bisa berlama-lama berada di dekat wanita yang sudah mencuri perhatian nya.sedangkan di dalam saku celana nya ada banyak panggilan yang tidak terjawab serta pesan yang masuk dari sekretaris di kantor.

" Aku akan keluar dari rumah ini." Dila tak mau lagi berdebat dengan Arki,ia memilih masuk ke dalam kamar mandi dan membanting keras pintu kamar mandi hingga mengeluarkan suara yang sangat kencang.

" Apa Kamu pikir Kamu bisa pergi dari tanggung jawab mu kepada ku? Aku pastikan semua orang akan tau siapa Kamu dan video panas kita semalam akan membuat Kamu di benci oleh seluruh penduduk bumi ini." Arki sengaja memancing emosi Dila,bahkan ketika wanita ini sudah masuk ke dalam kamar mandi ia masih saja berceloteh dari depan pintu yang tertutup rapat.tanpa di sadari oleh Dila bahwa semalam Arki memang sengaja merekam secara diam-diam kegiatan panas yang di mana muka Dila terlihat begitu jelas.rupa nya senjata nya itu sangat ampuh sekali dan Arki tersenyum puas

Di dalam kamar mandi,Dila yang hendak membasuh tubuh nya menggunakan air shower hangat kembali memakai asal kimono biru nya dan membuka pintu secara kasar.

" Aku benar-benar muak dengan tingkah mu ini, dasar biadab." Dila murka.ia sangat benci pria ini yang memiliki wajah tampan tapi hati nya begitu busuk.

" Kamu akan selalu menjadi teman tidur ku." Arki masih saja tak kehabisan kata-kata,tapi sayang nya Dila sudah terlanjur muak dan memilih kembali masuk ke kamar mandi tanpa perduli lagi dengan ucapan Arki.

Air mata Dila bercucuran bersatu dengan air dingin yang mengguyur tubuh nya.rasa perih yang sejak tadi di rasakan di bawah sudah tidak di hiraukan lagi berganti dengan sakit hati yang begitu besar.

" Aku sudah kotor,Ibu maaf kan Aku yang tidak bisa menjaga diri ku sendiri." gumam Dila menangis tergugu mengingat pesan yang di berikan oleh sang ibunda sebelum menghembuskan nafas terakhir nya.

" Sial..." teriak Dila terduduk lemas di atas lantai kamar mandi .

Sedang kan di dalam kontrakan nya,Maisya masih berusaha menghubungi Dila,mereka sudah membuat janji ingin pergi bersama mencari pekerjaan namun aneh nya sampai siang begini Dila masih belum juga ada kabar.

" Ini anak niat mau cari kerja apa nggak sih? Mana ada lagi lowongan yang buka jika sudah siang begini." Lelah menghubungi nomer Dila yang tidak kunjung aktif, akhirnya Maisya memilih berganti pakaian santai lalu tidur di atas kasur menunggu kabar dari Dila.

" Awas saja dia kalau nanti alasan nya adalah ketiduran.Aku tidak akan mengampuni nya." gumam Maisya lagi yang sangat kesal dengan ulah Dila hari ini.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Maria Fransiska

Maria Fransiska

lanjut thor.... gimana jenynya?

2024-09-13

1

Ajusani Dei Yanti

Ajusani Dei Yanti

lanjut thorrrr kuh

2024-06-07

2

lihat semua
Episodes
1 Aldila Khumaira
2 Bertemu untuk yang pertama kali
3 Panas dingin
4 Cap Cip
5 Ide gila Maisya
6 Kekasih Gelap Jeni
7 Mengaku keluarga dekat
8 Merasa takut
9 Akhirnya terjadi
10 Tawaran gila
11 Lanjut atau menyerah
12 Senang Tapi Bahaya
13 Tanda Merah
14 Cerita Dila
15 Bubur ayam untuk orang tersayang
16 Kepergok Bibi
17 Salah paham
18 Kangen berujung di hotel
19 Nafkah pertama
20 Seperti sampah
21 Tidur bersama
22 Jeni cemburu
23 Mengadu
24 Menguras isi ATM sugar Daddy
25 Babak belur
26 Obat laknat
27 Jatah malam yang terlewatkan
28 Penolakan Arki
29 Adegan di pagi hari
30 Kedatangan Arki
31 Bakso mie keriting
32 Punya anak
33 Di tolak oleh Mama Dewi
34 Gugatan perceraian
35 Sama-sama egois
36 Baju merah menyala
37 Jeni Berulah
38 Berandai-andai
39 Dimas dan Jeni
40 Tongkat sakti milik Dila
41 Rugi Banyak
42 Bangkrut nya Surya Pratama
43 Pertemuan
44 Keras kepala
45 Romantis
46 Kejutan
47 Suami - istri
48 Malam Spesial
49 Lemas
50 Rumah Untuk Dila
51 Istri CEO Wibisono grup
52 Tingkah Konyol
53 Sadar Diri
54 Gara-gara Selimut Jatuh
55 Tua-tua Posesif
56 Shopping Time ala Dila
57 Di Pecat
58 Istri Nakal Milik Arki
59 Dila Kenapa
60 Di Larikan ke rumah Sakit
61 Calon Papa Dan Mama
62 Kedatangan Sahabat
63 Menantu Dan Mertua
64 Tanpa Judul
65 Pulang Ke Rumah
66 Tentang Maisya dan Dila
67 Bakwan Jagung
68 Mangga Muda
69 Demi Kamu dan Buah Hati Kita
70 Bau Ikan Asin
71 Soto
72 Gagal Total
73 Perhiasan
74 Kabar Baik Dari Arki
75 Permintaan Aneh Dila
76 Tidak Ingin Lagi
77 Fakta Yang Tertunda
78 Pesta Di Mulai
79 Malapetaka
80 Panas
81 Panik
82 Kamar Hotel Menjadi Saksi nya
83 Bayi Tua
84 Ngidam Orang Kaya
85 Siapa kah Dia
86 Dila Mengamuk
87 Bakso Tanpa Sambal
88 Kembali Viral
89 Puncak
90 Makan Siang Bersama
91 Cara Mengusir Pelakor
92 Dalam Bahaya
93 Nyonya
94 Salah Sasaran
95 Tertangkap
96 Doyan Nangis
97 Perkara Ketek
98 Balasan Yang Setimpal
99 Ingin Tidur Bersama Istri
100 Tongkat Sakti Ketemu Pawang nya
101 Selamat Datang Pewaris Wibisono
102 Teror
103 Pabrik Susu
104 Hangat Dan Kenyal
105 Gas Beracun
106 Apa Ini?
107 Andai Oh Andai
108 Dila Hilang
109 Arki Yang Malang
110 Energi positif
111 Wanita Masa Lalu
112 Kartu Di Bekukan
113 Ganti Suami
114 Dan Terjadi Lagi
115 Hukuman Untuk Bu Dewi
116 Anand Rakarsa
117 Tarik-Menarik
118 Cewek Seksi
119 Ricky Mual?
120 Tak Ingin Kehilangan
121 Cairan Pembersih
122 Belum Siap
123 Berdamai Dengan Keadaan
124 Adik untuk Dewa
125 Princess nya Wibisono
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Aldila Khumaira
2
Bertemu untuk yang pertama kali
3
Panas dingin
4
Cap Cip
5
Ide gila Maisya
6
Kekasih Gelap Jeni
7
Mengaku keluarga dekat
8
Merasa takut
9
Akhirnya terjadi
10
Tawaran gila
11
Lanjut atau menyerah
12
Senang Tapi Bahaya
13
Tanda Merah
14
Cerita Dila
15
Bubur ayam untuk orang tersayang
16
Kepergok Bibi
17
Salah paham
18
Kangen berujung di hotel
19
Nafkah pertama
20
Seperti sampah
21
Tidur bersama
22
Jeni cemburu
23
Mengadu
24
Menguras isi ATM sugar Daddy
25
Babak belur
26
Obat laknat
27
Jatah malam yang terlewatkan
28
Penolakan Arki
29
Adegan di pagi hari
30
Kedatangan Arki
31
Bakso mie keriting
32
Punya anak
33
Di tolak oleh Mama Dewi
34
Gugatan perceraian
35
Sama-sama egois
36
Baju merah menyala
37
Jeni Berulah
38
Berandai-andai
39
Dimas dan Jeni
40
Tongkat sakti milik Dila
41
Rugi Banyak
42
Bangkrut nya Surya Pratama
43
Pertemuan
44
Keras kepala
45
Romantis
46
Kejutan
47
Suami - istri
48
Malam Spesial
49
Lemas
50
Rumah Untuk Dila
51
Istri CEO Wibisono grup
52
Tingkah Konyol
53
Sadar Diri
54
Gara-gara Selimut Jatuh
55
Tua-tua Posesif
56
Shopping Time ala Dila
57
Di Pecat
58
Istri Nakal Milik Arki
59
Dila Kenapa
60
Di Larikan ke rumah Sakit
61
Calon Papa Dan Mama
62
Kedatangan Sahabat
63
Menantu Dan Mertua
64
Tanpa Judul
65
Pulang Ke Rumah
66
Tentang Maisya dan Dila
67
Bakwan Jagung
68
Mangga Muda
69
Demi Kamu dan Buah Hati Kita
70
Bau Ikan Asin
71
Soto
72
Gagal Total
73
Perhiasan
74
Kabar Baik Dari Arki
75
Permintaan Aneh Dila
76
Tidak Ingin Lagi
77
Fakta Yang Tertunda
78
Pesta Di Mulai
79
Malapetaka
80
Panas
81
Panik
82
Kamar Hotel Menjadi Saksi nya
83
Bayi Tua
84
Ngidam Orang Kaya
85
Siapa kah Dia
86
Dila Mengamuk
87
Bakso Tanpa Sambal
88
Kembali Viral
89
Puncak
90
Makan Siang Bersama
91
Cara Mengusir Pelakor
92
Dalam Bahaya
93
Nyonya
94
Salah Sasaran
95
Tertangkap
96
Doyan Nangis
97
Perkara Ketek
98
Balasan Yang Setimpal
99
Ingin Tidur Bersama Istri
100
Tongkat Sakti Ketemu Pawang nya
101
Selamat Datang Pewaris Wibisono
102
Teror
103
Pabrik Susu
104
Hangat Dan Kenyal
105
Gas Beracun
106
Apa Ini?
107
Andai Oh Andai
108
Dila Hilang
109
Arki Yang Malang
110
Energi positif
111
Wanita Masa Lalu
112
Kartu Di Bekukan
113
Ganti Suami
114
Dan Terjadi Lagi
115
Hukuman Untuk Bu Dewi
116
Anand Rakarsa
117
Tarik-Menarik
118
Cewek Seksi
119
Ricky Mual?
120
Tak Ingin Kehilangan
121
Cairan Pembersih
122
Belum Siap
123
Berdamai Dengan Keadaan
124
Adik untuk Dewa
125
Princess nya Wibisono

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!