Mengaku keluarga dekat

Tidak terasa sudah semalaman penuh Jeni menginap di hotel ini bersama kekasih gelap nya,pagi tadi sebelum beranjak dari tempat tidur yang masih tampak kacau,Dimas kembali menyerang Jeni dengan begitu buas nya,sialan nya lagi wanita yang sudah ber suami ini malah menikmati dan terus menerus menyebut nama Dimas dalam rasa nikmat nya.ia bahkan lupa dengan sang suami yang di tinggal sendirian di rumah mereka.

Di saat Jeni dan Dimas hendak keluar dari hotel tersebut, tidak sengaja mereka malah bertemu dengan Dila.dengan cepat Jeni melepas genggaman tangan nya pada Dimas karena tidak mau menimbulkan kecurigaan besar di mata Dila.ingin mengelak pun sudah tidak bisa lagi karena Dila bersama seorang teman nya udh terlanjur menyadari kehadiran nya di tempat aneh ini, padahal Dimas punya apartemen yang cukup besar yang bisa mereka gunakan untuk bersenang-senang, tetapi kedua nya justru lebih senang bermain di kamar hotel mewah dengan pemandangan yang sangat indah pula.

" Dila! Sedang apa Kamu di sini?" tanya Jeni berusaha tenang walaupun hati dan jantung nya tak bisa di ajak kompromi.

"Eh iya Mbak,Aku sama teman Aku kebetulan lagi ada keperluan di sini Mbak." jawab Dila senang,Dila sendiri tidak tau menahu tentang wanita ini yang semalaman tidak pulang ke rumah.yang ia tahu rumah dalam keadaan sepi dan dia selalu suka mengurung diri di dalam kamar.

Dila memicingkan sebelah mata nya menatap ke arah pria yang berdiri di samping Jeni.dia sama sekali tidak mengenal pria itu,mengapa mereka keluar dari kamar hotel? Ingin bertanya tetapi lidah Dila terasa kelu untuk melakukan nya.ia tak mau di anggap lancang karena sudah mencampuri urusan orang lain,apalagi orang lain itu adalah Jeni yang sudah begitu baik hati menolong diri nya.

" Hai." sapa pria itu kepada Dila,rupa nya pria itu sangat peka dengan arti tatapan mata dari Dila.tubuh Jeni menegang lesu tidak mau rahasia nya terbongkar secepat ini.berulang kali Jeni melakukan helaan nafas kasar hingga terdengar oleh semua yang berada di dekat nya.Dimas tersenyum miring dengan ulah Jeni.sebegitu takut nya Jeni saat ini sampai lupa bagaimana cara menghargai perasaan Dimas.

" Hai juga." balas Dila singkat.

" Ini siapa Mbak?" akhirnya Dila berhasil juga membuka suara nya setelah cukup lama terdiam dan langsung saja membuat wajah Jeni berubah menjadi pucat basi.

" Dia..." belum sempat Jeni menyelesaikan ucapan nya tetapi Dimas sudah terlebih dahulu memotong nya.

" Kami ini masih keluarga dekat,kebetulan saja tadi malam ada anggota keluarga kami yang mengadakan acara ulang tahun di sini.kami semua di minta untuk menginap." ujar Dimas karena sudah tau apa yang ingin di katakan oleh Jeni.sakit sekali rasa nya menjadi kekasih simpanan.padahal ia adalah lelaki yang begitu tampan dan juga rupawan, tetapi Dimas malah jatuh dalam pesona wanita bersuami ini.

" Oh begitu." Dila hanya ber oh ria saja,entah kenapa ia bisa berburuk sangka terhadap Jeni, padahal sudah jelas-jelas Jeni adalah wanita yang baik dan pria yang saat ini bersama nya di hotel adalah keluarga terdekat nya.untuk apalagi Jeni selingkuh di belakang suami nya sementara suami nya saja sudah begitu sempurna di mata Dila.

" Mas Arki tidak mau ikut karena ada pekerjaan penting,lagi pula ia tidak terlalu suka dengan acara yang begituan." kini Jeni berbicara begitu tenang seolah-olah apa yang ia ucapkan adalah kenyataan yang terjadi, padahal sebalik nya dan Jeni sudah melakukan pembohongan besar terhadap Dila.semoga saja gadis ini tidak bertanya kepada Arki atau malah sebaliknya.

Dila mengangguk kan kepala dan tersenyum lebar kepada Jeni.

" Kita mau masuk dulu ya Mbak dan Mas."pamit Dila karena sudah di panggil oleh resepsionis hotel.

" Iya Dil, nanti malam jangan lupa kunci rumah dengan benar ya,Mbak seperti nya masih belum bisa pulang karena ada acara keluarga di tempat yang lain lagi.kalau malas masak lebih baik Kamu pesan saja di aplikasi biru." Jeni tentu saja tak mau menyia-nyiakan kesempatan jika sudah berhasil keluar dari kandang serigala.sebisa mungkin ia membuat alasan yang begitu bagus tepat sasaran dan bukti nya selama ini Arki selalu percaya dengan apapun yang ia katakan.

" Iya Mbak."Dila segera berlalu dari hadapan Jeni.kepergian gadis cantik ini membuat Jeni merasa tenang tanpa harus bersusah payah berakting yang tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

Dimas mengajak Jeni masuk ke dalam mobil nya dan mereka rencana nya akan pindah ke apartemen milik Dimas.bisa bahaya jika mereka tetap memilih stay di kamar hotel, sementara kehadiran mereka di sana sudah di ketahui oleh Dila.

" Siapa gadis tadi sayang?" tanya Dimas ketika sudah keluar dari parkiran khusus tamu hotel.

" Gadis yatim piatu yang kemarin rumah nya baru saja terbakar, untuk sementara waktu dia tinggal di rumah Aku ." jujur Jeni kembali membayangkan bagaimana lahap nya si jago merah menelan rumah milik Dila.

" Tidak akan lama sayang,mungkin sebentar lagi juga akan pindah.Aku hanya kasihan saja kepada dia ." sambung Jeni lagi dan hanya di balas deheman kecil oleh Dimas.

" Kamu benar- benar cinta sama Aku kan sayang?" tanya Dimas memastikan walaupun sejujur nya sudah tau akan Jawaban yang di terima nya nanti.

" Apa Aku harus menjawab nya sayang?" Jeni malah melempar balik pertanyaan kepada Dimas.untuk apa lagi lelaki ini bertanya seperti itu , padahal selama ini Jeni sudah mengatakan berulang-ulang kali.

" Tapi kenapa Aku merasa Kamu malah tidak mencintai Aku lagi, hubungan ini terus saja di sembunyikan.padahal Kamu lebih bahagia ketika bersama dengan ku ketimbang bersama pria itu." Dimas merasa kecewa dengan sikap Jeni, bahkan Jeni sama sekali tidak mau memperkenalkan Dimas pada seluruh anggota keluarga nya.padahal Dimas sudah mengenal kan Jeni kepada kedua orang tua nya walaupun hanya sebatas teman dekat.

" Aku mohon bersabar lah sayang,Aku sedang memikirkan cara agar kita bisa terus bersama tanpa ketahuan oleh orang lain." egois sekali wanita ini,ia benar-benar rakus ,sudah punya suami tapi masih mau menjalin hubungan terlarang dengan lelaki lain.

" Kenapa harus mikir lagi Jeni? Kenapa tidak kita akhiri saja hubungan ini,Kamu bisa selama nya dengan Arki dan dengan bebas mempertontonkan kebahagiaan keluarga kalian di hadapan orang lain.Aku akan memilih mundur dari hadapan Kamu.percuma aja bilang cinta tetapi Kamu selalu melukai perasaan Aku dan tidak mau meninggalkan suami mu itu." ucap Dimas menatap lurus ke arah depan.Jeni yang berusaha menggapai telapak tangan nya malah ia hempaskan dengan begitu dingin.saat ini terjadi gejolak batin yang sangat hebat sampai membuat kepala nya menjadi pusing.

" Kita tidak akan pernah berpisah sayang,Aku juga mencintai suami ku dan tidak mau kehilangan kalian berdua, Keluarga Aku lagi membutuhkan Mas Arki dan Aku tidak bisa mengakhiri semua nya secara mendadak."kembali lagi hati Dimas di buat berdarah oleh perkataan Jeni.ia palingkan wajah nya ke arah lain, menyembunyikan rasa sakit yang teramat besar yang tengah ia rasakan saat ini.

" Jangan marah sayang,Aku janji akan berusaha adil kepada Kamu,kita masih tetap bisa berhubungan dan Aku janji akan selalu memuaskan Kamu." Jeni tanpa malu bergelayut manja di lengan Dimas.sudah terlalu nyaman dengan dua pria sampai ia sendiri begitu terbuai di buat nya.

" Aku bahkan tidak bisa marah kepada Kamu,ayok kita turun." ajak Dimas begitu sampai di parkiran apartemen mewah nya.

Jeni mengangguk menunggu Dimas membuka kan pintu mobil untuk nya,setelah itu kedua nya keluar menuju unit apartemen Dimas dengan Jeni yang setia memakai masker di sebagian wajah nya.ia masih belum berani membuka semua nya di depan umum.walaupun nafas nya terasa sulit tetapi Jeni terpaksa mengambil cara ini karena sudah kehabisan akal.

Halo guys...jangan lupa like,Vote dan Komen sebanyak mungkin ya...

Terpopuler

Comments

Maria Fransiska

Maria Fransiska

jeny parah ya....

2024-09-13

0

Ajusani Dei Yanti

Ajusani Dei Yanti

beuuuuuu cinta emang buta yah🤦‍♀️🤦‍♀️

2024-06-07

1

Yuliana Tunru

Yuliana Tunru

jeni serakah dan dimas cinta buta ..dila babang arki buatmu z deh ganteng2 ditipu istri tp rasa x tak mgkin arki tak tau kelakuan jeni

2024-04-27

1

lihat semua
Episodes
1 Aldila Khumaira
2 Bertemu untuk yang pertama kali
3 Panas dingin
4 Cap Cip
5 Ide gila Maisya
6 Kekasih Gelap Jeni
7 Mengaku keluarga dekat
8 Merasa takut
9 Akhirnya terjadi
10 Tawaran gila
11 Lanjut atau menyerah
12 Senang Tapi Bahaya
13 Tanda Merah
14 Cerita Dila
15 Bubur ayam untuk orang tersayang
16 Kepergok Bibi
17 Salah paham
18 Kangen berujung di hotel
19 Nafkah pertama
20 Seperti sampah
21 Tidur bersama
22 Jeni cemburu
23 Mengadu
24 Menguras isi ATM sugar Daddy
25 Babak belur
26 Obat laknat
27 Jatah malam yang terlewatkan
28 Penolakan Arki
29 Adegan di pagi hari
30 Kedatangan Arki
31 Bakso mie keriting
32 Punya anak
33 Di tolak oleh Mama Dewi
34 Gugatan perceraian
35 Sama-sama egois
36 Baju merah menyala
37 Jeni Berulah
38 Berandai-andai
39 Dimas dan Jeni
40 Tongkat sakti milik Dila
41 Rugi Banyak
42 Bangkrut nya Surya Pratama
43 Pertemuan
44 Keras kepala
45 Romantis
46 Kejutan
47 Suami - istri
48 Malam Spesial
49 Lemas
50 Rumah Untuk Dila
51 Istri CEO Wibisono grup
52 Tingkah Konyol
53 Sadar Diri
54 Gara-gara Selimut Jatuh
55 Tua-tua Posesif
56 Shopping Time ala Dila
57 Di Pecat
58 Istri Nakal Milik Arki
59 Dila Kenapa
60 Di Larikan ke rumah Sakit
61 Calon Papa Dan Mama
62 Kedatangan Sahabat
63 Menantu Dan Mertua
64 Tanpa Judul
65 Pulang Ke Rumah
66 Tentang Maisya dan Dila
67 Bakwan Jagung
68 Mangga Muda
69 Demi Kamu dan Buah Hati Kita
70 Bau Ikan Asin
71 Soto
72 Gagal Total
73 Perhiasan
74 Kabar Baik Dari Arki
75 Permintaan Aneh Dila
76 Tidak Ingin Lagi
77 Fakta Yang Tertunda
78 Pesta Di Mulai
79 Malapetaka
80 Panas
81 Panik
82 Kamar Hotel Menjadi Saksi nya
83 Bayi Tua
84 Ngidam Orang Kaya
85 Siapa kah Dia
86 Dila Mengamuk
87 Bakso Tanpa Sambal
88 Kembali Viral
89 Puncak
90 Makan Siang Bersama
91 Cara Mengusir Pelakor
92 Dalam Bahaya
93 Nyonya
94 Salah Sasaran
95 Tertangkap
96 Doyan Nangis
97 Perkara Ketek
98 Balasan Yang Setimpal
99 Ingin Tidur Bersama Istri
100 Tongkat Sakti Ketemu Pawang nya
101 Selamat Datang Pewaris Wibisono
102 Teror
103 Pabrik Susu
104 Hangat Dan Kenyal
105 Gas Beracun
106 Apa Ini?
107 Andai Oh Andai
108 Dila Hilang
109 Arki Yang Malang
110 Energi positif
111 Wanita Masa Lalu
112 Kartu Di Bekukan
113 Ganti Suami
114 Dan Terjadi Lagi
115 Hukuman Untuk Bu Dewi
116 Anand Rakarsa
117 Tarik-Menarik
118 Cewek Seksi
119 Ricky Mual?
120 Tak Ingin Kehilangan
121 Cairan Pembersih
122 Belum Siap
123 Berdamai Dengan Keadaan
124 Adik untuk Dewa
125 Princess nya Wibisono
Episodes

Updated 125 Episodes

1
Aldila Khumaira
2
Bertemu untuk yang pertama kali
3
Panas dingin
4
Cap Cip
5
Ide gila Maisya
6
Kekasih Gelap Jeni
7
Mengaku keluarga dekat
8
Merasa takut
9
Akhirnya terjadi
10
Tawaran gila
11
Lanjut atau menyerah
12
Senang Tapi Bahaya
13
Tanda Merah
14
Cerita Dila
15
Bubur ayam untuk orang tersayang
16
Kepergok Bibi
17
Salah paham
18
Kangen berujung di hotel
19
Nafkah pertama
20
Seperti sampah
21
Tidur bersama
22
Jeni cemburu
23
Mengadu
24
Menguras isi ATM sugar Daddy
25
Babak belur
26
Obat laknat
27
Jatah malam yang terlewatkan
28
Penolakan Arki
29
Adegan di pagi hari
30
Kedatangan Arki
31
Bakso mie keriting
32
Punya anak
33
Di tolak oleh Mama Dewi
34
Gugatan perceraian
35
Sama-sama egois
36
Baju merah menyala
37
Jeni Berulah
38
Berandai-andai
39
Dimas dan Jeni
40
Tongkat sakti milik Dila
41
Rugi Banyak
42
Bangkrut nya Surya Pratama
43
Pertemuan
44
Keras kepala
45
Romantis
46
Kejutan
47
Suami - istri
48
Malam Spesial
49
Lemas
50
Rumah Untuk Dila
51
Istri CEO Wibisono grup
52
Tingkah Konyol
53
Sadar Diri
54
Gara-gara Selimut Jatuh
55
Tua-tua Posesif
56
Shopping Time ala Dila
57
Di Pecat
58
Istri Nakal Milik Arki
59
Dila Kenapa
60
Di Larikan ke rumah Sakit
61
Calon Papa Dan Mama
62
Kedatangan Sahabat
63
Menantu Dan Mertua
64
Tanpa Judul
65
Pulang Ke Rumah
66
Tentang Maisya dan Dila
67
Bakwan Jagung
68
Mangga Muda
69
Demi Kamu dan Buah Hati Kita
70
Bau Ikan Asin
71
Soto
72
Gagal Total
73
Perhiasan
74
Kabar Baik Dari Arki
75
Permintaan Aneh Dila
76
Tidak Ingin Lagi
77
Fakta Yang Tertunda
78
Pesta Di Mulai
79
Malapetaka
80
Panas
81
Panik
82
Kamar Hotel Menjadi Saksi nya
83
Bayi Tua
84
Ngidam Orang Kaya
85
Siapa kah Dia
86
Dila Mengamuk
87
Bakso Tanpa Sambal
88
Kembali Viral
89
Puncak
90
Makan Siang Bersama
91
Cara Mengusir Pelakor
92
Dalam Bahaya
93
Nyonya
94
Salah Sasaran
95
Tertangkap
96
Doyan Nangis
97
Perkara Ketek
98
Balasan Yang Setimpal
99
Ingin Tidur Bersama Istri
100
Tongkat Sakti Ketemu Pawang nya
101
Selamat Datang Pewaris Wibisono
102
Teror
103
Pabrik Susu
104
Hangat Dan Kenyal
105
Gas Beracun
106
Apa Ini?
107
Andai Oh Andai
108
Dila Hilang
109
Arki Yang Malang
110
Energi positif
111
Wanita Masa Lalu
112
Kartu Di Bekukan
113
Ganti Suami
114
Dan Terjadi Lagi
115
Hukuman Untuk Bu Dewi
116
Anand Rakarsa
117
Tarik-Menarik
118
Cewek Seksi
119
Ricky Mual?
120
Tak Ingin Kehilangan
121
Cairan Pembersih
122
Belum Siap
123
Berdamai Dengan Keadaan
124
Adik untuk Dewa
125
Princess nya Wibisono

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!