Bab 19 Anak yang Berbakat

[Dunia Dewa]

‘’Jangan mengambil keputusan begitu cepat,’’ kata Dewa Waktu melihat Dewa Perang mengenakan jubahnya.

‘’Kau mendengarnya sendiri, ada jejak misterius dari seorang pria berkekuatan besar di Gunung Selatan. Dan di sana adalah akademi dimana Dewi Cinta dan Dewa Iblis berada. Ini bukanlah sebuah kebetulan. Tidak diragukan lagi, pria misterius itu pasti salah satu iblis tingkat tinggi dari Dunia Bawah, sehingga dia bisa datang ke bumi,’’ kata Dewa Perang.

Dewa Waktu menghela nafas. ‘’Kau juga mendengarnya sendiri, kalau tidak ada niat untuk menyerang darinya.’’

‘’Lalu kenapa jejaknya bisa bertepatan di Gunung Selatan? Bukankah itu artinya mereka telah menemukan titisan Dewa Iblis? Tidak ada yang menjamin serangan kejutan akan muncul,’’ kata Dewa Perang lalu meraih tombak perangnya dan bergegas pergi.

‘’Jika kau ke sana, maka keberadaan Dewi Cinta akan diketahui.’’

Saat itu juga langkah kaki Dewa Perang terhenti sebelum ia berbalik. ‘’Dewa Waktu, kenapa kau selalu menghentikanku?’’

Dewa Waktu berjalan menghampiri. ‘’Aku tidak menghentikanmu, tapi sedang mengingatkanmu. Jika Dewa sepertimu muncul setelah mendengar kedatangan pria misterius itu, maka akan timbul kecurigaan.’’

‘’Tapi bagaimana dia akan tahu mengenai keberadaan Dewi Cinta hanya karena kedatanganku?’’ tanya Dewa Perang.

Dewa Waktu mengerutkan bibir. ‘’Kau ini kalau diberitahu juga banyak tanya. Dengarkan saja perkataanku.’’

......................

[Dunia Manusia]

Putri Kamiai menyusuri koridor sambil ditemani Ninshu. Untuk sesaat ia terdiam sebelum akhirnya mendongakkan kepala. ‘’Sensei, saat di pertemuan tadi, kenapa semua orang menatapku dengan wajah seperti itu?’’

‘’Karena mereka terkejut kau memiliki empat elemen di dalam tubuhmu,’’ jawab Ninshu.

‘’Empat elemen?’’ bingung Putri Kamiai.

‘’Kau melihat empat benda yang bereaksi di depanmu, kan?’’ tanya Ninshu.

‘’Aku tidak buta, tentu saja aku melihatnya,’’ jawab Putri Kamiai dengan wajah bodoh.

‘’Nah, kau yang melakukannya melalui chakra di dalam tubuhmu,’’ kata Ninshu.

Langkah kaki Putri Kamiai terhenti sebelum menolehkan kepala dengan cepat. ‘’Aku?’’

‘’Lalu siapa lagi? Di depan meja hanya ada kau, tidak ada orang kedua yang menjadi setan,’’ jawab Ninshu.

Putri Kamiai menatap kedua tangannya dengan wajah tidak percaya. ‘’Aku … Aku bisa mengendalikan empat elemen? Hhah! Akhirnya dunia telah berada di tanganku!’’

Ninshu memasang bodoh sambil melihat sang putri kegirangan.

Imajinasinya sungguh setingkat Dewa, ucapnya dalam hati.

Setelah tiba di perempatan koridor, Putri Kamiai pun membungkuk sebelum bergegas pergi.

......................

Dapur

Begitu sang putri tiba, semua anak sudah selesai membuat makan malamnya dan menuju ke aula taberu. ‘’Eh?’’

‘’Hm, orang yang dicari akhirnya muncul. Dari mana saja?’’ tanya Pangeran Ozora.

‘’Ternyata kau masih hidup,’’ kata Satan.

‘’Hei, memangnya aku sudah mati karena apa?’’ habis pikir Putri Kamiai.

‘’Siapa suruh tidak menampakkan diri sejak tadi,’’ kata Satan.

‘’Kalian akan makan, sedangkan aku akan baru memasak,’’ kata Putri Kamiai kembali cemberut.

‘’Aa soal itu, jangan khawatir, Yang Mulia perkasa ini sudah membuatkan Soba untukmu,’’ tunjuk Pangeran Ozora dengan ibu jarinya.

‘’Kau yang menyuruhku,’’ kata Satan.

Pangeran Ozora menyikuknya lalu kembali menatap sang putri. ‘’Karena kau tidak kunjung datang, Satan maksudku Yang Mulia terhormat ini terus mengomel.’’

‘’Oee, kau yang sebenarnya mengomel,’’ kata Satan membuat Pangeran Ozora terus mengkodenya.

Putri Kamiai terkikik melihat tingkah dua anak itu. ‘’Terima kasih untuk kalian.’’

......................

Aula Taberu

‘’Itadakimasu(Selamat makan)!’’ kata semua anak sambil mengatupkan kedua tangan sebelum meraih sumpit.

Karena Satan tidak bergabung dengan mereka lagi, membuat para murid mengembalikan posisi meja makan seperti sebelumnya yang menyerupai bentuk U, dimana sisi tengah adalah meja dari kelompok Putri Kamiai.

‘’Ozora pasti ada di dapur lagi,’’ kata Rokimaru.

‘’Sepertinya dia benar-benar serius mau berteman dengan Satan,’’ kata Hashizume.

‘’Kita juga tidak bisa memaksanya karena semua orang punya pilihannya masing-masing,’’ kata Pangeran Aoi.

Pangeran Midoriha yang mendengarnya hanya diam meski sebenarnya tahu sesuatu.

Ozora mungkin serius menerima keberadaan Satan. Tapi kurasa alasan sebenarnya adalah….

......................

Dapur

Putri Kamiai memicingkan mata sambil menatap soba di depannya.

‘’Tidak ada racun di dalamnya, kenapa masih diam seperti patung?’’ tanya Satan.

‘’Akan kumakan sekarang,’’ kata Putri Kamiai sambil mengerutkan bibir.

‘’Sepertinya masakanku sudah mulai sedikit lebih baik,’’ kata Pangeran Ozora sambil mengunyah.

Satan menatap sang putri sambil menunggu reaksi. ‘’Bagaimana masakan Yang Mulia ini?’’

‘’Um, lumayan,’’ jawab Putri Kamiai.

‘’Hanya itu saja?’’ tanya Satan.

‘’Memangnya kau ingin aku mengatakan apa?’’ tanya Putri Kamiai.

Satan mengerutkan dahi. ‘’Yang Mulia ini sudah susah payah membuatkanmu jika bukan karena anak berbulu ini yang mengomel.’’

‘’Hei, siapa yang kau panggil anak berbulu?’’ tidak terima Pangeran Ozora.

‘’Seharusnya kau memuji kerja kerasku,’’ lanjut Satan.

‘’Sudah kulakukan,’’ kata Putri Kamiai.

‘’Kau hanya mengatakan lumayan,’’ kata Satan.

‘’Ya sudah, makananmu enak, sangat enak. Puas?’’ tanya Putri Kamiai.

‘’Sekarang kau memiliki hutang padaku, jadi di masa depan jangan lupa untuk membalas budi,’’ kata Satan.

‘’Orang itu harus ikhlas dalam membantu, tapi kau kenapa sangat perhitungan?’’ tanya Putri Kamiai.

‘’Tidak ada yang namanya gratis di dunia ini,’’ jawab Satan.

‘’Hei kalian berdua, tidak baik berdebat di depan makanan. Selain itu Kamiai, kau dari mana saja? Kami menunggu di tempat latihan tapi tidak datang,’’ kata Pangeran Ozora.

Putri Kamiai tersenyum remeh. ‘’Kalian akan terkejut setelah mendengarnya. Akan kuberitahu nanti setelah makan malam selesai sekalian di depan semua anggota.’’

Kedua anak laki-laki itu hanya saling bertatapan setelah mendengar jawaban sang putri.

......................

Penginapan

‘’Apa?!’’ pekik semuanya.

‘’Tuan Putri bisa mengendalikan elemen kami?’’ tanya Riruru.

‘’Apakah itu benar?’’ tanya Eri.

Putri Kamiai menyangga kedua tangannya di pinggang sambil tersenyum membanggakan diri. ‘’Tentu saja, Ninshu Sensei sendiri yang mengatakannya padaku.’’

‘’Kau yang gila atau aku yang tidak waras?’’ tanya Satan.

‘’Hei, jaga mulutmu,’’ kata Putri Kamiai mengerutkan dahi.

‘’Mana mungkin satu orang bisa mengendalikan empat elemen,’’ kata Pangeran Ozora.

‘’Aku orangnya! Kalau tidak percaya lihat ini,’’ kata Putri Kamiai menghentakkan kaki ke tanah.

Namun, tidak ada reaksi apa pun membuat anak-anak di sana hanya mengerutkan dahi. Tidak ingin menyerah, sang putri mengumpulkan empat benda di depannya. Lagi dan lagi tidak ada yang terjadi.

‘’Aneh, saat di pertemuan tadi masih bereaksi,’’ bingung Putri Kamiai.

‘’Jangan-jangan sesuatu menimpa kepalanya sehingga otaknya ikut terbentur,’’ kata Satan.

Putri Kamiai mendongakkan kepala. ‘’Aku benar-benar tidak berbohong! Kalau tidak percaya, tanyakan saja besok kepada Guru Yoi. Dia juga mengetahuinya.’’

......................

Keesokan harinya…

Para guru berjalan menyusuri koridor sambil berbincang satu sama lain.

‘’Setelah ayah dan kakaknya, sekarang Putri Kamiai pun tidak kalah berbakatnya,’’ kata Guru Suigen.

‘’Tapi situasi seperti ini belum pernah terjadi selama jutaan ribu tahun terakhir,’’ kata Guru Dogo.

‘’Dan Putri Negara Api membuktikan dirinya sebagai orang pertama yang melakukan keajaiban ini,’’ kata Guru Furoku.

‘’Hanya masalah waktu sampai Putri Negara Api bisa mengatasi empat elemen di dalam tubuhnya. Setelah dia mahir mengendalikan keempatnya, tanpa ragu kukatakan… Dia akan menjadi orang terkuat di era ini,’’ kata Kabuki.

Terpopuler

Comments

GemiNoSa

GemiNoSa

suka tiga anak ini

2024-05-06

5

Pisces Aprodithe

Pisces Aprodithe

suka interaksi satan-kamiai-ozora

2024-05-01

6

Dina⏤͟͟͞R

Dina⏤͟͟͞R

senangnya🤭🤭

2024-05-01

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Pertempuran
2 Bab 2 Menjelma ke Bumi
3 Bab 3 Pertemuan Pertama
4 Bab 4 Gelang Giok
5 Bab 5 Ayo Berteman!
6 Bab 6 12 Anak
7 Bab 7 Hari Pertama di Akademi
8 Bab 8 Anak Pembawa Sial
9 Bab 9 Kertas Chakra
10 Bab 10 Kelebihan & Kekurangan
11 Bab 11 Sensei Muda
12 Bab 12 Mencari Keberadaan
13 Bab 13 Bertemu
14 Bab 14 Menghampiri
15 Bab 15 Pulang
16 Bab 16 Menghibur
17 Bab 17 Jatuh ke Kolam
18 Bab 18 Pengendali Empat Elemen
19 Bab 19 Anak yang Berbakat
20 Bab 20 Kebenaran Lain
21 Bab 21 Induk Chakra
22 Bab 22 Menjemput Dewa Iblis
23 Bab 23 Grow Up
24 Ba 24 Otanjoubiomedetou Gozaimasu
25 Bab 25 Permintaan
26 Bab 26 Hutan Kematian
27 Bab 27 Sambutan Tidak Hangat
28 Bab 28 Hutan Tepi Sungai
29 Bab 29 Sosok Misterius
30 Bab 30 Berdebat Kecil
31 Bab 31 Mugwort
32 Bab 32 Manusia Salju
33 Bab 33 Kilas Balik
34 Ba 34 Kedatangan 2 Sosok
35 Bab 35 Yuki Onna
36 Bab 36 Ushiuchibou
37 Bab 37 Kilatan Memori
38 Bab 38 Bunga Tidur
39 Bab 39 Para Pengawas
40 Bab 40 Kuil
41 Bab 41 Sungai Bawah Tanah
42 Bab 42 Kelompok 7
43 Bab 43 Menyusuri Hutan
44 Bab 45 Melawan Kaibyo
45 Bab 45 Tanda di Dahi & Mata Merah
46 Bab 46 Sakana
47 Bab 47 Topik Konyol
48 Bab 48 Kembali ke Rumah Kayu
49 Bab 49 Misi
50 Bab 50 Raja Hutan
51 Bab 51 Hutan Tanpa Arah
52 Bab 52 Bayi & Anak Muda
53 Bab 53 Kalajengking & Ular
54 Bab 54 Cahaya Misterius
55 Bab 55 Sword
56 Bab 56 Bayi Misterius
57 Bab 57 Negeri Misterius
58 Bab 58 Judi Gila
59 Bab 59 Bayi Pembawa Keberuntungan
60 Bab 60 Teratai dari Surga
61 Bab 61 Kunci
62 Bab 62 Ujian Terakhir
63 Bab 63 Pilar Chakra
64 Bab 64 Warna Chakra
65 Bab 65 Batu Chakra
66 Bab 66 3 Iblis dari Dunia Bawah
67 Bab 67 Akhirnya Bertemu
68 Bab 68 Sosok Bercahaya
69 Bab 69 Dunia Bawah
70 Bab 70 Peristiwa Bersejarah
71 Bab 71 Giok Kematian
72 Bab 72 Mata Kanan yang Sakit
73 Bab 73 Menyadari Petunjuk
74 Bab 74 Dibohongi oleh Teman Masa Kecil
75 Bab 75 Rencana
76 Bab 76 Kebangkitan
77 Bab 77 Kembali ke Dunia Bawah
78 Bab 78 Penglihatan
79 Bab 79 Wanita Bergaun Merah
80 Bab 80 Apa kau menyukaiku?
81 Bab 81 Berpencar di Dunia Bawah
82 Bab 82 Giok Merah
83 Bab 83 Battle Antara Teman
84 Bab 84 Luka Batin
85 Bab 85 Menara
86 Bab 86 Tamu Berisik
87 Bab 87 Pengendali Elemen VS Iblis Tingkat Tinggi
88 Bab 88 Pertarungan yang Mengguncang Surga dan Neraka
89 Bab 89 The Last Battle
90 Bab 90 Formasi 12 Bintang
91 Bab 91 Akhir
92 Bab 92 Monumen Besar dari Kristal Bercahaya
93 Bab 93 Kebenaran Jutaan Tahun yang Lalu
94 Bab 94 Kolam Langit
95 Bab 95 Festival
96 Bab 96 Setelah 10.000 Tahun
97 Bab 97 Menghibur Dewa Perang
98 Bab 98 Hiburan yang Gagal
99 Bab 99 Petunjuk Tersirat
100 Bab 100 Mengatakan Kebenaran
101 Bab 101 Membangkitkan 6 Batu Chakra
102 Bab 102 Potongan Ingatan
103 Bab 103 Pertemuan
104 Bab 104 Kekacauan di Dunia Fana
105 Bab 105 Cinta atau Obsesi?
106 Bab 106 Semua Kembali ke Tempat Semula
107 Bab 107 Kembalinya Sang Dewi
108 Bab 108 Kediaman Dewi Cinta
109 Bab 109 Percakapan Antara Ibu & Anak
110 Bab 110 Masa 100 Tahun Kemudian
111 Bab 111 Undangan dari Dunia Dewa
112 Bab 112 Meminta Kepastian
113 Bab 113 Menyatukan 2 Hati
114 Bab 114 Reuni [END]
Episodes

Updated 114 Episodes

1
Bab 1 Pertempuran
2
Bab 2 Menjelma ke Bumi
3
Bab 3 Pertemuan Pertama
4
Bab 4 Gelang Giok
5
Bab 5 Ayo Berteman!
6
Bab 6 12 Anak
7
Bab 7 Hari Pertama di Akademi
8
Bab 8 Anak Pembawa Sial
9
Bab 9 Kertas Chakra
10
Bab 10 Kelebihan & Kekurangan
11
Bab 11 Sensei Muda
12
Bab 12 Mencari Keberadaan
13
Bab 13 Bertemu
14
Bab 14 Menghampiri
15
Bab 15 Pulang
16
Bab 16 Menghibur
17
Bab 17 Jatuh ke Kolam
18
Bab 18 Pengendali Empat Elemen
19
Bab 19 Anak yang Berbakat
20
Bab 20 Kebenaran Lain
21
Bab 21 Induk Chakra
22
Bab 22 Menjemput Dewa Iblis
23
Bab 23 Grow Up
24
Ba 24 Otanjoubiomedetou Gozaimasu
25
Bab 25 Permintaan
26
Bab 26 Hutan Kematian
27
Bab 27 Sambutan Tidak Hangat
28
Bab 28 Hutan Tepi Sungai
29
Bab 29 Sosok Misterius
30
Bab 30 Berdebat Kecil
31
Bab 31 Mugwort
32
Bab 32 Manusia Salju
33
Bab 33 Kilas Balik
34
Ba 34 Kedatangan 2 Sosok
35
Bab 35 Yuki Onna
36
Bab 36 Ushiuchibou
37
Bab 37 Kilatan Memori
38
Bab 38 Bunga Tidur
39
Bab 39 Para Pengawas
40
Bab 40 Kuil
41
Bab 41 Sungai Bawah Tanah
42
Bab 42 Kelompok 7
43
Bab 43 Menyusuri Hutan
44
Bab 45 Melawan Kaibyo
45
Bab 45 Tanda di Dahi & Mata Merah
46
Bab 46 Sakana
47
Bab 47 Topik Konyol
48
Bab 48 Kembali ke Rumah Kayu
49
Bab 49 Misi
50
Bab 50 Raja Hutan
51
Bab 51 Hutan Tanpa Arah
52
Bab 52 Bayi & Anak Muda
53
Bab 53 Kalajengking & Ular
54
Bab 54 Cahaya Misterius
55
Bab 55 Sword
56
Bab 56 Bayi Misterius
57
Bab 57 Negeri Misterius
58
Bab 58 Judi Gila
59
Bab 59 Bayi Pembawa Keberuntungan
60
Bab 60 Teratai dari Surga
61
Bab 61 Kunci
62
Bab 62 Ujian Terakhir
63
Bab 63 Pilar Chakra
64
Bab 64 Warna Chakra
65
Bab 65 Batu Chakra
66
Bab 66 3 Iblis dari Dunia Bawah
67
Bab 67 Akhirnya Bertemu
68
Bab 68 Sosok Bercahaya
69
Bab 69 Dunia Bawah
70
Bab 70 Peristiwa Bersejarah
71
Bab 71 Giok Kematian
72
Bab 72 Mata Kanan yang Sakit
73
Bab 73 Menyadari Petunjuk
74
Bab 74 Dibohongi oleh Teman Masa Kecil
75
Bab 75 Rencana
76
Bab 76 Kebangkitan
77
Bab 77 Kembali ke Dunia Bawah
78
Bab 78 Penglihatan
79
Bab 79 Wanita Bergaun Merah
80
Bab 80 Apa kau menyukaiku?
81
Bab 81 Berpencar di Dunia Bawah
82
Bab 82 Giok Merah
83
Bab 83 Battle Antara Teman
84
Bab 84 Luka Batin
85
Bab 85 Menara
86
Bab 86 Tamu Berisik
87
Bab 87 Pengendali Elemen VS Iblis Tingkat Tinggi
88
Bab 88 Pertarungan yang Mengguncang Surga dan Neraka
89
Bab 89 The Last Battle
90
Bab 90 Formasi 12 Bintang
91
Bab 91 Akhir
92
Bab 92 Monumen Besar dari Kristal Bercahaya
93
Bab 93 Kebenaran Jutaan Tahun yang Lalu
94
Bab 94 Kolam Langit
95
Bab 95 Festival
96
Bab 96 Setelah 10.000 Tahun
97
Bab 97 Menghibur Dewa Perang
98
Bab 98 Hiburan yang Gagal
99
Bab 99 Petunjuk Tersirat
100
Bab 100 Mengatakan Kebenaran
101
Bab 101 Membangkitkan 6 Batu Chakra
102
Bab 102 Potongan Ingatan
103
Bab 103 Pertemuan
104
Bab 104 Kekacauan di Dunia Fana
105
Bab 105 Cinta atau Obsesi?
106
Bab 106 Semua Kembali ke Tempat Semula
107
Bab 107 Kembalinya Sang Dewi
108
Bab 108 Kediaman Dewi Cinta
109
Bab 109 Percakapan Antara Ibu & Anak
110
Bab 110 Masa 100 Tahun Kemudian
111
Bab 111 Undangan dari Dunia Dewa
112
Bab 112 Meminta Kepastian
113
Bab 113 Menyatukan 2 Hati
114
Bab 114 Reuni [END]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!