4. Andai Tidak Telanjur Hamil

Kedatangan Aranti dan Davin bertepatan dengan kedua orang tua Aranti yang akan pergi ke sawah.

“Vin, tolong yang lebih sabar ya. Tolong hormati orang tuaku. Karena selain aku, orang tuaku juga jadi salah satu orang yang hancur akibat kehamilanku,” mohon Aranti.

Mendengar itu, Davin yang baru akan turun dari mobil berkata, “Kamu mau aku apa, kalau aku mau mengikuti kemauan kamu?”

Apa yang Davin katakan membuat Aranti bergidik. Aranti bahkan langsung mundur lantaran Davin tak segan mengungkung tubuhnya.

“Apa lagi? Dosa dari zina yang kita lakukan saja belum tentu akan tertutup meski aku tidak pernah ingin jadi bagian dari dosa itu!” kesal Aranti yang lagi-lagi menolak Davin.

Aranti merasa tak habis pikir, kenapa isi otak Davin seolah penuh dengan hal-hal yang membuat pemuda itu selalu ingin berzina dengannya.

Tanggapan dari Aranti yang lagi-lagi menolaknya, membuat Davin muak. Davin membalasnya dengan membuka sabuk pengaman Aranti dengan kasar. “Untung kamu cantik. Cantik banget! Kalau enggak ....”

Sambil menahan tangis, Aranti yang mendengar itu berkata, “Berarti kalau aku enggak cantik. Atau malah aku sudah enggak cantik, kamu sudah enggak mau lagi sama aku?”

Mendengar itu, Davin langsung kaget. Namun jika harus menjawab, jawabannya tentu iya.

Alasan Davin nekat memperkosa Aranti memang karena Aranti sangat cantik, meski Aranti tidak pernah bergaya. Meski Aranti tak pernah merias wajah bahkan sekadar memoles bibirnya dengan pelembab. Bibir tipis Aranti tetap berwarna merah jambu, sementara wajah maupun kulitnya yang lain berwarna putih bersih. Meski untuk lingkar mata Aranti memang agak hitam. Menandakan jika gadis yang kehilangan kegadisannya itu lelah atau malah sangat stres.

Yang paling Davin suka dari wajah Aranti selain bibir dan selalu membuat Davin tidak tahan, itu adalah pipi. Pipi yang agak berisi itu sangat amat kenyal. Tanpa jerawat bahkan yang berukuran paling kecil sekalipun. Termasuk juga anggota tubuh Aranti yang lain, Davin sangat mengagumi bahkan memujanya. Apalagi sebagai laki-laki normal, dan malah selalu mendapatkan penolakan. Yang ada Davin justru dendam.

“Ya sudah, ... kita enggak usah menikah! Aku bisa kok, menghidupi anak ini sendiri! Maaf sudah membuang-buang waktumu!” sergah Aranti buru-buru pergi dari sana.

Balasan Aranti membuat Davin merasa kecolongan. Davin segera menyusul Aranti dari pintu mobil yang berbeda. “Sstttt! Aku harus sabar, ... minimal sampai kami benar-benar menikah. Hanya tinggal beberapa jam lagi!” batinnya.

Aranti tak sampai pulang karena ia sadar diri, sebelumnya dirinya sudah diusir. Aranti memilih pergi dari sana dan bermaksud mengadu nasib demi masa depannya maupun janin di dalam rahimnya. Namun ketika ia menoleh ke belakang, Davin sudah berulah. Davin ia pergoki menyalami tangan kanan orang tua Aranti dengan sangat santun.

Pada akhirnya, sejengkel apa pun orang tua Aranti, keduanya tetap luluh. Apalagi selain Aranti telanjur hamil dan Davin mau tanggung jawab, Davin sampai memiliki mobil bahkan anak orang paling kaya di kecamatan mereka! Walau setelah sampai di rumah Davin, orang tua Aranti dibuat terkejut bukan main. Sebab kedatangan mereka sama sekali tidak disambut dengan baik.

“Jangan pernah berharap lebih kepada kami! Karena kami mau menikahkan putra semata wayang kami dengan putri kalian saja, sudah sangat untung!” tegas ibu Susi.

“Pantas putri kalian sukses menghancurkan masa depan Davin. Ya karena kalian terlalu miskin, hingga kalian tidak punya waktu buat didik anak!” tegas ibu Susi terus mencaci orang tua Aranti maupun Aranti.

Namun kali ini, Davin kerap menegur sang mama. Begitu juga dengan pak Deni selaku papanya Davin.

Andai, Aranti tidak telanjur hamil, tentu orang tua Aranti tidak akan sudi ada di sana, bahkan itu untuk menikahkan Aranti.

“Ya Allah, ... begininya bakalan bisa berubah jadi manusiawi enggak sih? Kalau memang bakalan terus begini, ... ya sudahlah, aku jadi ibu tunggal saja. Sekarang juga aku mau langsung kerja. Hasilnya bakalan aku tabung buat persalinan sekaligus keperluan setelahnya. Karena aku beneran enggak akan minta bantuan Davin apalagi orang tuaku,” batin Aranti yang jadi kerap mendapat lirikan tajam dari kedua orang tuanya.

Di ruang tamu kediaman orang tua Davin yang mewah, Aranti dan kedua orang tuanya sungguh ibu Susi permalukan. Penghulu dan rombongan menjadi saksi. Ibu Susi memfitnah Aranti dan kedua orang tuanya perihal kehamilan Aranti.

Aranti dan orang tuanya ibu Susi fitnah sengaja menjebak Davin agar Aranti hamil. Agar kehamilan Aranti bisa membuat ketiganya tak lagi hidup miskin. Keadaan di sana sungguh berdrama hingga Aranti memutuskan untuk tidak menikah. Aranti berdalih akan menjadi orang tua tunggal saja. Akan tetapi, kenyataan itu malah membuat ibu Susi makin emosi. Ibu Susi tak hanya berbuat kasar melalui ucapan. Karena ibu Susi tak segan memukuli wajah Aranti sekaligus menjambak Aranti.

Penghulu dan rombongan di sana bekerja sama untuk mendamaikan kedua pihak. Mereka juga membuat pernikahan Aranti dan Davin tetap terjadi. Efek Aranti yang sedang hamil membuat pernikahan Davin dan Aranti bersyarat. Aranti dan Davin tidak boleh campur atau itu melakukan hubungan suami istri. Nantinya, setelah bayi yang Aranti kandung sudah lahir, keduanya juga wajib melakukan ijab kabul ulang.

Selain Aranti dan Davin, atau setidaknya Aranti didandani meski itu sekadar penutup kepala emas kawin dari pihak Davin juga hanya selembar uang lima puluh ribu. Benar-benar hanya itu tanpa seserahan lain. Karena sebelumnya pun, ibu Susi yang memegang kendali di sana menegaskan, tidak akan ada acara lain termasuk resepsi bahkan sekadar acara ngunduh mantu.

“Ibu Susi dan pak Deni, mohon maaf. Di sini, sebagai penghulu saya hanya ingin memastikan. Benar, emas kawinnya hanya uang lima puluh ribu?” ucap sang penghulu.

Ibu Santi yang mendengar itu langsung tersenyum meledek pada ibu Susi yang duduk di hadapannya. “Tetangga saya, yang sehari-hari petani sama kuli bangunan saja, kasih calon istrinya 20 juta hanya untuk acara syukuran. Belum yang lain, termasuk emas dan pakaian yang jumlahnya bisa buat jualan. Memang beda, ya, berurusan dengan orang kaya? Ya sudah Pak Penghulu. Mungkin memang sudah jadi rezeki Aranti. Salah siapa dia hamil dulu! Kalau enggak sampai begitu, yang antre ke dia sangat banyak! Dia pasti bisa dapat lebih dari lima puluh ribu!”

Ibu Susi langsung tersulut emosinya. Ibu Susi tidak terima lantaran ibu Santi yang memakai gamis lecek bahkan aroma tubuhnya bau tanah pesawahan bus.uk, dengan terang-terangan menyera.ngnya. Pak Deni sampai kewalahan, dan lagi-lagi Aranti yang disalahkan. Karena andai Aranti tak telanjur hamil, pasti keadaan seperti sekarang tidak pernah ada. Meski Aranti sudah berulang kali menegaskan, bukan maunya hamil di luar pernikahan. Aranti korban Davin bahkan sekarang Aranti juga korban dari keegoisan mereka.

Terpopuler

Comments

sherly

sherly

luar biasa kisah Aranti dia yg diperkosa dia pula yg di aniaya oleh 2 keluarga pula tu .. indah bener hidup si Davin... kenapa juga kakak, ibu dan ayah si Aranti ngk pukul si Davin ya... hadew gemeesss aku

2024-07-28

0

Al Fatih

Al Fatih

serba salah yaa jadi ara...,, ga minta tanggung jawab salah,, minta tanggung jawab malah d perlakukan kayak gitu....

2024-06-17

2

Erina Munir

Erina Munir

ddiihhh...pueeliiit nya naudzubillahiminzaliq....

2024-05-12

0

lihat semua
Episodes
1 Bunga yang Layu Sebelum Mekar
2 2. Davin dan Obsesinya Kepada Aranti
3 Bab Tiga
4 4. Andai Tidak Telanjur Hamil
5 Bab Lima
6 6 : Ceraikan Aku!
7 7 : Kehamilan Aranti yang Mengejutkan
8 8. Keadaan yang Tidak Wajar
9 9. Hanya Status
10 10. Air Mata Pernikahan
11 Bab Sebelas
12 Bab Dua Belas
13 Bab Tiga Belas
14 Bab Empat Belas
15 Bab Lima Belas
16 Bab Enam Belas
17 Bab Tujuh Belas
18 Bab Delapan Belas
19 Hantaman Wajan
20 Bab Dua Puluh
21 21. Bab Dua Puluh Satu
22 Dua Puluh Dua
23 Dua Puluh Tiga
24 Bab Dua Puluh Empat
25 Bab Dua Puluh Lima
26 Bab Dua Puluh Enam
27 Bab Dua Puluh Tujuh
28 Bab Dua Puluh Delapan
29 Bab Dua Puluh Sembilan
30 Bab Tiga Puluh
31 Bab Tiga Puluh Satu
32 Bab Tiga Puluh Dua
33 Bab Tiga Puluh Tiga
34 Bab Tiga Puluh Empat
35 Bab Tiga Puluh Lima
36 Bab Tiga Puluh Enam
37 Bab Tiga Puluh Tujuh
38 Bab Tiga Puluh Delapan
39 Bab Tiga Puluh Sembilan
40 Bab Empat Puluh
41 Bab Empat Puluh Satu
42 Novel : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
43 Bab Empat Puluh Dua
44 Bab Empat Puluh Tiga
45 Bab Empat Puluh Empat
46 Bab Empat Puluh Lima
47 Bab Empat Puluh Enam
48 Bab Empat Puluh Tujuh
49 Aranti : “Aku yang Pernah Kau Hancurkan!”
50 TAMAT
51 Novel Horor : Tumbal Pengantin Kebaya Merah
52 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 52 Episodes

1
Bunga yang Layu Sebelum Mekar
2
2. Davin dan Obsesinya Kepada Aranti
3
Bab Tiga
4
4. Andai Tidak Telanjur Hamil
5
Bab Lima
6
6 : Ceraikan Aku!
7
7 : Kehamilan Aranti yang Mengejutkan
8
8. Keadaan yang Tidak Wajar
9
9. Hanya Status
10
10. Air Mata Pernikahan
11
Bab Sebelas
12
Bab Dua Belas
13
Bab Tiga Belas
14
Bab Empat Belas
15
Bab Lima Belas
16
Bab Enam Belas
17
Bab Tujuh Belas
18
Bab Delapan Belas
19
Hantaman Wajan
20
Bab Dua Puluh
21
21. Bab Dua Puluh Satu
22
Dua Puluh Dua
23
Dua Puluh Tiga
24
Bab Dua Puluh Empat
25
Bab Dua Puluh Lima
26
Bab Dua Puluh Enam
27
Bab Dua Puluh Tujuh
28
Bab Dua Puluh Delapan
29
Bab Dua Puluh Sembilan
30
Bab Tiga Puluh
31
Bab Tiga Puluh Satu
32
Bab Tiga Puluh Dua
33
Bab Tiga Puluh Tiga
34
Bab Tiga Puluh Empat
35
Bab Tiga Puluh Lima
36
Bab Tiga Puluh Enam
37
Bab Tiga Puluh Tujuh
38
Bab Tiga Puluh Delapan
39
Bab Tiga Puluh Sembilan
40
Bab Empat Puluh
41
Bab Empat Puluh Satu
42
Novel : Dijual Suami Dinikahi Kakak Ipar (Mafia Dan Perawat Muslimah)
43
Bab Empat Puluh Dua
44
Bab Empat Puluh Tiga
45
Bab Empat Puluh Empat
46
Bab Empat Puluh Lima
47
Bab Empat Puluh Enam
48
Bab Empat Puluh Tujuh
49
Aranti : “Aku yang Pernah Kau Hancurkan!”
50
TAMAT
51
Novel Horor : Tumbal Pengantin Kebaya Merah
52
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!