Polda Metro Jaya Jakarta
Shea meminta ijin untuk pergi sebentar mengademkan otak dan perasaannya. Para cogan yang sayang padanya, menawarkan untuk menemani gadis yang seperti boneka itu namun Shea tidak mau karena ingin sendiri ... Meskipun tidak sendiri karena ada Longga dan Pak Sakera yang selalu bersamanya kemanapun kecuali saat sholat, mandi dan tidur.
Iptu Steven Sasono yang melihat gadis itu berjalan sambil melamun, segera menghampiri keponakan atasannya.
"Mbak Shea !"
Shea pun menoleh dan melihat polisi muda yang tidak ganteng tapi manis, sedikit berlari menghampiri dirinya.
"Bang Steven ..." senyum Shea sedih.
"Mau kemana ?" tanya Iptu Steven.
"Ngadem ..."
Iptu Steven mengrenyitkan dahinya. "Memang di dalam tidak adem?"
"Kagak ! Di dalam panas !" sungut Shea membuat Iptu Steven tersenyum karena tahu gadis boneka ini sedang emosi saat tahu perkembangan kasusnya.
"Yuk, kita makan bakso pakai pangsit plus ada es teler duriannya ..." ajak Iptu Steven.
Mata abu-abu Shea membulat sempurna. "Dimana?"
"Dekat sini ! Yuk ..." Iptu Steven berjalan satu langkah di depan Shea yang mengikuti anak buah Oomnya.
***
Shea mengakui, meskipun baksonya di warungan kaki lima tapi rasanya mantap jiwa, termasuk pangsit gorengnya yang mengingatkan pada Bakmi GM. Jangan-jangan yang bikin mantan kokinya.
"Duh enak ! Mana es telernya juga enak ! Alhamdulillah... Mood aku balik lagi !" senyum Shea ke Iptu Steven yang memang ikut masuk demi mengurus interogasi ke Sasha.
"Enak kan? Nggak usah ke cafe atau resto, macam gini saja sudah enak ..." senyum Iptu Steven.
"Bang Steven..."
"Kenapa mbak Shea ..."
"Shea tidak habis pikir ada orang sejahat Sasha. Tega banget sama saudara kembarnya sendiri ..." adu Shea. "Aku itu anak tunggal bahkan pengen punya saudara tapi mama tidak bisa punya anak lagi ... Eh ini punya saudara, kembar pulak... Malah dibunuh !"
Iptu Steven menatap gadis cantik itu dengan perasaan kasihan. Meskipun Shea sudah biasa membantu kepolisian, terkenal bar-bar dan mulut pedas kalau sudah kesal, tapi kasus kali ini membuat mental breakdown juga ke dirinya. Sekuat-kuatnya Shea, tetap saja dia wanita yang memiliki perasaan halus.
"Namanya orang jahat, mbak ... Perasaan paling dasar yang menjadi akar kejahatan itu adalah iri dengki dengan keberhasilan seseorang... Padahal Tuhan sudah memberikan porsinya masing-masing. Paling enak itu menjadi orang yang selalu bersyukur apapun yang sudah kamu miliki. Jika kamu ingin lebih, berusahalah di jalan yang lurus dan halal... Niscaya Tuhan akan memberikan berkahnya..." jawab Iptu Steven bijak.
Shea menatap ke pria yang usianya sepantaran dengan kakaknya, Akira, yang memiliki pemikiran bijaksana.
"Bang Steven bijak ya ..."
Iptu Steven tersenyum miris. "Dulu aku tidak seperti ini, mbak Shea. Aku waktu remaja sudah bisa membobol rekening bank dan membongkar ATM secara remote hingga akhirnya aku ditangkap pak Jarot. Aku dikasih pilihan, masuk Akpol atau dikirim ke Nusakambangan... Tentu saja aku tidak mau dipenjara dan akhirnya aku memilih masuk Akpol Semarang dengan jaminan pak Jarot. Aku berusaha keras disana dan berusaha tidak berbuat ulah. Aku ingin membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan Pak Jarot itu tidak sia-sia ... Puji Tuhan, aku lulus sebagai wisudawan terbaik dan karena bakat aku, pak Jarot memasukkan aku ke bagian cyber crime... Hingga setahun terakhir ini aku menjadi tim pak Jarot, pak Rayyan dan pak Dean di bagian IT..."
"Intinya semua itu bisa dirubah karena ada niat pelakunya..." gumam Shea.
"Mbak Shea... Macam bang Napi ..." gelak Iptu Steven.
"Tapi aku salut sama Bang Steven ... Mau berubah..."
"Karena aku hanya ada dua pilihan. Good side atau Dark side. Truth is aku tidak mau ikut dengan Darth Vader membuat the Death Star ..."
"Heeeeiiii... Aku kira bang Steven Trekkie ... Rupanya Star Wars Fans... May the Force Be With You..." Shea mengangkat tangannya dan memberikan salam khas Kapten Spock 🖖🏻.
"Thank you, will I ..." jawab Iptu Steven dengan nada khas Yoda.
Keduanya pun tertawa bersama.
"Mbak Shea Trekkie?" tanya Iptu Steven.
"Nope. Aku pecinta light saber ..." senyum Shea.
"Whoah ! Tahu gitu setiap tanggal 4 Mei kumpul dengan fans Star Wars dong ..."
"Tidak juga. Acara May The Fourth Be With You sering aku skip karena lebih sering di kampusnya ..." jawab Shea.
"Apa jadi detektif hantu itu capek, mbak?"
"Capek kesal dan gemas karena kebanyakan korban itu sering tidak salahnya tapi jadi sasaran kebencian..."
"Macam kasus Sasha?"
Shea mengangguk. "Kalau kasus Tori, aku tidak bisa menyalahkan dia seratus persen karena ada pemicunya dia melakukan hal itu."
"Tori dituntut hukuman mati, mbak Shea ..." Iptu Steven menatap Shea sedih. "Padahal Pak Dean sudah bilang hukuman seumur hidup saja karena dia juga korban ..."
"Siapa pengacaranya? Bukan dari kantor Blair and Blair?"
Iptu Steven menggelengkan kepalanya. "Pak Dean sudah menawarkan tapi Tori menolaknya...."
Shea menghela nafas panjang. "Berarti dia sudah tahu konsekuensinya..."
Iptu Steven hanya mengangguk. "Aku hanya kasihan pada adiknya ..."
Shea membenarkan ucapan pria yang duduk di sebelahnya namun mata abu-abunya melihat sosok yang dia tahu itu adalah arwah. Iptu Steven yang melihat gadis itu tampak tegang, hanya mengikuti arah Shea menatap.
"Apakah ada arwah, mbak ?" bisik Iptu Steven.
"Ada bang... "
"Seperti apa sosoknya ?"
"Perempuan dan dia mengikuti masnya yang jual bakso.... Apakah si mas itu sudah menikah ?" Shea menoleh ke Iptu Steven.
"Kabarnya istrinya pergi, Mbak Shea. Entah pergi atau hilang tapi mas Zaki sudah laporan ke kami, dan sudah kami cari tidak ketemu ..."
"Kapan hilangnya?" tanya Shea.
"Sekitar setahun... "
"Kenapa penyelidikan dihentikan?"
"Karena Mas Zaki dapat WhatsApp kalau istrinya pergi bersama pria lain ..."
Shea mengerenyitkan dahinya. "Istri mas Zaki tidak selingkuh... Dia mati dibunuh !"
Iptu Steven Sasono melongo.
"Seriously?"
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️ 🙂 ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Dana Kristiana
sifat iri itu sangat susah tuk dhulangkn,Krn xu sendri nglminy,pdhl keluarga xu hidupy sederhana bngt,dan yg iri kekeluargaan xu kebanyakan orang kaya /mampu semua,maaf jdi curhat Thor wekk
2025-01-20
1
Ray
Dapet kasus lagi ini, istri tukang bakso😱
Lanjut💪😘
2024-09-03
3
susi lowati
di tunggu double double up nya LG enak2 baca berhenti👍👍👍❤️
2024-05-03
1