"Aku masih penasaran, Shea ..." ucap Alfie saat mereka berjalan menuju parkiran mobil Polda Metro Jaya.
"Penasaran apa?" tanya Shea.
"Bagaimana bisa yang rusak CCTV yang disitu sementara lainnya bisa berfungsi. Dan bagaimana Sasha tahu tempat ganti baju yang CCTV nya tidak berfungsi disana. Pasti ada udang dibalik bakwan..." ucap Alfie.
"Tapi bagaimana caranya bisa cari tahu disana, Fie. Tahu sendiri kan mereka tidak mau memberitahu polisi apalagi kita ..." jawab Shea.
"Kita hack lah ..." jawab Alfie kalem.
***
Kediaman Keluarga de Luca
Kelima anggota detektif hantu itu mulai tinggal bersama Shea malam ini setelah Lachlan dan Nareswari terbang ke Palermo. Kedua orang tua Shea sudah biasa meninggalkan putrinya bersama sepupu-sepupunya yang juga hobi memecahkan misteri.
Sekarang di ruang IT milik keluarga Shea, Alfie berusaha menghack ruang server mall itu. Remaja akhir itu mencurahkan semua kemampuannya untuk bisa menembus banyak firewall disana.
"Tapi memang iya sih ... Aneh saja kok cuma CCTV situ saja yang rusak sementara lainnya langsung baik-baik saja ..." gumam Yudho.
"Kalian besok acaranya apa?" tanya Shea.
"Cari informasi soal Sasha" jawab Seiya.
"Gimana cara ?"
"Kita sudah tahu Sasha tinggal dimana juga tempat kerjanya. Kita akan cari informasi dari para tetangganya... Anggap saja kita buat tugas akhirnya Yudho ..." jawab Ryuga.
"Kuliah kamu gimana, Oom?" tanya Shea.
"Besok kosong kok. Jadi aku bisa nemani Yudho..."
"Bingo !" seru Alfie. "Lihat !"
Keempat orang disana segera mengerubungi Alfie yang berada di layar monitor besar itu. Mereka melihat Sasha masuk ke dalam mall dan berbicara dengan seorang pegawai mall. Sasha memakai wig dan masker namun Alfie bisa membuat face recognition berdasarkan foto yang diambilnya dari kantor ayahnya.
"Cari tahu siapa dia !" pinta Alfie ke Seiya.
"Cuusss !" Seiya mengambil laptop alienware nya dan mulai mencari orang yang dimaksud Alfie. "Namanya Jerome Paniki, manajer IT mall dan pemegang semua server mall. Hubungannya dengan Sasha ... Masih aku gali lebih dalam."
"Apakah kalian berpikir apa yang aku pikirkan?" sahut Yudho.
"Yes. Pembunuhan berencana" jawab Shea.
"Aku akan cari tahu apakah ada pertemuan antara Sasha dan Jerome sebelumnya" ucap Alfie.
"Mbak Shea, ada informasi dari penunggu mall. Katanya dia tahu kejadiannya..." lapor Longga.
"Tapi pak Longga, ucapan hantu penunggu mall kan tidak bisa dipakai di pengadilan... Mau bilang gimana coba Oom Dean dan Oom Rayyan ke jaksa penuntut umum?" ujar Shea.
Yudho langsung mengkeret ke Alfie yang cuek dengan Shea yang asyik mengobrol dengan Intel hantunya.
"Elu tuh udah dari SMP sama Shea, udah tahu Shea begitu, masih saja mengkeret ..." goda Alfie.
"Tetap aja, Fie ..." ucap Yudho.
"Guys, begini saja besok. Alfie dan Shea ke mall, cari tahu dari hantu mall dan semua tentang Jerome Paniki. Aku, Dodo dan Seiya ke tempat tinggal Sasha" putus Ryuga. "Bagaimana pun orang kan sudah malas duluan kalau polisi yang tanya-tanya... Mungkin akan berbeda jika kita-kita yang tanya-tanya. Punya good looking itu wajib digunakan sebaik-baiknya..."
Keempat orang disana menatap malas ke Ryuga yang terkadang muncul sifat narsisnya.
"Heran, nurun siapa sih jiwa sok narsistik nya itu ..." gerutu Seiya sebal.
"Diam ponakan!"
"Yeeeeyyy, dia ngaku sudah tuwir !" gelak Seiya.
"Eh iya... Oom kan keturunan Giandra. Memang sudah mendarah daging kok jiwa narsisnya dari jaman Ogan Abimanyu Giandra..." kekeh Shea.
"Iya kah?" tanya Yudho.
"Hu um. Ada kok di file keluarga... Ogan Abi dan Opa Edward itu sama-sama narsistik plus opa Eiji. Jadi jangan heran kalau keturunan Blair dan Giandra itu punya jiwa narsisnya melebihi manusia normal ..." balas Shea.
"Lho aku narsis itu patut Shea. Tampang ada, otak encer, duit banyak ... So? Sumbut tahu !" sahut Ryuga songong.
"Sayangnya dari brojol udah punya gelar Oom..." ejek Seiya. "Kasihan... Masih muda sudah jadi Oom-oom... Addduuuhhh !" Seiya mengelus kepalanya yang kena lempar bantal.
"Reseh lu !" Ryuga menatap judes ke Seiya.
"Eh tapi kalau di keluarga Oom Rayyan, Ryuga nggak jadi Oom tapi jadi adik Seiya sesuai dengan urutan lahir jadi elu kudu panggil Seiya mas dong .." celetuk Alfie.
"Nah ! Panggil gue Hyung !" cengir Seiya ke Ryuga.
Ryuga menyipitkan matanya.
***
"Apa perlu dipisah, eyang Surti ?" tanya hantu tentara Belanda itu ke eyang buyut garis Pratomo itu.
"Tidak usah ... Biarkan Ryuga dan Seiya ribut ... Mereka itu saling care tapi dengan caranya sendiri ..." jawab Eyang Surti sambil tersenyum.
Setiap generasi pasti ada biang keroknya.
***
Sebuah Mall Terbesar di Jakarta, keesokan harinya
Alfie dan Shea tiba di mall itu bertepatan saat jam buka. Keduanya lalu diarahkan oleh Longga ke tempat hantu penghuni mall yang berwujud seorang wanita dengan baju SPG sebuah tennant. Hantu itu menjadi penunggu mall usai bunuh diri 30 tahun lalu.
"Kita cari tempat sepi saja biar bisa bicara tanpa dikira orang gila ..." ucap Alfie.
Mereka memutuskan untuk duduk di sebuah kursi taman dan Alfie mulai membuka MacBook nya.
"Mbak Tika, bisa diberitahukan siapa wanita yang membunuh mbak Sisil ?" tanya Shea yang duduk di sebelah kiri Alfie ke hantu Tika yang duduk di sebelah kanan putra Irjen Dean Thomas itu.
"Ini !" seru Tika saat melihat foto Sisil. "Eh, tapi ... Tidak ada tahi lalat di sudut bibirnya."
Shea mengucapakan apa yang diucapkan Tika. "Bagaimana kamu tahu kalau itu bukan Sasha ?"
"Aku melihat mbak Sisil di sebelah mbak Shea, wajahnya polos tidak ada tahi lalat di sudut bibirnya sementara yang membunuh wajahnya mirip saat membuka maskernya." Tika menatap kasihan ke Sisil. "Aku ingat dia bilang sesuatu ke kamu. Aku tidak pernah ingin punya saudara kembar karena membuat aku tidak bisa mendapatkan semuanya !"
Shea bergidik. Bagaimana seorang saudara, perempuan pula, bisa membenci kembarannya sendiri.
"Ada apa Shea ?" tanya Alfie ke gadis yang wajahnya memucat.
Shea pun memberitahukan apa yang diucapkan Tika dan reaksi Alfie pun sama dengan Shea.
"Bagaimana bisa seorang saudara dan ini kembar, sangat membenci orang yang berada di rahim yang sama dan berbagi nutrisi dalam perut ibunya?" ucap Alfie geram. Sebagai anak tunggal, Alfie sangat bersyukur bisa dekat dengan keluarga besar Shea hingga dirinya tidak merasa sendirian, bahkan mendapatkan saudara banyak meskipun sering membuatnya pusing karena banyak sikap unfaedahnya.
"Aku tidak tahu, Fie ..." Shea tampak tercenung.
"Kamu tidak melakukan penelitian?"
Alfie dan Shea mendongakkan wajahnya. Tampak Angga Syarif berdiri di depan kedua remaja itu dan wajah Shea langsung tekuk sepuluh.
Duh Gusti, aku kayaknya salah posisi tidur deh jadi apes ketemu dosen pembimbing ku disini - batin Shea kesal.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Ray
Gimana wajah tekuk 10 ya Thor🤔😊🙏
Banyak glambirnya dong🤔😂😂
2024-09-02
3
wonder mom
angga stalking shea tu. smt shea gedhek 7 turunan 9 tanjakan
2024-04-17
1
Lusy Aristiani
Mereka beda dgn para kembar klan Pratomo, yg akur saling sayang, meskipun sering membagongkan
Gemini=Gemintang yg saling care
Opa Mario-Marco n istrinya yg jg kembar
Yg kembar model Luke=Leia
Trio ABC etc
2024-04-17
1