Kasus Tori

Kombes Jarot bersama anak buahnya dan tim CSI mendatangi laboratorium Forensik Polda Metro Jaya dan Rafika yang menerima mereka, menatap ke barang-barang bukti yang dibawa tim CSI nya.

"Jangan bilang ..." ucap Rafika.

"Iya Bu ... Ada darah di mesin pemotong beton ini... " jawab anak buahnya.

"Aku rasa Tori itu calon pembunuh berantai macam Aileen Wuornos yang membunuh enam pria..." sahut Kombes Jarot.

"Bang Dean juga bilang begitu..." gumam Rafika. "Yuk, kita mulai."

***

"Dia tendensi pembunuh berantai, Pa ..." ucap Shea ke Lachlan. "Hanya saja motifnya apa dan apa yang membuat dia seperti itu, aku tidak tahu..."

"Mengingat tiga korban adalah seorang pedofil..." sahut Nareswari.

"Tapi Oscar belum terbukti pedofil, lho Nyes ..." timpal Lachlan. "Aiptu Steven masih mencari-cari benang merahnya."

"Aku rasa si Oscar the kadal yang selalu apes itu memang pedofil pa. Pasti dia yang membuat trigger ke Tori jadi edun begitu..." ucap Shea serius.

"Oscar the kadal?" Lachlan menggelengkan kepalanya. "Ya ampun Shea, mbok jangan semakin mirip sama Nonik tho..."

Oscar Oasis

***

Shea masuk ke dalam kamarnya dan bersiap membuat revisi bab dua yang kena noktah merah dosen pembimbing. Gadis itu menggerakkan lehernya ke kiri dan ke kanan sebelum mulai mengetik.

"Mbak Shea, mau ngetik lagi?" tanya Longga.

"Iyalah pak Longga. Besok kalau masih dicoret, aku kasih b*m cat punya Tante Nyun !" ucap Shea cuek.

"Ya ampun ... " kekeh Longga yang gemas dengan nonanya. Sejak mengawal Shea dari lahir, Longga dan Pak Sakera sudah tabah melihat kejahilan reinkarnasi Nonik itu bahkan jauh lebih usil dari Tante buyutnya.

Shea pun kembali memeriksa kertas bab dua nya yang kena coretan dari pak Angga Syarif yang terhormat. Gadis itu pun serius mengetik dan membuka kembali file-file dari kasus-kasus yang ditangani dua Oom dan Papanya. Shea tidak pernah mau memakai kasus yang ada di luar negeri, karena yang di Jakarta saja sudah banyak.

Shea masih membaca ulang hasil ketikannya ketika ponselnya berbunyi dan tanpa melihat siapa yang menelpon, dia pun mengambilnya.

"Ya Dodo ?"

"Assalamualaikum.. "

Shea melotot dan melihat layar ponselnya yang tertera nama Dosen super njelehi minta ditendang ke Aokigahara. Gadis itu memegang pelipisnya.

"Wa'alaikum salam. Ada apa pak Angga ?" jawab Shea dengan nada malas. "Kalau tidak ada yang urgent, tidak patut seorang dosen menelpon mahasiswinya malam-malam. Bapak lagi melancarkan jurus modus cari-cari kesalahan saya lagi?"

Longga dan Pak Sakera menepuk jidatnya. Ampun deh tuh lambe turahnya mbak Shea.

"Saya tidak modus Shea. Besok pagi, jam sembilan sebelum kamu masuk kelas jam sepuluh, ke ruangan saya dulu ! Oke?" jawab Angga dingin.

"Sendiko dawuh pak ... Kalau tidak ada lagi, saya mau lanjut ngetik biar tidak kena coretan lagi dari senjata bapak yang bewarna merah !"

Angga yang berada di seberang sana melongo mendengar ucapan mahasiswinya yang dikenal cerdas tapi mulutnya nauzubillah.

"Bikin yang bagus ya Shea ... Biar tidak kena coret ! Assalamualaikum..."

"Wa'alaikum salam." Shea mematikan panggilan Angga. "Reseh !"

"Kayaknya tuh dosen suka sama mbak Shea deh ..." komentar Pak Sakera.

Shea menoleh ke arah penjaganya. "Pak Sakera, kalau kasih komentar itu mbok yang rada serius gitu lho ..."

"Lho ini serius mbak Shea."

"Idiiihh berarti dia pedofil dong ..." komentar Shea.

"Pedofil gimana ?" tanya Longga.

"Wong aku baru 19 tahun, pak Angga 31 tahun ... Apa nggak pedofil?" balas Shea. "Eh, tapi Opa or Oom Remy itu dulu waktu nikah sama Tante Ratimaya, termasuk pedofil nggak ya?"

Longga menggelengkan kepalanya. "Ya nggak lah mbak Shea. Wong mbak Rati sudah 21 tahun waktu sama pak Remy ..."

"Ooohhh... Oke, kita lihat besok. Apa benar ucapan pak Sakera soal dosen menyebalkan yang minta aku tendang ke Aokigahara..." ucap Shea cuek.

***

Polda Metro Jaya Jakarta Keesokan Harinya

Rafika memberikan laporan hasil penelitian forensik dari semua barang bukti yang dibawa Kombes Jarot ke suaminya, Irjen Dean Thomas. Kedua perwira tinggi itu membaca laporan Rafika dan tidak meragukan bahwa Tori adalah pelaku tunggal pembunuhan tiga pria itu dengan cara dimutilasi, termasuk ayahnya sendiri.

Tak lama, Aiptu Steven Sasono pun masuk membawakan hasil penyelidikannya dan semua bukti semakin kuat untuk membawa Tori menjadi terdakwa, bukan tersangka lagi.

***

Tori pun duduk kembali di ruang interogasi didampingi oleh pengacaranya namun kali ini Irjen Dean Thomas didampingi oleh AKP Atikah, dengan harapan Tori lebih nyaman berbicara dengan sesama wanita.

"Mbak Tori ... Bisa ceritakan kenapa anda melakukan ini semua ?" tanya AKP Atikah lembut.

Tori menoleh ke pengacaranya. "Aku sudah tidak bisa mengelak... "

Pengacaranya yang juga seorang wanita, hanya mengangguk. "Kamu tahu kan konsekuensinya, nona Tori?"

Tori mengangguk. "Aku akan cerita. Bermula dari ibuku meninggal 12 tahun lalu dan aku baru delapan tahun. Ayahku ... Meminta aku tidur bersamanya... Dan kalian tahu apa yang terjadi..."

Wajah Irjen Dean Thomas dan AkP Atikah tampak terkejut meskipun bisa meraba. Mereka kasihan pada Tori yang langsung hilang masa kecilnya.

"Terus berlanjut... Dan ... Itu tidak mudah ..." lanjut Tori.

"Lalu bagaimana kamu bisa tabah ?" tanya Irjen Dean Thomas.

"Setiap dia melakukannya, aku selalu membayangkan kepalaku dihimpit beton dan membantu aku melewati prosesnya. Akan lebih mudah jika dia pergi bekerja... Jadi aku tidak perlu melayaninya..."

AKP Atikah menatap sendu ke Tori. "Apa yang membuat kamu berani membunuh ayahmu ?"

"Aku semakin tua, dan dia hendak beralih ke adikku, Molly. Aku harus melindunginya ... Jangan sampai dia menyentuh Molly ! Saat dia hendak kembali ke Surabaya, aku yang mengantar nya ke terminal namun aku mengajak ke sebuah area dekat Bantar gebang lalu aku membunuhnya disana. Mobilku ada alat pemotong beton, lakban dan plastik ... Lalu aku memotongnya. Dan aku sangat menikmati prosesnya. Soal Jani, aku melihat dia mendekati Molly jadi aku pasang pelacak di mobilnya dan aku membunuhnya di apartemennya. Begitu juga dengan Yunus ... Aku sangat mendapatkan kepuasan saat memotong tubuh mereka ... Itu seperti 0rgasm3 yang paling nikmat...." ucap Tori. "Setidaknya orang-orang seperti itu sudah tidak ada di dunia ini."

Semua orang baik yang berada di ruang interogasi dan di balik kaca dua arah itu terdiam. Mereka tidak menyangka, dampak dari pelecehan yang dialami Tori dari kecil, membuatnya menjadi seorang pembunuh berantai.

***

Ruang Kerja Angga Syarif

Shea duduk manis di depan meja Angga Syarif yang sedang memeriksa bab duanya. Pagi itu Shea memilih mengenakan kemeja garis-garis dengan aksen renda di depannya dipadukan dengan rok hitam panjang dan sepatu Converse.

"Shea ... " panggil Angga.

"Ya pak?"

"Kamu ... Kemarin kentut ?"

Shea memajukan tubuhnya dan menopang wajahnya diatas meja Angga.

"Apa bapak pingsan?" balas Shea cuek.

Buyut nya Nonik satu ini ya ...

***

Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

Terpopuler

Comments

Erni Sasa

Erni Sasa

please ka jngn sma angga🙈
angganya kurang ganteng soalnya😂

2024-10-19

2

Ray

Ray

Rasakno ambune gas beracun😱😂
NEXT...Semangat💪🙏

2024-09-02

3

Ita Xiaomi

Ita Xiaomi

Baru ngeh aku ama Oscar si Kadal. Aku sebel klo nonton filmnya.

2024-04-12

2

lihat semua
Episodes
1 Chelsea De Luca
2 Yudho Sardono
3 Duo Pembuat Sakit Kepala
4 Pangeran Akira Léopold
5 Shea Ngamuk
6 Pembunuhan Berantai
7 Antara Skripsi dan Pete
8 Ryuga Giandra
9 Kasus Tori
10 Lolos Juga
11 Di Polda Metro Jaya
12 Mulai Penyelidikan Ala Five Kampret
13 Mencari Tahu Soal Sasha
14 Trio Ghost Detective Cemas
15 Penunggu
16 Patah Hati
17 Kena Mental
18 Di Polda Metro Jaya
19 Interogasi
20 Shea dan Iptu Steven Sasono
21 Kasus Baru
22 Saingan
23 Kejadian Tidak Terduga
24 Yakin?
25 Shea Mencari Informasi
26 Pacar Buat Kuteks?
27 Penasaran
28 Antara Steven dan Angga
29 Penyelidikan Alfie dan Yudho
30 Rahasia Bu Ita
31 Analogi Angga
32 Ndasku Ngelu
33 Bagi Tugas
34 Mencari Tahu
35 Ancaman Jampang
36 Kapan ?
37 Kok Bisa?
38 Antara Shea dan Alfie
39 Kasus Darussalam
40 Hari Minggu
41 Di CFD
42 Saingan
43 Tiga Pria
44 Alfie Menggertak
45 Konfrontasi Irjen Dean Thomas
46 Perjanjian Tiga Pria ... Sepertinya
47 Kasus Per Kasus
48 Angga dan Zaki
49 Salah Sambung
50 American Football
51 Jangan Menyekutukan Tuhan
52 Kenken Oom Wayan?
53 Mencari Tahu
54 Penataran P4 ala Shea
55 Skripsi Oh Skripsi
56 Ke Karet Bivak
57 Test Drive Pertama
58 Pagi Mbak Shea
59 Tania dan Kartika Bersedia
60 Shea dan Petai
61 Pinky Fingers
62 Alfie Cidera
63 Alfie dan Zenevieva
64 Angga Akan Pergi
65 Amura dan Yudho
66 Kasus Baru Shea
67 Shea Menyusun Rencana
68 Baru Pemanasan
69 Kisah Dalam Satu Hari
70 Keusilan Lilis
71 Pinokio
72 Shea, AKP Atikah dan AKP Nana
73 Tiga Orang Situasi Berbeda
74 Tirulah Suzanna
75 Kasus Handoko
76 Shea Kesiangan
77 Mendapatkan Barang Bukti
78 Angga dan Azurra
79 Seiya Rayyan
80 Merida
81 Rahasia AKP Victor
82 Antara Shea dan Azurra
83 Tergantung Konteks
84 Eyang Surti Marah
85 Surat Penangkapan
86 Di Denpasar
87 Edisi AKP Victor dan Jaksa Sandra
88 Masih di Denpasar
89 Emang Boleh ?
90 Menikahlah Denganku
91 Kembali ke Jakarta
92 Kacaunya Divisi Kasus Dingin
93 Dokter Lucky Beraksi
94 Dompet Oh Dompet
95 Masa Lalu Azurra
96 Permintaan Azurra
97 Angga Bertemu Dengan Alano
98 Dia Berbahaya
99 Shea di RS Bhayangkara
100 Dokter Lucky Manyun
101 Angga Marah
102 Iptu Steven Terkejut
103 Mencari Benang Merah
104 Rencana Penyelidikan di Tiga Kota
105 Kasus Lama Belum Kelar
106 Lachlan Bertemu Ayah Angel
107 Irjen Dean Thomas Shock
108 Persiapan Ke Yogyakarta dan Surabaya
109 Pengumuman
110 Seiring Laraku Kehilanganmu
111 Kesana Kemari
112 Tuyul dan Turin
113 Jomblowan
114 Simon Le Bon
115 Yogyakarta dan Surabaya
116 Yang Benar Saja !
117 Hukuman
118 Nonik is Shea
119 Ibu Di Belakang
120 Ted Bundy Wannabe
121 Dedikasi
122 Tim Divisi Kasus Dingin Pusing
123 Korban Bobby Kartono
124 Pengkhianat
125 Cewek Bodoh !
126 Duo Tsu
127 Kabar Iptu Steven Sasono
128 Proses Iptu Steven Sasono
129 Angga Mengambil Sikap
130 Minta Kencan
131 Kencan Yang Begitulah
132 Kumpul Arwah
133 Apartemen Alfie
134 Menangkap Suami Mariam
135 Ruang Interogasi
136 AKP Nana, Mbak Lilis dan Mariam
137 Divisi Kasus Dingin
138 Dokter Lucky dan Hana Akihiro
139 Rencana MMA
140 Persiapan
141 Wedding Day
142 Jurit Malam
143 Sambil Jurit Dapat Kasus
144 After Jurit Malam
145 Jangan Tergantung
146 Pemanasan MMA
147 Percuma Dipisah
148 Kejutan
149 Menunggu Shea Pulang
150 Praja Kabur
151 Eling Umur
152 Keberadaan Diami
153 Mencari Bukti
154 Hantu Anak Bawang
155 Aku Ambon Putih!
156 You Got Me Feeling Like A Psycho
157 Ruang Interogasi
158 Dijebak
159 Trial and Error
160 Mbak Lilis Bangga
161 Kalian Mau Ngapain?
162 Kejutan
163 Dongkol
164 Hukuman Divisi Kasus Dingin
165 Juni Terjebak
166 Diami Pamit
167 Sebelum Lucky Daisy
168 MMA
169 Amura Kecelakaan
170 Raihanun dan Jonathan Chen
171 Sora Chen
172 Berkubang Dalam Lumpur
173 Mulai Menyindir
174 Kecelakaan
175 Triad Hongkong
176 Ditangkap
177 Shea dan Yura
178 Hantu Gabut
179 Antara Mbak Lilis dan Tole
180 Kacaunya Sel Polda
181 Mulai ...
182 Saling Membuka Aib
183 Serum Kejujuran
184 Divisi ... Klenik?
185 At Dojo on the Weekend
186 Jalur Dalam
187 Ketika Divisi Kasus Dingin dan Arwah Gabut Bersama
188 Lintas Negara Lagi?
189 Rencana Ke Aussie
190 Rencana Melihat Kanguru
191 Ke Australia
192 Di Melbourne
193 Konfrontasi
194 Sayang Lupa Bawa Camilan
195 Ketakutan
196 Judesnya Bapaknya Seiya
197 Hantu Tanpa Kepala
198 Kasus Bejat
199 Selidik Sana Sini
200 Finale ( END )
Episodes

Updated 200 Episodes

1
Chelsea De Luca
2
Yudho Sardono
3
Duo Pembuat Sakit Kepala
4
Pangeran Akira Léopold
5
Shea Ngamuk
6
Pembunuhan Berantai
7
Antara Skripsi dan Pete
8
Ryuga Giandra
9
Kasus Tori
10
Lolos Juga
11
Di Polda Metro Jaya
12
Mulai Penyelidikan Ala Five Kampret
13
Mencari Tahu Soal Sasha
14
Trio Ghost Detective Cemas
15
Penunggu
16
Patah Hati
17
Kena Mental
18
Di Polda Metro Jaya
19
Interogasi
20
Shea dan Iptu Steven Sasono
21
Kasus Baru
22
Saingan
23
Kejadian Tidak Terduga
24
Yakin?
25
Shea Mencari Informasi
26
Pacar Buat Kuteks?
27
Penasaran
28
Antara Steven dan Angga
29
Penyelidikan Alfie dan Yudho
30
Rahasia Bu Ita
31
Analogi Angga
32
Ndasku Ngelu
33
Bagi Tugas
34
Mencari Tahu
35
Ancaman Jampang
36
Kapan ?
37
Kok Bisa?
38
Antara Shea dan Alfie
39
Kasus Darussalam
40
Hari Minggu
41
Di CFD
42
Saingan
43
Tiga Pria
44
Alfie Menggertak
45
Konfrontasi Irjen Dean Thomas
46
Perjanjian Tiga Pria ... Sepertinya
47
Kasus Per Kasus
48
Angga dan Zaki
49
Salah Sambung
50
American Football
51
Jangan Menyekutukan Tuhan
52
Kenken Oom Wayan?
53
Mencari Tahu
54
Penataran P4 ala Shea
55
Skripsi Oh Skripsi
56
Ke Karet Bivak
57
Test Drive Pertama
58
Pagi Mbak Shea
59
Tania dan Kartika Bersedia
60
Shea dan Petai
61
Pinky Fingers
62
Alfie Cidera
63
Alfie dan Zenevieva
64
Angga Akan Pergi
65
Amura dan Yudho
66
Kasus Baru Shea
67
Shea Menyusun Rencana
68
Baru Pemanasan
69
Kisah Dalam Satu Hari
70
Keusilan Lilis
71
Pinokio
72
Shea, AKP Atikah dan AKP Nana
73
Tiga Orang Situasi Berbeda
74
Tirulah Suzanna
75
Kasus Handoko
76
Shea Kesiangan
77
Mendapatkan Barang Bukti
78
Angga dan Azurra
79
Seiya Rayyan
80
Merida
81
Rahasia AKP Victor
82
Antara Shea dan Azurra
83
Tergantung Konteks
84
Eyang Surti Marah
85
Surat Penangkapan
86
Di Denpasar
87
Edisi AKP Victor dan Jaksa Sandra
88
Masih di Denpasar
89
Emang Boleh ?
90
Menikahlah Denganku
91
Kembali ke Jakarta
92
Kacaunya Divisi Kasus Dingin
93
Dokter Lucky Beraksi
94
Dompet Oh Dompet
95
Masa Lalu Azurra
96
Permintaan Azurra
97
Angga Bertemu Dengan Alano
98
Dia Berbahaya
99
Shea di RS Bhayangkara
100
Dokter Lucky Manyun
101
Angga Marah
102
Iptu Steven Terkejut
103
Mencari Benang Merah
104
Rencana Penyelidikan di Tiga Kota
105
Kasus Lama Belum Kelar
106
Lachlan Bertemu Ayah Angel
107
Irjen Dean Thomas Shock
108
Persiapan Ke Yogyakarta dan Surabaya
109
Pengumuman
110
Seiring Laraku Kehilanganmu
111
Kesana Kemari
112
Tuyul dan Turin
113
Jomblowan
114
Simon Le Bon
115
Yogyakarta dan Surabaya
116
Yang Benar Saja !
117
Hukuman
118
Nonik is Shea
119
Ibu Di Belakang
120
Ted Bundy Wannabe
121
Dedikasi
122
Tim Divisi Kasus Dingin Pusing
123
Korban Bobby Kartono
124
Pengkhianat
125
Cewek Bodoh !
126
Duo Tsu
127
Kabar Iptu Steven Sasono
128
Proses Iptu Steven Sasono
129
Angga Mengambil Sikap
130
Minta Kencan
131
Kencan Yang Begitulah
132
Kumpul Arwah
133
Apartemen Alfie
134
Menangkap Suami Mariam
135
Ruang Interogasi
136
AKP Nana, Mbak Lilis dan Mariam
137
Divisi Kasus Dingin
138
Dokter Lucky dan Hana Akihiro
139
Rencana MMA
140
Persiapan
141
Wedding Day
142
Jurit Malam
143
Sambil Jurit Dapat Kasus
144
After Jurit Malam
145
Jangan Tergantung
146
Pemanasan MMA
147
Percuma Dipisah
148
Kejutan
149
Menunggu Shea Pulang
150
Praja Kabur
151
Eling Umur
152
Keberadaan Diami
153
Mencari Bukti
154
Hantu Anak Bawang
155
Aku Ambon Putih!
156
You Got Me Feeling Like A Psycho
157
Ruang Interogasi
158
Dijebak
159
Trial and Error
160
Mbak Lilis Bangga
161
Kalian Mau Ngapain?
162
Kejutan
163
Dongkol
164
Hukuman Divisi Kasus Dingin
165
Juni Terjebak
166
Diami Pamit
167
Sebelum Lucky Daisy
168
MMA
169
Amura Kecelakaan
170
Raihanun dan Jonathan Chen
171
Sora Chen
172
Berkubang Dalam Lumpur
173
Mulai Menyindir
174
Kecelakaan
175
Triad Hongkong
176
Ditangkap
177
Shea dan Yura
178
Hantu Gabut
179
Antara Mbak Lilis dan Tole
180
Kacaunya Sel Polda
181
Mulai ...
182
Saling Membuka Aib
183
Serum Kejujuran
184
Divisi ... Klenik?
185
At Dojo on the Weekend
186
Jalur Dalam
187
Ketika Divisi Kasus Dingin dan Arwah Gabut Bersama
188
Lintas Negara Lagi?
189
Rencana Ke Aussie
190
Rencana Melihat Kanguru
191
Ke Australia
192
Di Melbourne
193
Konfrontasi
194
Sayang Lupa Bawa Camilan
195
Ketakutan
196
Judesnya Bapaknya Seiya
197
Hantu Tanpa Kepala
198
Kasus Bejat
199
Selidik Sana Sini
200
Finale ( END )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!