"Shea !" panggil Akira ke adiknya yang masih mode ngamuk.
"WHAT !"
Akira menggelengkan kepalanya. Shea memang imut tapi kalau sudah ngamuk, hanya Nareswari yang bisa meng-handle nya.
"Kenapa marah-marah?" tanya Akira lembut.
"Ini lho mas ...Arwah yang minta tolong rupanya seorang pedofil... Dia punya banyak foto anak kecil dan remaja perempuan yang belum sampai usia 17 tahun. Mana dia punya istri yang lagi hamil pulak ! Beneran deh !" omel Shea kesal.
"Heeeeehhhh?" seru Yudho tidak percaya. "Yang benar saja !"
"Gimana aku tidak marah !" ucap Shea galak.
"Tunggu Shea... Bagaimana jika pelakunya orang tua yang tahu kelakuan si korban ... " ucap Yudho.
Shea terdiam. "Aku harus bilang ke bang Steven !" Gadis itu langsung berlari meninggalkan Akira dan Yudho.
"Kamu bisa juga meredam kemarahan nona indigo satu itu..." kekeh Akira.
"Aku sudah kenal Shea dari SMP jadi sudah hapal cara menghandle kemarahan Shea... " senyum Yudho.
Akira menepuk bahu Yudho. "Untung ada kamu... Entah apa yang terjadi kalau Shea masih ngamuk ..."
"Kasih saja gelato rasa raspberry atau tiramisu, pasti anteng ... Kalau tidak ada aku atau Tante Nyes..." senyum Yudho.
***
Dua Minggu setelah ditemukan mayat mutilasi yang diketahui bernama Jani, kepolisian Metro Jaya dikejutkan dengan ditemukannya mayat serupa di sebuah rumah daerah pasar Minggu. Selain berita itu, kasus pembalakan hutan lindung dibawah pengawasan kerajaan Belgia dan para suku Dayak akhirnya terungkap. Seorang cukong yang mengatasnamakan PRC Group, mencatut nama perusahaan klan Pratomo itu guna menjual kayu-kayu yang dicurinya dari hutan itu. Cukong itu tidak sendirian karena adanya pengkhianatan di perusahaan klan Pratomo itu.
Kasus ini ditangani Polda Metro Jaya namun belum sempat diajukan di pengadilan, semua tersangka yang berjumlah 50 orang, menghilang ditelan bumi termasuk pemimpinnya. Kabar itu menjadi bukti bahwa jangan bermain-main dengan klan Pratomo apalagi ipar dan sepupu Raja Arsyanendra adalah Mafioso, Yakuza, Triad, agen FBI, agen NCIS dan Scotland Yard.
Hutan yang dulunya bekas kebun kelapa sawit itu akhirnya kembali ke tangan suku Dayak yang sempat ada beberapa jadi korban saat melawan pembalak - pembalak itu. Akira pun akhirnya kembali ke Brussels bersama Opanya, Sean dan ayahnya Arsyanendra.
***
"Empang ?" tanya Shea.
Lachlan menggelengkan kepalanya.
"Oh kawah Jayawijaya ... Atau suku kanibal?"
Lachlan melengos mendengar ucapan putrinya yang makin ngawur.
"Tunggu ... Osawano?" bisik Shea. Osawano adalah hutan di prefektur Toyama yang berisikan 800 patung Budha di Jepang dan terkenal menyeramkan.
Lachlan mengangguk. "Oom Hyde kamu, barengan dengan Oom Yuki, Oom Jonathan dan Oom Dendeng mu membuang semua orang-orang itu setelah dibuat linglung akibat obat terbaru dari Tante Nyunyun mu. Mereka dibuang kesana dengan ditanam GPS di dalam tubuhnya dan tidak bisa keluar dari hutan itu. Jika keluar dari parameter... Nyawa melayang ..."
Shea melongo. "Itu ... Ide siapa?"
Lachlan tersenyum. "Opa Bayu dan Opa Shinchan..."
Shea menepuk jidatnya. "Oma Zee punya backing menyeramkan..."
"Tapi L ... Kan sama saja itu membunuh mereka ..." ucap Nareswari.
"Mereka sudah membunuh dua puluh orang suku Dayak yang menjaga hutan milik mereka, Nyes. Nyawa dibayar nyawa lah ..." senyum Lachlan.
Shea menggelengkan kepalanya. "Ampun deh !" Suara ponsel Shea pun berbunyi dan gadis itu mengrenyitkan dahinya. "Oom Dean... Ya halo Oom Dean ?"
Lachlan dan Nareswari menatap wajah bingung Shea.
"Oke, Shea kesana sama Papa..." jawab Shea.
"Ada apa Shea ...?" tanya Lachlan.
"Pembunuhan berantai..." jawab Shea kalem.
Lachlan dan Nareswari melongo. "Kok kamu dapat kasus seram gitu ?" tanya Nareswari.
***
Polda Metro Jaya Jakarta
Lachlan dan Shea tiba di ruang kerja Irjen Dean Thomas dan Brigjen Rayyan menjelang sore hari. Meskipun terlihat lelah karena baru saja datang dari Kalimantan untuk bertemu dengan pemimpin suku Dayak guna memberitahukan bahwa para penjahat itu tidak akan mengganggu mereka lagi sekaligus memberikan santunan bagi para keluarga korban dari kerajaan Belgia dan klan Pratomo.
Arsyanendra dan Sean memang meminta Irjen Dean Thomas yang datang sebagai perwakilan kerajaan. Presiden Republik Indonesia sendiri menyatakan perang pada pembalak liar dan melihat apa yang terjadi, diharapkan menjadi efek jera bagi para penjahat yang hendak berbuat ulah.
"Sore Pak Dean..." sapa Lachlan.
"Sore mas Lachlan..." senyum Irjen Dean Thomas. Meskipun sudah seperti ipar, tapi panggilan antara Lachlan dan Irjen Dean Thomas tidak pernah berubah.
"Sore Mas L ..."
"Sore Mas Rayyan ... " balas Lachlan yang mengganti panggilannya ke Brigjen Rayyan meskipun secara awu tinggi Anala tapi Lachlan dan Rayyan tetap memanggil dengan panggilan sopan.
"Bagaimana perkembangan kasus pak Jani?" tanya Shea usai Salim ke Dean Thomas dan Rayyan.
"Kami menemukan sosok mayat yang sama dengan di apartemen saat dik Jarot yang bertugas. Kondisinya sama persis dan menurut dokter forensik, yang melakukannya memang disinyalir seorang wanita karena tekanan pemotongan jenazah itu tidak sekuat pria ..." jawab Irjen Dean Thomas.
"Ini mayat ke berapa ?" tanya Shea.
"Ketiga ..." jawab Irjen Dean Thomas.
Lachlan dan Shea melongo. "Tiga?"
"Ini namanya sudah pembunuhan berantai, Oom..." ucap Shea.
"Kami sedang menyelidiki laptop milik korban kedua karena ditemukan persamaan minat..."
"Pedofil..." ucap Shea. "Aku juga sudah bilang ke bang Steven kalau siapa tahu orang tua anak yang jadi korban Jani dan korban kedua..."
"Tapi benar kan pelakunya perempuan?" tanya Brigjen Rayyan.
"Iya Oom. Kata pak Jani pelakunya perempuan..."
"Jani sudah nyebrang?" tanya Lachlan.
"Sudah Papa... Aku waktu itu datang sama Dodo ke rumah istrinya. Rupanya mereka lagi proses cerai saat tahu perilaku menyimpang Jani. Akhirnya Jani bisa nyebrang saat istrinya memberikan maaf. Papa, Oom Dean dan Oom Rayyan lagi pada ke Kalimantan waktu itu ..." jawab Shea.
"Jadi bukan istrinya kan?" tanya Irjen Dean Thomas.
"Bukan Oom. Bukan pembunuh bayaran juga, wong istrinya cuma guru SMP..." jawab Shea. "Dia tidak mampu membayar lah ... Lagipula, jarang pembunuh bayaran wanita ..."
"Touché..." ucap Lachlan.
"Kita tunggu saja hasil cross check Steven ..." ucap Brigjen Rayyan.
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂 ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
Ermi Sardjito
yudho calon pawangnya shea ya mbak?
2025-03-17
1
Anonymous
Seruu kak
2024-11-13
1
Ray
Tenan Iki, Apik Tenan cerita Outhor😘🙏
2024-09-02
3