Kedatangan Vikram Gupta

Keesokan harinya, Milly sudah siap dengan koper-koper nya dan Shifa membantu membawakan semua barang bawaan nonanya yang sudah dilayaninya selama sebulanan ini. Malik hanya melihat dari jauh bagaimana Milly berpamitan dengan kedua orang tua Malik dan juga memeluk lama Laila.

Hisyam memeluk erat Milly dan membisikkan sesuatu di telinga gadis itu dan Malik bisa melihat ekspresi datar Milly. Malik menghampiri Milly dan menggenggam tangannya lembut.

"Apakah kamu yakin akan pergi ?" bisik Malik dengan wajah memelas.

"Ya."

"Are you sure ?"

"Ya."

Fix! Sangat super tersinggung dan itu semua salahku.

"Lady Bradford, sudah waktunya berangkat ke bandara..." ucap Mustafa.

Milly mengangguk dan berusaha melepaskan genggaman tangan Malik. "Lepaskan Malik... Aku bisa terlambat naik pesawat."

Malik melepaskan genggaman tangannya dengan perasaan enggan namun sorot mata biru kehijauan yang dingin macam iceberg di kutub Utara itu membuatnya harus melepaskan. Sekali lagi Milly berpamitan kepada semua orang sebelum masuk ke dalam mobil Bentley Sheikh Al Khalifa.

***

Bandara Manama Area Khusus VIP

Pesawat milik keluarga Al Sharif tiba di runway sementara Milly sudah menunggu kedatangan kakaknya. Tak lama Vikram pun keluar dari pesawat dan pria ganteng itu pun turun menghampiri Milly yang sudah berdiri disana.

"Hai... Sudah siap ribut dengan Sher?" goda Vikram membuat Milly tertawa.

"Mbak Sher kan memang bucin dengan bang Eren..." senyum Milly. "Tapi mereka sama-sama bucin sih ..."

Vikram memeluk erat Milly. "Jika memang salah satu dari Malik atau Hisyam menyakiti kamu... Biar bang Vikram yang maju..."

Milly membalas pelukan kakaknya. "Tidak usah bang ... Abang fokus saja dengan tugas Abang ..." jawab Milly sambil tersenyum getir.

Vikram menatap Milly. "Are you sure ? Kamu tahu, Abang tidak jamin kalau Mita tahu bisa bawa scapel kemari ..."

Milly tertawa. "Jangan samakan dengan Oma Safira ..."

Vikram tersenyum. "Smile Milly. Jika mereka menyakitimu, anggap saja mereka tidak penting. Toh kamu tidak tinggal di timur tengah macam Sher atau Nefa kan? Jadi tidak masalah."

Milly mengangguk.

"Be Milly yang membantu banyak orang ... Okey?" ucap Vikram.

"Oke bang ..."

Siapa kangen Dokter ganteng kesayangannya Mita Rao?

***

Istana Al Khalifa

Malik menatap pemandangan kota Manama Bahrain dari jendela kamarnya dan merasa semuanya sepi. Suara ketukan di pintunya terdengar dan tak lama pintu itu terbuka. Malik menoleh berharap agar itu adalah Milly yang berubah pikiran namun ternyata seorang pria ganteng berusia tiga puluhan masuk ke dalam kamarnya.

"Selamat siang Sheikh Malik Al Khalifa.. Aku dokter Vikram Gupta yang akan menggantikan Dokter Melissa Bradford... " Vikram mengulurkan tangannya ke Malik yang hanya dibalas malas oleh pangeran itu.

"Kenapa bukan Milly ?" tanya Malik sambil membelakangi Vikram lagi.

"Karena Milly tidak akan pergi jika tidak ada hal yang sangat membuatnya tersinggung berat." Vikram berjalan dan berdiri di depan Malik. "Apakah kamu sudah membuat Milly marah besar?" tanyanya dengan sorot mata tajam.

Malik hanya diam.

"Apa yang kamu lakukan pada Milly ? Dengar, Malik ... Milly memang adik iparku tapi dia tetap adikku. Sebagai kakaknya, aku akan melindungi adikku dan aku tidak terima jika ada orang yang menyakiti Milly... Sekarang jawab pertanyaan aku sebelum kita mulai terapi. Apa yang sudah kamu lakukan pada Milly hingga dia tersinggung dan marah besar ?" cecar Vikram.

"Bagaimana bisa kamu menuduh aku ?" ucap Malik.

"Karena... Malik. Milly lebih banyak bersamamu dan sudah pasti, kamu lah biang keroknya ..." jawab Vikram dingin.

Malik hanya membuang muka ke arah jendela.

Vikram menggelengkan kepalanya. "I'm sorry Malik tapi kamu sudah kehilangan Milly..."

Malik menutup wajahnya dengan tangannya.

***

Muscat Oman, Istana Al Sharif

Milly hanya menatap sebal ke Shaera dan Eren yang terlalu hiperbola soal accident yang menimpa Emir Al Sharif itu.

"Seriously... Ini cuma Retak Sedikit ! Retak sedikit! Gips dan kompres sedikit akan segera sembuh !" omel Milly yang sedang melihat hasil Rontgen kaki Eren.

"Ini patah Milly ..." balas Shaera. "Pasti butuh fisioterapi kan?"

Milly hanya menggelengkan kepalanya. "Oke lah aku bantu fisioterapi..."

Shaera langsung memeluk adiknya. "Thank you Milly Banyune !"

***

Istana Al Khalifa Manama Bahrain

Malik mengikuti cara terapi Vikram tapi kali ini motivasinya berbeda. Dia ingin segera bisa berjalan lagi, dia ingin menemui Milly. Dia ingin meminta maaf yang proper ke gadis itu dan membuat Milly mau menerimanya kembali. Malik lupa jika Milly adalah seorang gadis kaya raya... Karena selama ini dua mantan Malik sangat mementingkan materi. Malik baru menyadarinya sekarang kenapa mereka berpaling darinya ke Hisyam, karena materi. Secara tidak sadar, dirinya yang tidak ingin kehilangan Milly ... Mengedepankan materi demi mengikat Milly, padahal gadis itu tidak membutuhkan materi.

Bagaimana dengan passion aku ? Aku sangat suka bekerja. Disaat keluarga aku meragukan kemampuan aku karena kecerobohanku bisa masuk kedokteran, hanya Opa Joey Bianchi adalah satu-satunya orang yang mendukung aku.

Semua ucapan Milly terulang di pikiran Malik, membuat rasa sesal pada dirinya semakin besar. Malik benar-benar menyesal sudah menyakiti Milly yang dia tahu memiliki perasaan yang sama dengannya tapi Malik mengacaukannya semua.

"Konsentrasi Malik ! Aku sudah berjanji pada Milly dalam waktu dua bulan kamu akan berjalan lagi. Jangan membuat aku malu karena melanggar janji pada adikku !" tegur Vikram.

Malik tergagap. Tidak hanya kamu yang ingin aku berjalan lagi. Aku juga...

***

Istana Al Sharif Muscat Oman

"Apakah kamu baik-baik saja Milly ?" tanya Shaera saat mereka usai makan malam. Hari ini tepat seminggu Milly bersama keluarga Al Sharif dan besok Milly akan kembali ke New York karena akan bekerja di Amerika Serikat.

"Hanya membaca laporan dari bang Vikram..." jawab Milly sambil melihat iPadnya.

"Milly, Malik sudah bukan pasien kamu lagi..." ucap Shaera.

"Just curious..."

Shaera melihat Milly seperti dirinya dulu berpisah dengan Eren. ( Baca The Lost Emir ). Putri Damian Blair itu merasa curiga bahwa ada sesuatu antara Milly dan Malik.

"Milly ... Apa yang terjadi antara kamu dan Malik?" tanya Shaera.

Milly menatap kakaknya. "Kenapa mbak Sher bisa bilang begitu?"

"Karena wajah kamu seperti seorang yang mengalami patah hati ... Macam aku dulu ..." jawab Shaera.

Milly hanya diam.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

Terpopuler

Comments

Ermi Sardjito

Ermi Sardjito

mbak, klo dirunut, vikram ini kan suaminya mintang yg cucu buyutnya viviene nevill. sementara viviene kan anak angkat adinda pratomo yg mrpkn anak bontot, kenapa jadi adik ya? kok bukan kakak? kan milly keturunan langsung shanum (shanum anak adrian pratomo, anak mbarep dlm silsilah pratomo)

2024-10-18

1

Nanik Kusno

Nanik Kusno

Malik dan Milly sama2 menderita setelah berpisah...😥😥😥😥😥

2024-07-25

1

ellyana imutz

ellyana imutz

sekali ny jatuh cinta mlh langsung patah mn dlm lg patah ny...ayoooo malik berjuang u pasti bs jln tunjukin k milly klo bs dan rebut lg ht ny milly

2024-04-22

1

lihat semua
Episodes
1 Melissa 'Milly' Bradford
2 Malik Al Khalifa
3 Di Kamar Malik
4 Hisyam Al Khalifa
5 Milly dan Malik
6 Sleeping Beauty
7 Tawaran Hisyam
8 Dag-dig-dug
9 Usul Brayden
10 Ke Acara Gala Dinner
11 Malik Bingung
12 Nai Lagda ( Relationship )
13 Hisyam Merana
14 Ancaman Malik
15 Klaim Malik
16 Memulai Terapi Berjalan
17 Kamu Menggemaskan
18 Milly Marah
19 Bersiap Pergi
20 Kedatangan Vikram Gupta
21 Kembali ke New York
22 Milly dan Jake
23 Masih Di New York
24 Milly dan Chris
25 Di Arlington Texas
26 Don't Go ...
27 Masih Berat
28 Di Club
29 Pindah Tidur
30 Mbak Kunti dan Demit
31 Tinggalkan Aku
32 Kecuali Itu !
33 Raul dan Malik
34 Menyelinap
35 Malik Merayu Milly
36 Makan Siang Berdua
37 Stay A Little Longer
38 Berpisah
39 Kehilangan
40 Malik Khawatir
41 Milly Tidak Menyangka
42 Malik dan Milly ... Lagi
43 Ingatan Wanita
44 Kehadiran Jake
45 Seandainya...
46 Bersama Malik
47 Alhamdulillah
48 Permintaan Milly
49 Nandara Blair
50 Tidur Bersama
51 Shopping
52 Modusmu Kebaca !
53 Milly Terkejut
54 Kejutan Malik
55 Membuat Daftar Seserahan
56 Hisyam dan Mahika
57 Rencana Pernikahan
58 Wedding Day
59 Malik dan Milly Bersama
60 Maximilian
61 Kasus Mahika
62 Mahika dan Hisyam Sharing
63 Maximilian Bradford Al Khalifa
64 Maximilian dan Mahreen ( END )
Episodes

Updated 64 Episodes

1
Melissa 'Milly' Bradford
2
Malik Al Khalifa
3
Di Kamar Malik
4
Hisyam Al Khalifa
5
Milly dan Malik
6
Sleeping Beauty
7
Tawaran Hisyam
8
Dag-dig-dug
9
Usul Brayden
10
Ke Acara Gala Dinner
11
Malik Bingung
12
Nai Lagda ( Relationship )
13
Hisyam Merana
14
Ancaman Malik
15
Klaim Malik
16
Memulai Terapi Berjalan
17
Kamu Menggemaskan
18
Milly Marah
19
Bersiap Pergi
20
Kedatangan Vikram Gupta
21
Kembali ke New York
22
Milly dan Jake
23
Masih Di New York
24
Milly dan Chris
25
Di Arlington Texas
26
Don't Go ...
27
Masih Berat
28
Di Club
29
Pindah Tidur
30
Mbak Kunti dan Demit
31
Tinggalkan Aku
32
Kecuali Itu !
33
Raul dan Malik
34
Menyelinap
35
Malik Merayu Milly
36
Makan Siang Berdua
37
Stay A Little Longer
38
Berpisah
39
Kehilangan
40
Malik Khawatir
41
Milly Tidak Menyangka
42
Malik dan Milly ... Lagi
43
Ingatan Wanita
44
Kehadiran Jake
45
Seandainya...
46
Bersama Malik
47
Alhamdulillah
48
Permintaan Milly
49
Nandara Blair
50
Tidur Bersama
51
Shopping
52
Modusmu Kebaca !
53
Milly Terkejut
54
Kejutan Malik
55
Membuat Daftar Seserahan
56
Hisyam dan Mahika
57
Rencana Pernikahan
58
Wedding Day
59
Malik dan Milly Bersama
60
Maximilian
61
Kasus Mahika
62
Mahika dan Hisyam Sharing
63
Maximilian Bradford Al Khalifa
64
Maximilian dan Mahreen ( END )

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!