Shaera duduk di kursi empuk di depan ruang kerja Damian dengan perasaan cemas karena tahu Eren ada di dalam bersama dengan ayahnya. Entah apa yang akan dilakukan oleh Damian ke suaminya dan dia berharap ayahnya bisa menahan emosinya.
***
"Kamu mau melamar Sher?" tanya Damian dingin. "Why ?"
"Karena saya mencintai Sher, Emir Blair..." jawab Eren tegas.
"Kamu hanya tidak ingin kehilangan dukungan dari keluarga Blair kan?" ucap Damian sinis.
"No ... Saya tidak kepikiran hal itu ! Saya sudah jatuh cinta pada Shaera saat saya menolongnya di kecelakaan itu ... Dia wanita yang awesome..." jawab Eren.
Damian menatap Kemal. "Aku masih belum memberikan ijin, Kemal. Shaera masih dalam perlindungan aku !"
"Dam, berikan kesempatan Eren dan Shaera memantapkan hati... Aku lihat putrimu juga mencintai putraku. Please Dam ... Lupakan masa lalu. Reema mungkin akan lebih bahagia jika tahu akhirnya kita bisa menjadi keluarga..." bujuk Kemal.
Damian hanya diam. Dirinya melirik ke arah Gafar yang hanya diam karena dirinya tidak berhak memberikan pendapat soal pribadi.
"Please Emir Blair ..." pinta Eren. "I'm truly in love with your daughter..."
"What do you think, Gafar ?" tanya Damian akhirnya.
"Tuanku, Miss Shaera dan Emir Al Sharif sudah dewasa dan menurut saya, berikan kesempatan itu lebih enak bagi semua pihak. Jika memang berjodoh... " Gafar menghentikan ucapannya.
Damian terdiam. Kasusnya ini berbeda dengan aku dan Reema dulu ...
Damian teringat bagaimana Shaera sendiri semakin kurus dan tidak semangat meskipun ada Duncan dan Diana disini. Apakah Sher juga mencintai Eren?
***
Shaera mendengar suara pintu ruang kerja Damian terbuka dan melihat sosok yang sangat dirindukannya selama ini.
"Eren ..." senyum Shaera.
"Halo Sher ..." balas Eren.
Wajah bahagia Shaera berubah menjadi cemas saat melihat wajah dingin Damian yang keluar bersama Kemal. Apakah Daddy ribut dengan Eren?
"Sher, bawa Eren ke dalam. Perkenalkan pada mommy, opa dan Oma kamu. Juga ke Duncan dan Diana yang belum bertemu kan..." ucap Damian lembut.
Shaera melongo seolah tidak percaya mendengar ucapan ayahnya. "Ba... Baik Daddy..." jawab Shera tersenyum lebar dan langsung menggandeng tangan Eren yang diajaknya ke ruang makan.
"Lihat, Dam. Wajah Shaera ... Langsung berubah kan?" ucap Kemal.
Damian hanya diam.
***
Izzy menyambut hangat Eren bahkan memberikan ciuman di kening pria tampan itu sebagai tanda dirinya menerima pria yang sudah menikahi putrinya meskipun hanya sekedar formalitas demi melindungi Shaera.
"Welcome Eren ..." senyum Direndra dan Raana yang langsung disalimi Eren. Begitu juga ke Alaric dan Nura. Duncan dan Serena menyalami Eren begitu juga Diana yang baru pertama kali melihat secara langsung.
"Halo Eren, Duncan Blair O'Grady kakak sepupu Shaera dan Nefa dan ini istriku, Serena ..." ucap Duncan memperkenalkan dirinya dan Serena.
"Halo Duncan, Serena... Senang bertemu denganmu..." senyum Eren.
"Jadi ini si anak hilang ?" ujar Diana dengan gaya khasnya membuat Rauf harus menepuk kepala tunangannya lembut.
"Diana ...." senyum Rauf gemas dengan peri cantiknya.
"Halo, aku Diana Blair Zidane... Sepupu Nefa dan Shaera ... Ternyata kamu ganteng juga ..." gumam Diana membuat Rauf mendelik.
"Really?" tegur Rauf tidak suka ada pria lain dipuji Diana.
"What ? Tetap paling ganteng mas Emir laaahhh..." senyum Diana ke Rauf sambil memeluk lengan tunangannya dan mencium pipi Emir Khalid itu.
Duncan dan semua opa dan Oma disana hanya melengos melihat kelakuan putri Omar Zidane dan Nadya Blair yang sering diluar Nurlela.
"Kamu kok ya hobinya menggoda Rauf sih Diana ..." kekeh Nura gemas dengan cucu cantiknya.
"Habis mas Emir enak digodain... Iya kan mas ?" cengir Diana membuat Rauf gemas dan mencium hidung tunangannya.
"Mulai deh !" sungut Nefa yang sudah ditinggal Park Joon-seo ke New York.
Eren dan Shaera tampak iri dengan kemesraan Rauf dan Diana yang memang hendak menikah sebentar lagi.
***
Damian mengajak Kemal dan Eren untuk makan siang bersama apalagi para gadis-gadis Blair tadi masak lumayan banyak. Entah feeling atau apa, Eren memilih sup iga buatan Shaera.
"Kamu yang buat kan?" ucap Eren saat memakannya.
"Bagaimana kamu tahu?" tanya Shaera bingung.
"Feeling aja ... Enak masakan kamu ..." senyum Eren.
Wajah Shaera tampak tersipu. "Terima kasih..."
Interaksi keduanya pun tidak lepas dari pengamatan Damian dan Izzy serta anggota keluarga Blair lainnya.
Duncan menoleh ke arah Serena karena dirinya pun bisa tahu masakan Serena atau bukan. Pria itu tampak berpikir apakah semua pria yang sangat mencintai pasangannya, akan seperti itu?
***
"Jadi paman Ajmal terang-terangan mendukung Oom Kemal dan kamu ?" tanya Diana saat mereka semua berkumpul di area kolam ikan hias milik keluarga Blair.
"Iya. Bahkan sepupuku, Malik juga mendukung Oman sebagai sekutu Bahrain dalam wawancara usai dia balapan di Dakkar..." jawab Eren.
"Baguslah kalau Bahrain dan Oman akhirnya bisa damai setelah kasus Tante Reema dan Eren terselesaikan..." Ucap Rauf. "Don't worry, Qatar juga mendukung kalian kok ..."
"Tunggu ... Kok ucapan kamu atau ambigu, bang .. Dukung kalian itu maksudnya bagaimana ?" tanya Nefa.
"Mendukung Oman menjadi negara yang mendapatkan kepercayaan dari rakyatnya ... Bahwa pengkhianat adalah Qabil dan Paman Kemal bukanlah pembunuh Tante Reema seperti yang digosipkan selama ini oleh Qabil..." jawab Rauf. "Plus, aku mendukung perjuangan cinta kalian berdua."
Diana menatap calon suaminya itu dengan tatapan penuh cinta. "Tumben mas Emir bisa romantis.. Macam lagu... Kita bikin romantis ..."
Rauf menoleh ke Diana yang duduk di samping kanannya. "Memangnya selama ini kamu tidak tahu kalau aku romantis?"
Diana menggelengkan kepalanya. "Tahunya mas Emir enak dikerjain dan diporotin duitnya .. "
"Astagaaaa...." Duncan memegang pelipisnya. "Kayak begini yang elu tungguin hampir sewindu ?"
Rauf tanpa malu mencium bibir Diana di depan banyak sepupunya. "Tapi memang worth it kok aku tungguin..."
Diana pun membalas dengan mencium pipi Rauf.
"Syulit kalau sudah begini..." gumam Nefa yang heran bagaimana seorang Rauf Khalid bisa tergila-gila dengan sepupunya yang sering ancur kelakuannya.
***
Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaaaa gaeeesss
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 35 Episodes
Comments
🥰Siti Hindun
tenang Eren, semua mendukungmu..
2024-04-26
1
Abraham Alcander Putra Sandallo Tandungan
diana en rauf pasangan termembangongkan kek bang OZ en nadya .. syuka syuka syukaa
2024-04-15
1
wonder mom
dinding ba dinding is dinding ba dinding. yg jlas...mas emir betah nungguin..mbok buobrok kek gmn, judule minat..yo ttp minat
2024-04-14
1