Pulang Ke Dubai

Damian mengetuk pintu kamar Shaera dan terkejut saat melihat Eren yang membuka pintunya. Mata Damian pun menyipit curiga ke arah pria yang mengaku sebagai suami putrinya.

"Apa yang kamu lakukan di kamar Sher?" tanya Damian dingin.

"Menunggu Sher bangun, Mr Blair ..." jawab Eren apa adanya.

"Out !" hardik Damian kesal karena baginya, Eren belum menjadi suami Shaera.

Eren pun mengangguk, lebih baik mengalah daripada nanti semakin runyam urusannya apalagi dia bisa memahami bahwa Damian masih belum bisa menerima dirinya bersama Shaera.

Setelah Eren pergi, Damian pun masuk ke dalam kamar putrinya dan tampak Shaera sedang membereskan tempat tidurnya.

"Apakah kamu habis tidur bersama Eren?" tanya Damian judes.

"Astaghfirullah, Daddy ! Nggak ya ! Daddy kok tidak percaya sama Sher sih?" Shaera berusaha untuk tidak tersinggung karena tahu, terkadang Damian sama saja dengan Opa Alaric kalau sudah keluar Gedhe ambegnya.

"Kirain !"

Shaera menggelengkan kepalanya. "Aku dan Eren masih tahu batasannya, Dad. Sudah, jangan marah-marah..."

"Habis urusan disini selesai, kita pulang ke Dubai ! Tanpa Eren ! Tidak ada namanya anak itu ikutan pulang ke Dubai ! Dia tidak diterima di Dubai !" putus Damian.

Shaera hanya bisa mengangguk karena bagaimana pun dia dan Eren bisa dibilang masih belum resmi ditambah Damian keluar jiwa melindungi putrinya yang overprotektif.

***

Eren berjalan lesu menuju taman belakang istana milik ayahnya yang nantinya akan menjadi miliknya setelah Kemal resmi mengumumkan dirinya sebagai pewaris kekuasaan Al Sharif. Meskipun dia memiliki kuasa pun, tetap dirinya tidak bisa melawan Damian Blair sebagai ayah Shaera. Pria itu memilih duduk di gazebo taman dan menatap pemandangan taman yang indah dan terawat.

"Ribut dengan Oom Dam?"

Eren menoleh dan melihat Keanu Al Jordan berdiri disana. "Short of ..."

Keanu pun duduk di sebelah Eren. "Wajar ... Oom Dam ayah Sher dan seperti layaknya semua ayah, pasti akan berusaha sekuat tenaga melindungi putrinya. Bukan rahasia umum, ayah akan jauh lebih sulit melepaskan anak perempuan dibandingkan anak laki-laki... Apalagi di keluarga aku .. "

"Kami akan tidak boleh bertemu, Keanu ..."

Keanu menepuk bahu Eren. "Memang harusnya begitu. Kamu kan belum resmi ... Seperti yang mas Arsya bilang, bersabarlah tapi tetap buktikan bahwa kamu memang pantas buat Sher... Dengar, selama kamu serius, jujur dengan perasaan kamu dan benar-benar mencintai Sher dari lubuk hati terdalam, insyallah jalanmu akan dipermudah meskipun harus kesandung polisi tidur, ada lubang galian, kepeleset kerikil ..."

Eren mengerenyitkan dahinya. "Kok jadinya kecelakaan semua ya ?"

Keanu terbahak. "Aku berikan yang paling jelek dulu deh biar kamu tabah ..."

Eren tersenyum. "Meskipun analogi kamu amburadul, tapi aku bisa paham."

"Jangan lembek Eren! Bisa-bisa kamu dikirim ke hell week sama mas Arsya .. " seringai Keanu.

***

Tiga hari usai Gegeran, Arsyanendra pun kembali ke Brussels setelah Sean ngereog anaknya lebih memilih gedubrakan daripada urusan kerajaan. Para Emir pun kembali ke negara masing-masing kecuali Emir Ajmal Al Khalifa dari Bahrain yang akan membantu mantan iparnya membangun kepercayaan dari para rakyatnya.

Akibat dari percobaan kudeta, banyak yang tidak percaya jika Eren adalah pangeran yang hilang dan Ajmal merasa dirinya harus memberikan support pada keponakannya apalagi Brinda Dewanata sudah melakukan test DNA pada Eren yang terbukti sebagai putra Kemal dan Reema. DNA Eren juga ada kesamaan dengan DNA Ajmal. Bisa dibilang, Eren memiliki darah Oman dan Bahrain.

Eren dan Shaera pun harus berpisah karena mereka masih harus memenuhi syarat dari Damian. Kemal yang melihat bagaimana sedihnya Eren harus berpisah dengan Shaera dan tahu rasanya berpisah dengan wanita yang dicintai.

Kemal merangkul bahu Eren sesaat pesawat milik keluarga Blair Dubai terbang kembali UAE dengan membawa Shaera di dalamnya.

"Kita akan membawa Shaera kembali, Eren. Kita berjuang bersama-sama ya ... Abun akan berusaha meyakinkan Damian dan kamu ... yakinkan Shaera bahwa kamu adalah yang terbaik dan juga buktikan pada Damian ya ..." ucap Kemal.

"Terkadang aku tidak mengerti bagaimana roda takdir berputar..." jawab Eren. "Aku tidak menyangka akan jatuh cinta pada putri mantan suami mommy ..."

"Kita tidak ada yang tahu, boy..."

***

Istana Al Azzam Blair Dubai UAE

Shaera merasa bersalah saat tahu opanya mendapatkan serangan jantung ringan hingga membuat semua orang panik dan semua gara-gara dia.

Pagi ini dirinya bersama dengan para sepupunya memasak untuk keluarga besar terutama menyambut kepulangan Direndra ke istana Al Azzam setelah mendapatkan ijin pulang. Apalagi sepupunya, Duncan Blair O'Grady datang bersama istrinya Serena untuk berbulan madu ditambah Diana datang bersama dengan tunangannya, Rauf Khalid.

Brinda dan Lee Yoo Joon sudah kembali ke New York bersama Omar Zidane dan Pedro Pascal serta Park Joon-seo. Di istana hanya ada mereka dan Syahreza karena Nandara balapan MotoGP.

***

Duncan bisa melihat wajah sedih Shaera karena harus menunggu Eren mengambil keputusan datang demi dirinya. Pria bermata biru itu memeluk Shaera lembut seperti halnya kakak laki-laki ke adik perempuannya.

"You will find your own happiness, Sher. Jika Eren memang cinta kamu, dia akan melakukan apa saja demi kamu..." ucap Duncan.

"Iya mas D ..." ucap Shaera yang merasa bersyukur karena kakak-kakak lelakinya tidak ada yang menjudge Eren dalam mengambil keputusan itu.

***

Semua orang tampak senang melihat Direndra sudah kembali bersama di tengah-tengah mereka bahkan Opa yang dikenal paling kalem dibandingkan adiknya, Alaric, memilih masakan Shaera untuknya.

Gadis itu tampak terharu karena bagaimana pun, Shaera tahu opanya sangat mencemaskan dirinya. Cara Direndra memilih masakannya menunjukkan bahwa Opanya sangat mendukung apa yang terjadi.

Disaat mereka semua sedang menikmati makan siang, datanglah Kemal bersama Eren tanpa pemberitahuan. Shaera menatap Damian yang langsung memasang wajah dingin namun Izzy memegang tangan suaminya.

"Jangan marah-marah..." bisik Izzy.

Damian meletakkan napkin diatas meja dan menuju ruang kerjanya. Shaera mengikuti kemana ayahnya pergi dan berharap tidak ada Gegeran lagi karena dia ingin Damian melihat kesungguhan Eren demi bisa bersamanya.

"Kamu tenang saja, sayang. Daddy hanya tidak mau kehilangan kamu ..." senyum Izzy.

"Yes mommy ..." jawab Shaera dengan perasaan galau.

***

Damian membuka ruang kerjanya dengan diikuti oleh Gafar, tangan kanannya dan wajah Damian langsung berubah dingin.

"Kemal... Eren ..." ucap Damian.

"Damian .. Bisakah kita bicara..." ucap Kemal.

Damian memberikan kode pada Gafar untuk menutup pintu ruang kerjanya.

"Kalian mau bicara apa ?" tanya Damian sambil mempersilahkan keduanya duduk.

"Soal aku dan Shaera..." jawab Eren setelah duduk di sofa empuk itu.

"Apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Damian ke Eren.

"Aku akan melamar Shaera, resmi."

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaaaa

Thank you for reading and support author

don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂💕

Terpopuler

Comments

Ninik Rochaini

Ninik Rochaini

ayo mas Bendungan... restui mrka berdua...

2024-12-23

1

🥰Siti Hindun

🥰Siti Hindun

tetaplah berjuang Eren, taklukan mas Dam bendungan🤭

2024-04-26

1

Noey Aprilia

Noey Aprilia

Ttp brjuang y eren....bpknya sher bkn ga ska sm km,dia cma blm rela ajak khilangn ptri trcntanya....scra kn kl udh nkah,pst ikut suaminya....jd sbgai bpk yg posesif,dia tkut jauh sm anknya....tar lma2 jg ngsih rstu ko....ttp smngttt....

2024-04-12

4

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!