Seharian merasakan efek datang bulan saja, sudah membuat Hyera merasa sangat tersiks.a. Namun hingga petang menggantikan siang, Hyera masih terjaga untuk Elmer. Jangankan datang sesuai janji. Sekadar memberi kabar saja, Elmer tak melakukannya. Pesan dari Hyera juga sampai tidak dibaca.
“Apa telepon saja, ya? Aku khawatir.”
“Dari tampang, om El kelihatan dewasa. Aku merasa, harusnya om El bisa dipercaya. Apalagi papa saja sampai langsung kasih restu.”
Setelah sempat mondar-mandir sambil sesekali meringis menahan sakit di perut maupun pinggang, Hyera sengaja menelepon Elmer.
Di telepon pertama hingga kedua, Hyera tak mendapatkan balasan. “Nih orang sakit, apa kecelakaan? Iya, ... jangan-jangan kecelakaan. Selain itu, aku juga belum sempat tanya, alasan dia mab.uk pas malam itu, kenapa?” Hyera jadi makin khawatir, jangan-jangan, Elmer kembali mabu.k. Hingga pria itu lupa kepadanya.
“H—hallo ...? Assalamualaikum?” suara Elmer terdengar panik.
Napas Elmer terdengar tak beraturan. Sesekali, pria itu juga beristighfar dengan suara lirih. Keadaan yang jujur saja langsung membuat Hyera makin bertanya-tanya. Namun, belum juga sempat bertanya, dari belakang Elmer terdengar ada teriak kesakitan. Teriakan yang lebih mirip histeris. Mirip teriakan seseorang ketika kesuru.pan.
“Waalaikumsalam, Om. Om, ... Om di mana?” sergah Hyera jadi deg-degan.
“Om ...,” cerewet Hyera lantaran Elmer malah mengakhiri sambungan teleponnya.
“Ih ... ini orang kenapa?” Hyera yang tak mau makin penasaran, sengaja mengirimi Elmer pesan. Meski pesan sebelumnya saja, belum Elmer baca.
Hyera : Om di mana? Kenapa tadi, ada yang teriak begitu? Ayo jujur. Aku lebih suka Om jujur, apa pun itu. Daripada Om bikin aku penasaran. Atau malah aku tahu dari orang lain dan belum tentu itu yang harusnya aku dengar.
Hyera menunggu kabar dari Elmer sambil menghela napas pelan sekaligus dalam. Sesekali, sambil mengembung kempiskan pipinya, Hyera juga akan minum rebusan air kunyit buatan mamanya selaku minuman langganan di setiap Hyera datang bulan.
Elmer : Ini mamaku. Mama kandungku. Selama dua tahun ini, dia di tempat khusus karena keadaannya yang memang mengkhawatirkan. Awalnya, mama hanya sibuk histeris kesa.kitan sambil meny.akiti dirinya sendiri. Namun selama setengah tahun terakhir, mama juga didiagnosa mengalami kanker ....
Selain penjelasan panjang lebar dari Elmer berupa pesan tulisan, beberapa foto keadaan seorang wanita gundul bertubuh kurus, juga Elmer kirimkan. Wanita tersebut diakui Elmer sebagai mama kandungnya.
Tak lama kemudian, sambil teleponan dengan Elmer, Hyera menegaskan akan segera menyusul. Hyera yang sudah ganti pakaian dan memakai serba panjang, memboyong orang tuanya maupun Aqwa sang keponakan.
“Mas Aqwa, ayo coba diterawang. Nih lihat foto orangnya!” ucap Hyera sampai memangku Aqwa. “Kasihan Mas, ayo kita tolongin.”
Mendengar cerita dari Elmer, Hyera merasa ada yang janggal dengan sakitnya mama kandungnya Elmer. Mama kandung Elmer yang merupakan istri muda papanya Elmer dan itu saja sudah diceraikan sejak Elmer ikut papanya yaitu lima tahun lalu, mengalami perilaku di luar nalar. Selain kerap menyak.iti diri sendiri, mamanya Elmer juga mirip orang kera.sukan arwah jahat.
Sekitar satu setengah jam kemudian, kedatangan Hyera dan orang tuanya berikut Aqwa, membuat Elmer terdiam tak percaya. Ibu Ami selaku mamanya Elmer dan awalnya histeris, mendadak diam kemudian perlahan menunduk loyo.
Elmer yang awalnya fokus menatap Hyera, refleks tersentak lantaran sang mama jatuh pingsan di tempat tidurnya.
Ibu Ami tinggal sekaligus ditangani di penampungan khusus. Mirip panti jom.po, tapi itu berfasilitas elite.
“Kalau sudah begini, Mama ikut merinding,” bisik ibu Chole kepada Hyera. Ia tak berani mengusik sang suami yang fokus mengemban sekaligus membantu Aqwa.
Di mata Aqwa maupun pak Helios, di sekeliling ibu Ami dikerumuni jin laki-laki. Jin laki-laki yang dengan sombong mengabarkan bahwa mereka suami ibu Ami. Hingga mereka berhak melakukan apa pun kepada ibu Ami.
Akan tetapi karena pak Helios apalagi Aqwa tahu bahwa semua jin yang jumlahnya ada belasan itu merupakan kiriman dari istri pertama pak Alandra, keduanya tidak meminta para jin itu untuk menyeran.g balik.
“Kembalilah ke asal kalian. Ibu Ami bukan istri kalian. Karena adanya pernikahan di antara kalian, terjadi di luar sepengetahuannya,” ucap pak Helios.
“Namun jika kalian tetap memaksa—” Pak Helios sengaja menghentikan ucapannya. Ia menatap sang cucu penuh arti. “Han.curkan mereka, ... Opa siap bantu!”
“Ini ada apa?” sergah Elmer berbisik-bisik kepada Hyera yang sengaja ia dekati.
Hyera berangsur menghela napas dalam. “Om jangan sakit hati. Mama Om memang sengaja dibuat begitu. Risiko cinta segi banyak sih. Gimana, ya? Karena sakit hati. Hubungan orang tua Om menyakiti semua pihak.”
“Buat pembelajaran saja. Karena yang namanya seling.kuh, mendua, bahkan poligami atas dasar agama. Kalau orang sudah sakit hati, ya sudah, ... selesai.” Ibu Chole sengaja angkat bicara, memberi Elmer pengertian.
Karena berkat penerawangan dari Aqwa, terkuaklah lasan sebenarnya ibu Ami jadi seperti sekarang. Usut punya usut, dulunya ibu Ami merupakan sekretaris pribadi pak Alandra. Kedua ya seling.kuh, dan dengan sadar, ibu Ami meru.sak rumah tangga pak Alandra dengan istri pertama. Meski istri pertama mau meneri.a pernikahan keduanya, rasa sakit dari istri pertama maupun anak-anaknya, membuat mereka gelap mata. Mereka sengaja mengirimi ibu Ami gun.a-gun.a, menikahkan ibu Ami dengan para jin tak kasatmata.
Obrolan serius antara Elmer dengan orang tua Hyera terjadi cukup lama. Satu jam berselang ketika ibu Ami sadar, wanita itu layaknya orang linglung. Ibu Ami bahkan merasa bahwa dirinya baru saja menjalani perjalanan yang sangat menyeramkan. Diam-diam, Elmer sengaja memfoto kebersamaan Hyera berikut orang tuanya, ketika sedang mengobrol dengan ibu Ami. Elmer mengirimkannya kepada Zoya.
Elmer : Orang sekaya mereka, ternyata jelmaan malaikat ❤️
Zoya yang sedang mab.uk di club malam, langsung tidak terima. Zoya teriak-teriak sambil membant.ing gelas maupun botol minumnya. Chelline yang menemani dan juga sudah mab.uk, memang berusaha menenangkan. Namun, Chelline yang lagi-lagi berpakaian minim, digandeng bahkan se.ret oleh seorang tua bangk.a. Tua bang.ka berperut buncit itu sampai memboyong Chelline ke mobil. Mereka meninggalkan club malam tempat mereka sempat bersenang-senang.
Ketika akhirnya Chelline sampai hotel, wanita itu sudah tel.er. Membuat si tua bangka yang tangan maupun jari tangannya penuh perhiasan, makin bersemangat.
Elmer : Hyera, terima kasih banyak buat semuanya. Saya tidak menyangka, kamu dan orang tua kamu, akan se—care ini kepadaku. Berkat kalian, mama juga jauh lebih baik.
Elmer : I love you ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Hyera yang awalnya biasa-biasa saja, mendadak lemas mirip orang pingsan, akibat pesan Elmer barusan. “Sedahsyat ini yah, kekuatan jatuh cinta. Langsung lemes sesak napas. Berasa kena covid,” batin Hyera yang jadi meringkuk di tempat duduk mobil belakang pak Helios duduk.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
lalu ngapain diceraikan kalau istri pertama aja kasih lampu hijau waktu menikah. lagian gw heran, mamanya elmer diceraikan setelah elmer ikut papanya lima tahun lalu artinya waktu elmer tinggal sama ibunya ,masih jadi istri?
pdhl suka sama suka trus dpat lampu hijau tapi berakhir cerai ,kalau pun karena guna" , segitu lamanya guna" itu ada baru diceraikan setelah elmer gd?
aneh banget cerita, gak masuk akal diotak gw
2024-03-27
1
Sarti Patimuan
Hyera akhirnya ada yang mencintai dia dengan tulus setelah cinta nya kepada sabiru bertepuk sebelah tangan
2024-03-18
0
☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋
yaelah Elmer secara tidak langsung kmu udah menjadi keluarga mereka
2024-03-15
0