Selama ini, Zoya selalu berpikir, dan memang teramat yakin, bahwa seorang Elmer tidak mungkin bisa tanpanya. Ditambah lagi, Zoya memiliki rahasia terbesar Elmer. Bisa apa, Elmer jika Zoya membuka rahasia Elmer sebagai seorang pria impoten? Bisa apa Elmer, jika Zoya tidak ikut kerja sama dengan Elmer, agar Elmer mendapatkan warisan lantaran biar bagaimanapun, Elmer tak lebih dari anak wanita kegate.lan yang dinikahi pak Alandra?
“Bisa apa kamu tanpa aku?!” hardik Zoya benar-benar emosi.
“Bisa apa kamu jika aku sampai membeberkan siapa kamu?!”
“Hanya karena tampang kamu oke dan kamu bisa menjaga sopan santun, ... kamu pikir itu cukup menjadi modal hidup apalagi hidup di dunia bisnis yang kejam?!” Kali ini ia sampai mendorong dada bidang Elmer menggunakan kedua tangan.
Elmer yang memang masih linglung karena dibangunkan paksa oleh Zoya, susah payah menahan emosi. Ia menghela napas pelan dan berangsur menghindari Zoya. Namun, Zoya tak segan menenda.ng perut Elmer, dan membuat Elmer terdorong hingga terkapar ke tempat tidur.
Hubungan baik keluarga Zoya dan Elmer, memang menjadi alasan Zoya masuk ke rumah orang tua Elmer dengan leluasa. Sementara tadi, efek Zoya sampai sibuk menggedor pintu kamar Elmer menggunakan kedua tangan, Elmer yang keberisikan, refleks bangun dan membuka pintunya.
“Kenapa, kamu malah akan menikahi Hyera? Hyera tidak lebih dari wanita taruhan! Aku hanya memintamu menidurinya, tidak lebih!” tegas Zoya melotot-lotot di atas wajah Elmer. Ia nyaris mengungkung tubuh Elmer. Namun, berbeda dari biasanya, kali ini tamp.aran panas tangan kanan Elmer, mendarat di pipi kiri Zoya.
Zoya langsung linglung, wajahnya refleks menoleh ke kanan akibat tampa.ran Elmer.
“Ada dendam apa kamu ke Hyera, sampai-sampai, kamu sengaja menjeba.knya?” sengit Elmer. “Apa yang membuatmu begitu ingin melihatnya hancur? Apa salahnya? Benar, bidadari berhati malaikat sepertinya, punya salah ke kamu?!” lanjutnya dengan suara yang makin meledak-ledak.
“Makasih banyak loh, sudah bikin aku kenal Hyera. Aku merasa sangat beruntung bahkan tersanjung, hanya karena aku akan menikah dengan Hyera!” lanjut Elmer. “Karena Hyera calon istriku, dengan kata lain, jika kamu berani macam-macam kepadanya lagi, kamu akan langsung berurusan denganku!”
Mendengar itu, Zoya yang menatap bengis Elmer penuh amarah, langsung tersenyum geli. “Modal burung lupus saja, bangga. Nanti, saat Hyera tahu kamu enggak lebih dari pria impoten mis.kin, Hyera pasti langsung buang kamu!” ucapnya sengaja meledek
Elmer makin menatap bengis kedua mata Zoya. “Harusnya kamu enggak lupa, posisi pintu kamar ini ada di mana!”
Disindir begitu, Zoya makin murka. Zoya tak segan mengh.antam wajah Elmer menggunakan tas dan awalnya menghiasi pundak tangannya. Namun dengan cepat, Elmer menarik tasnya dan melemparnya sekuat tenaga ke luar kamar.
“Zzzztttt, ... baj.ingan!” kesal Zoya buru-buru memungut tasnya. “Kamu tahu berapa harga tas ini? Bahkan aku yakin, kamu tidak mungkin bisa membelinya!” kesal Zoya sambil memunguti beberapa barangnya yang keluar dari dalam tasnya.
Apa yang Zoya katakan makin membuat Elmer kesal. Elmer buru-buru menutup pintu kamarnya, hingga pintu kamar berwarna keemasan miliknya, sampai terbanting.
Zoya yang kaget dengan ulah Elmer langsung terlonjak. Zoya nyaris jantungan dan jadi sangat dendam kepada Elmer. “Satu hal yang aku sesali dalam hidup ini. Kenapa kamu yang dari fisik sekaligus sikap sempurna, enggak lebih dari anak haram yang baru akan papa kamu beri warisan, ketika kamu memiliki anak laki-laki?!”
“Oke, dari fisik dan sikap, kamu memang lebih dari Emran. Namun aku enggak munafik karena hidup butuh duit!” kesal Zoya masih berbicara dalam hati.
“Lihat saja nanti, kamu bakalan nangis darah ketika aku menikah dengan yang lebih dari kamu. Aku buat kamu menyesal selama-lamanya, sebelum kamu minta maaf ke aku!” batin Zoya benar-benar dendam.
Di dalam kamar, Elmer juga mendadak menangis. Elmer menunduk dalam, sebelum akhirnya membuka laci paling atas, nakas sebelahnya. Tangan kekarnya mengambil sebuah bingkai foto dari sana. Bingkai foto berisi foto dirinya yang memeluk wanita berkepala gundul dan wajahnya sangat pucat.
“Andai bukan karena mama butuh banyak biaya pengobatan, ... andai bukan demi bisa dekat dengan papa, ... aku juga enggak mungkin jadi boneka di sini,” batin Elmer yang kemudian mendekap hangat bingkai fotonya. Air matanya masih sesekali jatuh di tengah tatapannya yang menjadi kosong.
***
Elmer : Selamat pagi, Hyera. Sudah bangun, belum? Saya ingin bertanya, apa yang ingin kamu dapatkan dari saya, sebelum saya berangkat kerja?
Pesan WA dari Elmer, membuat Hyera terbengong-bengong. “Ini orang menganggap aku sebagai istri, atau malah juragan, sih? Kok dinas banget bahasanya. Apa, ... efek karena dia sudah tua, ya? Coba seumuran sama Hasan, atau setidaknya seumuran Rain. Mungkin, komunikasi kami enggak akan sekaku ini.”
Elmer : Kamu ingin saya jemput, antar ke tempat kerja, apa bagaimana? Kamu ingin sarapan apa, nanti saya carikan.
Hyera : Aku kurang enak badan. Kalaupun mau berangkat kerja, paling agak siang.
Elmer : Kamu sakit apa? Aku ke sana, ya.
Tahu Elmer akan datang, Hyera langsung panik. Hyera buru-buru duduk kemudian menyingkirkan selimutnya dari tubuh. Yang membuat Hyera kesal, jemari tangannya malah sibuk salah pencet. Sederet emoji hati bahkan ciu.man, terkirim ke Elmer.
“Hahhhhh!” Hyera nyaris kehilangan kewarasan. Buru-buru ia yang sudah sempat berdiri meninggalkan tempat tidur pun duduk. Hyera segera menulis pesan klarifikasi kepada Elmer. Ia mengabarkan, bahwa lagi-lagi, ia salah kirim. Sebab tadi, ia tak sengaja menyentuh ponselnya.
Elmer : Lain kali, saya juga ingin dapat emoji bertabur hati dan cinta, tanpa salah kirim lagi. Yang dibangun dalam hubungan, memang begitu kan?
Untuk pesan yang kali ini, Hyera jadi tidak bisa menjawab. Namun, Elmer kembali mengiriminya pesan. Elmer menawari beberapa menu sarapan. Pria itu mengiriminya pesan panjang lebar, menjelaskan setiap sarapan yang dimaksud, secara rinci.
Hyera : Terserah Om saja.
Sesingkat itu balasan yang Hyera berikan. Hingga Hyera mendadak ingat sederet cuitan pengguna internet dan itu para kaum hawa. Mereka mengaku sebal ke pasangan mereka, sebab chat panjang lebar yang mereka kirim ke pasangan termasuk itu pak suami, lebih sering dibalas singkat bahkan kadang hanya dibaca, ketimbang dibalas dengan porsi seimbang.
“Ini, berarti aku kebalikannya, ya? Ya lagian, semendadak ini kami disuruh menikah. Mana badanku rasanya remek banget,” keluh Hyera yang jadi terkejut karena ia tembus. Ada sedikit darah yang menempel di seprai bekasnya duduk. Sementara setelah ia pastikan ke kamar mandi, ternyata ia mens.
“Alhamdullilah, aku mens. Berarti aku enggak sampai hamil. Dan anakku pun, enggak sampai jadi anak haram. Karena yang kemarin aku dan om El lakukan, enggak sampai bikin aku hamil!” batin Hyera benar-benar lega. Meski ketika dirinya ingat akan didatangi Elmer dan itu sebentar lagi, ia jadi kembali mules sekaligus kebelet pipis.
“Ya ampun, ... deg-degan banget, pagi-pagi mau diapelin!” batin Hyera bergegas mandi. Sebab meski ia belum sedikit pun mencintai Elmer, ia tetap ingin tampil sempurna di hadapan calon suaminya itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 63 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Ya udah sono vari Emran..Napain ngamuk2 di sini,Harusnya kamu bersyukur Hyra nikah sama Elmer,Jadi Emran gak bakal gangguin Hyra lagi..
2025-01-27
0
Qaisaa Nazarudin
Mampos kau,Dasar jalang,Mau mengugut Elmer,Yang ada setelah ini kamu yg kena mental sama papa Hellos...
2025-01-27
0
Sandisalbiah
jadi alasan Elmer melakukan semua ini demi mama nya
2024-07-30
0