MASALAH PRIBADI

“Mar!” Ryan menekan sebuah tombol yang langsung tersambung dengan ruangan Mario, “cepat ke ruanganku!”

Namun hingga lima belas menit berlalu, tak nampak sosok Mario yang masuk ke dalam ruang kerja Ryan. Pada akhirnya Ryan menghela nafasnya lalu menyandarkan tubuhnya di kursi kerjanya. Ia baru teringat kalau ia sudah memecat Mario.

“Arghhh!!! Mengesalkan sekali!” Ryan belum sempat mencari pengganti Mario, bahkan ia juga tidak memiliki seorang sekretaris.

“Lihat saja nanti, aku yakin ia akan datang kembali ke sini untuk meminta pekerjaan dariku,” lanjut Ryan begitu percaya diri.

Waktu kembali berjalan dan tiba tiba saja ia menjadi kesal karena ada yang tak ia mengerti. Pekerjaannya pun menjadi tertunda yang itu artinya akan semakin bertumpuk setiap hari nya.

“Mario siallann!!” umpat Ryan kesal.

Ingin sekali ia membuang semua dokumen itu ke lantai. Namun ketika teringat kembali bahwa nanti tak akan ada yang membereskannya seperti semula, maka tangannya langsung berhenti.

“Aku akan mendapatkan seseorang yang lebih segala galanya darimu, Mar. Dan ketika nanti kamu datang kembali untuk meminta pekerjaan, aku pastikan kamu tak akan mendapatkan apa apa,” gerutu Ryan yang kemudian segera menghubungi bagian HRD untuk mencarikannya seorang asisten pribadi merangkap sekretaris dan juga supir.

*****

“Selamat pagi, Uncle, Aunty!” Mario yang berada di dalam ruang perawatan merasa kaget dengan kedatangan ketiga sahabatnya.

Ya, Nala, Devian, dan Eleanor, sengaja mendatangi ruang perawatan Mommy Mario yang bernama Zoya.

“Devian, Nala?!” Aidan dan Zoya juga merasa kaget dengan kehadiran sahabat putranya itu, tapi di balik itu juga terselip rasa bahagia karena sudah lama sekali rasanya mereka tak melihat sahabat sahabat putranya itu.

“Apa kabarmu, Uncle?” sapa Nala sambil memeluk tubuh Aidan.

“Uncle sudah tua, sayang. Kamu semakin cantik saja,” puji Aidan, membuat Zoya ikut tersenyum.

“Uncle masih tampan dan Aunty masih cantik, aku bahkan belum biaa membayangkan apakah aku akan secantik Aunty saat seumur Aunty nanti,” ucap Nala sambil memanyunkan bibirnya.

“Sebentar lagi kita akan pergi dari sini, Uncle, Aunty,” ujar Devian yang memang mengambil keputusan tanpa bertanya pada Mario. Hal itu karena ia yakin Mario akan kembali menolak jika Devian mengatakannya terlebih dahulu.

“Pergi? Ke mana?” tanya Aidan.

“Apa yang mau kalian lakukan?” kini Mario pun bertanya.

“Uncle, Aunty, Daddyku adalah seorang dokter dan ia mengenal dokter terbaik yang akan menangani Aunty. Percayalah pada kami,” ucap Nala.

“Tidak perlu, Mommyku akan tetap di sini,” ujar Mario yang tak ingin sahabat sahabatnya ikut campur dengan masalah yang ia hadapi, apalagi sampai dikasihani.

Nala yang melihat hal itu langsung menoleh ke arah Mario dan mendekatinya, “kamu tahu kamu itu egois, Mar. Saat ini yang terpenting adalah kesehatan Aunty dan Uncle. Apa kamu akan terus seperti ini hanya karena malu pada kami? Kamu pikir kami ini sahabat macam apa?!”

“Mommy sudah mendapatkan perawatan terbaik di sini, tak perlu memindahkannya,” ucap Mario lagi.

“Ya benar, kami tidak apa apa berada di sini,” ujar Aidan yang sangat tahu mengapa putranya, Mario, mengatakan hal semacam itu.

“Uncle,” Nala memegang kedua tangan Aidan lalu menatapnya, “Kami tahu Uncle tak ingin merepotkan kami, begitu pula dengan Mario. Namun, kami melakukan ini karena kami menyayangi Uncle dan Aunty. Kami juga menyayangi Mario sebagai sahabat kami. Jadi, izinkanlah kami memberikan yang terbaik untuk kalian. Selain itu, bukankah kalian ingin selalu sehat supaya bisa melihat Mario menikah dan menghadirkan cucu cucu untuk menemani masa tua kalian?”

“Nala?!” Mario berdecak.

“Sudah kamu diam saja … aku sedang berbicara dengan Uncle, bukan denganmu,” ucap Nala yang kesal pada Mario.

Devian yang berdiri tak jauh dari Mario pun mendekati sahabatnya itu, “diam saja dan turuti kami, atau kamu ingin kedua orang tua mu syok karena saat ini kamu tak punya pekerjaan, alias pengangguran. Apa kamu ingin membuat kedua orang tua mu semakin sedih dan drop karena memikirkan putranya?”

Mario yang mendengar bisikan Devian pun langsung menoleh. Ia mencebik saat menyadari bahwa ia tak bisa menyembunyikan hal ini, apalagi dari kemampuan Keluarga Nala mencari tahu sesuatu. Seharusnya memang ia tak pernah bertemu kembali dengan sahabat sahabatnya.

Wajah Aidan dan Zoya tampak berseri seri saat mendengarkan ucapan Nala, “apa Mario sudah memiliki kekasih? Mengapa ia tak membawanya pada kami?”

Nala tersenyum, “yang terpenting sekarang, Aunty mau ya diajak pindah ke rumah sakit yang lain. Aku percaya dokter di sana akan menangani Aunty lebih baik. Selain itu, Uncle juga akan lebih nyaman saat menemani Aunty. Kami sudah mempersiapkan semuanya.”

Mau tak mau, akhirnya Mario mengikuti semua rencana Devian, Nala, dan juga Eleanor. Di dalam hatinya ada rasa gelisah yang amat sangat karena kini bebannya bertambah. Ia kini memiliki hutang budi yang mungkin akan sulit untuk dibalas.

*****

Kedatangan Alex dan Ava ke Perusahaan Williams, menarik perhatian para pegawai di Perusahaan Williams. Mereka mengira bahwa Ava adapah kekasih Alex karena interaksi keduanya yang begitu dekat.

“Mengapa mereka menatapku seperti itu, Kak? Apa ada yang salah dengan penampilanku?” tanya Ava sambil melihat dirinya sendiri.

Alex tersenyum saat mereka sudah berada di dalam lift, “mereka iri padamu karena bisa berada di sampingku.”

“Kakak narsis!”

Alex kembali tertawa, “kakak bukan narsis, tapi memang itu kenyataannya. Sejak dulu tak ada wanita yang kakak ajak ke perusahaan, apalagi berjalan di samping kakak.”

“Apa kakak masih berharap pada Kak Wyna?” tanya Ava.

Alex terdiam ketika Ava menyebut nama seorang wanita yang pernah mengisi hari harinya. Hanya saja wanita itu menolak dirinya dan mengatakan bahwa ia akan menikah dengan pria lain.

“Jangan pernah menyebut namanya lagi,” ujar Alex.

Ava tersenyum, “itu tandanya kakak masih berharap. Kejarlah dia kak, Kak Wyna batal menikah.”

Namun ucapan Ava tak dipedulikan sama sekali oleh Alex. Bagi Alex, Wyna sudah menolaknya dan ia tak akan mengemis cinta dari seorang wanita yang tidak mencintainya.

“Va! Kita ke sini untuk bekerja, bukan untuk membicarakan masalah pribadi.”

Ava pun akhirnya diam. Saat sampai di dekat ruang kerja Alex, tampak sosok Dexton yang sudah berdiri menunggu kedatangan atasannya itu.

“Selamat pagi, Tuan,” sapa Dexton.

“Dex, ajarkan hal hal penting tentang perusahaan pada Ava. Dan biarkan sia menjadi sekretaris pribadiku selama ia di sini,” ucap Alex.

“Hah?! Sekretaris lagi? Sejak kapan aku mau menjadj sekretaris kakak?!”

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Wyna? Kakaknya Oseania temannya Ava? Semoga ada kisahnya Alex..

2024-08-24

0

Asma

Asma

aidan?
Moreno siapa? 🤔

2024-04-16

0

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

Mario jangan salah sangka sama sahabatmu,itulah sahabat yang baik sesungguhnya, yaitu sahabat yang ingin selalu bersama2 dalam suka maupun duka, yang selalu mendukung satu sama lain
akhirnya kamu Ava bisa move on juga dari Ryan.

2024-04-01

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!