KEMBALI

Setelah disepakati, acara pernikahan antara Ryan dan Ava akan dilaksanakan sampai batas waktu yang akan ditentukan kembali kemudian.

Axton tak setuju jika putri bungsunya itu menikah terburu buru, apalagi ia baru saja akan lulus kuliah, meskipun hanya tinggal menunggu wisuda saat ini.

“Dad,” Ava duduk tepat di samping Axton dan bersandar pada bahu ayahnya itu.

“Jangan pernah melakukan apapun dengan terburu buru, kenali dirinya lebih baik lagi setelah acara pertunangan kalian,” pesan Axton pada Ava.

“Aku mengerti, Dad. Terima kasih karena tak menolaknya,” ujar Ava.

Axton hanya tersenyum tipis. Ia tak akan menolak secara terang terangan pada putra Keluarga Dome. Ia akan membiarkan Ava melihat kebusukan keluarga itu dan Ava sendiri lah yang akan menolaknya suatu saat nanti.

“Beristirahatlah, bukankah lusa kamu harus mengikuti wisuda?”

“Hmm, Bukankah Dad juga harus hadir di sana. Jadi sebaiknya Dad juga beristirahat. Lagipula Mommy pasti sudah menunggu Daddy di kamar,” ucap Ava.

Axton mencubit hidung Ava sambil tersenyum kemudian mereka pun bangkit bersama untuk masuk ke dalam kamar tidur mereka masing masing.

*****

“Kamu berhasil, Son!” Freddy menepuk bahu Ryan. Ia merasa sangat senang dengan jawaban Ryan tadi yang sebenarnya tak pernah ia sangka kalau putranya bisa mengatakan hal seperti itu.

Namun, Ryan hanya diam saja lalu bergegas masuk ke dalam kamar tidurnya. Di dalam kepalanya, ia sedang menyusun rencana serta kata kata untuk kekasihnya, Imelda.

“Ava, Ava … Ava! Mengapa harus ada wanita seperti dia yang mendekatiku?!” ungkap Ryan dengan kesal sambil menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur.

Ia mulai menerawang sambil menatap langit langit kamar tidurnya. Setelah beberapa saat, senyum mengembang di wajahnya. Ia seakan mendapat pencerahan dan jalan untuk membuat Ava menderita.

*****

Acara pertunangan antara Ryan dan Ava berlangsung tertutup. Hal itu adalah keinginan Keluarga Williams karena Axton memang menutup akses tentang Ava pada banyak orang. Ia tak ingin putrinya diketahui oleh banyak orang dan membuatnya menjadi tak aman.

Hal itu justru menguntungkan bagi Ryan. Ia yang awalnya menolak pertunangan itu pun kini tak perlu takut jika sampai diketahui oleh Imelda karena berita tersebut tak akan pernah keluar, hanya sebatas keluarga saja yang tahu.

“Ry,” Ava yang berdiri berdekatan dengan Ryan, berusaha berbicara dengan pria yang kini berstatus sebagai tunangannya.

Namun, Ryan akan tetap menjadi Ryan jika hanya berdua bersama dengan Ava.

“Ada apa?!” tanya Ryan dengan sedikit ketus, tapi tetap perlahan karena ia tak mau sampai ada yang mendengar dan melaporkannya.

“Maukah kamu datang di acara wisudaku?” tanya Ava penuh harap.

“Tidak.”

“Mengapa tidak?” tanya Ava lagi.

“Aku sibuk, lagipula bukankah pertunangan kita ini bersifat tertutup, jangan sampai ada yang tahu,” jawab Ryan yang memanfaatkan keadaan.

“Tapi …”

“Tak ada tapi tapian! Apa kamu mau aku membatalkan acara pertunangan ini? Jangan membuatku menyesal telah mengambil keputusan ini,” ujar Ryan.

Ava langsung diam lalu menutup mulutnya rapat rapat. Ia tak mau jika Ryan membatalkan pertunangan mereka. Ia sudah mencintai Ryan sejak ia pertama kali melihatnya. Jika itu hanya cinta monyett, bukankah harusnya sudah hilang? Tapi tidak bagi Ava, menurutnya ini adalah cinta yang sesungguhnya.

“Lalu kapan kita akan mulai mempersiapkan pernikahan kita?” tanya Ava lagi.

Ryan menghela nafasnya dan kembali menatap Ava dengan tajam, “acara pertunangan kita saja belum selesai, tapi kamu sudah memikirkan pernikahan! Seharusnya kamu berpikir bagaimana membantuku menjadi pengusaha sukses agar kedua orang tuamu tidak malu memiliki menantu sepertiku.”

“Apa yang bisa kulakukan untuk membantumu?”

“Kena kamu!” batin Ryan.

“Kamu bisa meminta Daddymu untuk berinvestasi lebih banyak di Perusahaan Dome dan mungkin akan lebih baik jika kamu menjadi sekretarisku. Bukankah dengan begitu kita akan semakin dekat?” ucap Ryan.

“Benarkah? Benarkah aku boleh menjadi sekretarismu?” Ava sangat senang karena Ryan memperbolehkannya berada dekat dengan pria itu, sangat jarang sekali.

“Ya,” jawab Ryan singkat.

“Aku mau!”

“Ah tidak! Tidak! Tidak jadi.”

“Loh kok tidak jadi?”

“Nanti Daddymu marah. Aku tak mau dianggap memperalatmu. Aku akan mencari sekretaris sendiri saja nanti,” ucap Ryan yang terdengar memprovokasi bagi Ava.

“Jangan! Jangan lakukan itu. Aku mau menjadi sekretarismu. Nanti aku yang akan mengatakannya pada Daddy,” ujar Ava. Ava tak ingin Ryan memiliki sekretaris selain dirinya, apalagi jika itu wanita.

Kini langkah Ava sudah lebih maju daripada sebelumnya. Ia tak ingin kehilangan Ryan. Ia akan menuruti apapun keinginan Ryan agar pria itu selalu berada di dekatnya, seperti dahulu.

“Bekerjalah setelah wisuda, kalau tidak aku akan meminta asistenku untuk mencari sekretaris wanita yang lebih baik darimu.”

Ava menghela nafasnya pelan. Ia kini berpikir bagaimana caranya untuk berbicara dengan ayahnya. Ia tak ingin Dad Axton salah sangka dengan Ryan yang akan berimbas pada hubungannya.

*****

Suara hentakan high heels seakan bergema di bandara. Tampak seorang wanita dengan tinggi semampai melangkah memasuki area kedatangan. Dengan sebuah kacamata hitam yang bertengger di hidungnya, dan sebuah tas tangan di lengannya, ia berjalan bersama seorang asisten pribadi menuju mobil yang telah menunggunya.

“Jo, kita langsung ke apartemen, aku lelah.”

“Baik, Nona,” ucap Joanna.

Joanna adalah manager sekaligus merangkap sebagai asisten pribadi untuk model internasional bernama Imelda Belva. Sebenarnya hari ini Imelda ada jadwal temu dengan seorang pengusaha yang akan menjadikannya brand ambassador untuk sebuah produk yang akan diluncurkan sekitar dua minggu lagi. Namun, Joanna tak berani jika harus menentang keputusan Imelda.

Mobil berwarna silver tersebut langsung membawa Imelda dan Joanna menuju ke apartemen milik Imelda. Dengan statusnya sebagai model internasional, Imelda diberikan apartemen oleh agency yang menaunginya.

Di tempat lain, tepatnya di Perusahaan Dome, Ryan tersenyum bahagia saat melihat sebuah portal berita di ponselnya, yang memperlihatkan kedatangan Imelda.

“Apa kamu ingin memberiku kejutan, baby? Kamu tidak memberitahuku jika kamu akan kembali hari ini,” gumam Ryan.

Ryan yang sedang asyik asyiknya memperhatikan layar ponsel, dikejutkan oleh Mario yang sudah berdiri di depan meja kerjanya.

“Ada apa?! Apa kamu tak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu?” tanya Ryan.

“Maaf, Tuan. Saya sudah mengetuknya beberapa kali tapi tidak ada jawaban,” ucap Mario.

“Kalau tidak ada jawaban berarti aku tidak mau kamu ganggu. Dasar bodoh! Begitu saja masih perlu diajari,” ucap Ryan kesal.

“Tapi saat ini Tuan Magno ingin bertemu dengan anda terkait dengan revisi proposal kerja sama, Tuan,” ucap Mario.

Brakkk!!!

“Bilang donk dari tadi!” ucap Ryan sambil menghela nafasnya kasar, “lalu ia segera melangkahkan kali keluar ruangan menuju ke ruang meeting.

Lagi dan lagi, Mario harus menahan semuanya. Ia tak mungkin berhenti saat ini, apalagi ibunya membutuhkan banyak uang untuk pengobatan penyakitnya. Sesekali ia teringat pada sahabatnya, yang ia yakini bisa membantunya, tapi tak mungkin ia lakukan.

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Sdh pasti lah..Axton sdh tau niat klrg Dome yg pengen memanfaatkan Ava demi kelangsungan perusahaannya..Klrg Williams ga bisa dibohongi apalagi dicurangi

2024-08-24

0

rain_

rain_

cakeep.. bijak nya daddy axton /Sneer/

2024-06-26

0

Ita rahmawati

Ita rahmawati

trnyta axton udh tau busuknya keluarga ryan

2024-05-31

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!