LAMARAN

Wajah Ava tampak berseri seri. Ia mematut penampilannya di cermin. Ia ingin mempersembahkan yang terbaik untuk Ryan. Tak lupa, ia kembali menggunakan kacamata yang selalu bertengger di hidungnya.

Ava keluar dari kamar tidurnya dengan bersemangat, setelah ia mendengar suara deru mobil memasuki pekarangan Kediaman Keluarga Williams. Tak sabar rasanya untuk bertemu dengan pujaan hatinya, Ryan Dome.

Usia Ava dan Ryan hanya berbeda satu tahun saja, tapi bagi Ryan sikap Ava sangat kekanak kanakan. Dari dalam mobil, ia sudah mencebik kesal karena melihat Ava yang sudah berdiri di ambang pintu untuk menyambutnya.

“Jangan kecewakan Daddy. Ingatlah bahwa nasib Perusahaan Dome bergantung pada malam ini. Kamu beruntung karena Ava menyukaimu. Itu akan memudahkan semuanya,” ucap Freddy yang berusaha memperingatkan putra semata wayangnya itu.

Ryan menghela nafasnya pelan. Kalau saja kemarin tak ada masalah di Perusahaan Dome, ia tak akan mau melakukan ini. Baginya, Ava adalah bencana di hidupnya. Namun seketika ia teringat pada ucapan Garvin. Ia bisa memanfaatkan Ava dengan uang dan kekuasaan Keluarga Williams. Selebihnya, ia tetap akan menjadikan Imelda sebagai wanita yang akan menjadi kekasih, istri, dan penghangat ranjanggnya.

Di tempat lain, tepatnya di Kota Paris, Perancis, seorang wanita tampak berdiri di balkon apartemennya. Ia tersenyum sambil menatap keindahan Kota Paris yang menjadi surga baginya, karena di negara inilah semua keinginannya tercapai.

“Aku akan kembali sebentar lagi, Ryan. Tunggu aku. Model terkenal dan pimpinan Perusahaan Dome, tentu akan sangat cocok sekali, bukan begitu?” gumamnya pelan sambil tersenyum penuh arti.

*****

“Ry!” Ava menyambut kedatangan Ryan di kediamannya.

Ryan membalas sambutan Ava dengan senyum tipis penuh kepalsuan, sementara Freddy menatap Ava dengan tatapan penuh arti.

“Ayo, Ry. Bukankah ini keinginanmu,” ucap Dad Freddy. Ia memang sengaja beralasan agar tak ada yang mencurigai kedatangan mereka di sana dengan alasan perusahaan.

“Silakan masuk, Tuan Freddy,” ucap Axton yang menyambut kehadiran Freddy Dome, rekan bisnisnya.

“Terima kasih,” balas Freddy.

Kini Freddy dan Ryan sudah duduk di salah satu sofa yang ada di ruang tamu Kediaman Keluarga Williams.

“Nyonya Sofia tidak ikut?” tanya Jeanette pada Freddy karena tak melihat keberadaan istri dari Freddy.

”Ah tidak, i… ia sedang pergi keluar negeri,” jawab Freddy dengan sedikit terbata. Ia terpaksa mengatakan itu karena tak ingin keadaan rumah tangganya yang sedang kacau diketahui oleh Keluarga Williams. Saat ini, Freddy dan Sofia sesang dalam proses perceraian. Sofia tak sanggup hidup bersama dengan Freddy yang suka bermain wanita di luar sana.

Jeanette menganggukkan kepalanya. Setelah itu, Freddy kembali membuka pembicaraan. Ia ingin maksud dan tujuan kedatangannya ke Kediaman Keluarga Williams tersampaikan.

“Tuan dan Nyonya Williams, kedatangan saya ke sini sebenarnya karena permintaan putra tunggalku ini,” ucap Freddy.

Lagi dan lagi, Freddy menggunakan Ryan sebagai alasan kedatangannya.

“Ia mengatakan padaku bahwa ia sangat mencintai Ava dan ingin menjadikan Ava, putri anda, sebagai istrinya. Oleh karena itu, maksud kedatangan saya ke sini adalah secara khusus untuk melamar putri anda untuk putra saya,” ucap Freddy.

Axton menatap Freddy kemudian matanya kembali beralih pada Ryan. Ia belum yakin dengan penuturan tekan bisnisnya itu, apalagi melihat gelagat Ryan yang sepertinya berbeda dengan apa yang dikatakan oleh Ayahnya.

Lengan Freddy menyenggol Ryan agar putranya itu ikut angkat bicara. Ia sudah menasihati putranya berulang kali agar rencana ini jangan sampai gagal atau mereka akan kehilangan Perusahaan Dome.

Mau tak mau, Ryan pun mengangkat kepalanya. Ia juga tak ingin Perusahaan Dome hilang karena ia tak ingin jika Imelda menolak dirinya, padahal Imelda telah berusaha memantaskan diri untuknya.

“Uncle, Aunty, saya Ryan Dome, bermaksud melamar Ava untuk menjadi istri saya,” ucap Ryan.

“Apa kamu yakin?” tanya Axton sekali lagi.

“Yakin, Uncle,” jawab Ryan.

“Tapi melihat sikapmu sepertinya tak begitu,” ucap Axton lagi, membuat Ryan mulai kehilangan kepercayaan dirinya yang memang semakin ciut ketika melihat tatapan Axton yang begitu tajam.

“Dad,” Ava yang duduk tepat di sebelah Axton pun mencoba menenangkan ayahnya itu. Bagaimana pun ia sangat mencintai Ryan dan melihat Ryan berada di kediamannya dan kini sedang duduk di hadapannya untuk melamarnya, sungguh luar biasa. Ava merasa doanya dikabulkan oleh Tuhan dan usahanya selama ini mendekati Ryan tak sia sia.

“Apa kamu menerima lamarannya, Va?” tanya Axton menoleh ke arah putrinya. Ia ingin putri bungsunya itu mengambil keputusan karena ini akan berpengaruh pada hidupnya kelak. Bukan Axton ingin lepas tangan, tapi ia ingin mengajarkan sesuatu pada Ava.

Apapun keputusan yang diambil oleh Ava nanti, Axton akan tetap berada di belakangnya untuk memberikan dukungan serta perlindungan.

Ava melihat ke arah Axton dan Jeanette, ia menghela nafasnya sebelum kembali menatap Ryan yang ada di hadapannya.

“Malam, Dad, Mom,” suara sapaan seorang pria terdengar saat langkah kaki memasuki Kediaman Keluarga Williams, dia lah Alexander Ellard Williams, putra sulung Axton dan Jeanette.

“Malam, Al.”

“Malam, sayang,” sapa Axton dan Jeanette bersamaan.

Mata Alex memicing saat melihat sosok Freddy Dome dan Ryan Dome di sana. Tatapan tajam bak elang itu seakan menghunus tajam ke jantung Ryan sekali lagi dan membuatnya kembali menundukkan kepalanya.

“Duduklah,” ucap Axton pada putranya.

Jantung Ryan seakan mau lepas dari tubuhnya ketika Alex ikut duduk di sofa dan memperhatikan dirinya serta ayahnya. Freddy Dome, pria paruh baya itu juga agak sedikit kikuk saat melihat tatapan Alex.

“Tuan Freddy datang ke sini bersama putranya untuk melamar Ava,” ucap Axton memberitahu putranya.

Alex menganggukkan kepala kemudian menatap Ava, “Kamu menerimanya, Va?” tanya Alex dengan suara yang seakan mengintimidasi.

Tanpa ragu, Ava menganggukkan kepalanya, bahkan ada senyuman terbit di wajahnya. Alex hanya bisa menghela nafasnya pelan karena ia sudah tahu sejak dulu, bagaimana Ava sangat menyukai Ryan. Dan pucuk dicinta ulam pun tiba, pria itu kini datang melamar adiknya itu.

Freddy Dome menghela nafas lega karena Ava menganggukkan kepalanya. Ia sudah selangkah lebih maju dan semakin yakin kalau rencananya akan berhasil.

“Bagaimana kalau kita mempersiapkan acara pernikahan mereka segera?” sahut Freddy bersemangat.

Freddy ingin secepatnya menjadi besan dari seorang Axton Williams, pengusaha sukses yang namanya sangat diperhitungkan dalam dunia bisnis, begitu pula dengan putranya, Alexander Ellard.

“Dad,” Ryan seakan tak terima jika Dad Freddy ingin ia segera menikah, pasalnya ia belum membicarakan hal ini dengan Imelda. Ia tak ingin wanita itu sakit hati dan pergi meninggalkannya.

“Sepertinya putramu tidak setuju,” ucap Axton.

Hal itu tentu membuat Freddy langsung menoleh pada Ryan dengan tatapan tajam.

“Maaf, Uncle. Bukan maksudku tidak setuju, tapi saya tak ingin terburu buru. Saya ingin mempersiapkan acara pernikahan yang berkesan bagi kami berdua nantinya,” ucap Ryan beralasan.

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Jgn sampai pernikahan sdh terjadi kedoknya Fredy dan Ryan br kebongkar..

2024-08-24

0

Bundanya Pandu Pharamadina

Bundanya Pandu Pharamadina

Alex ayo tunjukan kemampuanmu

2024-06-04

0

Ita rahmawati

Ita rahmawati

hai takkan semudah itu ya seharusnya klo rian mau mempermainkan ava,,diliat dari siapa ayah dn kakaknya 🤔🤗

2024-05-31

2

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!