TAK PERLU MENIKAH

Ryan menggerutu kesal di dalam hatinya ketika ia harus mengemudikan sendiri mobil miliknya. Namun, ia cukup senang karena ada Tamara yang duduk di sampingnya. Wanita itu seakan haus akan sentuhan dan Ryan tentu saja merasa senang karena tanpa ia minta pun Tamara akan menawarkan dirinya.

Seperti saat ini, mereka kembali berhenti di depan sebuah hotel dan check-in di sana. Keduanya kini kembali melakukan pergulattan panas dengan Tamara yang memimpin.

Ponsel Ryan tampak bergetar dan memperlihatkan nama Imelda pada layar. Namun Ryan yang tengah merasakan kenikmattan surga dunia, tentu saja tak mempedulikannya. Hal itu membuat Imelda menjadi kesal dan akhirnya membanting ponselnya ke lantai.

Pranggg

“Mel, ada apa?” tanya Joanna yang baru saja datang ke apartemen Imelda.

“Aku kesal!” gerutu Imelda.

Joanna langsung mengangkat ponsel Imelda yang sudah terlepas dan layarnya retak.

“Tapi jangan melempar ponselmu, Mel,” ucap Joanna.

“Biarkan saja! Kalau rusak ya tinggal beli yang baru. Jangan seperti orang susah! Aku tidak miskin, Jo. Ingat itu!” ucap Imelda.

“Aku tak pernah mengatakan kamu miskin, Mel.”

“Tapi dari ucapanmu sepertinya aku tak boleh melemparkan ponselku karena aku tak bisa membelinya lagi,” ucap Imelda dengan ketus.

Joanna menghela nafasnya pelan. Ia tak bicara apapun lagi karena tak ingin berdebat dengan Imelda.

“Untuk apa kamu datang pagi-pagi begini?” tanya Imelda.

Joanna melihat kembali ke arah jam di pergelangan tangannya, “ini sudah jam sepuluh, Mel. Apa kamu tak ingat kalau siang ini kita ada pertemuan dengan Perusahaan Williams? Mereka melakukan casting untuk model terbaru produk mereka.”

Imelda menepuk dahinya. Ia baru ingat bahwa Joanna sudah memberitahunya kemarin siang. Kekesalannya pada Ryan dan hassratnya yang memuncak, membuatnya lupa akan janjinya itu. Selain itu, ia sudah tak sabar untuk lolos sebagai model di Perusahaan Williams. Imelda akan membuktikan bahwa ia bisa melakukannya tanpa bantuan dari Ryan atau pun Ava.

Ia bergegas masuk ke dalam kamar mandi lalu membersihkan dirinya. Sejak kemarin ia belum membersihkan diri karena ia terus saja mencoba menghubungi Ryan. Ia kesal kareba Ryan tak berinisiatif membujuk dirinya yang tengah marah.

“Ayo cepat kita berangkat!” Imelda yang keluar dari kamar tidurnya masih sambil mencoba memakai anting anting emas miliknya. Ia ingin terlihat seperti model yang mahal dan berkelas.

“Tidak jadi,” ungkap Joanna yang kini tengah duduk di atas sofa sambil meletakkan ponsel miliknya.

“Apa maksudmu tidak jadi?” tanya Imelda tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh asisten sekaligus managernya itu.

“Mereka baru saja menghubungiku dan mereka mengatakan kalau sudah menemukan model yang cocok.”

“Whatt?!! Bagaimana bisa? Casting saja belum dimulai, tapi sudah mendapat yang cocok?!” ungkap Imelda dengan kesal.

Joanna menghela nafasnya pelan, “itulah Perusahaan Williams, Mel. Mereka tak akan melanjutkan casting jika mereka sudah mendapatkan model yang cocok untuk produk mereka. Kita terlambat sedikit saja, hilang sudah kesempatan kita.”

“Sombong! Mereka terlalu sombong! Seharusnya mereka menyeleksi semuanya terlebih dahulu, aku yakin mereka pasti memilihku,” ujar Imelda kemudian menghempaskan tubuhnya ke atas sofa sambil melipat kedua tangan di depan da da.

Sudah ia kesal karena Ryan tak menghubunginya, masalah dengan Perusahaan Williams pun membuat emosinya semakin meninggi.

“Temani aku ke klub, Jo!”

“Tapi, Mel …”

“Tak ada tapi tapi an! Kamu masih mau bekerja denganku atau tidak?!” tanya Imelda dengan penuh ancaman.

“Tapi nanti Vigor akan marah jika kamu pergi ke klub.”

“Ia tak akan tahu kalau kamu tak memberitahunya. Lagipula aku pergi ke klub untuk meredakan emosiku, bukan untuk berselingkuh!”

Joanna memang adalah sepupu Vigor. Ia diposisikan di samping Imelda sebagai asisten sekaligus manager, agar bisa mengawasi Imelda jika Vigor tak ada di sampingnya. mau tak mau Joanna harus menemani Imelda. Kalau sampai Imelda dekat ataupun berselingkuh dengan pria lain, Vigor meminta Joanna langsung memberitahunya, karena Vigor tak akan mentolerir sebuah perselingkuhan.

“Baiklah kalau begitu.”

*****

“Kamu cantik sekali, Va!” teriak Nala dengan suara lantang, “Apa yang kukatakan padamu, benar kan?! Jangan menyembunyikan kecantikanmu di balik kacamata mu itu.”

“Tapi …”

“Tak ada tapi tapi … aku ingin kamu belajar untuk menjadi dirimu yang baru. Kamu adalah putri Keluarga Williams!”

Ava tampak menatap wajahnya di cermin. Ia tahu seperti apa wajahnya, hanya saja ia sengaja berpenampilan biasa agar suatu saat nanti ada pria yang mencintai dirinya apa adanya.

“Setelah ini kita akan langsung ke butik lalu makan malam bersama dengan One dan juga keluargamu,” ucap Nala.

“Ada acara apa? Mengapa tiba tiba?”

“Aku tak tahu, Va. Aku hanya diinta menyampaikan pesan padamu karena sejak tadi Aunty Jean menghubungimu tapi kamu tak menjawab panggilannya, atau pun membalas pesannya.”

Ava langsung mengambil ponsel dari dalam tas miliknya dan melihat banyak panggilan serta beberap pesan yang dikirimkan oleh Mom Jean.

Karena rasa ingin tahu yang cukup tinggi di dalam diri Ava, ia pun mencoba mengubungi ibunya kembali. Hanya sampai di dering keduac Mom Jean langsung mengangkatnya.

“Kamu ke mana saja, Va?”

“Aku ke salon, Mom. Suara ponselnya tak terdengar,” jawab Ava.

“Nanti malam Grandpa Orlando akan datang.”

“Grandpa?!” ucap Ava bersemangat.

“Hmm … pulanglah dan ajak Nala. Mommy tak mau kalian berdua pulang terlalu malam,” ucap Jeanette.

“Okay, Mom.”

Setelah sambungan terputus, Ava kembali melihat dirinya di depan cermin lalu berbicara sendiri di dalam batinnya.

“Jadilah Ava yang baru, Ava yang tak akan pernah takut akan apapun. Hidup itu tak hanya soal pria, tak hanya soal pernikahan. Kamu bisa hidup tanpa pria, Va. Dekarang yang perlu kita lakukan hanya lah bekerja,” batin Ava.

“Kak, apa memiliki anak itu menyulitkan?” tanya Ava.

“Apa maksud pertanyaanmu?” tanya Nala sambil menautkan kedua alisnya.

“Setelah kupikir pikir,aku ingin punya anak saja, tapi tak perlu menikah.”

“Ava!”

Ava menatap Nala yang melihatnya dengan tatapan tidak percaya, “jangan bercanda, Va. Menikahlah jika kamu ingin memiliki anak.”

“Untuk apa menikah, Kak? Menurutku menikah perlu kerja sama dua orang dan itu tak akan mudah. Cinta seseorang bisa berkurang setiap hari, dan semakin lama hilang yang pada akhirnya akan benar benar lenyap,” Ava sudah kehilangan semangatnya.

“Va … jangan karena pria seperti Ryan, kamu menjadi seperti ini,” ujar Nala tak suka.

Tiba tiba saja Ava tertawa, membuat Nala mencebik kesal karena merasa bahwa Ava tengah mengerjainya.

“Kamu sengaja mengerjaiku ya?” tanya Nala.

Sekali lagi Ava tertawa, “Apa aku berhasil?”

Ava tak ingin Nala menangkap secara serius niat nya itu. Ia akan melupakan Ryan dan mencari cara untuk memiliki anak sendiri. Anak yang akan menjadi fokus kehidupannya nanti. Melihat sikap dan sifat Ryan, membuatnya berpikir bahwa stock pria seperti Dad Axton sangatlah minim.

“Aku harus mencoba cara itu,” batin Ava yang teringat pada salah seorang sahabatnya yang menjadi dokter.

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

Ava masih banyak pria yang baik seperti Daddy Axton yakinlah kamu pasti bertemu kalau sudah ada waktunya,ayo semangat menjalani hidup dengan lebih baik lagi walaupun Ryan bukan pendamping hidup mu.

2024-03-24

2

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!