BEKERJA

Ava menghela nafasnya pelan. Pembicaraannya dengan Oceania, membuatnya semakin yakin untuk hidup seorang diri. Sepertinya akan sulit mendapatkan seorang pria yang setia dan mencintainya. Karena terlalu lelah berpikir, akhirnya Ava pun terlelap.

Keesokan paginya, Ava bangun pagi pagi lalu pergi membersihkan diri. Ia mengenakan satu stel pakaian kerja yang terlihat begitu pas di tubuh rampingnya. Hanya satu yang tak pernah tertinggal, yakni kacamata miliknya. Ntah mengapa ia masih merasa lebih percaya diri saat mengenakannya.

“Aku siap!” ucap Ava pada dirinya sendiri saat berdiri di depan cermin.

Ava keluar dari kamar tidurnya dengan bersemangat. Ia melihat Dad Axton, Mom Jean, dan Alex sudah berada di meja makan untuk sarapan bersama.

“Pagi, Dad, Mom, Kak!” sapa Ava dengan senyum yang terukir di wajahnya.

“Kamu mau pergi ke mana, sayang?” tanya Mom Jean yang melihat penampilan Ava. Bukankah putrinya itu sudah tak bekerja bersama dengan Ryan di Perusahaan Dome? Tanda tanya kini memenuhi kepala Jeanette.

“Aku sudah mengambil keputusan, Mom. Mulai hari ini, aku akan bekerja di Perusahaan Williams bersama dengan Dad dan Kakak,” jawab Ava.

“Benarkah?” Kini Dad Axton yang tak percaya karena sudah beberapa kali ia mencoba membujuk putrinya itu, tapi tak pernah berhasil.

“Akhirnya kamu mau membantu kakak, Va,” ujar Alex.

Ava berdecak, “tanpaku juga kakak bisa mengerjakan semuanya dengan baik, bahkan mendapatkan hasil yang luar biasa.”

“Tapi dengan adanya dirimu, pekerjaanku pasti akan terasa ringan.”

Axton tersenyum, “kalian berdua akan membantu Dad membesarkan Perusahaan Williams. Kalian pasti akan saling membantu.”

Ava pun tampak berpikir, seharusnya sejak awal ia turut serta membesarkan Perusahaan Williams, bukannya justru menjadi sekretaris seorang Ryan Dome yang tak menghargai keberadaannya. Ava merasa sangat bodoh karena terlalu mencintai Ryan.

“Kita berangkat bersama,” ajak Alex.

Ava menggelengkan kepalanya, “Aku berangkat sendiri saja, Kak. Aku tak mau mereka sampai tahu kalau aku adalah putri Keluarga Williams.”

“Mereka akan segera tahu, Va. Dad akan mengumunkannya. Susah waktunya semua orang mengetahui siapa kamu sebenarnya.”

Ava tampak diam dan berpikir. Ia membenarkan semua perkataan Dad Axton, tapi ia juga tak mau dianggap masuk dan bekerja di Perusahaan Williams semata mata karena nama Dad Axton.

“Biarkan mereka tak tahu, Dad. Aku ingin bekerja dengan sekuat tenagaku. Berikan aku posisi yang sesuai dengan pendidikanku,” pinta Ava.

“Bagaimana kalau kamu bekerja di Perusahaan Orlando saja, sayang?” Jeanette kini ikut menimpali.

“Perusahaan Grandpa Orlando?” tanya Ava.

“Ya.”

“Di London?” tanya Ava bersemangat.

Jeanette menggelengkan kepalanya, “Di London sudah ada Uncle Wesley. Kamu akan bekerja di Perusahaan Orlando yang ada di Australia. Bagaimana?”

“Aku tak setuju,” ucap Axton yang tak mau berada jauh dari putrinya.

“Aku mau!” ucap Ava dengan wajah penuh semangat dan berbinar binar.

“Mom!! Aku memerlukan Ava untuk membantuku, mengapa Mom malah menawarinya bekerja di Perusahaan Grandpa,” ucap Alex.

“Sayang, aku tak mau Ava pergi dari sini. Ia masih kecil,” ucap Axton.

“Aku mau, Mom. Dad, izinkan aku. Aku ingin banyak belajar di sana. Aku berjanji akan membantu Perusahaan Williams saat aku sudah sukses di sana,” ucap Ava.

Axton menoleh ke arah Jeanette yang tersenyum. Istrinya itu memang sejak awal ingin Ava yang melanjutkan memimpin Perusahaan Orlando karena dirinya juga sudah cukup lelah memimpin secara online karena Axton tak mengizinkannya pergi ke Australia.

“Kalau kamu tak menyetujuinya, maka aku yang akan pergi ke sana,” ucap Jeanette yang seakan penuh dengan ancaman. Axton menghela nafasnya perlahan dan pada akhirnya menganggukkan kepalanya tanda bahwa ia menyetujui rencana Jeanette.

“Kapan aku harus berangkat?” tanya Ava bersemangat.

“Mom akan mengabari Uncle Wesley terlebih dahulu. Jadi untuk sementara waktu kamu bisa ikut kakakmu untuk belajar di Perusahaan Williams.”

“Apa Uncle One masih di sini?” tanya Ava yang belum bisa menghubungi Nala sejak kemarin.

“Ya, tapi sepertinya ia pergi ke beberapa kota, karena harus bertemu dengan beberapa investor.”

“Baiklah, aku akan berangkat bersama Kak Alex,” ucap Ava.

Pada akhirnya, Ava berangkat bersama dengan Alex. Axton yang melihat Ava akan pergi bekerja, mengurungkan niatnya untuk ikut berangkat.

“Kamu tak jadi berangkat, sayang?” tanya Jeanette yang melihat Axton makan dengan santai dan terus melihat ke arahnya.

“Tidak,” jawab Axton singkat.

“Bukankah tadi kamu bilang ada yang perlu dikerjakan?”

“Tidak lagi, kan sudah ada Alex dan Ava. Mereka pasti bisa mengerjakan semuanya. Aku … akan bersenang senang dengan istri tercintaku.”

Mata Jeanette langsung membulat saat mendengarnya. Suaminya itu sering sekali membuatnya berada di atas tempat tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun. Bahkan mereka bisa menghabiskan waktu seharian, hingga putra putri mereka kembali.

*****

“Ada apa kamu memanggil kami ke sini, Na?” tanya Devian dan Eleanor.

Nala sudah meminta pada suaminya untuk menyelidiki semua hal tentang Mario. Meskipun awalnya One tak mau melakukannya karena ia tahu siapa itu Mario Leonard, tapi karena permintaan Nala, ia pun menyanggupinya.

“Ini tentang Mario.”

“Mario?” tanya Devian.

“Kamu sudah mendapatkan informasinya, Na?” tanya Eleanor.

“Tentu saja, Nala gitu loh,” Nala tertawa mendengar ucapannya sendiri. Ntah mengapa ia merasa geli sendiri.

“Cepat katakan, apa yang sebenarnya?” sahut Devian.

“Seharusnya kita melakukan ini sejak dulu, Dev. Kalau saja kita melakukannya, mungkin Mario tak akan kehilangan.”

“Apa maksudmu?”

“Perusahaan Keluarga Leonard bangkrut. Kedua orang tuanya juga sakit dan kini Aunty Zoya dirawat di rumah sakit,” jawab Nala menjelaskan.

“Berarti pertemuan kita dengan Mario dikarenakan Aunty Zoya yang sakit?” tanya Devian mencoba menegaskan.

“Ya. Kesehatan Aunty drop. Selain itu …,” Nala menghela nafasnya sesaat, “Mario baru saja dipecat dari pekerjaannya. Ia bekerja sebagai asisten pribadi Perusahaan Dome.”

Mengingat nama perusahaan itu, membuat Nala mengepalkan tangannya. Ntah mengapa ia marah karena pria bernama Ryan Dome telah menyakiti adik sepupunya, dan juga sahabatnya. Nala merasa tak terima.

“Sebaiknya kita mencari Mario dan bicara dengannya, Na. Aku akan menanggung biaya pengobatan Aunty agar ia bisa sembuh,” ujar Devian.

Bagi Devian, Aunty Zoya sudah seperti Ibunya sendiri karena saat masih sekolah dulu, ia sering menginap di Kediaman Mario, begitu pula sebaliknya.

“Hmm … aku juga memikirkan hal yang sama denganmu. Hanya saja sepertinya kita harus sedikit menggunakan cara yang berbeda untuk berbicara dengannya,” ucap Nala.

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

semoga Mario mau menerima niat baik sahabat2nya dan Mario bisa menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah-masalahnya

2024-03-30

4

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!