MEMBATALKAN PERTUNANGAN

“Baby,” Ryan masih tidur berhimpitan dengan tubuh Imelda di atas sofa ruang kerjanya. Untung saja sofa tersebut agak sedikit lebar dari sofa biasa hingga tubuh keduanya bisa berada di sana bersama sama meskipun harus dalam posisi menyamping.

“Ehmm …,” lenguhh Imelda yang sudah mendapat kepuasannya, meskipun milik Ryan tak sebesar milik teman tidurnya. Imelda bahkan membayangkan teman tidurnya itu saat Ryan menghentakkan pinggulnya.

Imelda mengerjapkan matanya ketika menyadari bahwa saat ini ia berada di ruang kerja Ryan di Perusahaan Dome. Ia segera bangkit dan mengambil seluruh pakaiannya yang tergeletak di lantai. Imelda melangkah menuju ke kamar mandi pribadi Ryan.

Ryan tersenyum melihat Imelda yang melangkah tanpa canggung dengan tubuh polosnya.

“Tubuhmu memang sangat indah, baby,” puji Ryan dan hal itu tentu saja membuat Imelda tersenyum.

“Teruslah memujaku, Ryan. Dengan begitu kamu tak akan pernah bisa lepas dariku,” batin Imelda tersenyum tipis.

Sekitar lima belas menit kemudian, Imelda telah selesai berpakaian. Ia mengambil tas miliknya kemudian menyemrotkan parfum ke tubuhnya.

“Ah baby, kamu membuatku ingin lagi dan lagi,” ucap Ryan.

“Aku harus kembali ke apartemen, sayang. Malam ini aku ada makan malam bersama dengan perusahaan yang akan menggunakan jasaku,” ucap Imelda.

“Kamu tak mengajakku?” tanya Ryan.

Imelda tersenyum, “sebaiknya kamu mencari cara untuk memasukkanku ke Perusahaan Williams. Aku yakin dengan begitu pekerjaanku akan semakin banyak dan namaku akan semakin mendunia.”

“Kamu ingin sekali?”

“Tentu saja!”

“Kamu sudah bertemu dengan Ava tadi. Ia adalah kunci bagimu menuju ke Perusahaan Williams.”

“Bertemu Ava? Di mana?” tanya Imelda yang memang tak mengetahui sosok Avaz

Ryan terkekeh. Ia menyangka bahwa Imelda begitu mencintainya hingga tak menyadari bahwa ia sudah melihat Ava.

“Yang tadi ada di ruangan ini bersama kita.”

“Sekretarismu?” tanya Imelda. Ryan menganggukkan kepalanya dan tanpa sadar Imelda langsung mengumpat.

”mengapa kamu tak mengatakannya?!” ujar Imelda marah dan dengan nada yang tinggi, “kamu baru saja membuatku kehilangan kesempatan untuk masuk ke Perusahaan Williams.”

“Tenang saja, Ava tak akan menolak permintaanku. Ia sangat mencintaiku dan akan menuruti semua kemauanku. Bahkan kusuruh apapun dan jadi apapun, pasti akan ia lakukan,” ucap Ryan dengan bangga dan setengah tertawa.

“Kamu yakin?”

“Kamu mau melihatnya?”

Ryan mengajak Imelda keluar dari ruangannya, tentu saja mereka sudah berpakaian dengan rapi seperti sebelumnya, seperti tak ada yang terjadi.

Ava terlihat sudah berada di meja kerjanya dan sibuk memeriksa dan mempelajari beberapa dokumen yang diberikan oleh Mario.

“Va,” panggil Ryan.

Ava mengangkat wajahnya dan menatap Ryan serta Imelda. Melihat keduanya, tiba tiba saja Ava teringat dengan suara keduanya yang tadi tercipta dan sempat terdengar olehnya dan Mario.

“Ya, Ry. Apa ada yang bisa kubantu?” tanya Ava berbicara setengah formal.

Imelda langsung menyodorkan tangannya untuk berjabatan dengan Ava, “kenalkan namaku Imelda. Aku baru tahu bahwa kamu adalah tunangan Ryan, maaf tidak menyapamu tadi.”

Ava menyambut uluran tangan itu meskipun sebenarnya ia malas. Namun ia diajarkan untuk sopan apalagi Imelda sudah menyodorkan tangannya terlebih dahulu.

“Ava,” ucap Ava dengan singkat.

Berada dekat dengan Imelda, membuat Ava bisa menghirup wangi parfum yang dikenakan oleh Imelda. Hal itu membuat Ava kembali teringat saat Ryan datang ke Perusahaan Dome dengan wangi parfum yang sama. Ia menghela nafasnya perlahan dengan raut wajah yang tak berubah.

“Ada yang bisa saya bantu, Nona?” tanya Ava yang hatinya mulai terasa sakit.

“Aku sepupu Ryan,” Ryan sudah mengatakan pada Imelda bahwa ia mengakui Imelda sebagai sepupunya, “tadi di dalam kami membahas tentang pekerjaan, lalu Ryan mengatakan kalau kamu adalah putri Keluarga Williams.”

“Apa dia mengira aku buta dan bodoh? Apa sepupu akan saling berciumann saat bertemu? Dasar gila!” batin Ava tak mengerti akan jalan pikiran wanita di hadapannya.

“Ryan berkata bahwa kamu bisa membantuku untuk menjadi model di salah satu produk yang dikeluarkan oleh Perusahaan Williams, bagaimana?” tanya Imelda antusias.

Belum sempat Ava menjawab, pintu ruang kerja Ryan terbuka dan pria yang berstatus tunangan Ava itu pun keluar.

“Va, kabulkan permintaan Imel. Dia sepupuku dan kalau nanti kita menikah, ia akan menjadi sepupumu juga,” ucap Ryan sambil merangkul bahu Imelda.

“Bahkan di hadapanku saja kalian tak punya hati dan masih mengaku sebagai saudara sepupu. Sepertinya kalian suka mempermainkanku. Kalian ingin sebuah permainan?” batin Ava.

“Maaf sebelumnya, Tuan Ryan dan Nona Imelda. Saya di sini hanya sebagai sekretaris Tuan Ryan. Jika memang Nona ingin menjadi model di Perusahaan Williams, Nona bisa langsung pergi ke sana. Hanya saja saya berpesan bahwa Perusahaan Williams selalu menggunakan model internasional,” ucap Ava.

“Maksudmu aku tidak cocok begitu?!” baru Ava mengatakan itu, Imelda sudah naik darah. Ia merasa Ava meremehkannya dan menganggapnya sebagai model kelas teri.

“Bukan saya yang mengatakannya, Nona. Tapi anda sendiri yang mengatakan itu,” ucap Ava.

“Ava! Jaga bicaramu dan jangan menghina Imel, atau …,” bentak Ryan.

“Atau apa?” tanya Ava menyahut. Ia tahu Ryan akan kembali mengancamnya seperti yang sudah sudah. Jika dulu ia masih bertahan untuk terus mencintai Ryan, tapi tidak dengan sebuah pengkhianatan. Baru menjadi tunangan selama beberapa lama, Ryan sudah mengkhianatinya secara terang terangan.

“Atau aku akan membatalkan pertunangan kita,” ancam Ryan. Ia tahu Ava tak akan mungkin mau jika pertunangan itu batal. Ryan sangat tahu bagaimana Ava mencintainya, bahkan gadis itu rela melakukan apapun untuknya, bagaikan kerbau yang dicocok hidungnya.

“Batalkan saja, aku tak peduli lagi. Dan ini, surat pengunduran diriku. Aku lebih baik tak bekerja daripada bekerja bersama anda, Tuan Ryan Dome!” ucap Ava dengan nada yang sedikit tinggi.

Hal itu tentu saja membuat Ryan kaget. Ia tak pernah melihat sisi Ava yang seperti ini. Biasanya Ava akan bersikap manja selayaknya gadis remaja yang pertama kali jatuh cinta. Namun, ia seakan tak mengenali Ava Williams yang ada di hadapannya.

“Kamu berani padaku? Apa kamu sudah yakin tak mau menikah denganku? Sekali aku membatalkan pertunangan ini, maka jangan pernah berharap kamu bisa memintaku menikah lagi denganmu,” sekali lagi Ryan mencoba mengancam Ava.

“Aku yakin. Aku permisi.”

Baru satu langkah Ava keluar dari meja kerjanya, pergelangan tangannya sudah ditarik oleh Imelda. Wanita itu masih tak terima dengan ucapan Ava sebelumnya. Imelda tak suka diremehkan. Imelda mengangkat sebelah tangannya tinggi tinggi dan melayangkannya ke arah wajah Ava.

“Ahhhh!!!”

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Bundanya Pandu Pharamadina

Bundanya Pandu Pharamadina

Imeda Ryan kalian berdua cari masalah dgn keluarga Williams

2024-06-04

0

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

bagus ava, gitu dong kita kan jd suka.

2024-04-21

0

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

bagus Ava lawan dan tinggalkan Ryan, laki2 sok kegantengan, munafik,masih banyak laki2 yang baik, yang tulus mencintai mu.
selalu sehat dan selalu semangat up nya kakak 🙏💪💪💪

2024-03-15

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!