RENCANA KE AUSTRALIA

“Pekerjaanmu adalah menjadi asisten pribadiku, sekretarisku, dan merangkap supir pribadiku,” ucap Ryan.

Mata seorang pria membelalak karena mendengarnya, pasalnya ia hanya melamar untuk menjadi seorang asisten pribadi, bukan dua yang lainnya.

“Ta-tapi, Tuan …,” pria itu menghentikan ucapannya ketika melihat Ryan menatap tajam ke arahnya.

“Apa?! Kamu tidak suka dengan pekerjaan seperti ini?” tanya Ryan dengan mata yang begitu tajam hingga seorang pria di hadapannya sedikit menundukkan kepalanya.

“Ba-baiklah, Tuan. Saya menerimanya.”

“Bagus! Mulailah bekerja hari ini karena pekerjaanku sangat banyak,” ucap Ryan yang akhirnya kembali duduk di kursi kerjanya.

“Apa yang harus saya lakukan, Tuan?”

Ryan berdecak kemudian mengangkat kepalanya, “pergi ke ruangan sebelah dan lihat di sana apa yang bisa kamu kerjakan.”

“Ba-baik, Tuan,” pria bernama Geoff Armstrong.

Geoff keluar dari ruang kerja Ryan lalu melihat sebuah pintu yang terletak tak jauh dari ruang kerja Ryan.

“Apa ini ruangannya?” pikir Geoff sambil membuka pintu tersebut.

Saat pintu terbuka, ia menghela nafas sambil menggelengkan kepalanya.

“Dasar Devian gila! Dia menyuruhku bekerja dengan pria seperti itu, mengesalkan! Melihat ruangan ini saja aku sudah tahu seperti apa nasib asisten sebelumnya,” umpat Geoff dengan kesal.

Devian, memang bersahabat dengan Geoff, setelah kepergian Mario. Geoff yang sedang ingin mencari suasana baru dan ingin sebentar saja bermain detektif detektif an seperti cita citanya dulu, akhirnya menerima tugas dari Devian. Ia mendapatkan bayaran yang lumayan besar dan itu sudah cukup baginya.

Geoff menatap ke sekeliling dan kembali berdecak karena ia benar benar tak tahu apa yang harus ia kerjakan. Meskipun ruangan tersebut tampak tertata dengan rapi, tapi tak ada satu pun informasi mengenai pekerjaan yang harus ia kerjaan saat ini.

“Apa dia pikir aku ini cenayang? Yang bisa mengira ngira proyek apa yang ia miliki dan sedang dikerjakan?” Geoff mengambil ponselnya kemudian mencoba untuk menghubungi Devian.

Devian sama sekali tak menjawab panggilannya. Pada akhirnya, Geoff hanya duduk sambil melihat lihat beberapa dokumen yang ada di atas mejanya, hingga akhirnya ia tertidur.

Satu jam berlalu dan Geoff masih terlelap tanpa terganggu oleh apapun. Sementara itu Ryan yang merasa lelah, menekan sebuah tombol dan berteriak.

“Ke ruanganku sekarang!!”

Teriakan Ryan otomatis membuat Geoff terbangun, bahkan ia kaget hingga terjungkal bersama dengan kursinya ke belakang yang membuat kepalanya langsung beradu dengan lemari.

“Aduhhh siallannn!!” umpat Geoff sambil memegang kepalanya yang terasa sakit.

Mau tidak mau Geoff pun berdiri. Ia segera keluar dari ruangannya menuju ke ruangan Ryan. Ia mengetuk pintu lalu membukanya.

“Anda memanggil saya, Tuan?” tanya Geoff.

“Apa kamu sudah menyelesaikan proposal kerja sama dengan Perusahaan Magno?” tanya Ryan.

Geoff menautkan kedua alisnya. Ia mencoba mengingat apakah tadi Ryan ada mengatakan tentang proposal dan Perusahaan Magno, rasanya tidak.

“Proposal yang bagaimana ya, Tuan? Anda tadi tidak mengatakan apapun pada saya,” ucap Geoff dengan polos.

Brakkk

Ryan menggebrak mejanya dan kembali menatap tajam ke arah Geoff.

“Seingat saya anda tidak mengatakan apapun, Tuan.”

“Ka-kamu!!” Baru hari pertama dan Ryan sudah merasa kesal dengan keberadaan Geoff. Dalam hatinya, Ryan mulai membandingkan kerja Mario dengan Geoff di hari pertama keduanya.

“Agghhh siallannn!!! Awas kamu Mario! Kamu membuatku kesusahan seperti ini,” umpat Ryan dalam batinnya.

Berbeda dengan di Perusahaan Williams, Ava sangat cepat belajar dan hal itu tentu saja membuat Alex sangat bahagia. Pekerjaannya benarbenar terbantu. Dexton, sang asisten pribadi, juga memuji pekerjaan dan daya tangkap Ava yang luar biasa.

“Seharusnya sejak hari pertama kamu dinyatakan lulus, kamu sudah membantu kakak di sini, Va,” ujar Alex.

“Kalau begitu kakak harus menggajiku dengn sangat besar,” ucap Ava sambil tersenyum.

Alex pun tertawa, “baiklah, tak masalah. Tapi … maukah kamu menjadi sekretaris kaka seterusnya?”

“Ehmmm …,” Ava memegang dagunya seperti orang yang sedang berpikir, tapi kemudian ia berkata, “tentu saja tidak.”

Alex langsung menjitak kepala Ava hingga Ava pun mengduh, “kakak!”

“Kamu tahu, Va … kakak senang melihatmu seperti saat ini. Kakak ingin melihatmu selalu tersenyum seperti ini.”

Ava tersenyum, “Aku tak akan bersedih lagi untuk hal yang tak seharusnya, Kak. Aku bukan Ava yang dulu.”

Alex mengusap pucuk kepala Ava hingga rambut adik perempuannya itu berantakan. Lagi dan lagi, Ava berdecak kesal melihat apa yang dilakukan oleh Alex.

*****

“Ada apa, Aunty?” tanya Nala yang dihubungi oleh Jeanette.

“Apa kamu dan One akan kembali ke sini?” tanya Jeanette.

“Apa ada hal yang begitu penting, Aunty?” tanya Nala dengan nada khawatir.

“Tak ada, hanya saja Aunty ingin meminta bantuanmu dan One.”

“Apa itu Aunty, katakan saja. Aku akan membantumu.”

“Bisakah kamu mencarikan seorang asisten pribadi untuk Ava?”

“Ava? Asisten pribadi?”

“Ya. Aunty ingin Ava memegang Perusahaan Orlando yang ada di Australia.”

“Mengapa Aunty tak meminta bantuan Uncle saja? Sudah pasti Uncle akan mencarikan asisten pribadi yang sangat berkualitas untuk Ava.”

“Tidak, Aunty tak mau. Aunty sangat tahu bahwa Uncle mu itu tak mau berjauhan dengan Ava, jadi ia pasti akan mencarikan asisten pribadi yang nantinya akan membuat Ava tak nyaman. Aunty juga sebenarnya tak ingin berjauhan dengan Ava, tapi menurut Aunty, Ava akan menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mandiri ke depannya jika ia memegang Perusahaan Orlando. Maukah kamu membantu Aunty, Na?”

Sekejap saja Nala langsung mendapatkan ide cemerlang di kepalanya. Sejak tadi ia bingung, tapi kini sebuah lampu telah menyala di sampingnya yang berarti bahwa ia telah menemukan jalan keluarnya.

“Aku mengenal seseorang, Aunty. Ia sangat cocok dan aku juga yakin Ava akan mampu memimpin Perusahaan Orlando di Australia nantinya. Hanya saja ia seorang pria, tapi ia sahabatku Aunty, tak apa apa kah?”

“Tak apa, Na. Aunty sangat tahu kalau siapapun yang bersahabat denganmu pasti adalah pribadi yang baik. Aunty percaya padamu.”

“Baiklah, aku akan membawanya langsung ke Australia.”

“Hmm … saat ini Ava sedang belajar bersama Alex di Perusahaan Williams. Mungkin ia tak akan lama di sini karena Aunty yakin Ava ingin secepatnya pergi.”

Nala yang juga tahu mengenai Ava pun juga yakin. Meskipun Ava terlihat kuat di luar, tapi ia menyimpan semua kesedihan di dalam hatinya. Ia tak ingin membebani siapapun. Karakter Ava sebenarnya tak jauh berbeda dengan Nala, hanya saja hati Ava lebih halus dan lembut.

“Sampai jumpa di sana, Aunty. Aku akan pergi terlebih dahulu karena ada beberapa hal yang harus kulakukan.”

“Terima kasih, sayang.”

“Sama sama, Aunty.”

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Healer

Healer

harap2 Mario ada. la jodoh Ava....mana cerita Alex ni thor

2024-11-09

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Pasti Nala akan mengajukan Mario sbg asistennya Ava..

2024-08-24

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Geoff karyawan abal2..😄😄

2024-08-24

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!