TAK BISA BEKERJA

Tamara yang kini juga begitu menempel pada Ryan, mendatanginya ke Perusahaan Dome.

“Hai, kamu sibuk?” tanya Tamara sesaat ia membuka pintu ruang kerja Ryan dan melihat pria itu sedang berkutat dengan beberapa dokumen.

Ryan mengangkat wajahnya dan melihat kehadiran Tamara. Ia menghela nafasnya dalam kemudian bangkit lalu langsung memeluk wanita itu.

“Kamu datang di saat yang tepat, aku membutuhkan pelepasan saat ini,” ujar Ryan.

“Pelepasan?”

Ryan langsung membungkam bibir Tamara dengan bibirnya. Tak ada kelemah lembutan karena Ryan memang memerlukan pelepasan dari stres yang ia rasakan. Dengan cepat Ryan membuka pakaian yang dikenakan oleh Tamara, begitu pula sebaliknya. Tamara juga datang karena ia merindukan sentuhan Ryan yang beberapa hari ini tak sempat menemuinya.

Tak memiliki ruang pribadi, membuat Ryan dan Tamara melakukannya di dalam ruang kerja tersebut. Namun, Ryan dan Tamara lupa melakukan sesuatu hingga …

Ceklekkk

Pintu ruang kerja tersebut terbuka dan menampakkan sosok Geoff yang ingin menyerahkan sebuah berkas yang tadi diminta oleh Ryan.

“Ooo shittt!!!” teriak Geoff dan langsung memutar tubuhnya keluar dari ruangan Ryan. Tak lupa ia menutup pintu dan pergi kembali ke ruangannya.

“Siallann siallann siallannn!!” umpat Geoff sepanjang ia melangkahkan kakinya.

Geoff bahkan berpikir bahwa Ryan sudah gila dengan melakukan hal seperti itu di perusahaan, bahkan tidak mengunci pintu ruangannya.

Berbeda dengan Geoff yang terua mengumpat karena merasa matanya telah ternodai, Ryan dan Tamara masih terus mereguk kenikmatann dunia. Ryan tahu bahwa Geoff memergokinya, tapi ia tak peduli karena baginya asisten pribadi hanya lah pekerja rendahan. Bahkan seharusnya Geoff merasa beruntung karena bisa melihat secara langsung bagaimana orang kaya seperti Ryan melakukan hubungan dengan seorang wanita.

*****

“Aku memiliki pekerjaan untukmu, Mar,” ujar Nala yang kini bertatapan langsung dengan Mario, ditemani oleh Devian dan juga Eleanor. Hal itu karena Nala tak ingin menyakiti hati One meskipun bagi Nala, Mario hanya lah sahabatnya.

“Aku akan mencarinya sendiri, Na. Tak perlu kamu yang sampai mencarikannya untukku,” ucap Mario.

“Aku tak mencarikannya untukku, tapi seseorang meminta padaku karena ia membutuhkan seseorang yang pantas untuk posisi itu dan aku yakin kamu bisa melakukannya,” ucap Nala.

“Jangan gengsi menerima bantuan dari kami, Mar. kami adalah sahabatmu, bahkan aku sudah menganggapmu sebagai saudaraku dan kedua orang tuamu sebagai orang tuaku juga,” ucap Devian.

“Pergilah ke Perusahaan ini. Di sana akan ada yang membantumu untuk mulai bekerja,” ucap Nala sambil menyerahkan sebuah kartu nama.

“Perusahaan Orlando?” gumam Mario.

“Ya, Perusahaan Orlando. Bukankah dulu kamu bercita cita bekerja di sana? Kamu menyukai investasi saham dan aku rasa kamu cocok, Mar. Aku yakin aku tak salah merekomendasikanmu.” Ucap Nala bersemangat.

Mario sebenarnya tak percaya bahwa dirinya akan bisa bekerja di Perusahaan Orlando. Dulu kesempatannya hilang begitu saja karena masalah yang tiba tiba menimpa keluarganya, hingga ia melewatkan interview terakhir.

“Terima kasih, Na,” ucap Mario.

“Hmm … dan untuk kedua orang tuamu, aku sudah menempatkan mereka di Rumah Sakit Keluarga Williams di Australia. Kamu tak akan berjauhan dengan kedua orang tuamu.”

“Terima kasih,” untuk kesekian kalinya Mario mengucapkan terima kasih pada sahabat sahabatnya.

“Aku berharap kamu bisa berterima kasih pada kami dengan cara tak pernah menutupi apapun dari kami. Selain itu, jangan pernah melarikan diri lagi, karena kami akan selalu menemukanmu,” ucap Devian.

Mario hanya bisa menganggukkan kepalanya pelan. Ia juga tak tahu bagaimana berterima kasih pada sahabat sahabatnya, hanya saja yang terpenting baginya kini kedua orang tuanya telah mendapatkan perawatan yang baik dan dirinya juga akan kembali bekerja.

*****

Dengan pesawat pribadi Keluarga Williams, Ava berangkat menuju ke Australia. Axton, Jeanette, dan Alex mengantarkan kepergiannya.

“Kamu tak ingin mengurungkan niatmu, sayang?” tanya Axton yang sebenarnya masih tak rela jika Ava berada berjauhan dengannya, berbeda dengan Jeanette yang sangat yakin dengan putri kecilnya.

“Dad ….”

“Maaf, Dad hanya belum siap berjauhan denganmu,” ungkap Axton.

“Aku akan sering pulang atau Dad bisa ke sana menemuiku bersama Mommy. Hitung hitung liburan, dan biarkan kakak sendirian mengurus Perusahaan Williams,” ucap Ava yang langsung mendapat cebikan dari Alex.

Perpisahaan pun terjadi dan Ava menatap hal ini sebagai babak baru dalam kehidupannya. Ia meninggalkan hal hal yang pernah menyakiti hatinya dan akan membuka lembaran baru untuk dirinya sendiri di Benua kangguru itu.

Ava mengeluarkan ponselnya dan tak lupa mengirimkan pesan untuk sahabatnya, Oceania.

Perjalan yang memerlukan waktu sedikit lama itu pun berakhir. Ava turun dari pesawat pribadi Keluarga Williams dan sudah ada sebuah mobil berwarna hitam yang menjemput dirinya. Ia melihat kepala Mansion Keluarga Williams di Australia.

“Halo, Uncle!” sapa Ava.

“Selamat malam, Nona. Bagaimana perjalanannya?”

“Aku lebih banyak tidur, Uncle,” jawab Ava dan langsung membuat kepala pelayan yang bernama Jacob itu tertawa.

Jacob membantu Ava menyimpan koper ke dalam bagasi lalu membukakan pintu belakang mobil untuk putri majikannya itu. Mobil yang membawa mereka pun melaju menuju ke Mansion Keluarga Williams di Australia.

Keesokan paginya, Ava bangun pagi dan segera membersihkan diri. Ia akan langsung pergi ke Perusahaan karena tahu begitu banyak hal yang harus ia pelajari. Ava sendiri tak ingin mengecewakan Mom Jeanette dan Grandpa Orlando, karena telah memberinya kepercayaan ini.

“Nona sudah siap?” tanya Jacob yang mendapatkan tugas mengantarkan Ava ke Perusahaan Orlando dan menjemputnya lagi di sore hari.

“Sudah, Uncle. Kita berangkat sekarang.”

“Siap, Nona!”

Mobil kembali melaju menuju ke Perusahaan Orlando. Para petinggi Perusahaan Orlando telah diberitahu tentang kedatangan pimpinan baru Perusahaan Orlando. Mereka telah bersiap menyambut kedatangan Ava.

Namun, berbeda dengan seorang pria yang sejak pagi begitu sibuk mempersiapkan dirinya. Ia menghela nafas berkali kali karena merasa gugup. Dulu saat pertama bekerja di Perusahaan Dome, ia tak seperti ini, tapi mengapa sekarang ia begini.

“Kamu harus membantunya dalam bekerja karena ia sangat membutuhkan bimbingan,” ucap salah seorang manager yang membantu Mario beberapa waktu belakangan ini untuk memahami pekerjaannya.

“Saya mengerti, Tuan.”

“Kamu pasti bisa, Mar. Saya melihat potensi yang sangat besar dalam dirimu.”

“Terima kasih, Tuan.”

Pintu lift terbuka dan beberapa manager menyambut kedatangan Ava. Mereka tak menyangka bahwa pimpinan Perusahaan Orlando di Australia itu akan dipimpin oleh seorang gadis yang tampaknya masih sangat muda. Ada beberapa orang yang menatap sinis ke arah Ava dan menganggapnya tak bisa bekerja dan hanya menggunakan nama keluarganya.

“Selamat siang, Nona,” sapa Manager.

Mario yang tadinya sedikit menunduk pun mengangkat wajahny dan matanya membulat saat melihat siapa yang datang.

“Ava?”

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

jangan pernah remehkan orang kalo kami ga tau dengan kemampuan yg dimilikinya.

2024-04-22

1

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

ayo Ava tunjukkan kemampuanmu,kamu bisa sukses dan ada seseorang yang benar2 mencintai kamu dengan tulus menerima kelebihan dan kekurangan mu.

2024-04-11

0

Warijah Warijah

Warijah Warijah

Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir Bathin ya Thor 🙏.

Semoga Mario bisa membantu Ava, agar yg nyinyir Ava tdk bisa merendahkan boss mudanya ini..

2024-04-11

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!