MOVE ON

“Mar,” Mario yang sedang duduk termenung sendiri di sebuah cafe tepat di depan rumah sakit, mengangkat wajahnya saat mendengar seseorang memanggil namanya.

“El …”

Mario melihat perut Eleanor yang sudah membuncit dan Mario senang melihatnya.

“Jangan menghindariku, aku sudah tak suka lagi padamu,” ucap Eleanor yang membuat Mario akhirnya tertawa kecil.

“Maaf,” ucap Mario.

”Tak perlu minta maaf padaku, Mar. Seharusnya aku sadar bahwa kamu tak pernah mencintaiku. Aku sudah tahu semuanya.”

Mario menautkan kedua alisnya saat Eleanor berbicara.

“Aku tahu mengapa kamu tak pernah bisa mencintaiku, tapi tak apa. Aku justru berterima kasih padamu. Oleh karena penolakanmu, aku menemukan seseorang yang ternyata mencintaiku dengan tulus. Aku bahagia sekarang,” ucap Eleanor.

Mario hanya tersenyum tipis kali ini, hingga tanpa ia sadari pintu cafe terbuka dan dua sosok masuk ke dalam dan menghampirinya.

“Mar!”

Kali ini Mario cukup kaget karena salah satu sosok yang ada di hadapannya adalah Nala. Namun, jantungnya tak berdetak cepat seperti dulu saat ia berdekatan dengan Nala. Mungkinkah rasa itu telah hilang?

“Kamu sudah lama, honey?” tanya Devian yang langsung memeluk pinggang Eleanor lalu mencium pipi wanita yang perutnya sudah membuncit itu.

“Belum,” jawab Eleanor sambil tersenyum.

Nala yang melihat keberadaan Mario di sana, langsung duduk tepat di hadapan pria itu.

“Katakan padaku, apa yang sebenarnya terjadi padamu, Mar?” tanya Nala.

Mario menatap Nala lalu menghela nafasnya dengan dalam, “Aku tidak apa apa.”

Devian lah yang menghubungi Nala dan mengatakan bahwa ia bertemu dengan Mario di rumah sakit. Nala yang mendengar hal itu pun akhirnya meminta izin pada One untuk mengunjungi sahabatnya itu, meskipun ia harus pergi ke luar kota dan meninggalkan Ava.

“Kamu tak pernah menganggap kami sahabatmu?” tanya Nala.

Devian kini juga sudah duduk di sampingnya, sementara Eleanor duduk tepat di sebelah Nala.

“Bukan begitu, Na.”

“Ia memang tak pernah menganggap kita sahabatnya, Na. Lihat saja sekarang, sikapnya bahkan sudah berubah,” ujar Devian yang sengaja membuat Mario kesal agar ia bisa tahu apa sebenarnya alasan Mario menghilang tanpa kabar saat itu.

Namun, berkali kali Devian memancing emosi Mario, sahabatnya itu tetap tenang, seakan tak ada kata kata yang bisa keluar dari bibirnya.

“Aku harus pergi, maaf,” ucap Mario yang bangkit, “Aku permisi.”

Devian, Nala, dan Eleanor tak menghalanginya. Mereka tak tahu mengapa sikap Mario benar benar berubah. Pria itu tampak begitu tertutup tak seperti pria yang pernah menyatakan cintanya pada Nala dulu di hadapan banyak orang.

“Kita harus mengikutinya, Na,” ujar Devian.

“Tak perlu, Dev. Sepertinya ia ingin sendiri, jadi biarkan saja dia sendiri.”

“Tapi, Na …”

“Aku akan meminta suamiku mencari tahu semuanya. Setelah itu baru kita bisa mengambil tindakan apa yang harus kita lakukan,” ucap Nala.

“Baiklah kalau begitu.”

“Sebaiknya kamu menjaga istrimu ini. Lihatlah, dia keluyuran dengan perut yang sudah membuncit. Apa tidak takut jika tiba tiba keluar di jalan?” ucap Nala yang sontak membuat Eleanor tertawa hingga perutnya terasa sakit.

“Aku rasa kamu yang akan membuatku cepat melahirkan, Na,” ucap Eleanor kemudian kembali tertawa sambil memegang perutnya.

Devian yang melihat itu pun langsung mengelus perut Eleanor, membuat Eleanor tersenyum dengan perasaan menghangat karena sikap Devian yang begitu perhatian padanya.

“I love you,” ucap Eleanor.

“I love you too, honey,” balas Devian.

Nala berdecak kesal, “hei kalian berdua! Apa tidak lihat aku sedang ada di sini? Membuatku ingin segera bertemu suamiku saja.”

Ucapan Nala kembali membuat Eleanor tertawa dan kali ini ia harus memegang perut dengan kedua tangannya.

Sementara itu, Mario yang sudah keluar lebih dahulu, melihat para sahabatnya yang tertawa penuh kebahagiaan. Ia menghela nafasnya pelan.

“Bagaimana bisa aku mengatakan permasalahanku pada kalian, yang ada aku hanya menambah beban bagi kalian. Sudah benar seperti ini,” batin Mario.

*****

Ryan yang telah mengantarkan Tamara kembali ke kediamannya, kini kembali melajukan mobilnya menuju ke Kediaman Keluarga Dome. Ia tak pernah merasa seperti ini, meskipun banyak yang mengatakan bahwa dirinya cukup tampan.

“Aku tak memerlukan dirinya lagi,” gumam Ryan sambil tersenyum.

Rasa cinta yang selalu ia gaungkan pada Imelda, seakan menguap begitu saja ketika merasakan kenikmatan dunia bersama dengan Tamara. Ryan mulai berpikir bahwa ia tak perlu lagi mengejar Tamara, bukankah ada wanita pengganti? Ya, Ryan mulai percaya diri luar biasa. Selain itu, seorang Ava Williams saja selalu mengejar dirinya. Itu berarti ia jauh melebihi pria pria di luar sana.

Saat hampir sampai ke Kediaman Keluarga Dome, ponsel Ryan berbunyi dan menampakkan nama Imelda di sana. Ryan pun pada akhirnya menjawab panggilan tersebut.

“Halo.”

“Aku membutuhkanmu,” ucap Imelda dari ujung ponsel, “Aku membutuhkanmu, Ry. Ahhh …”

Suara des sahan yang dikeluarkan oleh Imelda, tiba tiba saja kembali membuat bagian bawah Ryan menegang. Ia yang awalnya tak mau mempedulikan Imelda, kini merasa perlu menuntaskan sesuatu.

“Aku akan ke sana,” ucap Ryan yang kemudian menutup panggilannya dan melajukan mobil.

Sementara itu di Kediaman Keluarga Williams, Ava yang berada di kamar tidurnya, sedang bermain main dengan ponselnya. Rencananya ia akan pergi dengan Nala, tapi ternyata kakak sepupunya itu tiba tiba saja membatalkan karena ada keperluan mendesak.

Ava membuka mesin pencarian di ponsel pintarnya. Ia mulai mencari dan membaca mengenai semua hal yang ingin ia ketahui tentang kehamilan secara mandiri.

Setelah ia memahami beberapa hal, Ava mencoba menghubungi sahabatnya yang tinggal di luar negeri untuk mencoba berkonsultasi.

“Kamu gila, Va!”

“Aku tidak gila, Nia!” balas Ava pada sahabatnya yang bernama Oceania.

“Bagaimana tidak gila kalau kamu mau punya anak tapi tak mau punya suami. Apa yang nanti akan dikatakan oleh Uncle Ax?” tanya Oceania.

“Bukankah kamu akan menikah dengan Ryan seperti cita citamu dulu?” lanjut Oceania, “kalian juga sudah bertunangan.”

“Jangan pernah membicarakannya lagi, Nia. Aku tak mau mendengar namanya lagi.”

“Apa yang terjadi?”

Ava tampak menghela nafasnya kemudian kembali berbicara, “Ia mengkhianatiku, tepat di depan mataku. Ia tak merasa bersalah sama sekali, bahkan mengatakan hal hal buruk yang menyakiti hatiku.”

“Keterlaluan!” ucap Oceania dengan geram.

“Aku sudah tak memikirkannya lagi. Aku sudah ‘move on’” ucap Ava.

“Move on dari Hongkong! Kalau kamu sudah move on, tak mungkin kamu akan memiliki ide seperti ini, Va! Sebaiknya kamu pikirkan lagi. Kamu jangan seperti kakakku yang gagal menikah lalu jadi ingin single selamanya.”

“Apa Kak Wyna juga gagal menikah?”

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Ita rahmawati

Ita rahmawati

jgn blg nti yg jd penyumbang benih nya si mario krn dia butuh uang 🤔

2024-05-31

1

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

kamu jangan putus asa Ava,kamu itu cantik, pintar,kaya Ava,yakinkan dirimu akan ada lelaki yang mencintai dirimu dengan tulus,Ava move on dari Ryan, Ryan cuman punya tampang ganteng tapi kelakuannya minim

2024-03-26

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!