MEMBUATNYA MENYESAL

Mario melakukan perjalanan cukup panjang untuk sampai di rumah sakit di mana kedua orang tuanya berada. Ayahnya kini tengah menjaga ibunya yang kesehatannya tengah drop. Namun yang mengusik hatinya saat ini adalah bahwa kini dirinya adalah seorang pengangguran. Bagaimana dia bisa membayar biaya rumah sakit nantinya.

“Dad,” panggil Mario ketika ia membuka sebuah tirai di salah satu ruang perawatan.

“Rio, kamu pulang? Apa atasanmu mengizinkanmu?” tanya Dad Moreno.

“Ya, Dad. Ia mengizinkannya,” Mario terpaksa berbohong karena tak mungkin ia menambah beban pikiran Ayahnya yang kini sudah pasti dipenuhi oleh kesehatan ibunya.

“Bagaimana keadaan Mommy, Dad?” tanya Mario yang kini sudah berada tepat di samping brankar ibunya.

“Sudah lebih baik, tapi dokter mengatakan mereka akan memantau dalam dua puluh empat jam ke depan bagaimana perkembangannya.”

Mario menghela nafasnya pelan kemudian menggenggam sebelah tangan ibunya, “Mom, cepatlah sembuh. Aku merindukan senyuman Mommy.”

“Kamu pulang dulu saja dan beristirahat, biar Dad yang menjaga Mommy. Perjalananmu pasti melelahkan,” ucap Dad Moreno.

“Aku akan tetap di sini bersama Dad untuk menjaga Mom. Lagipula aku bisa tidur di sini, tak masalah bagiku,” ucap Mario.

Ruang perawatan yang ditempati oleh ibu Mario, memang bersama dengan beberapa pasien lain. Mario berencana untuk tidur di kursi yang disediakan di samping brankar.

“Bisakah belikan Dad kopi, Rio?”

“Tentu bisa, Dad. Aku keluar sebentar.”

Mario pun keluar dari ruang perawatan yang diisi oleh lima orang lain selain ibunya. Saat ia berjalan di koridor untuk mencari mesin kopi, langkahnya terhenti ketika mendengar seseorang memanggil namanya.

“Mario! Mario Leonard!”

Mario tentu saja menoleh dan alisnya bertaut ketika melihat siapa yang memanggil dirinya.

“Dev?” gumam Mario saat melihat sahabatnya itu.

“Mar! Akhirnya aku bisa bertemu denganmu. Ke mana saja kamu selama ini dan mengapa kamu mengganti nomor ponselmu?” tanya Devian sedikit kesal karena tiba tiba saja Mario menghilang tanpa memberi kabar padanya.

“Apa aku memiliki kesalahan padamu hingga kamu menjauhiku? Apa ini karena Eleanor?” tanya Devian.

Tak ingin Devian salah paham, Mario pun menggelengkan kepalanya, “tidak, bukan karena hal itu.”

“Lalu apa? Katakan padaku!”

“Aku …”

“Apa kamu marah karena Eleanor menjadi kekasihku?” Devian masih tak percaya jika kepergian Mario bukan karena Eleanor, pasalnya dulu Eleanor sempat mendekati Mario.

“Bukan karena El, Dev. Keluargaku pindah, jadi aku harus ikut.”

“Pindah bukan alasan untuk memutus komunikasi di antara kita, Mar!” Devian masih tak terima dengan alasan yang diucapkan oleh Mario.

“Aku harus pergi, Dev.”

“Mar! Apa kamu ingin lari lagi hah?!”

“Aku tak pernah lari, Dev. Apa yang kulakukan memang harus kulakukan.”

Mario bergegas pergi dari sana. Ia yang awalnya ingin mencari mesin kopi pun memilih pergi ke kantin rumah sakit, agar ia bisa menjauh dari Devian. Ia tak ingin Devian mengetahui alasan kepindahannya dan merasa kasihan padanya.

*****

“Arghhh!!! Kacauuu!” umpat Ryan saat ia tak tahu di mana Mario meletakkan dokumen yang ia butuhkan untuk bertemu dengan manager proyek.

“Ada apa?” tanya Tamara yang masuk ke dalam kamar hotel Ryan pagi ini. Rencananya mereka akan makan pagi bersama kemudian langsung dilanjutkan dengan pertemuan dengan manager proyek.

“Mario pasti sengaja menyembunyikan dokumen yang akan ku bawa hari ini. Ia ingin membuat proyek kita kacau!” ujar Ryan yang merasa kesal karena tak menemukan dokumen itu.

“Aku bantu ya,” ucap Tamara kemudian membantu Ryan mencari dokumen yang akan mereka bawa untuk menemui manager proyek hari ini.

Ryan semakin mengumpat saat masih tak menemukan dokumen yang ia cari. Berbanding terbalik dengan Tamara, ia tersenyum saat melihat sebuah dokumen yang ia temukan.

“Apakah ini?” tanya Tamara saat melangkah ke arah Ryan.

Ryan yang mendengar ucapan Tamara pun langsung berbalik dan tanpa sengaja tubuh keduanya jadi bertumbukkan. Hampir saja Tamara terjatuh, tapi tangan Ryan langsung melingkar di pinggangnya. Kedua mata mereka pun bertatapan, menimbulkan suatu gairrah yang tak biasa.

Ryan yang diacuhkan oleh Imelda beberapa waktu ini, tentu saja langsung mengambil kesempatan. Ia harus menuntaskan sesuatu. Dengan cepat Ryan menyambar bibir Tamara, melum mat dan menyes sap nya. Tamara yang merasakan sensasi itu pun tanpa ragu membalasnya.

Awalnya Tamara berencana melakukan hal seperti ini dengan Mario. Siapa yang akan menolak seorang Tamara, apalagi hanya seorang asisten pribadi, demikian pikir Tamara. Meskipun ia tak lagi suci, Tamara yakin Mario akan menerimanya. Bukankah semua hanya masalah uang?

“Ahhh …,” suara des sahan dan er rangan pun memenuhi kamar hotel. Ryan dan Tamara seakan melupakan sejenak tujuan utama mereka datang ke kota itu.

Setelah keduanya mencapai puncak, Ryan merasa sesuatu yang berbeda saat berhubungan dengan Tamara. Tamara memang sudah tak suci lagi, tapi miliknya masih terasa menjepit milik Ryan dan itu adalah kenikmatan yang tak ia dapat dari Imelda sekembalinya wanita itu dari Paris.

“Kamu puas?” tanya Tamara.

Ryan tersenyum lalu memiringkan tubuhnya ke arah Tamara, “puas, terima kasih. Apa aku boleh melakukannya sekali lagi?”

Tamara tersenyum tipis, “nanti kita terlambat menemui manager proyek.”

“Kalau begitu, kita akan melakukannya lagi sekembalinya dari sana. Bagaimana?” Ryan sangat berharap Tamara mau mengulangi pergulatan panas mereka.

“Tentu saja,” ucap Tamara kemudian mencuri ciuman di bibir Ryan.

*****

“Ayo!” Nala menarik tangan Ava dan mengajaknya pergi.

Hari ini One akan bertemu dengan beberapa klien bisnisnya sehingga Nala tak akan ikut. Ia ingin menghabiskan waktu bersama dengan adik sepupu tersayangnya. Selain itu, Nala ingin Ava melupakan pria bernama Ryan Dome, pria yang menurutnya tak pantas untuk Ava yang begitu baik.

“Kita akan ke mana, Kak?” tanya Ava.

“Bersenang senang!” jawab Nala dengan gembira.

Nala juga ingin menikmati ‘me time’ untuk dirinya. Ia akan pergi ke salon untuk melakukan perawatan, kemudian makan makan, lalu sedikit berbelanja beberapa barang untuk putra putrinya.

“Yang benar, Kak? Apa kita akan ke taman hiburan?” tanya Ava antusias.

“Tidak! Kita akan ke suatu tempat yang akan merubahmu.”

“Merubahku? Apa kakak akan membawaku operasi plastik?” tanya Ava random.

Nala langsung tertawa, “kamu cantik, Va. Kamu tak perlu operasi. Kamu hanya perlu melepas kacamata ini dan sedikit berdandan.”

“Aku akan membuat pria bernama Ryan Dome itu menyesal karena telah membuang gadis secantik, sebaik, dan sepintar Ava. Lihat saja nanti, aku sudah tak sabar,” batin Nala dengan senyum penuh rencana.

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

Bundanya Pandu Pharamadina

Bundanya Pandu Pharamadina

Ryan ketemu Tamara yg ngga beda sama Imelda

2024-06-04

2

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

ternyata tamara sama gilanya dengan ryan.

2024-04-22

0

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

👍👍👌 Nala ubahlah penampilan Ava lebih baik dan menarik lagi pasti banyak perubahan yang terjadi, Ava akan jauh lebih cantik, menarik juga mempesona.

2024-03-21

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!