KEDATANGAN NALA

Tubuh Mario bergetar sambil memegang erat ponselnya. Baru saja ia mendapatkan kabar bahwa tiba tiba saja kesehatan ibunya drop. Ia ingin sekali kembali dan menemui kedua orang tuanya.

Saat ini Ryan sedang makan malam bersama dengan Tamara, setelah mereka selesai mengunjungi lokasi proyek bersama sama. Rencananya besok mereka akan bertemu dengan manager proyek yang ditugaskan oleh Tuan Phillips, ayah Tamara.

Mario yang tak bisa menunggu pun akhirnya mendatangi Ryan di restoran hotel.

“Selamat malam, Tuan, Nona,” sapa Mario.

Ryan menatap Mario dengan tajam sementara Tamara justru tersenyum saat melihat Mario. Awalnya ia berharap bisa makan satu meja bersama dengan pria yang menurutnya jauh lebih tampan daripada Ryan.

“Ada apa? Apa ada hal yang penting sampai kamu berani mengganggu acara makan malamku hah?!” Suara Ryan terdengar sedikit tinggi dan ketus.

“Saya minta izin untuk kembali malam ini, Tuan,” pinta Mario.

“Kembali? Pekerjaan kita belum selesai. Apa kamu memang tak bertanggung jawab dengan pekerjaanmu?” ucap Ryan yang mulai menyindir Mario.

“Bu-bukan begitu, Tuan. Namun Mommy saya sedang sakit dan saya harus menemuinya,” pinta Mario.

Pletakkk

Ryan melemparkan sendok yang ia gunakan tepat ke kening Mario, hingga terlihat memerah. Tamara yang melihat hal itu pun bangkit dan mendekati Mario.

“Kamu tak apa apa? Ryan, mengapa kamu seperti itu?! Lihatlah keningnya jadi memerah,” ucap Tamara sambil mencoba memegang kening Mario.

Namun dengan cepat Mario memundurkan tubuhnya agar Tamara tak menyentuhnya.

“Aku harus melakukan itu. Sebagai seorang yang bertanggung jawab, ia tak akan meninggalkan pekerjaannya. Lagipula Mommymu hanya sakit kan, bukan matii!” ucap Ryan sembari tertawa.

“Mario, sebaiknya kamu tetap di sini. Besok kita akan bertemu dengan manager proyek. Kami berdua juga pasti membutuhkan bantuanmu,” ucap Tamara yang tak mau Mario pulang terlebih dahulu. Ia ingin lebih dekat pada Mario.

“Hanya beda satu hari saja, Mommymu juga akan maklum. Putranya bekerja di perusahaan besar, tentu lebih sibuk daripada bekerja di perusahaan kecil. Besok setelah menemui manager proyek, kita baru akan pulang,” ucap Ryan.

“Saya akan pulang sendiri saja, Tuan,” pinta Mario lagi.

Brakkk

Ryan menggebrak meja, membuat para pengunjung restoran mulai melihat ke arah mereka. Mereka kini menjadi pusat perhatian, bahkan ada yang sudah bersiap dengan kamera ponselnya.

“Masih tak mengerti juga hah?! Kamu sudah miskin, masih saja tak tahu diri. Sudah bagus Perusahaan Dome masih memberimu pekerjaan. Memangnya pekerjaan apa yang bisa kamu dapat di luar sana hah?!” teriak Ryan yang terus saja mengecilkan setiap lawan bicaranya, “bahkan berdiri bersebelahan dengan Tamara saja kamu tidak pantas, cepat menjauh!”

Tamara hanya diam, ia tak mau membantu Mario, apalagi jika sampai ada yang merekam dan menyebarkannya, tentu harga dirinya akan jatuh. Ia tak mau dianggap menyukai pria miskin dan hanya menjabat sebagai supir dan asisten pribadi. Tamara pun langsung beringsut ke arah Ryan dan memegang lengannya.

Mario mengepalkan tangannya. Ia sudah biasa mendapatkan hinaan, makian, bahkan tindakan kasar dari Ryan. Namun kali ini ia tak mau terus begini, meskipun ia membutuhkan pekerjaan.

“Kalau begitu saya mengundurkan diri, permisi,” ucap Mario kemudian berniat berlalu dari sana.

“Sekali kamu mengundurkan diri, jangan harap kamu bisa kembali bekerja di Perusahaan Dome. Kami tidak membutuhkan pekerja miskin yang tak bertanggung jawab!” ucap Ryan dengan sinis.

Mario kembali menghela nafasnya dalam kemudian bergegas pergi dari sana. Ia tahu mata semua pengunjung sedang melihat ke arah mereka. Ia yakin sebentar lagi kejadian ini akan muncul di halaman media sosial. Bukan ia takut, ia hanya tak mau jika sahabat sahabatnya melihat dan mengetahui keadaannya saat ini.

Mario langsung menuju ke kamar tidur hotel yang ia pesan, lalu membereskan barang miliknya dan mencari kendaraan untuk kembali ke kota asal.

“Dad, Mom, aku pulang,” batin Mario.

*****

“Kak Nala!” teriak Ava dengan begitu bersemangat.

Ava sudah menunggu kedatangan Nala sejak tadi. Ia bahkan duduk di ruang tamu dengan tidak sabar. Ia menyalakan televisi, tapi mata dan telinganya terus berfokus pada area depan, kalau kalau mobil yang menjemput sepupunya itu akan tiba.

“Apa kabarmu, Ava sayang?” sapa Nala yang langsung memberi pelukan pada sepupunya itu.

Nala sendiri sudah menganggap Ava sebagai adik kecilnya. Kedatangannya kali, selain untuk bekerja, ia juga ingin berbincang dengan Ava. Sedikit banyak Nala mengetahui tentang pertunangan Ava dengan seorang peia bernama Ryan Dome, yang merupakan cinta pertama adik sepupunya itu.

“Tentu saja aku sangat luar biasa,” jawab Ava dengan senyum cerianya.

“Kamu tidak seperti seseorang yang gagal menikah,” ucap Nala yang kini sudah duduk bersebelahan dengan Ava, sementara One dengan dibantu beberapa pelayan, membawa koper mereka ke kamar tidur yang biasa ditempati oleh Nala dan One jika mereka datang.

“Aku baru bertunangan, bukan menikah.”

“Tapi pertunangan itu adalah titik awal sebuah rencana pernikahan, Va. Apa kamu sedih?” tanya Nala.

Ava pun langsung memeluk Nala dengan erat, “Jujur, aku sedih. Impianku untuk bersamanya seperti hanya akan berada dalam angan angan saja. Namun di sisi lain, aku bersyukur. Aku mengetahui jika permintaan pertunangannya tidak tulus sama sekali.”

Nala menepuk bahu Ava, “itu baru namanya sepupuku! Ingatlah bahwa masih banyak pria di dunia ini, tidak hanya dia.”

Ava tiba tiba saja tertawa saat mendengar ucapan Nala.

“Mengapa kamu tertawa?” tanya Nala.

“Seharusnya kakak mengatakan hal itu pada diri kakak sendiri bertahun tahun yang lalu. Siapa coba yang keukeuh mencintai bodyguardnya sendiri? Ck .. ck … ck …,” goda Ava sambil berdecak dan menggelengkan kepalanya.

“Enak saja, lihat buktinya sekarang … aku bersamanya kan,” ucap Nala dengan bangga.

Ava pun tertawa karena melihat Nala yang juga tertawa. Namun di dalam hati kecil Ava seakan sudah tercubit, ia tak mau seperti Nala yang terus mengharapkan cinta dari seorang pria bernama Ryan Dome.

“Tenanglah, Va. Kakak percaya kamu akan segera jatuh cinta lagi. You will falling in love again,” ucap Nala menguatkan sepupunya itu.

🧡🧡🧡

Terpopuler

Comments

RossyNara

RossyNara

mungkinkah Mario yg akan jadi jodoh Ava????

2025-03-28

0

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

sama mario aja, dia cowok yg baik dan tulus.

2024-04-21

1

Uba Muhammad Al-varo

Uba Muhammad Al-varo

tenang Mario walaupun kamu keluar kerja dari tempat nya Ryan,yakinlah kamu juga akan mendapatkan kembali kerja ditempat lain yang lebih baik lagi 💪💪💪

2024-03-19

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 LAMARAN
3 KEMBALI
4 BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5 MENINGGALKAN
6 PARFUM
7 KITA BISA MENIKAH
8 KAMU BISA KELUAR
9 AKU BAIK-BAIK SAJA
10 MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11 SISI LAIN
12 TAK BERARTI APA-APA
13 KEDATANGAN NALA
14 MEMBUATNYA MENYESAL
15 TAK PERLU MENIKAH
16 MOVE ON
17 BEKERJA
18 MASALAH PRIBADI
19 RENCANA KE AUSTRALIA
20 TAK BISA BEKERJA
21 BERSENANG-SENANG
22 INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23 BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24 DILAKUKAN SECARA MANUAL
25 APA YANG KURASAKAN ?
26 AKU TAK BISA
27 APA AKU LEMAH?
28 AKU AKAN BERHASIL
29 MASIH MENARUH RASA
30 SAKIT
31 SEGERA MENIKAHIMU
32 JUAL SAJA
33 KEKASIHMU?
34 AKU MENCINTAINYA
35 MABUK
36 PELAMPIASAN AMARAH
37 TAK MEMAKANNYA
38 PENUH DAMBA
39 AKU BERSAMAMU
40 AKU AKAN KEMBALI!
41 AKU TIDAK SETUJU!
42 HATI KE HATI
43 MELABUHKAN HATI
44 KESERIUSAN MARIO
45 INGIN MELAMAR
46 TUNANGAN
47 TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48 MENJADI KELUARGA
49 PERGILAH KE AUSTRALIA
50 KEBAKARAN
51 KUMPULKAN BUKTI
52 TAK PERNAH BERPINDAH
53 MELUPAKAN KEGILAAN
54 MULAI BERULAH
55 TAK PERNAH MENIKAH
56 LANGSUNG BERTANYA?
57 BERKATA JUJUR
58 SAKIT DAN SESAK
59 MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60 BUKAN PUTRI KAMI
61 MEMINTA BANTUAN
62 APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63 PINGSAN
64 PERIKSALAH DNA
65 PENDONOR
66 HASIL TEST DNA
67 HANYA DIRIMU
68 MEMANIPULASI
69 MAU BERMAIN MAIN
70 UNGKAPAN HATI
71 MENIKAHLAH DENGANKU
72 BIARKAN AKU MEMELUKMU
73 AKU TAK MAU TERTANGKAP
74 APAPUN UNTUKMU
75 KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76 LONDON
77 MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78 PAGI YANG INDAH
79 HAMIL?
80 MENJADI TEMAN HIDUPKU
81 FALLING IN LOVE [ E N D ]
Episodes

Updated 81 Episodes

1
PROLOG
2
LAMARAN
3
KEMBALI
4
BISAKAH MULUTMU DIAM?!
5
MENINGGALKAN
6
PARFUM
7
KITA BISA MENIKAH
8
KAMU BISA KELUAR
9
AKU BAIK-BAIK SAJA
10
MEMBATALKAN PERTUNANGAN
11
SISI LAIN
12
TAK BERARTI APA-APA
13
KEDATANGAN NALA
14
MEMBUATNYA MENYESAL
15
TAK PERLU MENIKAH
16
MOVE ON
17
BEKERJA
18
MASALAH PRIBADI
19
RENCANA KE AUSTRALIA
20
TAK BISA BEKERJA
21
BERSENANG-SENANG
22
INGIN ANAK, TANPA MENIKAH
23
BOLEHKAH MENGETAHUI SANG PENDONOR?
24
DILAKUKAN SECARA MANUAL
25
APA YANG KURASAKAN ?
26
AKU TAK BISA
27
APA AKU LEMAH?
28
AKU AKAN BERHASIL
29
MASIH MENARUH RASA
30
SAKIT
31
SEGERA MENIKAHIMU
32
JUAL SAJA
33
KEKASIHMU?
34
AKU MENCINTAINYA
35
MABUK
36
PELAMPIASAN AMARAH
37
TAK MEMAKANNYA
38
PENUH DAMBA
39
AKU BERSAMAMU
40
AKU AKAN KEMBALI!
41
AKU TIDAK SETUJU!
42
HATI KE HATI
43
MELABUHKAN HATI
44
KESERIUSAN MARIO
45
INGIN MELAMAR
46
TUNANGAN
47
TAK AKAN MENGECEWAKANMU
48
MENJADI KELUARGA
49
PERGILAH KE AUSTRALIA
50
KEBAKARAN
51
KUMPULKAN BUKTI
52
TAK PERNAH BERPINDAH
53
MELUPAKAN KEGILAAN
54
MULAI BERULAH
55
TAK PERNAH MENIKAH
56
LANGSUNG BERTANYA?
57
BERKATA JUJUR
58
SAKIT DAN SESAK
59
MENGINGINKAN KEMATIANNYA
60
BUKAN PUTRI KAMI
61
MEMINTA BANTUAN
62
APA YANG ANDA LAKUKAN DI SINI?
63
PINGSAN
64
PERIKSALAH DNA
65
PENDONOR
66
HASIL TEST DNA
67
HANYA DIRIMU
68
MEMANIPULASI
69
MAU BERMAIN MAIN
70
UNGKAPAN HATI
71
MENIKAHLAH DENGANKU
72
BIARKAN AKU MEMELUKMU
73
AKU TAK MAU TERTANGKAP
74
APAPUN UNTUKMU
75
KASIH SAYANG YANG TAK AKAN PERNAH BERHENTI
76
LONDON
77
MALAM YANG BEGITU BERMAKNA
78
PAGI YANG INDAH
79
HAMIL?
80
MENJADI TEMAN HIDUPKU
81
FALLING IN LOVE [ E N D ]

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!