Chapter 05

kehebohan masih belum mereda setelah apa yang baru saja diperbuat oleh liya lalu karena liya menghancurkan kubusnya tanpa bisa di restorasi ulang oleh kemampuan dasar kubus tersebut membuat pihak sekolah harus membawakan kubus baru yang membuat aron harua menunggu selama 10 menit sebelum kubus baru di masukkan kembali ke dalam lapangan.

" eee... aron, liya kalian berdua bersaudara, kan? " guru khedit tiba-tiba bertanya pada aron.

ya" jawab liya pada guru khedit

" seharusnya kalian sudah mengenal kemampuan masing-masing bukan?, lalu apakah... apakah aron juga sekuat dirimu?, apakah dia.... dia bisa melakukan hal yang sama sepertimu? " tanya guru khedit pada liya.

khedit sebenarnya sudah mengetahui keadaan liya dan aron karena sebelumnya dia di beri tahu oleh kepala sekolah,

sepasang saudara yang mampu bertahan hidup begitu lama dipermukaan(bumi) yang kini telah di kuasai dan di kelilingi makhluk urban yang siap membunuh mereka kapanpun dimanapun mereka berada.

dalam kondisi seperti itu mustahil bahkan bagi sorcière kelas jendral bintang satu yang merupakan kelas terkuat sekalipun untuk bertahan hidup di permukaan(bumi) lebih dari 3 tahun namun dihadapannya sekarang berdiri sepasang saudara yang sudah hidup di permukaan(bumi) lebih dari 5 tahun dia masih belum bisa mempercayainya,

khedit merasa harga dirinya sebagai sorcière peringkat jendral bintang tiga terinjak-injak dia sempat meragukan kemampuan keduanya dan memandang rendah mereka menganggap kemampuannya adalah yang terhebat.

tapi dengan apa yang baru saja di tunjukkan oleh salah satu dari sepasang saudara tersebut khedit tidak bisa memerimanya dia merasa semakin terhina dan merasa harga diri dan kerja kerasnya selama ini di injak-injak begitu saja.

" tidak, aku tidak sekuat adikku yang akan menghancurkan kubus itu hanya dengan sekali serang, namun aku percaya pada kekuatan fisikku untuk setidaknya bisa memberikan damage pada kubus itu "

setelah mendengar jawaban dari aron kekhawatiran khedit sedikit mereda dia sedikit mendapatkan rasa percaya dirinya.

tapi tidak ada yang menduga bahkan khedit jika itu adalah awal dari kejatuhannya yang lebih pedih dari sebelumnya.

...ΔΔΔΔ...

sepuluh menit sudah berlalu kubus baru sudah di letakkan di tengah lapangan seperti sebelumnya, begitu kubus itu di letakkan aron segera berjalan mendekati kubus tersebut dia lalu berdiri cukup dekat dengan kubus itu, melihat dari atas hingga bawah kubus di depannya aron mulai memasang kuda-kuda pada kakinya.

 hm.. aku rasa 30 saja sudah lebih dari cukup

selesai bergumam, aron melancarkan pukulan kuat dengan lengan kanannya mengayunkan pukulan yang kuat ke kubus di depannya.

pukulan itu mendarat dengan sempurna ke permukaan kubus menyebabkan hembusan angin yang begitu kuat setelah itu muncul retakan pada permukaan kubus awalnya kecil lalu meluas ke suluruh permukaan kubus kemudian pecah menjadi puing-puing besar tapi tidak berhenti di situ puing-puing besar itu pecah lagi menjadi kepingan yang lebih kecil, itu terus terjadi secara beruntun hingga kubus itu berubah menjadi setumpukan butiran pasir sedangkan mesin penilaian hanya menunjukkan angka nol [0000] pada layar yang artinya tidak memiliki damage

" a.. a.. a.. apa yang terjadi.....!? "

secara bersamaan orang-orang berteriak saat melihat kubus itu hancur dan berubah menjadi butiran pasir tepat di depan mereka hanya aron dan liya tidak bereaksi dengan kejadian di depan mereka seolah itu wajar.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!