chapter 3

Setelah selesai,Aurora yang kerap di panggil rora ataupun Ra langsung menggendong tas ransel nya dan menarik kopernya,ia keluar dari mansion yang cukup besar itu dimana ia sudah tinggal di sana sejak berusia 5 tahun dan melewati banyak hal.

Tak ada rasa sedih meninggalkan tempat itu,karna ia akan pergi untuk memberikan keadilan pada ayahnya dan membersihkan nama baik sang ayah yang dicap teroris meskipun sudah meninggal selama 15 tahun,serta memberikan hukuman yang setimpal pada pelaku fitnah dan kekejian itu.Dengan langkah tegas dan tatapan yang tajam dan penuh dendam ia terus menyeret koper nya,bayangan-bayangan wajah pembunuh ayahnya lengket di kepalanya.

"Tak akan kubiarkan satupun lolos", ucapnya dengan nada dingin.

...

Sementara di luar gerbang,ketiga temannya sudah menunggu nya.

Galang kini berdiri di antara ketiga temannya itu,"Aku tidak bisa berangkat bersama kalian saat ini,tapi aku akan datang menyusul karna masih ada beberapa hal yang harus aku urus"

"Tidak apa-apa Lang, selesai kan segera urusan mu dan datang lah secepatnya",Ucap Liam membuat Galang mengangguk dan menoleh ke arah Aurora yang selalu menunjukkan ekspresi dingin.

"Apa yang kau bawa di tangan mu Ra?",tanya Birly saat melihat sebuah map di tangan Aurora

"Entahlah,aku belum memikirkan untuk apa ini",jawab Rora kemudian memasukkan map yang diberikan oleh sang paman.

Ia memang belum setuju dengan sang paman yang meminta nya untuk bekerja di perusahaan,karna bekerja tidak ada di rencana mereka.

Ya,meskipun orang-orang memanggil mereka pengangguran karna tak punya pekerjaan,tapi sebenarnya mereka punya bisnis bersama yang cukup untuk kebutuhan mereka bahkan lebih dari cukup untuk membeli kebutuhan-kebutuhan mereka, terlebih beberapa diantara mereka berasal dari keluarga kaya, termasuk Aurora sendiri yang memang tinggal bersama keluarga kaya.

"Aku sudah mengatur apartemen sekaligus markas di sana,ini alamat nya dan juga kuncinya", Galang memberikan nya pada Rora.

"Jangan sampai ada orang yang mencurigai kita,jalan masuk ke pusat kota sangat dijaga ketat oleh kepolisian dan setiap harinya akan ada razia bagi yang masuk ke pusat kota,aku dan beberapa anggota yang lain akan membawa senjata lewat jalur laut,jadi pastikan tidak ada yang membawa senjata apapun", Sebagai ketua Galang memang begitu tegas dan berwibawa, bahkan juga sangat hebat.

Liam dan Birly mengeluarkan senjata mereka dari tas,sementara Aurora memang tak membawa senjata apapun karna ia sudah tau hal itu.

...

"Aku yakin kau pasti membutuhkan nya nak,karna yang terlibat bukan hanya dari pihak kepolisian",ucap pria paruh baya itu berdiri di balkon menatap kepergian Aurora bersama teman-teman nya.

"Semoga kau berhasil", lanjut nya dengan mata memerah, bagaimana tidak Aurora sudah ia anggap sebagai putrinya sendiri,dimana setiap harinya ia menghabiskan waktu bersama Aurora dari melatih kekuatan fisik,belajar bela diri,menembak,dan masih banyak lagi yang ia ajarkan pada Aurora sejak gadis itu berusia 7 tahun.

Dan hari ini,hari ia berpisah dengan gadis itu yang mungkin akan mencari jati dirinya ke kota asalnya.

Namun meski begitu,pria paruh baya itu akan selalu mendukung keputusan Aurora dan ia tentu saja akan mengawasi nya dari jauh.

***

Setelah selesai bekerja,Arabela menemani sang bunda berbelanja di mall untuk perlengkapan rumah mereka.

Ya,sang bunda memilih untuk pindah rumah, sudah saatnya mereka tinggal sendiri dan tak lagi bergantung dengan sang adik,karna bagaimana pun juga gaji Arabela sudah cukup untuk kebutuhan mereka.

Sang bunda yang sudah berkepala empat itu memperhatikan putrinya yang saat ini membeli makanan untuk persediaan di rumah,ia tersenyum menyadari putrinya sudah dewasa.

"Andaikan saja pada saat itu aku tidak sakit, mungkin sekarang kamu ada bersama bunda nak",gumam nya dengan air mata yang mengalir di pelupuk matanya.

"Bunda kenapa nangis?",Tanya Ara saat mendapati ibunda nya menitik air mata.

Cintia langsung menghapus air matanya,"Enggak apa-apa sayang,bunda baik-baik saja,kita lanjut saja kalau kamu sudah selesai"

Ara menghela nafas,ia yakin sang bunda pasti merindukan saudara kembarnya,"Ya sudah bun,ayok", ajaknya menggandeng tangan sang bunda.

Tidak jauh dari tempat mereka,tampak seorang wanita paruh baya bersama anak kembarnya dan juga beberapa bodyguard yang mengikuti mereka.

Hal itu tentu saja mengundang banyak orang untuk melihat tiga manusia itu.Bagaimana tidak,orang yang sedang datang ke mall itu adalah pemilik mall itu sendiri dan seorang miliarder kelas dunia,dimana namanya tertulis di bersama jejeran orang terhebat di dunia.

Siapa lagi kalau bukan Ataliana putri bersama anak kembarnya Olivia Alberto dan putranya bungsunya Olivier Alberto.

Tanpa sengaja mereka berpapasan dengan Arabella dan bundanya.

Ara tak terlalu menghiraukan mereka namun sang bunda langsung menghentikan tangan putrinya agar berhenti,dan memberikan salam pada Atalia bersama dua anaknya.

setelah itu langsung pergi tak ingin menghalangi jalan.

"Kenapa kita harus memberikan mereka hormat Bun?",tanya Ara bingung.

"Nak dia adalah orang yang terkenal karna kejeniusan nya saat masih muda,dia juga seorang tuan putri kerajaan,dia itu keluarga bangsawan",jawab Cintia sambil terus berjalan.

"Benarkah?",Ara sedikit tertegun mendengar nya.

"Iya,kau tahu dia juga dulu seorang mafia yang paling kuat di dunia"

"bukan kah itu menyeramkan?,dan mafia itu pelaku kejahatan Bun, bagaimana bisa seorang bangsawan menjadi mafia?",Ara menjadi tidak mengerti.

"Tidak,tuan putri Atalia bukan pelaku kejahatan, justru dia adalah seorang pahlawan bagi negara nya,kerajaan nya, rakyat nya bahkan bagi banyak negara.Dia sering kali membantu menangkap terorisme yang meresahkan banyak negara,dan membuat negara menjadi damai",

"Tak hanya itu,dia juga seorang pembisnis yang sangat terkenal karna perusahaan nya yang paling maju dan menduduki peringkat perusahaan no 1 hingga saat ini",Cintia bercerita dengan begitu bersemangat nya.

Ya,nama Atalia memang sudah tercantum di buku-buku dan media-media, bahkan di pembelajaran bukan hanya karna dia seorang bangsawan yang membongkar kejahatan yang terjadi pada keluarga nya,tapi juga membantu banyak negara yang kewalahan dari terorisme, bahkan sebagai pembisnis no 1 dan juga masuk jajaran orang terkaya.

Arabella menjadi sangat menyesal karna tidak mengenal Atalia,padahal dia dulu sering membaca kisah Atalia dari kerajaan *** yang terkenal maju, bahkan sangat suka membaca kisahnya dan sangat senang jika ada nama itu di dalam pembelajaran PKN,sejarah,dan buku-buku yang lain.

"Bunda kenapa tidak bilang pada ku,aku sangat menyukai sosok beliau Bun, bahkan mungkin aku terlihat tidak sopan padanya", ucapnya hampir menangis bahkan terus merutuki kebodohan nya.

***

"Ma,perempuan tadi cantik tuh,tinggi putih bodynya bagus, mungkin dia masuk kali Bun sama tipe kak Lucas"

"Oliver jangan membahas hal itu sekarang"

"Ma, Oliver kan cuma ingin kak Lucas secepatnya menikah biar aku segera menyusul, kan tidak mungkin aku mendahului nya",

"Sepatah kata lagi kau berbicara aku akan menendang mu dari atas gedung ini", kesal Olivia pada saudara kembar nya itu,yang sejak mereka masuk ke mall sangat berisik menurutnya.

"Kalau sampai kak Lucas gak nikah-nikah, bakal jadi perawan tua baru tahu rasa",ledek Oliver yang sangat suka mencari perkara pada Olivia.

"Kau!!"

"Sudah diam!",Atalia menghentikan pertengkaran itu membuat kedua nya bersamaan membuang muka dan melipat tangan di depan dada.

Bersambung...

Makasih nanti author lanjut lagi ya

Semoga cerita nya tidak mengecewakan kalian, author akan berusaha membuat nya ceritanya jauh lebih menarik 🤗

Ikuti terus ya makasih

Terpopuler

Comments

waktuitu

waktuitu

Lucas kk'nya si kembar y thorrr

2024-01-27

0

Rosy

Rosy

ternyata Athalia punya anak kembar ya..kalau Oliver sudah ingin menikah berarti Lucas juga pasti sudah gagah seperti David waktu muda dulu dong..aku sih setuju kalau Lucas berjodoh sama Rora saja kak pasti seru..apalagi Rora anaknya cuek dan bar bar

2024-01-24

1

Rosy

Rosy

ini sebenarnya teman Rora Leon apa Liam kak..di bab pertama pengenalan tokoh sepertinya Liam deh 😁

2024-01-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!