Beberapa polisi wanita yang ada di sana tidak suka dengan kedatangan Ara,mereka merasa kalau Ara akan merebut semua perhatian para polisi pria dan juga tamu terhormat yang datang hari ini.
Setelah penyambutan,Very menghampiri Ethan Lucas tak lupa ia menarik tangan Ara.
"Sangat senang dan terhormat rasanya bisa bertemu secara langsung dengan tuan Lucas Alberto,Kenalkan tuan muda saya Very Darius dan ini keponakan saya Arabella",Verry memperkenalkan dirinya dan juga Ara sembari berjabat tangan dengan Lucas.
Sampai saat ini Ara begitu sulit berkedip melihat pria jangkung di
depannya,bagaimana tidak Lucas yang selama ini di idam-idamkan seluruh kaum hawa ternyata memang benar-benar sangat tampan,bahkan jauh lebih tampan dari foto-foto nya yang beredar.
Ara mendongak melihat wajah Lucas,ia sudah tinggi namun Lucas jauh lebih tinggi darinya.
"Ya Tuhan,apa dia benar-benar manusia?, sempurna sekali"
Ara tak bisa mendeskripsikan ketampanan pria jangkung di depannya itu,bahkan ia sendiri tidak percaya apakah pria bernama Lucas itu manusia karna ketampanan nya jelas tak manusiawi.
Lucas menatap bosan ke arah Ara yang sama seperti wanita-wanita yang selama ini ia temui,akan menatap nya selama beberapa menit dengan mulut yang menganga.
Wajar saja,semua wanita normal yang melihat rupa seorang Lucas pasti akan sama seperti yang di lakukan Ara saat ini tak berkedip dengan waktu yang lama.
"Ara kau baik-baik saja kan?",tanya Very pada keponakan nya itu karna sedari tadi melihat Ara hanya diam saja.
"Paman dia tipe ku",Ucapnya dengan berterus terang.
Very tersenyum,seorang Arabella biasanya sangat jarang tertarik dengan pria bahkan tak pernah mengatakan pria yang ia sukai secara terang-terangan."Kalau kau menyukainya kau harus mengejar nya",Very tersenyum simpul kemudian pergi meninggalkan Ara yang sedang berbunga-bunga.
...
"Apakah anda sudah memiliki pasangan?",tanya Very pada Lucas.Ya,ia memang pergi mengejar Lucas untuk keponakan nya.
"Tidak",jawab Lucas sembari terus berjalan lurus ke depan sama seperti polisi-polisi yang lain termasuk Very yang berjalan di sebelah kirinya.
"Anda boleh mempertimbangkan keponakan saya tuan,dia masih sangat muda tapi begitu prestasi, maksud saya anda boleh menjadi kan nya bahan pertimbangan.
Katakan saja Very Darius seorang polisi pecicilan dan tak tahu malu,dia sangat suka mencari muka dengan orang-orang besar dan sangat pandai menjilat,banyak polisi yang tidak suka padanya namun mereka tak menunjukkan nya secara terang-terangan.
Lucas berhenti membuat polisi yang lainnya juga berhenti bersamaan,"Terimakasih tuan Darius", ucapnya dengan nada datar dan dingin kemudian masuk ke sebuah lift menuju lantai bawah tanah.
Ya,mereka semua berhenti untuk menunggu lift terbuka.
Beberapa polisi puas dengan sikap acuh Lucas pada Very.Tidak seperti kebanyakan pejabat yang datang ke sana pasti tertarik dengan Very yang suka mencari muka,dan membanggakan keponakan nya.
Very juga jadi merah mukanya karna sikap dingin dan cuek Lucas,selama ini jika ia membahas keponakan nya yang di sukai banyak pria,orang-orang pasti akan tertarik dan setuju untuk dekat dengan keponakan nya.
Very melakukan semua itu semata-mata untuk mengokohkan posisinya sebagai komisaris yang di hormati,dirinya tidak termasuk komisaris besar polisi jadi ia ingin mencapainya,dan untuk mencapainya ia harus mendekati orang-orang berpengaruh untuk membantunya di pandang tinggi oleh orang-orang karna dekat dengan orang-orang penting,sehingga akan membantu nya naik pangkat menjadi komisaris besar polisi,padahal posisinya sudah sangat tinggi dan termasuk ke golongan komisaris besar.
Setelah sampai di ruang bawah tanah,para pihak kepolisian menunjukkan senjata-senjata baru untuk polisi senjata polisi ke depan nya.
Lucas memang bekerja sama dengan polisi untuk pembuatan senjata baru dan lebih kuat untuk kepolisian ke depannya.
Semua itu di lakukan,bukan semata-mata saja tapi senjata lebih kuat di perlukan karna banyak nya terorisme dan pemberontak di negara mereka saat ini,hingga sering kali menimbulkan kekacauan bahkan para pemberontak dan terorisme itu tak segan menyerang pihak kepolisian.
Pihak kepolisian sering kali kalah telak, bahkan banyak polisi yang kehilangan nyawa karna senjata-senjata tajam para pemberontak,karna senjata mereka seperti pistol tak mempan untuk orang-orang bertubuh besi itu.
Lucas dan rekan-rekannya sering kali membantu pihak kepolisian untuk menjaga kedamaian di negara mereka.
***
"Ra,kamu dari mana tengah malam gini baru pulang?",tanya Irly duduk di samping Rora.
"Habis dari makam bokap,batu nisa nya di pecahin orang-orang bahkan,itu bukan seperti bukan kuburan lagi tanahnya datar",ujar Rora menyandarkan tubuhnya di sofa dan memejamkan matanya.
"Ra,kamu juga pasti kelelahan kamu tidur aja di kamar biar aku aja yang masak untuk makan malam",suruh Irly melihat raut wajah Rora yang terlihat jelas kelelahan.
Rora seketika membuka matanya,"Thanks ya kalau gitu gue mau tidur dulu",ucap Rora dengan wajah dingin namun dengan bibir yang melengkung,itu bukan seperti sebuah senyuman.
Sesampai nya di kamar,Rora bukanya tidur malah berkutat dengan laptop nya,entah situs apa yang sedang ia buka namun yang pasti itu sangat membuat orang normal stres jika melihat nya,dalam beberapa menit ia berhasil membobol situs keamanan kepolisian.
Ia melengkung kan senyuman nya,saat mengetahui pihak kepolisian bekerja sama dengan mafia yang sangat kuat membuat senjata melawan pemberontak.
ia menelusuri hingga ke bawah dan mendapatkan bahwa pembuatan senjata itu rahasia,"pantas saja keamanan nya sedikit sulit di retas",pikir nya.
Pembuatan senjata itu memang rahasia,karna jika pembuatan senjata itu terbongkar keluar mungkin saja pembuatan senjata mereka akan sia-sia,karna para pemberontak di luar sana akan lebih berhati-hati dan lebih waspada tidak menutup kemungkinan mereka akan membuat senjata yang lebih kuat.
Rora dengan santai membaca pembuatan dan kekuatan senjata itu,ia kemudian meretas jaringan komputer pembuatan senjata itu dengan mudahnya.
Katakan saja dia jahat.Rora tanpa ragu membocorkan hal itu dan menyebar kan nya luas.
Setelah itu Rora tersenyum jahat,ia berputar di atas kursi kerja nya,"Ini baru permulaan", ucapnya.
Rora memang membenci kepolisian saat ini,dan juga membenci negara nya dan semua orang yang membenci ayahnya.
...
Sementara itu pihak kepolisian yang ada di kantor pusat polisi ketar-ketir karna tiba-tiba jaringan mereka di retas, keamanan juga di retas bahkan mereka tak bisa menggunakan komputer itu karna di kendalikan oleh si hacker.
Lucas yang masih ada di sana, segera mengambil tindakan karna merasa kepolisian itu sangat bodoh.Ia kemudian mengambil alih komputer yang sedang dikendalikan oleh seseorang.
Dengan cepat ia membalikkan keadaan, dengan mengembalikan jaringan keamanan dan komputer.
Tak memberikan jeda ia mencoba membobol jaringan hacker yang sedang ia hadapi itu.
...
Rora terkejut saat jaringan yang ia bobol dan kendalikan kembali, bahkan sekarang mereka berbalik inginkan menyerang nya dan melacak lokasinya.
Tentu saja ia tidak tinggal diam,ia tak membiarkan mereka meretas jaringan nya melacak lokasinya.
Ia juga bukan hacker biasa.
Hingga terjadilah aksi serang menyerang tanpa ada yang mau kalah,dan tanpa ada yang berhasil membobol jaringan masing-masing.
"Sial,orang ini hebat sekali"
Rora begitu kewalahan dibuatnya
bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 56 Episodes
Comments
Rosy
orang itu adalah Lucas dan dia bakal jadi jodoh Kamu Ra..kalian berdua memang cocok sama2 jenius..jadi nggak sabar nih kapan ya mereka berdua bertemu
2024-01-25
3