Berhubung jarak yang di tempuh cukup jauh jadi hari hampir malam mereka bertiga baru sampai di gerbang Kerajaan Norves yang langsung dibukakan oleh penjaga gerbang kemudian mereka bertiga pun segera masuk ke dalam Kerajaan Norves yang sebelumnya menepatkan kuda ke kandang terlebih dahulu.
Setelahnya barulah Putra Mahkota Griffin mengajak Putri Azalea ikut bersama dengannya ke sebuah paviliun dimana calon pasiennya berada namun sayangnya Putra Mahkota Griffin tidak mengatakan siapa yang sakit begitu juga dengan Putri Azalea yang enggan bertanya.
Beberapa saat kemudian mereka sampai di sebuah paviliun yang cukup mewah seperti tempat Putri kerajaan dan dari sanalah Putri Azalea mengambil kesimpulan bahwasanya yang sakit adalah anggota kerajaan atau seorang Putri.
"kalian sudah sampai" sapa Ratu Adeline tersenyum ramah.
Mereka berdua kompak memberikan hormat kepada seluruh keluarga yang sedang berada di dalam kamar paviliun Putri dari Ratu Adeline juga Raja Wilson.
"ibunda aku sudah membawanya ke mari" Putra Mahkota Griffin tersenyum tipis.
"selamat datang kembali Putri Azalea senang bertemu dengan kamu kembali, maaf jikalau kami merepotkan" sapa Ratu Adeline menatap Putri Azalea.
"tidak apa yang mulia, selagi saya bisa membantu" sopan Putri Azalea.
"Putri apa kamu bisa memeriksa kesehatan Putriku semakin lama dia semakin lemah padahal sudah minum obat dari tabib" pinta Ratu Adeline yang sudah cukup percaya dengan Putri Azalea.
"baiklah saya akan mencoba memeriksa nya tapi apa kalian boleh keluar dulu maaf bukan ingin mengusir tapi ini demi kenyamanan bersama" ucap Putri Azalea dengan hati-hati.
"tentu saja kami akan keluar" paham Ratu Adeline.
Namun ketika mereka ingin keluar datanglah wanita yang sudah berumur bersama Raja Wilson juga Putri Selen tentunya yang selalu mencari muka pada keluarga Kerajaan Norves tapi sayangnya Putra Mahkota Griffin sangatlah tidak suka dengan dia.
"tunggu Adeline bagaimana mungkin kamu bisa percaya dengan anak ingusan seperti dia, dia tidak mungkin bisa melakukannya pasti dia hanya ingin cari muka saja dengan mu" sinis ibu suri Cruise.
"ibunda jangan bicara seperti itu aku sendiri sudah membuktikannya jangan selalu menilai orang berdasarkan penampilan" kesal Ratu Adeline pada ibunya.
"nenek, dia bisa dipercaya bukitnya dia bisa menyembuhkan ku jangan asal bicara" dukung Putra Mahkota Griffin.
"kalian berdua jangan mudah percaya dengan tampang nya bisa saja kan dia ada niat busuk pada cucuku dan siapa tau dia yang sudah sengaja melukai mu" sinis ibu suri Cruise yang merendahkan Putri Azalea.
"nenek tidak seperti itu dia itu sungguh baik aku sangat percaya padanya, nenek tidak boleh berbicara seperti itu" kesal Putra Mahkota Griffin pada neneknya.
"kenapa kamu selalu membela dia sih, nenek dia jutek padaku tapi dia baik dengan wanita itu pasti dia sudah merayu calon suami ku", adu Putri Selen.
*dasar cepu jadi orang* batin Putri Azalea kesal bukan main.
"oh jadi kamu ya, hei kamu tau diri ya kamu itu siapa dan cucuku sudah memiliki calon jadi kamu jangan menggoda nya seperti wanita murahan" tuduh ibu suri Cruise dengan jahatnya membuat Putri Azalea mengepalkan tangannya berusaha untuk menahan emosinya.
"maaf ibu suri Putri Selen yang terhormat tapi saya tidak pernah menggoda ataupun merayu nya dan saya bukan wanita murahan" ucap Putri Azalea penuh dengan ketegasan.
"jangan berbohong apa kau pikir aku percaya dengan ucapan mu itu kau pasti sudah berhasil merayu nya kan sampai dia baik padamu iya kan mana ada j*lang mengaku" sinis Putri Selen.
"kau yang seharusnya instrospeksi diri Putri mengacalah atau kau tidak punya kaca ya perlu aku pinjamkan" sinis Putri Azalea.
"apa maksudmu hah, kau menghina ku ya hei sadar diri yang salah itu kau bukan aku, aku tidak punya masalah dengan diriku ya" kesal Putri Selen.
"hei kau sadar ya sikap mu terlalu agresif dan terlalu manja sedangkan Putra Mahkota itu sangat tidak suka tipe wanita seperti mu Putri" sinis Putri Azalea.
"sikap mu sendiri yang membuat hubungan kalian tidak pernah baik apakah kau tidak sadar juga, sadarlah ubah sikap mu yang agresif dan manja itu" sambung Putri Azalea yang sudah tidak tahan lagi.
"apa siapa kau berani berbicara seperti itu padaku hah!, tidak usah sok menggurui ku aku lebih tau siapa diriku dan apa yang dia suka" marah Putri Selen.
"aku sudah kenal dengan dia sangat lama jadi aku yang lebih tau dia daripada kau ya jadi kau jangan sok tau tentang dia ya" lanjut Putri Selen.
"jangan bercanda, kau tidak tau seharusnya kau tau kenapa dia menjauhi mu bukan menyalahkan orang seperti ini" kesal Putri Azalea.
"apa!, berani kau berbicara seperti itu padaku", bentak Putri Selen.
Putri Selen ingin menampar wajah Putri Azalea namun tangan nya lebih dulu dicekal oleh Putra Mahkota Griffin yang sudah sangat tidak tahan dengan sikap juga kelakuan Putri Selen.
"jangan berbicara seperti itu aku tidak suka" marah Putra Mahkota Griffin melepaskan cekalan tangannya.
"kenapa kamu membela dia daripada aku, benar kan dia sudah merayu mu" tuduh Putri Selen.
"jaga bicaramu Selen dia bukan wanita penggoda seperti mu kau yang harus sadar diri, kau yang murahan bukan dia dan yang lebih pantas di sebut j*lang itu kau" marah Putra Mahkota Griffin yang sudah mengatakan kata-kata pedas.
plak.. ibu suri Cruise menampar pipi cucunya dengan sangat keras namun Putra Mahkota Griffin hanya tersenyum miring karena dia sangat tau bahwa Putri Selen adalah cucu kesayangan neneknya.
"sudah puas kan kau melihat ku seperti ini" sinis Putra Mahkota Griffin tersenyum miring menatap Putri Selen.
"a-pa maksudmu aku tidak berniat seperti itu" Putri Selen menundukkan kepalanya.
"jangan pura-pura kau, apa kau kira aku percaya dengan ucapan busuk mu itu dasar wanita tidak tau diri" sindir Putra Mahkota Griffin.
"tutup mulut mu Griffin" lagi-lagi ibu suri Cruise menampar pipi cucunya.
"tampar terus saja aku nek, aku kan bukan cucu nenek iya kan cucu kesayangan nenek adalah Selen" tantang Putra Mahkota Griffin tersenyum menyeringai.
"sudah ibunda, tidak pantas ibunda seperti ini, Griffin itu cucu kandung ibunda bukan Selen kenapa ibunda selalu saja membela nya" kesal Ratu Adeline yang tidak tega dengan Putra sulungnya.
"anakmu itu sungguh tidak tau tata Krama bicara seperti itu terhadap Selen yang jelas-jelas wanita baik-baik terlihat dari jelas dari keluarganya" ucap ibu suri Cruise tidak mau mengalah.
"maaf tapi bukankah Putri Selen tidak punya tata Krama karena sudah menghina saya tanpa melihat buktinya dengan jelas" ucap Putri Azalea mengembalikan perkataan ibu suri Cruise.
"apakah ada tata Krama di Kerajaan yang mengajarkan untuk merendahkan orang lain karena status mereka bukan sebagai seorang bangsawan dan adakah tata Krama jikalau rakyat jelata harus mendapatkan penghinaan" lanjut Putri Azalea membuat siapapun terdiam mendengarnya.
*dia sungguh sangat berani sekali* batin Putra Mahkota Griffin tersenyum bangga.
"kalian tidak bisa jawab kan, bukan maksud saya untuk tidak sopan tapi saya hanya mengutarakan isi hati mereka" ucap Putri Azalea agak tidak enak hati sebenarnya tapi apa boleh buat.
"apa yang kamu katakan memang benar, tapi sebenarnya siapa kamu sepertinya kamu bukan sembarang orang", tanya Raja Wilson.
"dia pasti hanya rakyat jelata jadi dia bisa berbicara seperti itu yang mulia" hina Putri Selen.
"jangan asal bicara Selen dia itu Putri Azalea Putri bungsu dari Ratu Ariana Rose juga Raja Lemos Alexander, dan perlu diingat dia adalah anak kesayangan di keluarganya jikalau mereka tau ada yang merendahkan Putri kesayangannya bisa habis kamu" jawab Ratu Adeline agak menakuti Putri Selen.
"a-pa, tidak mungkin kan" kaget Putri Selen.
"jadi dia Putri Azalea yang penyakitan itu, dia saja lemah mana bisa mengobati cucuku", ibu suri Cruise tetap saja merendahkan.
"oh iya aku lupa kau hanya Putri yang lemah ya mana mungkin kau bisa melakukannya pasti tidak kan", ejek Putri Selen.
"maaf sebelumnya jikalau memang tidak boleh lebih baik saya pergi" pamit Putri Azalea.
"jangan pergi, biarkan kami yang mengurusnya kamu disini saja bersama Griffin" Ratu Adeline menyeret ibunya pergi ke luar.
Semuanya pun sudah pergi tinggal mereka berdua dengan Putri yang masih terbaring lemas tentunya dengan segera Putri Azalea memeriksa denyut nadi Putri tersebut.
"denyut nadi nya semakin melemah, ada yang ingin membunuhnya seperti aku pasti ini orang dalam" ucap Putri Azalea.
"sialan, siapa dia kira-kira apa kau bisa membantu ku Aza" Putra Mahkota Griffin menatap serius Putri Azalea.
"dengan senang hati tuan, aku akan membantu mu aku memeriksa nya sebentar ya kau diam dulu", pinta Putri Azalea.
"baiklah yang mulia calon permaisuri ku, aku akan diam" goda Putra Mahkota Griffin.
"kau ini ya" Putri Azalea geleng-geleng kepala.
Putri Azalea dengan telaten memeriksa kesehatan Putri itu yang wajahnya pucat sama seperti dirinya dulu hanya bedanya keadaannya seperti cukup buruk karena sudah ada kerusakan internal pada tubuhnya jadi Putri Azalea mencoba untuk mencari apakah racun yang berada di dalam tubuh Putri itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments