Salah Sasaran

Keesokan harinya pagi-pagi sekali Putri Azalea sudah meninggalkan kamarnya namun sendirian tidak seperti apa yang dia katakan kemarin lantaran tiba-tiba saja dia ingin pergi sendiri menenangkan dirinya untuk beberapa saat mungkin butuh sedikit ruang untuk menikmati kehidupan barunya.

Putri Azalea mencari jalan lain bukan yang kemarin karena dia sendiri tujuannya agar bisa lebih cepat sampai di hutan yang dulu datangi dan semoga saja dia tidak bertemu dengan siapapun seperti waktu itu karena pastinya sangat mengganggunya.

"senangnya bisa jalan-jalan sendiri" senang Putri Azalea berjalan riang.

"untungnya Olivia masih tidur semuanya juga jadi aku bisa seenaknya pergi sendiri dan semoga saja tidak ada yang mencari ku apalagi kakakku yang sangat cerewet itu sangat menyebalkan sekali" gerutu Putri Azalea sepanjang jalan.

"aish kenapa aku memikirkan paman Geoff lagi come on Aza jangan seperti ini lagi" Putri Azalea memukul kepalanya sendiri merasa sangat kesal dengan dirinya sendiri.

"kamu harus bisa fokus dengan tujuan mu tidak boleh goyah sedikitpun tujuan ku adalah untuk balas dendam tidak lainnya" Putri Azalea menggeleng-gelengkan kepalanya sendiri.

Ketika sedang sibuk dengan pemikirannya sendiri ada sebuah anak panah melesat ke arahnya yang untungnya dengan kewaspadaan yang sudah sangat lihai dia bisa menghindar dan lagi-lagi tertancap di pohon sampingnya.

Dengan kesal Putri Azalea mengambil kembali anak panah itu dengan hati-hati lalu melemparkannya asal berniat ingin mengembalikan kepada orang yang sudah diam-diam mengikutinya namun naasnya malah terkena seseorang yang tidak sengaja lewat.

"arghh" teriaknya kesakitan.

Sontak saja Putri Azalea yang mendengarnya jadi kaget bukan main juga merasa bersalah lalu segera menghampiri orang yang tidak sengaja kena salah sasaran oleh anak panahnya tadi.

Setelah mendekat terlihat pemuda yang terduduk lemas di bawah pohon dengan anak panah yang tertancap di bajunya dengan wajah yang wajah yang pucat juga agak kejang-kejang dengan lengan yang sudah membiru.

"maafkan aku tidak sengaja tadi anak panah itu ingin mengenai ku tapi berhasil aku hindari dan aku ingin mengembalikan kepada pemiliknya tapi malah kena kau" ucap Putri Azalea meminta maaf setelah duduk di dekat pemuda itu.

*dia terkena racun yang seharusnya untuk ku* batin Putri Azalea merasa bersalah.

"astaga kau demam lemas juga kejang-kejang sekali lagi maafkan aku" Putri Azalea memeriksa tubuh pemuda itu yang hanya diam saja.

"izinkan aku mengobati mu" Putri Azalea mengambil sesuatu dari kantung tasnya.

"apa kau bisa" lirihnya menahan sakit.

"percayalah padaku kau diam saja mungkin ini sedikit sakit" Putri Azalea mencoba untuk meyakinkannya.

Dan pemuda itu hanya pasrah saja mencoba percaya dengan Putri Azalea yang sudah mengeluarkan kapas juga perban beserta beberapa obat herbal yang dia racik sendiri jikalau terjadi sesuatu dengan dirinya alias untuk berjaga-jaga dan pas sekali rasanya sekarang.

"kau tahan sebentar ya" pinta Putri Azalea.

"baiklah aku percaya padamu" lirihnya mengangguk.

Dengan perlahan-lahan Putri Azalea mencabut anak panah itu yang mengenai kulit luar pemuda itu dan setelah terlepas sempurna dia mengoleskan obat herbalnya dengan kapas ke arah luka tersebut dengan perlahan-lahan tentunya.

Kemudian Putri Azalea mengoleskan ramuan bunga herbal setelah obat tadi dan yang terakhir membalut luka itu dengan perban yang dia bawa tadi yang juga sudah dilumuri bunga mawar hitam.

"sudah selesai sekarang minumlah ini tenang saja percayalah dengan ku" Putri Azalea memberikan minuman yang berisi ramuan herbal.

"baiklah" tanpa ragu pemuda itu meminum minuman yang berisi ramuan herbal itu dan tubuhnya agak membaik seketika

"racun itu belum menyebar ke seluruh tubuh mu jadi hanya sedikit saja yang masuk tapi jikalau terlambat kau bisa tiada" Putri Azalea mengambil kembali botol yang sudah kosong itu.

"terima kasih nona kau sangat bertanggungjawab sekali jikalau bukan karena kau aku bisa benar-benar mati" ucapnya tulus.

"aku tidak mungkin diam saja ketika anak panah itu malah salah sasaran sekali lagi maafkan aku ya" tidak enak hati Putri Azalea.

"tidak apa-apa yang penting aku sudah lebih baik" ucapnya tersenyum tulus.

"ngomong-ngomong siapa namamu dan apa yang kau lihat" tanyanya membernarkan posisinya dibantu Putri Azalea.

"namaku Azalea panggil saja aku Aza dan aku sedang mencari tanaman herbal lalu bagaimana dengan mu" jawab Putri Azalea tidak mengatakan nama lengkapnya.

"nama yang bagus, namaku Griffin Danish Davidson panggil aku Griffin" balasnya memperkenalkan dirinya.

"baiklah apa rumah mu jauh" tanya Putri Azalea.

"lumayan dan sepertinya aku tidak bisa pulang untuk beberapa saat dengan kondisi ku yang seperti ini mana bisa aku menggunakan kuda" jawab Griffin agak lesu.

"iya juga sih, aku sungguh merasa bersalah dengan mu dan meskipun hanya sebentar tapi racun itu cukup berbahaya jadi tubuhmu lemas seperti ini" lagi-lagi Putri Azalea merasa sangat tidak enak hati.

"sudah lah tidak apa, tapi bagaimana bisa kamu tau jikalau Racun itu mematikan dan kalo boleh tau racun apa" tanya balik Griffin yang sangat penasaran.

"kenalkan aku poison Grils jadi aku sangat tau racun apapun juga penawarnya dan racun itu campuran dari kacang Castor juga bunga tansy dan itu cukup berbahaya jikalau terkena manusia ataupun hewan" jelas Putri Azalea.

"ah sepertinya orang itu ingin membunuh mu Aza bersabar lah, mungkin suatu saat nanti aku bisa membantu mu jikalau kau memerlukan bantuan ku" prihatin Griffin.

"ya seperti itu tapi mau bagaimana lagi sudah nasibku seperti itu dan tidak usah membantu ku apapun aku bisa mengatasinya sendiri tapi terimakasih atas tawarannya" tolak Putri Azalea halus.

"tidak apa-apa, mungkin kau hanya tidak ingin merepotkan orang lain saja tapi aku cukup salut dengan mu kau bisa setenang ini" Griffin tersenyum pucat.

"bersandarlah di bahu ku sebentar kepala mu pasti pusing tidak usah merasa tidak enak" Putri Azalea menepuk bahu kanannya.

"baiklah terimakasih" dengan senang hati Griffin menyenderkan kepalanya di bahu Putri Azalea.

"nanti aku akan mengantarmu setelah kau sudah agak mendingan kasian juga kau" ucap Putri Azalea yang ingin membantu.

"tidak usah merepotkan aku bisa kembali sendiri setelah aku sudah agak membaik aku tidak mau kau tidak jadi dengan urusanmu", tolak Griffin tidak mau merepotkan.

"sudahlah tidak apa tidak repot juga lagipula ini salah ku juga kan jadi aku harus tanggung jawab tidak ada penolakan aku memaksa" kekeh Putri Azalea.

"baiklah Aza suka-suka kau saja wanita memang suka memaksakan kehendak bukan" pasrah Griffin tidak mau berdebat dengan Putri Azalea.

"aku baru sadar namamu Azalea kan bukankah itu bunga yang sangat cantik tapi sangat beracun jadi sudah jelas kau tau tentang racun kan" ucap Griffin yang baru sadar.

"itulah aku seperti bunga Azalea siapa pun yang berani menyentuh ku maka dia akan terkena racun dari ku dan namaku sebenarnya tidak ada hubungannya dengan itu" jelas Putri Azalea.

"ya sudah yang penting kau sangat hebat sekali kemampuan mu mungkin lebih dari tabib Kerajaan" puji Griffin berlebihan.

"jangan terlalu berlebihan ya aku biasa saja, aku hanya orang awam" ucap Putri Azalea merendahkan diri.

"tidak usah merendahkan diri seperti itu aku tau kau hebat sangat beruntung sekali nanti laki-laki yang memiliki mu" ceplos Griffin.

"tidak usah berlebihan sekarang aku antar kau pulang aku bantu berdiri" Putri Azalea membantu Griffin berdiri.

"sekali lagi terimakasih Aza sudah mau mengantarkan aku pulang" senyum Griffin.

"santai saja ayo kita pergi sekarang" Putri Azalea membantu Griffin berjalan.

Dengan hati-hati Griffin naik ke atas punggung kuda lalu diikuti oleh Putri Azalea yang langsung memacu kuda ke arah jalan yang di tunjukan Griffin tanpa ada keraguan sedikitpun dan tidak perduli juga siapa sebenarnya pemuda yang bersama dengannya.

Episodes
Episodes

Updated 54 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!