Amarah Putri Azalea

Betapa kagetnya semuanya melihat kedatangan Putra Mahkota Griffin masuk ke dalam ruangan makan keluarga Kerajaan Monkshood terutama Raja Lemos Alexander yang sangat-sangat tidak menyangka apalagi Putra Mahkota Griffin datang bersama dengan kedua Putri nya juga istrinya.

Ya itu artinya Putra Mahkota Griffin menemui salah satu putrinya yang entah siapa dia tak tahu tapi dia pikir Putri Aliza karena baginya tidak mungkin Putra Mahkota Griffin menemui Putri Azalea yang jarang keluar.

Mereka berlima memberikan hormat kepada seluruh keluarga Kerajaan Monkshood dan setelahnya dipersilahkan untuk duduk di bangku yang tersedia sementara Putra Mahkota Griffin duduk di sebelah Putri Azalea yang membuat semua orang bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya.

"tunggu Putra Mahkota ada perlu apa kamu datang ke mari bukan kah kamu tidak pernah datang" tanya Raja Lemos Alexander.

"saya ingin bertemu dengan salah satu Putri anda yang mulia karena saya sudah pernah berjanji padanya untuk membawakan sesuatu sebagai balas budi" jawab Putra Mahkota Griffin.

"siapa yang kau maksud pasti Putri Aliza kan, kapan kamu bertemu dengan dia dan ada masalah apa" Raja Lemos Alexander menduga-duga.

"bukan Putri Aliza tapi Aza maksud ku Azalea, beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan dia dan dia menyelamatkan saya saat terkena anak panah beracun juga dia sudah mengantarkan saya pulang, lalu dia mengatakan sesuatu yang dia inginkan jadi aku kemari" jelas Putra Mahkota Griffin panjang lebar.

"apa, bagaimana mungkin kalian bisa bertemu dan bagaimana pula Putri ku bisa mengobati mu" kaget Raja Lemos Alexander.

"kami tidak sengaja bertemu yang mulia dan tentang itu saya juga tidak tau lebih baik tanyakan pada Putri anda sendiri" jawab Putra Mahkota Griffin.

"Azalea sejak kapan kamu bisa melakukannya" tanya Raja Lemos Alexander.

"sudah lama sebenarnya aku belajar dari kak Aliza ayahanda bukan begitu kak" jawab Putri Azalea melirik kakaknya.

"iya ayahanda memang dulu dia belajar dari ku sebelum aku dan Aneisha pergi, untuk berjaga-jaga saja dan memang dia bisa kan menggunakan nya sekarang" jawab Putri Aliza membenarkan ucapan adiknya.

"astaga kalian sampai seperti itu kenapa tidak memberi tahu ayahanda" Raja Lemos Alexander tentunya sangat kaget tapi sangat senang sekali.

"sudah sekarang kita lanjutkan makan nanti kita berbicara lagi" ajak Raja Lemos Alexander daripada mereka terus saja berbicara.

Mereka hanya mengangguk lalu mereka semua pun makan dengan hikmat tanpa ada suara apapun karena sudah peraturan tidak boleh ada suara apapun di meja makan sesuai dengan etika para bangsawan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Setelah selesai makan kini mereka berada di ruangan tamu untuk menyambut kedatangan Putra Mahkota Griffin yang sangat disambut hangat oleh Raja Lemos Alexander karena baru kali ini ada Putra Mahkota yang tidak ada hubungannya dengan perjodohan antara Putri nya datang bertamu.

"saya cukup kaget melihat kamu datang tadi apalagi menemui Putri Azalea sungguh sangat tidak bisa diduga sekali" Raja Lemos Alexander membuka obrolan.

"kami ada janji jadi saya datang menghampiri dia, apalagi kita sekarang sudah berteman jadi saya sekaligus berkunjung" santai Putra Mahkota Griffin.

"maaf sebelumnya apa saya boleh meminjam Putri Azalea sehari saja besok saya akan mengembalikannya lagi" Putra Mahkota Griffin meminta izin.

"enak saja memang aku barang apa Griffi kau sungguh kejam sekali" cebik Putri Azalea.

"ah aku ralat maksudnya saya ingin membawa Putri Azalea bersama dengan saya apa boleh karena kami membutuhkan bantuan dia" ralat Putra Mahkota Griffin setelah mendapatkan teguran dari Putri Azalea.

"bantuan apa yang kamu inginkan dari Putri ku Putra Mahkota bukankah dia hanya gadis biasa saja yang tidak bisa apa-apa" heran Raja Lemos Alexander yang merasa tidak ada yang istimewa dari Putri nya.

"bukan kah dia hebat dalam dunia peracunan dan dia pernah bilang padaku bahwa dia adalah poison girls jadi saya ingin meminta bantuannya karena ini sangat penting sekali" jelas Putra Mahkota Griffin perlahan-lahan.

"mana mungkin dia bisa membantu mu, cari saja orang lain siapa tau dia tidak tau apa yang terjadi nantinya" ragu Raja Lemos Alexander dengan kemampuan anak bungsunya.

"dia sangat bisa diandalkan yang mulia dan saya sangat percaya dengan dia bisa menyembuhkan karena dia sungguh bisa menyembuhkan saya" ucap Putra Mahkota Griffin mencoba untuk meyakinkan Raja Lemos Alexander.

"izinkan aku untuk ikut dengan nya ayahanda, jangan pernah meremehkan aku karena aku yang paling lemah disini yang tidak bisa apa-apa dan menyusahkan kalian bukan begitu" ucap Putri Azalea berapi-api mengeluarkan unek-uneknya.

Sontak saja semua yang mendengar nya kicep bingung mau bicara apalagi kenapa sekarang Putri nya itu bisa berbicara dengan lantang seperti itu dan membuat hati Raja juga Ratu merasa cukup terluka.

"kenapa diam memang benar kan, aku hanya lah sampah di Kerajaan ini" marah Putri Azalea tidak memiliki sopan santun lagi.

"bukan begitu sayang ibunda tidak pernah menganggap kamu seperti itu ibunda sangat sayang dengan mu, kamu itu sangat berharga bagi ibunda sayang" Ratu Ariana Rose memeluk Putrinya.

"ayahanda juga tidak pernah menganggap seperti itu hanya saja kamu itu berbeda kondisi kamu memang lemah tapi kami tetap sayang padamu" Raja Lemos Alexander merasa cukup bersalah dengan ucapan nya barusan.

"omong kosong, aku seperti ini karena racun yang berada di tubuh ku, apa kalian pikir aku mau seperti ini hah" marah Putri Azalea.

"jikalau kalian sayang padaku pasti kalian akan mencari tau siapa yang ingin membunuh ku kan bukan hanya diam saja dan membiarkan mereka membunuh ku" Putri Azalea mengeluarkan unek-uneknya yang sudah lama terpendam.

"bukan seperti itu Azalea dengar kan ayahanda dulu bukan begitu sayang" Raja Lemos Alexander ingin menjelaskan tapi sudah diputuskan oleh Putri Azalea.

"sudah aku tidak ingin mendengarnya lagi, aku tidak percaya dengan kalian dan aku akan melakukan apapun sendiri sekarang jangan melarang ku" kesal Putri Azalea yang sudah tidak bisa ditahan lagi.

"sayang jangan seperti ini ibunda mohon kami sangat sayang nak bicara baik-baik kan bisa sayang" Ratu Ariana Rose ingin menangis rasanya.

"sudah aku ingin pergi dulu jikalau urusan ku sudah selesai aku akan kembali sendiri aku bukan lah anak manja lagi" pamit Putri Azalea.

"ayo Griffi kita pergi sekarang ya" ajak Putri Azalea.

"yang mulia kami permisi dulu saya izin membawa nya dan besok atau lusa akan saya antar kan kembali" Putra Mahkota Griffin memberikan hormat.

Setelahnya Putra Mahkota Griffin menggandeng tangan Putri Azalea dengan santainya keluar dari ruangan tamu itu meninggalkan beberapa orang yang masih saja terdiam merenungi kesalahan mereka yang sudah dilakukan pada Putri Azalea sampai berbicara berbicara seperti itu yang sungguh sangat melukai perasaan mereka tapi mereka juga sadar akan kesal mereka.

Episodes
Episodes

Updated 54 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!