Kepanikan Ratu Ariana Rose

Suasana di Kerajaan Monkshood cukup gaduh dengan ibu dan anak perempuannya yang sedang mencari-cari Putri Azalea yang tidak ada di kamarnya dan Olivia pun tidak ikut pergi sehingga mereka berdua tentunya sangat panik sekali dan khawatir jikalau terjadi sesuatu dengan Putri Azalea yang baru saja sembuh.

Mereka berdua juga sangat kesal karena Olivia juga tidak tau dimana Putri Azalea pergi karena katanya setelah dia datang Putri Azalea sudah tidak berada di kamarnya jadi dia tidak tau kemana perginya Putri Azalea.

"kau ini bagaimana sih kenapa bisa teledor seperti ini kalau ada apa-apa dan Azalea bagiamana" marah Ratu Ariana Rose pada Olivia yang menundukkan kepalanya.

"iya kamu ini bagaimana sudah tau adikku baru saja sadar tapi kenapa bisa teledor seperti ini tidak becus sekali kamu" omel Putri Axelia yang sangat panik dengan adiknya.

"maafkan saya yang mulia Putri saya sudah lalai" ucap Olivia sambil menundukkan kepalanya takut.

Seseorang yang tidak sengaja mendengar suara keributan itu langsung berjalan mendekati dengan sangat penasaran tentunya apa yang tengah dibicarakan kenapa sangat serius sekali.

"hormat untuk yang mulia juga Putri" Putri Aneisha memberikan hormat.

"ada apa kenapa kalian seperti marah sekali" tanya Putri Aneisha bingung.

"gini Sha Azalea tidak ada di kamarnya maka dari itu kita berdua sangat panik sekali" jawab Ratu Ariana Rose.

"hah kemana perginya Putri Azalea tumben sekali dia pergi sendiri" heran Putri Aneisha.

"aku juga tidak tau Sha tapi semoga saja dia tidak apa-apa, bagaimana kabar mu baik bukan" tanya Putri Axelia.

"sangat baik kak, semoga saja dia tidak apa-apa ya" jawab Putri Aneisha.

"bagaimana ini Azalea membuat ku panik saja Olivia memang kau benar-benar tidak tau" selidik Ratu Ariana Rose.

"saya tidak tau yang mulia sungguh-sungguh" bohong Olivia tidak berani menatap wajah Ratu Ariana Rose.

"kau ini, bagaimana ini Xelia apa kita suruh Jenderal Geoffrey saja untuk mencarinya" panik Ratu Ariana Rose.

"boleh saja ibunda aku sangat setuju aku takut Zale kenapa-kenapa" setuju Putri Axelia.

"ide bagus kasihan juga dia jika ada masalah di jalan dan tidak ada yang membantu dia" setuju Putri Aneisha.

"ada apa kenapa kalian serius sekali apa ada masalah" tanya Putri Aliza yang baru saja datang.

"Azalea tidak ada disini maka dari itu kita sangat panik sekali" jawab Putri Axelia.

"kemana perginya dia kenapa bisa dan kenapa Olivia tidak bersama dengan tuannya aku baru saja ingin bertemu dengan dia" kesal Putri Aliza pada Olivia.

*dasar Liza selalu saja seperti ini* batin Putri Aneisha tersenyum simpul.

*dasar anak nakal kemana dia pergi awas saja kau kakak mu pulang kau malah tidak ada" batin Putri Aliza sangat kesal.

*kenapa tidak mereka sibuk sekali bagus jikalau dia tidak pulang aku akan mengambil alih posisi nya* batin Raina yang menguping dari jauh.

*baguslah tidak usah pulang saja sekalian aku tidak suka dengan dia* batin Kenia yang bersama dengan Raina.

Dari kejauhan tampak Putri Azalea berjalan dengan santainya dengan baju yang terdapat bercak darah membuat kelima wanita itu langsung berhamburan mendekati Putri Azalea yang baru saja pulang.

"Azalea darimana saja kamu hah kenapa pergi sendirian" omel Ratu Ariana Rose

"Zale kakak sangat risau dengan mu kenapa pergi tidak dengan kaka sjh" cebik Putri Axelia.

"Putri tidak baik pergi diam-diam seperti itu" imbuh Putri Aneisha.

"dasar anak nakal kakaknya pulang malah pergi tanpa bilang kau ini ya" marah Putri Aliza mencubit hidung Putri Azalea.

"sakit kakak!, aku baru pulang kenapa kalian semua ngomel-ngomel padaku" sebal Putri Azalea menyentuh hidung Nya yang agak sakit.

"siapa suruh kamu nakal, kasian Ibunda memikirkan kamu sampai panik" omel Putri Aliza.

"iya sayang kamu ini ya, lalu kenapa bajumu ada noda darah apa kamu terluka sayang" panik Ratu Ariana Rose melihat noda darah di baju anaknya.

"Zale apa kamu beneran terluka kenapa bisa siapa yang melakukan itu padamu tega sekali" cerca Putri Axelia.

"ini bukan darah ku tapi orang yang aku tolong karena terkena anak panah beracun juga belati kecilku yang memiliki racun" jawab Putri Azalea membuat keempat wanita itu melongo mendengarnya.

"siapa yang ingin membunuhmu lagi Azalea katakan dengan kakak akan kakak kasih pelajaran lagi" geram Putri Aliza.

"sejak kapan kamu bisa mengobati orang yang terluka dan kapan kamu belajar tentang racun" bingung Ratu Ariana Rose.

"iya Zale tapi yang penting kamu tidak apa-apa kakak sudah sangat lega" Putri Axelia tersenyum senang.

"siapa yang melakukan hal itu Putri sungguh sangat biadab dia" kesal Putri Aneisha.

"sudah tidak usah dibahas lagi aku ingin mandi lengket semua bajuku" ucap Putri Azalea yang tidak mau membahas lagi.

"ya sudah sana kami tunggu di paviliun ya" paham Ratu Ariana Rose lalu mengajak anak-anaknya untuk meninggalkan Putri Azalea yang ingin mandi.

"Putri siapa yang sudah melakukannya dengan anda tega sekali dia" tanya Olivia.

"sebelumnya aku minta maaf ya karena aku kamu jadi kena marah ibunda juga kakak-kakak ku" ucap Putri Azalea merasa cukup bersalah.

"jika tau seperti ini aku mengajak mu saja supaya kamu tidak jadi sasaran mereka yang pastinya sangat cerewet sekali" lanjutnya.

"tidak apa Putri itu sudah biasa, sudah jadi makanan sehari-hari saya" santai Olivia

"aku sebenarnya tadi ke Kerajaan Norves Olivia nanti aku akan ceritakan apa yang terjadi dengan ku" ucap Putri Azalea tersenyum penuh arti.

"baiklah Putri saya tunggu" senang Olivia.

"aku sungguh sangat lelah sekali hari ini sungguh, oh ya pelakunya sudah berada di pihak ku sekarang dan aku akan menunjukkan bahwa aku tidak bisa di remehkan lagi sekarang" Putri Azalea tersenyum smrik.

"Putri memang sangat hebat sekarang saya sangat bangga, mungkin nanti mereka akan sangat salah dan menyesal sudah melawan anda" Olivia pun ikut sangat senang dengan perubahan Putri Azalea.

"kak Liza sungguh seperti ibunda saja suka ngomel-ngomel padaku benar-benar kakakku itu tapi aku sangat sayang dengan dia" Putri Azalea terbayang wajah kakaknya yang seperti bebek tadi

"namanya juga anak dan ibu tentu saja sama itu artinya kakak-kakak anda sangat sayang dengan anda semua" senyum Olivia.

"iya Olivia aku paham itu bagaimana pun mereka adalah keluarga ku tidak seharusnya aku curiga dengan mereka apalagi mereka bertiga sepertinya sangat tulus" sadar Putri Azalea.

"sudah tidak apa-apa Putri itu hal yang sangat wajar tapi mereka sungguh tidak berpura-pura seperti selir juga anak-anaknya itu" cebik Olivia membuat Putri Azalea tersenyum tipis.

"sudah aku mau mandi dulu ya tunggu disini" Putri Azalea sudah sampai di dalam kamarnya.

"baiklah Putri saya akan menunggu disini" patuh Olivia.

Putri Azalea masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam kamarnya untuk bersih-bersih karena tubuhnya sungguh sangat lengket sekali setelah kejadian yang sudah dia lalui tadi yang juga sangat menguras tenaganya.

Episodes
Episodes

Updated 54 Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!