Setelah berhasil membunuh monster besar itu, teman teman nya langsung mengerubungi Tetsuya, hampir semua menertawakan Tetsuya, ada juga yang mengasihaninya tapi tidak berani bertindak apa apa. Shigeru jongkok di depan Tetsuya sambil tertawa bersama Miyako yang jongkok di sebelah nya.
“Hei, sudah mati belum, maaf ya, pertunangan kita batal, selamat bersenang senang di alam lain ya hehehe.” Ujar Miyako.
Tetsuya yang kesal dengan ejekan Miyako di depan nya, mengangkat senapan nya dan menembak. Tambakan laser senapan Tetsuya mengenai sebuah stalaktit dan membuatnya jatuh ke tengah tengah teman teman sekelas,
“Aw (memegang tangannya) aku kena...” Teriak seorang siswi yang terkena pecahan stalaktit yang jatuh.
“Suzie, kurang ajar kamu gendut....” Teriak seorang siswa.
Siswa yang menggunakan kapak sinar langsung menyabetkan kapak nya dan memutuskan tangan Tetsuya yang sudah tidak bisa merasakan sakit lagi. Hampir seluruh teman sekelas tertawa, termasuk Shigeru dan Miyako di depan nya.
“Jangan dendam ya, kamu sudah berjasa bagi kami semua, sekarang kami semua pasti akan lulus, terima kasih ya, oh jangan lupa, semua ini gara gara orangtua mu yang macam macam dengan pacar ku hehehe.” Ujar Shigeru.
Akhirnya satu persatu teman sekelas meninggalkan nya sendirian walau ada seorang gadis terus memandangnya dan keluar paling terakhir, pandangan Tetsuya sudah mulai kabur,
“Apa sih sebenarnya salahku, kenapa hidup ku seperti ini, tapi ini lebih baik.” Pikir nya dalam hati.
Pandangan nya sudah gelap, dia sudah tidak bisa melihat apa apa lagi, sekujur tubuh nya terasa dingin yang sangat menusuk. Dia sadar dirinya sudah akan mati, tapi tiba tiba “Dug...dug...dug.” Jantungnya berdetak keras.
“Huh, apa ini ?” Tanya nya karena merasakan ada keanehan di dalam dirinya.
Tiba tiba Tetsuya merasa dirinya melayang di dalam kegelapan, sebuah bola cahaya hitam mengkilat metalik menghampirinya. Bola cahaya itu diam di depannya tanpa bergerak sama sekali.
“Apa ini ? aku sudah mati ? dimana aku ?” Tanya Tetsuya.
“Kamu di bawah alam bawah sadarmu, aku sudah tertidur lama di dalam tubuhmu, tidak akan ku biarkan kamu mati begitu saja.” Jawab suara seorang pria yang menggema di ruangan.
“Huh apa maksudnya ? siapa kamu ?” Tanya Tetsuya.
“Aku adalah kamu dan kamu adalah aku, kita berdua adalah satu, sekarang apa kamu mau bangkit dan membalas semua perbuatan mereka padamu ?” Tanya suara itu.
“Aku tidak mengerti, apa maksudmu ?” Tanya Tetsuya.
“Baiklah, aku jelaskan.”
Tiba tiba sebuah layar mengambang di udara muncul di hadapan Tetsuya yang menampilkan sebuah pertempuran tujuh orang yang berwujud separuh naga melawan seorang bertubuh besar mengerikan, bertanduk panjang dan memiliki sayap hitam, seluruh tubuh orang itu di selimuti api berwarna hitam sampai tidak terlihat wujud aslinya dan hanya terlihat kedua matanya yang merah menyala seperti darah.
Setelah orang itu lemas dan terluka kemudian diam tidak melawan lagi, ke tujuh manusia separuh naga itu menusukkan tangan mereka ke tubuh orang besar berselimutkan api bewarna hitam itu, tubuh ke tujuh manusia naga itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang menyilaukan mata dan kemudian menghilang begitu saja. Lalu mereka masuk ke sebuah lorong gelap bersama sama dan keluar dari dalam kubah kegelapan yang berada di segitiga bermuda.
Ketujuh manusia naga berupa bola cahaya itu berpencar ke segala penjuru dunia kemudian berkelana memutari dunia sampai mereka menemukan tujuh wanita hamil dan masuk ke dalam perutnya. Setelah itu, mereka diam di dalam tubuh bayi yang baru di lahirkan oleh wanita yang mereka masuki. Bayi itu tumbuh menjadi dewasa dan memiliki anak, bola cahaya itu kembali masuk ke anaknya dan terus menurun melalui anak nya, menunggu salah satu keturunan yang tepat untuk memanggilnya.
Tiba tiba layar berganti, “Oeek...oeek...oeek.” seorang bayi lahir dari seorang wanita yang sudah meninggal karena terkena tembakan duri besar dari monster serangga, para dokter menilainya sebuah keajaiban walau sebenarnya semua karena perlindungan bola cahaya hitam itu. Bayi itu di taruh di rumah sakit sampai ada sepasang suami istri yang bayinya meninggal ketika di lahirkan mengadopsinya dan di beri nama Mishima Tetsuya. Melihat kelahirannya sendiri di layar, tentu saja Tetsuya kaget bukan kepalang.
“Huh ? jadi selama ini aku bukan anak papa dan mamaku ?” Tanya Tetsuya.
“Bukan, ibumu adalah orang yang membawa ku masuk ke dalam dirimu dengan melahirkan mu. Sekarang apa kamu mau bangkit dan membalas semua perbuatan mereka padamu ?” Jawab suara itu sambil bertanya pertanyaan yang sama seperti sebelumnya.
Tetsuya terdiam, dia memandang bola cahaya berwarna hitam mengkilap yang mengambang di depan wajahnya. Dia memejamkan mata dan akhirnya melihat bola cahaya itu dengan tatapan mantap.
“Baiklah, aku mau.” Ujar Tetsuya penuh keyakinan dan dengan hati yang terbakar.
“Jawaban bagus.”
Tiba tiba bola cahaya itu mundur ke belakang, bola itu menjadi besar dan akhirnya berubah menjadi seekor naga berwarna hitam yang sangat besar dan mengkilap seperti besi.
“Groaaaaaaaar.” Naga itu meraung dengan kencang di depan Tetsuya.
Tetsuya yang melihatnya sangat kaget dan menjadi sangat ketakutan, naga hitam besar itu menjulurkan kepalanya ke arah wajah Tetsuya dan melihat nya dengan matanya yang berwarna hijau.
“Pakailah kekuatanku, hancurkan kegelapan, bunuh raja kegelapan.” Ujar naga itu dengan suara mengerikan.
Tetsuya yang ketakutan dan gemetar tidak bisa menjawab, matanya membulat dan mulutnya ternganga tanpa bisa bicara apa apa. Naga itu langsung masuk ke dalam mulut Tetsuya, mulai dari kepalanya sampai seluruh tubuhnya membuat Tetsuya merasa sangat sesak. Mulutnya terbuka sangat lebar karena tubuh naga yang besar itu memaksa masuk ke dalam dirinya.
“Ugh....ugh....ugh....” Tubuh Tetsuya yang sedang di masuki naga itu menjadi kejang dan gemetar, matanya menjadi putih mendelik ke atas, cairan keluar dari mata, hidung dan mulutnya. Tetsuya merasakan sakit yang sangat luar biasa, di benaknya dia melihat wajah teman teman sekelasnya terutama Miyako dan Shigeru, kedua orang tuanya, sensei (guru) nya dan orang orang lain yang menyakitinya.
“A...apa...ini....aku....aku...tidak...tahan....lagi.” Pikir Tetsuya.
Akhirnya dia tidak sadarkan diri, seluruh tubuh naga itu masuk ke dalam tubuh Tetsuya yang berada di alam bawah sadar, tubuh asli Tetsuya yang tergeletak bersandar ke dinding dengan penuh luka dan perut terkoyak, mengeluarkan cahaya hijau yang sangat terang. Seluruh isi perutnya berjalan masuk kembali ke dalam perut yang terkoyak kemudian lukanya mengecil dan semakin mengecil sampai akhirnya tertutup.
Tangannya yang terputus bergerak ke arah pangkalnya dan menempel lagi seperti semula. Tubuh Tetsuya mengalami perubahan yang sangat drastis, dua buah tanduk muncul di kepalanya dan sebuah batu permata besar yang berdenyut seperti jantung menerobos keluar dari dadanya menarik seluruh urat urat besar sampai mengelilinginya. Cahaya hijau terus menyelimuti tubuh Tetsuya selagi mengalami perubahan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 53 Episodes
Comments
Pena Fantasy
terinspirasi dari Solo Leveling kyknya ya hihi
2024-02-20
1
Sutono jijien 1976 Sugeng
👍👍👍👍♥️♥️♥️
2024-01-16
0