Part 20 CEMBURU

"Tinggalkan dia, menikahlah denganku." Noah kembali mengulang perkataannya. Karmila terdiam, dalam hatinya yang paling dalam ia pun punya keinginan yang sama. Namun, sekarang keadaannya sudah berbeda. Sekarang ia bahkan sudah berstatus sebagai istri orang.

Noah masih menggenggam erat tangan Karmila dan menatap wajah Karmila dengan penuh harap. Noah benar-benar mencintai gadis itu dengan sepenuh jiwa dan raganya. Ia bahkan rela meninggalkan kuliahnya di luar negeri hanya karena ingin bertemu dengan gadis di depannya ini.

Sudah hampir satu setengah tahun Noah menjalin kasih dengan Karmila. Gadis itu bukan hanya cantik, sosok Karmila yang sederhana, pekerja keras, membuat Noah tak butuh waktu lama untuk jatuh cinta padanya dan ingin memilikinya seumur hidup.

Ia bahkan sudah menceritakan kepada orang tuanya tentang keinginannya untuk segera menikahi Karmila. Namun, ternyata takdir berkata lain. Seminggu setelah kepergiannya keluar negeri, ternyata bencana datang dan menghancurkan semua impiannya.

"Aku mencintaimu .... " lirih Noah, kemudian mencium kening gadis itu dan kembali memeluknya.

Sementara, tidak jauh dari tempat Karmila dan Noah, ada sepasang mata yang sedari tadi tidak melepaskan pandangannya ke arah mereka berdua.

****

Rayyan meraih ponselnya, kemudian ia langsung menghubungi nomor Rosa. Sore ini ia sudah sampai di jakarta, lebih cepat satu hari dari jadwal yang sudah ditentukan.

Pekerjaan yang seharusnya selesai dalam tiga hari, ia percepat menjadi dua hari.

Refan saja sampai kewalahan menghadapi bos, sekaligus sahabatnya itu. Rayyan sengaja mempercepat pekerjaannya agar ia bisa cepat pulang ke rumah, karena ia sangat merindukan istrinya.

"Assalamu'alaikum .... "

"Wa'alaikumsalam ...."

"Kamu lagi di mana, Ros?"

"Aku lagi di taman nemenin Mila ketemu sama Noah."

Deg!

Wajah Rayyan yang tadinya tersenyum senang langsung berubah seketika.

"Kamu kasih tau tempatnya sekarang, aku akan segera kesana!"

Sementara di seberang sana Rosa sedang merutuki dirinya sambil menepuk-nepuk mulutnya dengan tangan.

"Kenapa gue malah keceplosan sih, gawat!" batin Rosa

"Ros!"

"I -iya Kak, aku kirim lokasinya sekarang."

"Jangan kemana-mana sebelum aku datang, dan jangan kasih tau Karmila kalau aku mau datang."

Belum sempat Rosa menjawab Rayyan sudah mematikan ponselnya.

"Ya ampun, sial banget gue hari ini," gerutu Rosa kesal.

"Kak Rayyan pasti marah besar."

Rayyan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, berharap bisa segera sampai di tempat di mana istrinya berada. Hingga tak berapa lama kemudian sampailah ia di taman.

Rayyan meraih ponsel di dalam saku bajunya, berniat menelepon Rosa, tetapi langkahnya tiba-tiba terhenti. Netranya menyorot tajam ke arah dua orang yang sedang berpelukan tidak jauh dari tempatnya berdiri.

Sejenak pria itu meyakinkan diri, kalau yang dilihatnya itu salah. Namun, sedetik kemudian keyakinan itu langsung menghilang, setelah ia melihat perempuan itu mengurai pelukannya dan wajahnya terlihat dengan jelas.

Rayyan mengepalkan tangannya kuat, rahangnya pun mengeras, matanya berkilat penuh amarah. Tepat di depan matanya ia melihat perempuan yang sudah dua hari ini sangat dirindukannya sedang berpelukan dengan pria lain.

Rayyan menghembuskan napas panjang, mencoba menahan gejolak amarahnya, tetapi netranya masih terus mengawasi gerak-gerik istrinya dengan pria itu.

"David ...."

Rayyan mencoba memperjelas pandangannya ke arah pria yang sedang bersama Karmila.

"Bukankah itu David? Tapi kenapa Rosa bilang kalau Karmila akan bertemu dengan Noah?" batin Rayyan.

Akan tetapi, kalau dia beneran David yang dia kenal, sungguh dunia ini ternyata begitu sempit, pikirnya.

Rayyan terlonjak kaget saat tiba-tiba ada yang menepuk bahunya. Terlihat Rosa yang ternyata sudah berdiri tepat di belakangnya dengan wajah memelas penuh rasa bersalah.

"Kak Rayyan."

"Kamu bilang akan menjaga Cinta dengan baik, tapi kamu malah mempertemukan dia dengan pria lain?" ucap Rayyan dingin.

"Maafkan aku, Kak ...." Rosa menundukkan wajahnya penuh sesal.

Rayyan kembali menatap ke arah di mana istrinya berada. Hatinya benar-benar dibakar cemburu. Rayyan sadar, Karmila memang belum bisa menerimanya sebagai suami, selama menikah hampir dua bulan ini Karmila bahkan tidak pernah mau berbicara dengannya.

Saat ini keadaan Karmila memang sudah agak membaik, karena terapi yang dia jalani.

Semenjak Karmila rutin ke psikiater, perempuan itu tidak lagi ketakutan saat melihat Rayyan. Karmila juga sudah tidak lagi berteriak histeris ataupun melempari Rayyan dengan barang setiap pagi seperti sebelumnya.

Namun, perempuan itu sampai saat ini belum mau berbicara dengannya. Bahkan sekarang, Karmila malah sengaja menggunakan media kertas dan pulpen untuk berbicara dengannya. Dengan kata lain, saat Rayyan bicara dengan Karmila, Karmila akan menulis beberapa kata untuk menjawab pertanyaan Rayyan. Seperti orang bisu!

Sebegitu bencinya Karmila terhadapnya sampai berbicara dengannya saja tidak mau, tetapi lihatlah sekarang, di depan matanya, Karmila bahkan tanpa ragu memeluk pria lain, dia bahkan tampak menikmati saat pria itu menciumnya.

Rayyan menggeleng pelan, melihat kenyataan yang ada di depannya, perasaannya campur aduk, terselip rasa nyeri di sudut hatinya yang paling dalam.

"Aku tunggu di mobil, suruh dia cepat pulang!" ucap Rayyan datar, sebelum akhirnya melangkah pergi meninggalkan tempat itu. Rosa mengangguk sambil menatap kepergian Rayyan dengan rasa bersalah. Kemudian langsung buru-buru menelepon Karmila, menyuruhnya untuk segera pulang.

Karmila dan Noah melangkah mendekati Rosa. Setelah mendapat telepon dari Rosa, Karmila langsung memutuskan untuk pulang, meskipun sebenarnya ia masih ingin berlama-lama dengan Noah.

Karmila masih sangat merindukan pria itu. Begitupun Noah, yang terlihat masih enggan untuk melepaskan Karmila.

"Aku akan mengantar kalian pulang," ucap Noah, tangan kanannya masih menggenggam tangan Karmila erat.

"Tidak usah, Kak Noah kan capek baru pulang dan belum beristirahat bukan?"

Karmila membelai wajah Noah dengan lembut, sementara Noah menatap Karmila dengan penuh cinta.

"Pulanglah! Aku pulang naik taksi, kamu nggak usah khawatir, ada Rosa bersamaku." Noah mengangguk pelan, karena jujur tubuhnya memang lelah, ia baru saja sampai di Indonesia dan sama sekali belum beristirahat, karena langsung menemui Karmila.

"Jangan lupa kabari aku kalau sudah sampai rumah," ucap Noah setelah sampai di depan mobilnya.

Karmila memaksa Noah untuk pulang duluan, baru dirinya nanti menyusul dengan taksi. Meskipun dengan sedikit perdebatan, akhirnya Noah kembali mengalah dan memutuskan pulang duluan tanpa menunggu Karmila terlebih dahulu.

"Aku pasti merindukanmu."

Noah memeluk Karmila sebentar dan mencium keningnya sekilas, sebelum akhirnya masuk ke dalam mobilnya.

"Hati-hati!"

Noah membalas dengan membunyikan klakson mobilnya, sebelum akhirnya mobil itu pergi meninggalkan Karmila .

Karmila mengulas senyum di bibirnya, hari ini ia benar-benar bahagia. Sementara Rosa yang berdiri di belakangnya berdiri tanpa semangat.

Pandangannya bahkan tidak beralih ke arah mobil di seberang jalan, mobil itu adalah mobil Rayyan yang sejak tadi menunggu Karmila dan dirinya.

Sementara di dalam mobil, Rayyan kembali dengan jelas menyaksikan pemandangan yang menyesakkan dadanya.

*

*

Jangan lupa like, komen, dan votenya ya, teman-teman ....

Terpopuler

Comments

Sweet Girl

Sweet Girl

sabar Rayy ... itu bagian dari perjuangan.

2022-07-07

0

Arga

Arga

rasa cemburu memang menyiksa diri ya

2022-07-07

0

vhieh

vhieh

lanjut ...

2022-06-18

0

lihat semua
Episodes
1 Part 1 KEHILANGAN KESUCIAN
2 Part 2 KEJADIAN SETELAH MABUK
3 Part 3 MEMBAWA KE RUMAH SAKIT
4 Part 4 CINTA KARMILA
5 Part 5 RENCANA MENIKAHINYA
6 Part 6 PENYESALAN RAYYAN
7 Part 7 HISTERIS
8 Part 8 HISTERIS 2
9 Part 9 MELARIKAN DIRI
10 Part 10 CERITA KARMILA
11 Part 11 BERTEMU KARMILA DI RUMAH SAKIT
12 Part 12 SAYA AKAN MENIKAHINYA
13 Part 13 MAU MENIKAH DENGANNYA
14 Part 14 MENIKAH DI RUMAH SAKIT
15 Part 15 PULANG KE RUMAH
16 Part 16 KEDATANGAN SHARLA DAN SHERLY
17 Part 17 AMARAH SHARLA
18 Part 18 MEMBENCINYA
19 Part 19 TINGGALKAN DIA ... DAN MENIKAHLAH DENGANKU
20 Part 20 CEMBURU
21 Part 21 AKU INGIN BERCERAI DENGANMU!
22 Part 22 HAMIL
23 Part 23 PERTAHANKAN ANAK INI
24 Part 24 AKU MENCINTAIMU
25 Part 25 BERTEMU NOAH
26 Part 26 KARENA AKU HAMIL
27 Part 27 MELEPASKAN
28 Part 28 DI RUMAH SAKIT
29 Part 29 AKU MEMBENCINYA
30 Part 30 DAVID ALIAS NOAH
31 Part 31 PULANG DARI RUMAH SAKIT
32 Part 32 SINGA BETINA
33 Part 33 PERIKSA KANDUNGAN
34 Part 34 ANAKMU PENGEN SATE AYAM
35 Part 35 DASAR NGGAK PEKA!
36 Part 36 MENGUNJUNGI RUMAH MERTUA
37 Part 37 KEDATANGAN MANTAN TUNANGAN
38 Part 38 OLIVIA JASMINE
39 Part 39 RAHASIA YANG TERBONGKAR
40 Part 40 LAKI-LAKI MASA LALU
41 Part 41 DI RUMAH MERTUA
42 Part 42 NGIDAM CILOK
43 Part 43 MAKANAN PINGGIR JALAN
44 Part 44 AKU MAU IKUT KAMU
45 Part 45 KESAL
46 Part 46 BERTEMU NOAH
47 Part 47 AMARAH RAYYAN
48 Part 48 CINTA PERTAMA
49 Part 49 MASA LALU KARMILA
50 Part 50 CIUMAN
51 Part 51 PENCULIKAN ROSA
52 Part 52 MENCARI ROSA
53 Part 53 MENGEJAR PENCULIK ROSA
54 Part 54 AKU MENCINTAIMU.
55 Part 55 MENYELAMATKAN ROSA
56 Part 56 CIUMAN
57 Part 57 RAYYAN ...!
58 Part 58 KECELAKAAN
59 Part 59 MELAHIRKAN
60 Part 60 INGIN MELIHAT RAYYAN
61 Part 61 RENCANA RAYYAN
62 Part 62. SIAPA PEREMPUAN INI?
63 Part 63 MELUPAKAN KARMILA
64 Part 64 ACUH
65 Part 65 TINGGAL DI RUMAH MAMI
66 Part 66 PULANG KE RUMAH
67 Part 67 TERTANGKAP
68 Part 68 CINTA KARMILA, AKU BENAR-BENAR MENCINTAIMU.
69 Part 69 JANGAN MENGACUHKANKU!
70 Part 70 MENYIKSA SURYO
71 Part 71 AJARAN PAPI RENO
72 Part 72 LEBIH BAIK AKU MENYERAH SAJA
73 Part 73 KEDATANGAN AMARA
74 Part 74 PERASAAN AMARA
75 Part 75 APA KAMU MASIH MENCINTAI DIA?
76 Part 76 BERTEMU DIMAS
77 Part 77 MAAFKAN AKU, AKU TIDAK BISA MENINGGALKAN MEREKA
78 Part 78 SALAH PAHAM
79 Part 79 AKU MERINDUKANMU ....
80 Part 80 KEBAKARAN KAFE
81 Bagian delapan puluh satu
82 Bagian delapan puluh dua
83 Bagian delapan puluh tiga
84 Bagian delapan puluh empat
85 Bagian delapan puluh lima
86 Bagian delapan puluh enam
87 Bagian delapan puluh tujuh
88 Bagian delapan puluh delapan
89 Bagian delapan puluh sembilan
90 Bagian sembilan puluh
91 Bagian sembilan puluh satu
92 Bagian sembilan puluh dua
93 Bagian sembilan puluh tiga
94 Bagian sembilan puluh empat
95 Bagian sembilan puluh lima
96 Bagian sembilan puluh enam
97 Bagian sembilan puluh tujuh
98 Bagian sembilan puluh delapan Ketemu Dimas
99 Bagian sembilan puluh sembilan Ngidam Cowok Ganteng
100 Bagian seratus Ngidam cowok ganteng
101 Bagian seratus satu Idolanya Dimas
102 Bagian seratus dua Jamuan makan malam
103 Bagian seratus tiga Tiga serangkai pembuat onar
104 Part 104 BERTEMU MANTAN
105 Bagian seratus lima Perasaan Rosa
106 Bagian seratus enam Apa aku menyukaimu
107 Bagian seratus tujuh Jebakan untuk Noah dan Sherly
108 Bagian seratus delapan Kisah Noah dan Sherly
109 Bagian seratus sembilan Ungkapan cinta Karmila
110 Bagian seratus sepuluh Kisah mereka
111 Bagian seratus sebelas Jebakan steven
112 Bagian seratus dua belas Jebakan Steven
113 Bagian seratus tiga belas Jebakan Steven
114 Bagian seratus empat belas Misi penyelamatan
115 Bagian seratus lima belas Misi penyelamatan
116 Bagian seratus enam belas Anggun cahaya
117 Bagian seratus tujuh belas Tidak bisa melihat
118 Seratus delapan belas Karena aku mencintaimu
119 Bagian seratus sembilan belas Jodohnya Radith
120 Bagian seratus dua puluh Pulang ke Jakarta
121 Bagian seratus dua puluh satu Lamaran dadakan
122 Bagian seratus dua puluh dua Kedatangan Eliza
123 Bagian seratus dua puluh tiga Kedatangan Eliza
124 Bagian seratus dua puluh empat Kemarahan Rayyan
125 Bagian seratus dua puluh lima Jebakan Rayyan
126 Bagian seratus dua puluh enam Jebakan Rayyan
127 Bagian seratus dua puluh tujuh Talak untuk Laras
128 Bagian seratus dua puluh delapan Virus Bucin
129 Bagian seratus dua puluh sembilan Memilih Baju Pengantin
130 Bagian seratus tiga puluh Melepas Rindu
131 Bagian seratus tiga puluh satu Pertemuan Keluarga Besar
132 Bagian seratus tiga puluh dua Fitting Baju Pengantin
133 Bagian seratus tiga puluh tiga Karmila Hamil
134 Bagian seratus tiga puluh empat Ijab Kabul
135 Bagian seratus tiga puluh lima Pernikahan Massal
136 Bagian seratus tiga puluh enam Malam Pertama
137 Bagian seratus tiga puluh tujuh Malam Pertama Refan Dan Radith
138 Bagian seratus tiga puluh delapan Cerita Kejadian Malam Itu
139 Bonchap 1 Ngidamnya Anggun
140 Bonchap 2 Gara-Gara Es Krim
141 Bonchap RAJA MESUM
142 Bonchap 4 NONTON BIOSKOP DI RUMAH
143 PENGUMUMAN
144 CINTA KARMILA 2 PANIK
145 CINTA KARMILA 2 MELAHIRKAN
146 CINTA KARMILA 2 KAU SEDANG MENGERJAIKU, YA?
147 CINTA KARMILA 2 TIDAK TAHU DIRI
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Part 1 KEHILANGAN KESUCIAN
2
Part 2 KEJADIAN SETELAH MABUK
3
Part 3 MEMBAWA KE RUMAH SAKIT
4
Part 4 CINTA KARMILA
5
Part 5 RENCANA MENIKAHINYA
6
Part 6 PENYESALAN RAYYAN
7
Part 7 HISTERIS
8
Part 8 HISTERIS 2
9
Part 9 MELARIKAN DIRI
10
Part 10 CERITA KARMILA
11
Part 11 BERTEMU KARMILA DI RUMAH SAKIT
12
Part 12 SAYA AKAN MENIKAHINYA
13
Part 13 MAU MENIKAH DENGANNYA
14
Part 14 MENIKAH DI RUMAH SAKIT
15
Part 15 PULANG KE RUMAH
16
Part 16 KEDATANGAN SHARLA DAN SHERLY
17
Part 17 AMARAH SHARLA
18
Part 18 MEMBENCINYA
19
Part 19 TINGGALKAN DIA ... DAN MENIKAHLAH DENGANKU
20
Part 20 CEMBURU
21
Part 21 AKU INGIN BERCERAI DENGANMU!
22
Part 22 HAMIL
23
Part 23 PERTAHANKAN ANAK INI
24
Part 24 AKU MENCINTAIMU
25
Part 25 BERTEMU NOAH
26
Part 26 KARENA AKU HAMIL
27
Part 27 MELEPASKAN
28
Part 28 DI RUMAH SAKIT
29
Part 29 AKU MEMBENCINYA
30
Part 30 DAVID ALIAS NOAH
31
Part 31 PULANG DARI RUMAH SAKIT
32
Part 32 SINGA BETINA
33
Part 33 PERIKSA KANDUNGAN
34
Part 34 ANAKMU PENGEN SATE AYAM
35
Part 35 DASAR NGGAK PEKA!
36
Part 36 MENGUNJUNGI RUMAH MERTUA
37
Part 37 KEDATANGAN MANTAN TUNANGAN
38
Part 38 OLIVIA JASMINE
39
Part 39 RAHASIA YANG TERBONGKAR
40
Part 40 LAKI-LAKI MASA LALU
41
Part 41 DI RUMAH MERTUA
42
Part 42 NGIDAM CILOK
43
Part 43 MAKANAN PINGGIR JALAN
44
Part 44 AKU MAU IKUT KAMU
45
Part 45 KESAL
46
Part 46 BERTEMU NOAH
47
Part 47 AMARAH RAYYAN
48
Part 48 CINTA PERTAMA
49
Part 49 MASA LALU KARMILA
50
Part 50 CIUMAN
51
Part 51 PENCULIKAN ROSA
52
Part 52 MENCARI ROSA
53
Part 53 MENGEJAR PENCULIK ROSA
54
Part 54 AKU MENCINTAIMU.
55
Part 55 MENYELAMATKAN ROSA
56
Part 56 CIUMAN
57
Part 57 RAYYAN ...!
58
Part 58 KECELAKAAN
59
Part 59 MELAHIRKAN
60
Part 60 INGIN MELIHAT RAYYAN
61
Part 61 RENCANA RAYYAN
62
Part 62. SIAPA PEREMPUAN INI?
63
Part 63 MELUPAKAN KARMILA
64
Part 64 ACUH
65
Part 65 TINGGAL DI RUMAH MAMI
66
Part 66 PULANG KE RUMAH
67
Part 67 TERTANGKAP
68
Part 68 CINTA KARMILA, AKU BENAR-BENAR MENCINTAIMU.
69
Part 69 JANGAN MENGACUHKANKU!
70
Part 70 MENYIKSA SURYO
71
Part 71 AJARAN PAPI RENO
72
Part 72 LEBIH BAIK AKU MENYERAH SAJA
73
Part 73 KEDATANGAN AMARA
74
Part 74 PERASAAN AMARA
75
Part 75 APA KAMU MASIH MENCINTAI DIA?
76
Part 76 BERTEMU DIMAS
77
Part 77 MAAFKAN AKU, AKU TIDAK BISA MENINGGALKAN MEREKA
78
Part 78 SALAH PAHAM
79
Part 79 AKU MERINDUKANMU ....
80
Part 80 KEBAKARAN KAFE
81
Bagian delapan puluh satu
82
Bagian delapan puluh dua
83
Bagian delapan puluh tiga
84
Bagian delapan puluh empat
85
Bagian delapan puluh lima
86
Bagian delapan puluh enam
87
Bagian delapan puluh tujuh
88
Bagian delapan puluh delapan
89
Bagian delapan puluh sembilan
90
Bagian sembilan puluh
91
Bagian sembilan puluh satu
92
Bagian sembilan puluh dua
93
Bagian sembilan puluh tiga
94
Bagian sembilan puluh empat
95
Bagian sembilan puluh lima
96
Bagian sembilan puluh enam
97
Bagian sembilan puluh tujuh
98
Bagian sembilan puluh delapan Ketemu Dimas
99
Bagian sembilan puluh sembilan Ngidam Cowok Ganteng
100
Bagian seratus Ngidam cowok ganteng
101
Bagian seratus satu Idolanya Dimas
102
Bagian seratus dua Jamuan makan malam
103
Bagian seratus tiga Tiga serangkai pembuat onar
104
Part 104 BERTEMU MANTAN
105
Bagian seratus lima Perasaan Rosa
106
Bagian seratus enam Apa aku menyukaimu
107
Bagian seratus tujuh Jebakan untuk Noah dan Sherly
108
Bagian seratus delapan Kisah Noah dan Sherly
109
Bagian seratus sembilan Ungkapan cinta Karmila
110
Bagian seratus sepuluh Kisah mereka
111
Bagian seratus sebelas Jebakan steven
112
Bagian seratus dua belas Jebakan Steven
113
Bagian seratus tiga belas Jebakan Steven
114
Bagian seratus empat belas Misi penyelamatan
115
Bagian seratus lima belas Misi penyelamatan
116
Bagian seratus enam belas Anggun cahaya
117
Bagian seratus tujuh belas Tidak bisa melihat
118
Seratus delapan belas Karena aku mencintaimu
119
Bagian seratus sembilan belas Jodohnya Radith
120
Bagian seratus dua puluh Pulang ke Jakarta
121
Bagian seratus dua puluh satu Lamaran dadakan
122
Bagian seratus dua puluh dua Kedatangan Eliza
123
Bagian seratus dua puluh tiga Kedatangan Eliza
124
Bagian seratus dua puluh empat Kemarahan Rayyan
125
Bagian seratus dua puluh lima Jebakan Rayyan
126
Bagian seratus dua puluh enam Jebakan Rayyan
127
Bagian seratus dua puluh tujuh Talak untuk Laras
128
Bagian seratus dua puluh delapan Virus Bucin
129
Bagian seratus dua puluh sembilan Memilih Baju Pengantin
130
Bagian seratus tiga puluh Melepas Rindu
131
Bagian seratus tiga puluh satu Pertemuan Keluarga Besar
132
Bagian seratus tiga puluh dua Fitting Baju Pengantin
133
Bagian seratus tiga puluh tiga Karmila Hamil
134
Bagian seratus tiga puluh empat Ijab Kabul
135
Bagian seratus tiga puluh lima Pernikahan Massal
136
Bagian seratus tiga puluh enam Malam Pertama
137
Bagian seratus tiga puluh tujuh Malam Pertama Refan Dan Radith
138
Bagian seratus tiga puluh delapan Cerita Kejadian Malam Itu
139
Bonchap 1 Ngidamnya Anggun
140
Bonchap 2 Gara-Gara Es Krim
141
Bonchap RAJA MESUM
142
Bonchap 4 NONTON BIOSKOP DI RUMAH
143
PENGUMUMAN
144
CINTA KARMILA 2 PANIK
145
CINTA KARMILA 2 MELAHIRKAN
146
CINTA KARMILA 2 KAU SEDANG MENGERJAIKU, YA?
147
CINTA KARMILA 2 TIDAK TAHU DIRI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!