13. MJ 13

...~•Happy Reading•~...

"Enni, saya tinggal sebentar, ya. Ada yang mau saya kerjakan dulu. Ikuti saja yang dikatakan Pak Bagas." Kirana memberikan kesempatan bagi Enni untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sebab akan sering bertemu dengan Bagas.

Iya, dok. Trima kasih..." Jawab Enni cepat, sebab menyadari Kirana sangat sibuk sebagai dokter. Dia sangat terharu, melihat Kirana yang masih menyempatkan waktu untuk datang melihatnya diselah-selah kesibukannya. Padahal sebagai dokter yang merawatnya, sudah datang sesuai jadwal bersama para perawat.

"Siap, dok. Nanti selesai di sini, saya hubungi." Bagas yang sedang mengeluarkan perlengkapan wawancara, melihat ke arah Kirana sambil mengangguk pelan, sebagai isyarat mengerti maksud Kirana. Kirana hanya menepuk pundaknya sebagai isyarat pamit, lalu keluar ruangan.

^^^Bagas kembali berhadapan dengan Enni dan berusaha menciptakan suasana ruangan Enni dirawat senyaman mungkin, agar Enni bisa berinteraksi dengan baik dan memberi keterangan sesuai yang dia harapkan.^^^

"Permisi... Saya minta tempat sedikit untuk letakan ini, ya." Bagas meletakan perlengkapan wawancara di pinggir tempat tidur. Enni segera menarik duduknya ke bagian atas tempat tidur, lalu melipat kakinya yang masih tertutup selimut sampai ke pinggangnya.

^^^Semua gerakan dan cara Enni meresponnya membuat Bagas menarik nafas panjang untuk mengurangi rasa geram pada orang yang lakukan kekerasan padanya.^^^

^^^Ia harus mengendalikan diri untuk tidak berkomentar atas luka atau mau memeriksa luka di bagian tubuh yang lain. Seperti ia lihat di foto, sebab belum berani berinteraksi dengan bebas seperti bersama orang lain.^^^

"Karena anda tidak punya kartu identitas, tolong jawab saja yang saya tanya, sesuai data diri yang sebenarnya, ya." Bagas berkata lagi dan bersikap profesional. Agar bisa berjalan lancar dan cepat.

Enni menggangguk, mengerti. "Iya, Pak..."

"Ok, kita mulai." Bagas berkata serius saat melihat peralatan dan Enni telah siap untuk beri keterangan padanya.

"Nama...?"

"Enni Sriwedari..."

"Usia...?

"29, mau 30 tahun..."

"Status...?

"Belum menikah..."

"Alamat ....?" Enni menyebut alamat rumah orang tuanya, pelan dengan perasaan yang agak berubah, mengingat rumahnya.

"Pendidikan terakhir ...?"

"Kuliah..." Enni menyebut nama kampusnya.

"Baik. Untuk data diri, cukup sampai disitu dulu." Bagas meletakan pulpen dan notenya. Bagas memerlukan data diri utama Enni, sebelum memperoleh data sesuai kartu identitas.

"Sekarang kita maju ke kejadian pertama dengan ipar anda. Bisa...?" Bagas menghindari pertanyaan dengan sebutan diper^kosa oleh Ipar. Sebab ia masih berhati-hati untuk menyinggung kejadian itu.

Enni kembali mengangguk, mengiyakan. "Bisa, Pak..."

"Baik. Tolong sebutkan nama dan pekerjaan Ipar anda." Bagas tidak mencatat, hanya merekam semua yang dikatakan Enni. Agar tidak ada yang terlewatkan.

^^^Ketika Enni menyebut nama Bargani dan pekerjaannya sebagai polisi, Bagas melihat Enni dengan rahang yang mulai kaku. Saraf-saraf halus di kepalanya langsung memberikan sinyal, waspada. Mereka akan berhadapan dengan aparat kepolisian.^^^

"Dia sudah lama menjadi ipar anda?" Tanya Bagas tanpa mengalihkan tatapannya dari Enni untuk mengukur akurat jawaban dan reaksi Enni membicarakan tentang Iparnya. Ia perlu mengetahui reaksi Enni secara detail, sebab tidak terlihat dalam alat perekam suara.

"Mmmm... Belum setahun, Pak. Baru beberapa bulan. Jumlah bulannya, saya tidak pasti..." Jawaban Enni membuat Bagas menarik kesimpulan, Enni adalah wanita cerdas. Sebab dia mengerti yang dikatakan Bagas sebelumnya. Jika jawabannya ragu-ragu, katakan tidak pasti.

"Baik. Jika masih ingat sikap ipar anda, sebelum kejadian itu, tolong ceritakan." Bagas ingin tahu, agar mereka bisa hadapi serangan balik. Jika Ipar Enni dituntut atas perbuatannya.

^^^Mathias telah berpesan kepada Bagas untuk menyelidiki sumber awal kekerasan yang dialami Enni. Agar bisa mengetahui suasana kebatinan Enni dan bisa menyusun dakwaan kepada siapa saja.^^^

"Maksudnya, Pak?" Tanya Enni yang belum mengerti arah pertanyaan Bagas. Sehingga dia melihat Bagas dengan wajah bingung dan bertanya-tanya.

"Begini. Maaf, kalau saya menyebutnya, ya..." Bagas menunggu persetujuan Enni atas permintaannya. Saat melihat Enni mengangguk, Bagas ikut mengangguk, lalu lanjutkan minta keterangan dari Enni.

"Apakah Ipar anda itu sekonyong-konyong lakukan tindakan pemer^kosaan, atau sebelumnya dia sudah tunjukan sikap yang tidak sepantasnya sebagai seorang Ipar?" Bagas berharap, Enni bisa membedakan sikap pantas dan tidak pantas dalam hubungan saudara Ipar.

"Ooh. Apakah seperti memegang tangan saya dengan tiba-tiba saat sedang mencuci piring sambil melakukan begini, maksudnya, Pak?" Enni bertanya sambil mempraktekan cara Bargani mengambil tangannya dan mengusapnya dengan sabun. Tanpa sadar Enni langsung memukul kedua tangannya bergantian dan berulang kali. Sebab dia merasa jijik, saat mengingatnya. Seakan kejadian itu belum lama terjadi.

"Cukuuup...!" Bagas mengangkat tangan untuk menghentikan yang dilakukan Enni. Membuat Enni berhenti.

"Iya, seperti itu. Kita bisa teruskan?" Tanya Bagas pelan, mengendalikan emosinya saat melihat Enni masih memegang erat kedua tangannya, agar tidak bergerak.

"Bisa, Pak. Maaf, tadi refleks. Jadi ingat lagi kejadian itu. Aku jijik sekali, maaf." Enni berkata pelan, lalu memasukan kedua tangannya di balik selimut.

"Baik... Begini, saya harus mengetahui detail sikap dan apa yang dilakukannya sebelum memper^kosa, agar jangan sampai dia bilang anda yang menggodanya. Bisa mengerti maksud saya?" Bagas berkata serius, sambil menyembunyikan emosinya yang sudah naik level.

"Iya, Pak. Mengerti..." Enni berkata sambil mengangguk kuat, sebab dia bisa bayangkan itu. Dia sendiri tidak berani mengatakan sikap Bargani kepada kakaknya, sebab khawatir Bargani balik menuduh. Dia sendiri yang mau dan menggodanya.

"Ada lagi tindakannya, selain itu?" Bagas merasa lega, Enni bisa bekerja sama. Walau dia terlihat berat dan berusaha keras mengendalikan dirinya.

"Ada, Pak. Saya mau ambil peralatan untuk buat kue di atas lemari dapur. Saya naik kursi, lalu tiba-tiba dia datang memegang betis dan tangannya meraba naik ke paha saya." Enni sontak memegang pahanya dengan kedua tangannya.

"Saya langsung berteriak, lalu jongkok di atas kursi. Kakak saya datang dan tanya, mengapa berteriak. Tapi dia bilang mau pegang kursi supaya saya tidak jatuh." Enni berkata sambil memegang tangannya, agar tidak mengusap betis dan pahanya. Supaya tidak menimbulkan persepsi lain dari Bagas atas gerakannya.

"Baik. Jadi kakak anda tau kejadian itu, ya. Ada lagi..?" Tanya Bagas untuk melengkapi sebelum pindah ke bagian berikutnya.

Enni mengingat-ingat tindakan Bargani padanya. "Pak, boleh saya cerita yang saya rasakan saat itu? Hanya pemikiran saya saja, sebab belum tentu benar." Enni berharap apa yang dia pikirkan dan rasakan tentang Bargani, bisa menolong Bagas membelanya.

"Iyaa. Sekecil apa pun yang anda ingat dan berkaitan dengan tersangka, katakan. Mungkin sekarang tidak terlalu berarti. Tetapi pada saat kasusnya sudah mulai bergulir, saya bisa mengkonter tunduhan yang dituduhkan dengan jawaban dari kejadian sederhana dan kecil yang anda ceritakan." Bagas merasa lega, Enni bisa kerja sama lebih dari yang ia harapkan.

"Begini, Pak. Sebenarnya mungkin hubungan kakak saya dan dia sudah kurang baik sebelum menikah. Itu yang saya rasakan saat pertama kali bertemu dengannya...." Enni menceritakan kejadian di Mall saat dia dan kakaknya bertemu dengan Bargani yang sedang memegang tangan seorang wanita muda.

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~●○¤○●~...

Terpopuler

Comments

🍌 ᷢ ͩ🤎ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•

🍌 ᷢ ͩ🤎ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•

Dokter Kirana benar-benar baik banget, terharu aku baca nya. Di jaman seperti sekarang ketemu dengan orang baik saja sudah bersyukur apa lagi yang mau berempati hingga membantu itu benar-benar langka.. ❣️

2024-05-27

0

Meyti Diana Sari ✅

Meyti Diana Sari ✅

semoga berjalan lancar,cdan keadilan berpihak padamu ENNI

2024-05-27

0

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐀⃝🥀➳ᴹᴿˢ᭄°Ꮓ𝒶ℝ𝒶𓆊

🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐀⃝🥀➳ᴹᴿˢ᭄°Ꮓ𝒶ℝ𝒶𓆊

dih polisi apaan kaya gtu ,,gusah jdi polisi klau kaya gtu malu maluin aja kau tuh ,kaka nya enni mau aja sih nikah sma itu org ,,apa gak di liat dlu apa org nya gmna 😒❣️

2024-05-08

2

lihat semua
Episodes
1 01. Menghapus Jejak (MJ)
2 02. MJ 2.
3 03. MJ 3
4 04. MJ 4
5 05. MJ 5
6 06. MJ 6
7 07. MJ 7
8 08. MJ 8
9 09. MJ 9
10 10. MJ 10
11 11. MJ 11
12 12. MJ 12.
13 13. MJ 13
14 14. MJ 14.
15 15. MJ 15.
16 16. MJ 16.
17 17. MJ 17
18 18. MJ 18
19 19. MJ 19.
20 20. MJ 20.
21 21. MJ 21.
22 22. MJ 22
23 23. MJ 23.
24 24. MJ 24.
25 25. MJ 25.
26 26. MJ 26.
27 27. MJ 27.
28 28. MJ 28.
29 29. MJ 29.
30 30. MJ 30.
31 31. Keluarga Mathias.
32 32. Keluarga Mathias 2.
33 33. Keluarga Mathias 3.
34 34. Keluarga Mathias 4.
35 35. MJ 31.
36 36. MJ 32.
37 37. MJ 33.
38 38. MJ 34.
39 39. MJ 35.
40 40. MJ 36.
41 41. MJ 37.
42 42. MJ 38.
43 43. MJ 39.
44 44. MJ 40.
45 45. MJ 41.
46 46. MJ 42
47 47. MJ 43
48 48. MJ 44.
49 49. MJ 45.
50 50. MJ 46.
51 51. MJ 47.
52 52. MJ 48.
53 53. MJ 49.
54 54. MJ 50.
55 55. MJ 51.
56 56. MJ 52.
57 57. MJ 53
58 58. MJ 54.
59 59. MJ 55.
60 60. MJ 56.
61 61. MJ 57.
62 62. MJ 58.
63 63. MJ 59.
64 64. MJ 60.
65 65. MJ 61.
66 66. MJ 62.
67 67. Keluarga Emily.
68 68. Keluarga Emily 2
69 69. Keluarga Emily 3
70 70. MJ 63.
71 71. MJ 64.
72 72. MJ 65.
73 73. MJ 66.
74 74. MJ 67.
75 75. MJ 68.
76 76. MJ 69.
77 77. MJ 70.
78 78. MJ 71.
79 79. MJ 72.
80 80. MJ 73.
81 81. MJ 74
82 82. MJ 75.
83 83. MJ 76.
84 84. MJ 77.
85 85. MJ 78.
86 86. MJ 79.
87 87. MJ 80.
88 88. MJ 81.
89 89. MJ 82.
90 90. MJ 83.
91 91. MJ 84.
92 92. MJ 85.
93 93. MJ 86.
94 94. MJ 87.
95 95. MJ 88.
96 96. MJ 89.
97 97. Keluarga Mathias 5.
98 98. Keluarga Mathias 6.
99 99. MJ 90.
100 100. MJ 91.
101 101. MJ 92.
102 102. MJ 93.
103 103. MJ 94.
104 104. MJ 95.
105 105. MJ 96.
106 106. MJ 97.
107 107. MJ 98.
108 108. MJ 99.
109 109. MJ 100.
110 110. MJ 101
111 111. MJ 102.
112 112. MJ 103.
113 113. MJ 104.
114 114. MJ 105
115 115. MJ 106
116 116. MJ 107.
117 117. Persidangan.
118 118. Persidangan 2.
119 119. Persidangan 3
120 120. Persidangan 4
121 121. Persidangan 5.
122 122. Persidangan 6
123 123. Persidangan 7
124 124. Persidangan 8.
125 125. Persidangan 9
126 126. Persidangan 10.
127 127. Persidangan 11
128 128. Persidangan 12.
129 129. Persidangann 13.
130 130. Persidangan 14.
131 131. Persidangan 15.
132 132. Persidangan 16.
133 133. Persidangan 17.
134 134. Persidangan 18.
135 135. Persidangan 19.
136 136. Persidangan 20.
137 137. Persidangan 21.
138 138. Persidangan 22.
139 139. Persidangan 23.
140 140. Persidangan 24.
141 141. Persidangan 25.
142 142. Persidangan 26.
143 143. Persidangan 27.
144 144. Persidangan 28.
145 145. Persidangan 29.
146 146. Persidangan 30.
147 147. Persidangan 31.
148 148. Persidangan Akhir.
149 149. Persidangan Akhir 2
150 150. Persidangan Akhir 3
151 151. Persidangan Akhir 4.
152 152. Persidangan Akhir 5.
153 153. Persidangan Akhir 6.
154 154. Persidangan Akhir 7.
155 155. Persidangan Akhir 8.
156 156. Persidangan Akhir 9.
157 157. Persidangan Akhir 10.
158 158. Akhir.
159 ︎Ekstra Part ︎
Episodes

Updated 159 Episodes

1
01. Menghapus Jejak (MJ)
2
02. MJ 2.
3
03. MJ 3
4
04. MJ 4
5
05. MJ 5
6
06. MJ 6
7
07. MJ 7
8
08. MJ 8
9
09. MJ 9
10
10. MJ 10
11
11. MJ 11
12
12. MJ 12.
13
13. MJ 13
14
14. MJ 14.
15
15. MJ 15.
16
16. MJ 16.
17
17. MJ 17
18
18. MJ 18
19
19. MJ 19.
20
20. MJ 20.
21
21. MJ 21.
22
22. MJ 22
23
23. MJ 23.
24
24. MJ 24.
25
25. MJ 25.
26
26. MJ 26.
27
27. MJ 27.
28
28. MJ 28.
29
29. MJ 29.
30
30. MJ 30.
31
31. Keluarga Mathias.
32
32. Keluarga Mathias 2.
33
33. Keluarga Mathias 3.
34
34. Keluarga Mathias 4.
35
35. MJ 31.
36
36. MJ 32.
37
37. MJ 33.
38
38. MJ 34.
39
39. MJ 35.
40
40. MJ 36.
41
41. MJ 37.
42
42. MJ 38.
43
43. MJ 39.
44
44. MJ 40.
45
45. MJ 41.
46
46. MJ 42
47
47. MJ 43
48
48. MJ 44.
49
49. MJ 45.
50
50. MJ 46.
51
51. MJ 47.
52
52. MJ 48.
53
53. MJ 49.
54
54. MJ 50.
55
55. MJ 51.
56
56. MJ 52.
57
57. MJ 53
58
58. MJ 54.
59
59. MJ 55.
60
60. MJ 56.
61
61. MJ 57.
62
62. MJ 58.
63
63. MJ 59.
64
64. MJ 60.
65
65. MJ 61.
66
66. MJ 62.
67
67. Keluarga Emily.
68
68. Keluarga Emily 2
69
69. Keluarga Emily 3
70
70. MJ 63.
71
71. MJ 64.
72
72. MJ 65.
73
73. MJ 66.
74
74. MJ 67.
75
75. MJ 68.
76
76. MJ 69.
77
77. MJ 70.
78
78. MJ 71.
79
79. MJ 72.
80
80. MJ 73.
81
81. MJ 74
82
82. MJ 75.
83
83. MJ 76.
84
84. MJ 77.
85
85. MJ 78.
86
86. MJ 79.
87
87. MJ 80.
88
88. MJ 81.
89
89. MJ 82.
90
90. MJ 83.
91
91. MJ 84.
92
92. MJ 85.
93
93. MJ 86.
94
94. MJ 87.
95
95. MJ 88.
96
96. MJ 89.
97
97. Keluarga Mathias 5.
98
98. Keluarga Mathias 6.
99
99. MJ 90.
100
100. MJ 91.
101
101. MJ 92.
102
102. MJ 93.
103
103. MJ 94.
104
104. MJ 95.
105
105. MJ 96.
106
106. MJ 97.
107
107. MJ 98.
108
108. MJ 99.
109
109. MJ 100.
110
110. MJ 101
111
111. MJ 102.
112
112. MJ 103.
113
113. MJ 104.
114
114. MJ 105
115
115. MJ 106
116
116. MJ 107.
117
117. Persidangan.
118
118. Persidangan 2.
119
119. Persidangan 3
120
120. Persidangan 4
121
121. Persidangan 5.
122
122. Persidangan 6
123
123. Persidangan 7
124
124. Persidangan 8.
125
125. Persidangan 9
126
126. Persidangan 10.
127
127. Persidangan 11
128
128. Persidangan 12.
129
129. Persidangann 13.
130
130. Persidangan 14.
131
131. Persidangan 15.
132
132. Persidangan 16.
133
133. Persidangan 17.
134
134. Persidangan 18.
135
135. Persidangan 19.
136
136. Persidangan 20.
137
137. Persidangan 21.
138
138. Persidangan 22.
139
139. Persidangan 23.
140
140. Persidangan 24.
141
141. Persidangan 25.
142
142. Persidangan 26.
143
143. Persidangan 27.
144
144. Persidangan 28.
145
145. Persidangan 29.
146
146. Persidangan 30.
147
147. Persidangan 31.
148
148. Persidangan Akhir.
149
149. Persidangan Akhir 2
150
150. Persidangan Akhir 3
151
151. Persidangan Akhir 4.
152
152. Persidangan Akhir 5.
153
153. Persidangan Akhir 6.
154
154. Persidangan Akhir 7.
155
155. Persidangan Akhir 8.
156
156. Persidangan Akhir 9.
157
157. Persidangan Akhir 10.
158
158. Akhir.
159
︎Ekstra Part ︎

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!