02. MJ 2.

...~•Happy Reading•~...

Perawat Keni segera mendekati bagian tempat Enni dirawat, lalu menutup semua tirai. Dia memeriksa ranjang yang masih kosong di bagian deretan ranjang Enni, lalu memeriksa kondisi Enni. Dia merasa lega dan bersyukur, saat melihat Enni sedang tidur lelap.

Dia melepaskan infus, lalu perlahan mengangkat selimut dari tubuh Enni ke arah kaki. Kemudian dia menutup tubuh Enni dengan selimut baru diambil dari ranjang yang akan digunakan untuk memindahkan Enni.

Setelah merapikan selimut, dia mengangkat Enni perlahan dengan kedua tangannya. Tangan kanannya di bagian punggung dan tangan kiri di bagian bawah paha Enni. Dia mengangkat secara pelan dan hati-hati seperti yang diingatkan dr Kirana.

^^^Sebelum melakukan tindakan itu, perawat Keni terus berdoa dan berharap, Enni tidak terbangun saat diangkat. Situasinya akan menjadi kikuk atau ricuh dan di luar kendali, jika Enni berontak atau berteriak.^^^

Saat mengangkat Enni, dia bisa melihat banyak luka di tubuh Enni. 'Pantas dr Kiran bersikap demikian.' Perawat Keni membatin, sambil meletakan Enni di ranjang yang baru. Dia makin mengerti tindakan dr Kirana yang mau menolong pasiennya, sebagai sesama perempuan yang diperlakukan seperti hewan.

Hatinya sangat lega, saat bisa meletakan Enni di ranjang yang baru, dengan mulus. Kemudian dia  menutupi sekujur tubuh Enni dengan selimut, lalu mendorong ranjang dengan cepat, tapi tetap berhati-hati.

Dia terus berharap, Enni tidak kaget bangun selama ranjangnya didorong ke ruangan mawar di lantai dua. Supaya dia tidak mengalami kesulitan atau menarik perhatian orang yang sedang mencarinya.

Saat ranjang Enni akan melewati ruangan jaga, dia hanya melirik sekilas ke arah dr Kirana. Lalu memberikan tanda OK dengan jarinya sebagai isyarat, semuanya berjalan dengan baik. Dia berharap rencana dr Kirana selanjutnya bisa berjalan dengan baik, setelah dia sudah bisa membawa Enni. Dr Kirana mengangguk pelan sebagai tanda mengerti, maksudnya.

"Suster Lisa, tolong ikuti mereka. Kau tolong temani pasiennya di kamar. Saya akan menggantimu di sini. Bilang Keni segera kembali ke sini." Bisik dr Kirana kepada suster jaga, agar bisa menggantikan perawat Keni menemani Enni. Dr Kirana khawatir, Enni terbangun dan histeris saat melihat dia dan Keni sendiri dalam kamar.

^^^Perawat yang lain sedang keliling melihat dan memeriksa pasien, dan yang lain sedang istirahat. Jadi hanya ada Suster Lisa dan perawat Keni sedang berjaga di UGD.^^^

"Siap, dok..." Suster Lisa segera berdiri dan mengambil perlengkapan yang dibutuhkan, lalu berjalan cepat menyusul perawat Keni untuk mengantar pasien ke kamar mawar.

Setelah melihat ranjang Enni telah masuk ke lift khusus pasien, dr Kirana menghubungi pos security supaya membawa masuk pria kekar ke UGD.

Sambil menunggu kedatangan mereka, Dr Kirana meletakan kedua tangan di atas meja lalu meletakan dahinya ke atas lengannya, seakan sedang istirahat. Dia menunggu dan berpikir strategi yang baik menghadapi pria kekar itu untuk menolong Enni.

"Selamat pagi, Suster." Sapa security saat mendekati dr Kirana di tempat jaga para perawat. Dr Kirana mengangkat wajahnya, seakan terbangun karena sapaan security.

"Oh, maaf ganggu, dokter Kiran. Saya kira suster jaga." Security minta maaf, karena tidak menyangka dokter Kirana yang tidur di ruang jaga para perawat.

"Tidak apa-apa, Pak. Selamat pagi. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya dr Kirana sambil merapikan baju dokternya, lalu berdiri mendekati security. Dia bersikap profesional sebagai dokter, jika ada yang membutuhkan bantuan medis.

"Begini, dok. Bapak ini, sedang mencari seorang wanita yang mungkin datang ke sini untuk dirawat di rumah sakit ini." Security menjelaskan, sesuai yang dikatakan pria kekar itu padanya.

"Seorang wanita? Baru datang ke sini? Siapa namanya?" Tanya dr Kirana serius dan beruntun, seakan belum tau maksud kedatangan pria itu.

"Iya, dok, seorang wanita muda. Mungkin tadi malam ke sini... Namanya Win da." Jawab pria kekar itu pelan dan ragu-ragu menyebut nama Enni.

"Winda? Sebentar, saya periksa..." Dr Kirana kembali ke ruang jaga untuk memeriksa nama pasien di komputer. Pria kekar dan security mengikuti dr Kiran dari belakang.

"Mungkin dia datang ke rumah sakit ini, sebab sedang sakit. Dia pergi dari rumah tanpa pamit, dok." Pria itu menambahkan keterangan untuk lebih meyakinkan dr Kirana yang sedang sibuk di depan komputer tanpa menunjukan rasa curiga padanya.

"Tidak ada pasien bernama Winda yang datang ke sini. Dia sakit apa?" Dr Kirana bertanya tenang, sebab ingin tahu tentang pria itu dan Enni.

^^^Pria itu jadi bingung mendengar pertanyaan dr Kirana tentang sakit wanita yang dicari. Dia tidak tahu mau mengatakan Enni sakit apa, sebab bossnya hanya menyuruh dia memeriksa kantor polisi dan rumah sakit terdekat dengan apartemen untuk mencari Enni yang kabur dari apartemen.^^^

^^^Dia berpikir keras dan cepat tentang sakit Enni, agar dr Kirana dan security tidak curiga padanya.^^^

"Ooh, dia kurang sehat pikirannya, jadi sering mengamuk. Mungkin ada beberapa bagian tubuhnya yang luka." Pria kekar mengatakan apa yang terpikirkan olehnya, sesuai dengan yang dia tahu tentang Enni.

"Ooh, karna luka?" Dr Kirana berdiri dari depan komputer, lalu melihat pria kekar dengan serius.

"Iya, dok. Mungkin dia ke sini untuk mengobati luka-lukanya." Pria kekar jawab sesuai apa yang terlintas di pikirannya.

"Tadi malam ada wanita yang pingsan di depan rumah sakit, dan ada banyak luka di tubuhnya. Anda siapanya? Keluarganya?" Dr Kirana bertanya dengan serius.

"Bisa dibilang seperti itu, dok." Jawab pria kekar cepat dan merasa lega bisa temukan Winda, wanita boss nya.

"Bisa dibilang seperti itu? Anda harus katakan dengan jelas hubungan anda dengan pasien. Kami tidak akan berikan informasi pasien kepada sembarang orang." Dr Kirana berkata tegas dan serius. Bukan saja karena pasiennya Enni, tapi itu adalah tugasnya sebagai dokter untuk menjaga kerahasiaan pasiennya.

"Maaf, Bu dokter. Saya asisten suaminya. Suaminya sedang sakit, jadi minta saya mencari istrinya." Pria kekar itu tidak bisa mengelak, jadi terpaksa berbohong agar bisa bertemu dengan Enni.

^^^Dr Kirana makin curiga dengan pria yang ada di depannya dan juga pria yang diakui sebagai suami Enni yang sedang sakit. Sakit apa yang membuat seorang suami tidak mencari istrinya saat kabur dari rumah.^^^

^^^'Mungkin terjadi perkelahian antara suami istri dan saling melukai, sehingga Enni kabur dari rumah? Tapi semua luka-luka itu, apa dilakukan oleh seorang suami?' Apa suaminya sakit jiwa?' Dr Kirana berpikir dan bertanya sendiri dalam hati, sebab semua luka yang dialami oleh Enni tidak mungkin dilakukan oleh seorang suami yang waras.^^^

^^^Memikirkan mungkin suami Enni yang sakit jiwa, dr Kirana makin ingin tahu lebih banyak tentang suami Enni. Agar bisa melindungi Enni dari suami yang sudah menyakitinya.^^^

"Kalau begitu, coba lihat foto ini. Apa benar wanita yang anda cari itu, yang ini atau bukan." Dr Kirana mengeluarkan ponsel dari saku jas, lalu otak-atik ponselnya dan perlihatkan salah satu foto Enni kepada pria kekar itu.

...~▪︎▪︎▪︎~...

...~●○¤○●~...

Terpopuler

Comments

☠ႦαRAkudA

☠ႦαRAkudA

bener2sadis yg nyiksa ya...sereem

2024-09-06

1

🍌 ᷢ ͩ🤎ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•

🍌 ᷢ ͩ🤎ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ💋•§¢•

Serem amat banyak luka nya 🤧🤧

2024-05-27

2

☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋

☠ᵏᵋᶜᶟ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽˢ⍣⃟ₛ♋

semoga eni selamat dari lelaki kekar itu❣️

2024-05-27

3

lihat semua
Episodes
1 01. Menghapus Jejak (MJ)
2 02. MJ 2.
3 03. MJ 3
4 04. MJ 4
5 05. MJ 5
6 06. MJ 6
7 07. MJ 7
8 08. MJ 8
9 09. MJ 9
10 10. MJ 10
11 11. MJ 11
12 12. MJ 12.
13 13. MJ 13
14 14. MJ 14.
15 15. MJ 15.
16 16. MJ 16.
17 17. MJ 17
18 18. MJ 18
19 19. MJ 19.
20 20. MJ 20.
21 21. MJ 21.
22 22. MJ 22
23 23. MJ 23.
24 24. MJ 24.
25 25. MJ 25.
26 26. MJ 26.
27 27. MJ 27.
28 28. MJ 28.
29 29. MJ 29.
30 30. MJ 30.
31 31. Keluarga Mathias.
32 32. Keluarga Mathias 2.
33 33. Keluarga Mathias 3.
34 34. Keluarga Mathias 4.
35 35. MJ 31.
36 36. MJ 32.
37 37. MJ 33.
38 38. MJ 34.
39 39. MJ 35.
40 40. MJ 36.
41 41. MJ 37.
42 42. MJ 38.
43 43. MJ 39.
44 44. MJ 40.
45 45. MJ 41.
46 46. MJ 42
47 47. MJ 43
48 48. MJ 44.
49 49. MJ 45.
50 50. MJ 46.
51 51. MJ 47.
52 52. MJ 48.
53 53. MJ 49.
54 54. MJ 50.
55 55. MJ 51.
56 56. MJ 52.
57 57. MJ 53
58 58. MJ 54.
59 59. MJ 55.
60 60. MJ 56.
61 61. MJ 57.
62 62. MJ 58.
63 63. MJ 59.
64 64. MJ 60.
65 65. MJ 61.
66 66. MJ 62.
67 67. Keluarga Emily.
68 68. Keluarga Emily 2
69 69. Keluarga Emily 3
70 70. MJ 63.
71 71. MJ 64.
72 72. MJ 65.
73 73. MJ 66.
74 74. MJ 67.
75 75. MJ 68.
76 76. MJ 69.
77 77. MJ 70.
78 78. MJ 71.
79 79. MJ 72.
80 80. MJ 73.
81 81. MJ 74
82 82. MJ 75.
83 83. MJ 76.
84 84. MJ 77.
85 85. MJ 78.
86 86. MJ 79.
87 87. MJ 80.
88 88. MJ 81.
89 89. MJ 82.
90 90. MJ 83.
91 91. MJ 84.
92 92. MJ 85.
93 93. MJ 86.
94 94. MJ 87.
95 95. MJ 88.
96 96. MJ 89.
97 97. Keluarga Mathias 5.
98 98. Keluarga Mathias 6.
99 99. MJ 90.
100 100. MJ 91.
101 101. MJ 92.
102 102. MJ 93.
103 103. MJ 94.
104 104. MJ 95.
105 105. MJ 96.
106 106. MJ 97.
107 107. MJ 98.
108 108. MJ 99.
109 109. MJ 100.
110 110. MJ 101
111 111. MJ 102.
112 112. MJ 103.
113 113. MJ 104.
114 114. MJ 105
115 115. MJ 106
116 116. MJ 107.
117 117. Persidangan.
118 118. Persidangan 2.
119 119. Persidangan 3
120 120. Persidangan 4
121 121. Persidangan 5.
122 122. Persidangan 6
123 123. Persidangan 7
124 124. Persidangan 8.
125 125. Persidangan 9
126 126. Persidangan 10.
127 127. Persidangan 11
128 128. Persidangan 12.
129 129. Persidangann 13.
130 130. Persidangan 14.
131 131. Persidangan 15.
132 132. Persidangan 16.
133 133. Persidangan 17.
134 134. Persidangan 18.
135 135. Persidangan 19.
136 136. Persidangan 20.
137 137. Persidangan 21.
138 138. Persidangan 22.
139 139. Persidangan 23.
140 140. Persidangan 24.
141 141. Persidangan 25.
142 142. Persidangan 26.
143 143. Persidangan 27.
144 144. Persidangan 28.
145 145. Persidangan 29.
146 146. Persidangan 30.
147 147. Persidangan 31.
148 148. Persidangan Akhir.
149 149. Persidangan Akhir 2
150 150. Persidangan Akhir 3
151 151. Persidangan Akhir 4.
152 152. Persidangan Akhir 5.
153 153. Persidangan Akhir 6.
154 154. Persidangan Akhir 7.
155 155. Persidangan Akhir 8.
156 156. Persidangan Akhir 9.
157 157. Persidangan Akhir 10.
158 158. Akhir.
159 ︎Ekstra Part ︎
Episodes

Updated 159 Episodes

1
01. Menghapus Jejak (MJ)
2
02. MJ 2.
3
03. MJ 3
4
04. MJ 4
5
05. MJ 5
6
06. MJ 6
7
07. MJ 7
8
08. MJ 8
9
09. MJ 9
10
10. MJ 10
11
11. MJ 11
12
12. MJ 12.
13
13. MJ 13
14
14. MJ 14.
15
15. MJ 15.
16
16. MJ 16.
17
17. MJ 17
18
18. MJ 18
19
19. MJ 19.
20
20. MJ 20.
21
21. MJ 21.
22
22. MJ 22
23
23. MJ 23.
24
24. MJ 24.
25
25. MJ 25.
26
26. MJ 26.
27
27. MJ 27.
28
28. MJ 28.
29
29. MJ 29.
30
30. MJ 30.
31
31. Keluarga Mathias.
32
32. Keluarga Mathias 2.
33
33. Keluarga Mathias 3.
34
34. Keluarga Mathias 4.
35
35. MJ 31.
36
36. MJ 32.
37
37. MJ 33.
38
38. MJ 34.
39
39. MJ 35.
40
40. MJ 36.
41
41. MJ 37.
42
42. MJ 38.
43
43. MJ 39.
44
44. MJ 40.
45
45. MJ 41.
46
46. MJ 42
47
47. MJ 43
48
48. MJ 44.
49
49. MJ 45.
50
50. MJ 46.
51
51. MJ 47.
52
52. MJ 48.
53
53. MJ 49.
54
54. MJ 50.
55
55. MJ 51.
56
56. MJ 52.
57
57. MJ 53
58
58. MJ 54.
59
59. MJ 55.
60
60. MJ 56.
61
61. MJ 57.
62
62. MJ 58.
63
63. MJ 59.
64
64. MJ 60.
65
65. MJ 61.
66
66. MJ 62.
67
67. Keluarga Emily.
68
68. Keluarga Emily 2
69
69. Keluarga Emily 3
70
70. MJ 63.
71
71. MJ 64.
72
72. MJ 65.
73
73. MJ 66.
74
74. MJ 67.
75
75. MJ 68.
76
76. MJ 69.
77
77. MJ 70.
78
78. MJ 71.
79
79. MJ 72.
80
80. MJ 73.
81
81. MJ 74
82
82. MJ 75.
83
83. MJ 76.
84
84. MJ 77.
85
85. MJ 78.
86
86. MJ 79.
87
87. MJ 80.
88
88. MJ 81.
89
89. MJ 82.
90
90. MJ 83.
91
91. MJ 84.
92
92. MJ 85.
93
93. MJ 86.
94
94. MJ 87.
95
95. MJ 88.
96
96. MJ 89.
97
97. Keluarga Mathias 5.
98
98. Keluarga Mathias 6.
99
99. MJ 90.
100
100. MJ 91.
101
101. MJ 92.
102
102. MJ 93.
103
103. MJ 94.
104
104. MJ 95.
105
105. MJ 96.
106
106. MJ 97.
107
107. MJ 98.
108
108. MJ 99.
109
109. MJ 100.
110
110. MJ 101
111
111. MJ 102.
112
112. MJ 103.
113
113. MJ 104.
114
114. MJ 105
115
115. MJ 106
116
116. MJ 107.
117
117. Persidangan.
118
118. Persidangan 2.
119
119. Persidangan 3
120
120. Persidangan 4
121
121. Persidangan 5.
122
122. Persidangan 6
123
123. Persidangan 7
124
124. Persidangan 8.
125
125. Persidangan 9
126
126. Persidangan 10.
127
127. Persidangan 11
128
128. Persidangan 12.
129
129. Persidangann 13.
130
130. Persidangan 14.
131
131. Persidangan 15.
132
132. Persidangan 16.
133
133. Persidangan 17.
134
134. Persidangan 18.
135
135. Persidangan 19.
136
136. Persidangan 20.
137
137. Persidangan 21.
138
138. Persidangan 22.
139
139. Persidangan 23.
140
140. Persidangan 24.
141
141. Persidangan 25.
142
142. Persidangan 26.
143
143. Persidangan 27.
144
144. Persidangan 28.
145
145. Persidangan 29.
146
146. Persidangan 30.
147
147. Persidangan 31.
148
148. Persidangan Akhir.
149
149. Persidangan Akhir 2
150
150. Persidangan Akhir 3
151
151. Persidangan Akhir 4.
152
152. Persidangan Akhir 5.
153
153. Persidangan Akhir 6.
154
154. Persidangan Akhir 7.
155
155. Persidangan Akhir 8.
156
156. Persidangan Akhir 9.
157
157. Persidangan Akhir 10.
158
158. Akhir.
159
︎Ekstra Part ︎

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!