16

"Begitu ya... ternyata kau ingin pergi ke supermarket lantai tiga..." ucap Amel sambil mengangguk.

"Aku juga harus cepat cepat berkumpul kembali dengan Herdi sebelum sesuatu buruk terjadi.... " ucap ku yang bersiap siap.

"Panji bagaimana keadaan di luar" tanya Amel kepada Panji yang sedang mengintip pintu.

"Ini buruk.. para Zombie masih saja berkeliaran di luar... bahkan semakin banyak....." ucap Panji sambil menutup pintu.

Aku mendecakkan lidah ku sambil mengusap wajah "Ck... apa aku harus menunggu sampai besok?"

Amel berpikir sejenak dan melirik ke arah Ventilasi "Bagaimana kalau lewat ventilasi saja?"

Aku tersentak dan ikut melirik ke arah ventilasi "Hmm?"

"Memang sih ada beberapa ventilasi yang terkunci jadi tidak bisa dibuka... tapi setidak nya kita bisa menghindari gerombolan Zombie itu dengan mudah..." ucap Amel

Aku berpikir sejenak dan merasa itu adalah ide yang menarik "Ide menarik! kapan kita pergi?"

Amel merogoh keresek yang ia bawa dan mengeluarkan peta Mal yang ia dapatkan

"Bagaimana jika sekarang? kau butuh lebih cepat kan? aku tadi menemukan peta mall jadi ini seharus nya memudahkan kita..." ucap Amel sambil menaruh peta itu lantai.

Tanpa ku sadari aku semakin dekat dengan Amel "Wuohh ini akan sangat membantu!"

Amel juga perlahan lahan mendekati ku "Benarkan? jika ada ini mungkin kita bisa mempercepat jarak tempuh menuju tempat yang ingin kau tuju, sekarang untuk menuju ke supermarket.. mungkin kita harus melewati ini..."

Aku menggelengkan kepala ku sambil menunjuk ke peta "Ini? kurasa tidak,  ada kemungkinan beberapa Zombie sekarang sudah mulai menyebar.... dan juga para Zombie bisa memanggil Zombie lain nya untuk berkumpul dan menyerang.."

Amel menatap ku kemudian mencibir "Menyeramkan... tapi bagaimana kau bisa tahu?"

"Aku melihat nya dengan mata kepala ku sendiri, di tambah jika kita ketahuan Zombie akan mengaum dan memanggil kawan kawan nya untuk mendekat.."

"Kalau begitu bagaimana kalau kita naik lift saja yang ada disini?" ucap Amel sambil menunjuk ke peta.

Aku berpikir sejenak lalu berkata "Kurasa itu tidak efisien,  kita tidak tahu isi nya seperti apa, bagaimana jika berisi Zombie?. Jika semisal kita berhasil masuk dan naik ke lantai atas, nanti saat kita membuka pintu lift nya bagaimana kalau di depan kita ada Zombie? itu sama saja dengan bunuh diri kan? karena pintu lift butuh waktu untuk menutup..."

Amel diam sejenak dan berkata "Kau benar... aku tidak memikirkan nya sampai situ.... "

Aku memukul kepala Amel yang bodoh "Kau ini bagaimana sih seharus sebagai polisi kau harus memikirkan keselamatan bukan cepat atau tidak nya..."

"Ehe maaf maaf...." ucap Amel sambil mengusap kepala nya

Panji hanya menjadi obat nyamuk kami berdua yang sedang membuat rencana dan tanpa sadar kami semakin lama semakin dekat, Panji merasa cemburu melihat kami berbincang dengan akrab sekali...

"Semakin dekat.... semakin dekat... kenapa malah semakin dekat......" pikir Panji yang sebal.

"Ini mah dunia serasa milik mereka berdua... Zombie berhasil menerobos pun kek nya mereka tidak masalah.... tch  kata nya TEMAN DEKAT, ini mah bukan teman dekat lagi...." pikir Panji.

"I..inspektur... bukan kah jarak kalian terlalu dekat?" tanya Panji yang merasa tidak enak melihat nya.

Aku dan Amel berhenti sejenak dan kami saling memandang....

"Aaa.... Tenang saja Panji... ini sudah biasa bagi kami " jawab Amel dengan santai, aku hanya mengangguk.

Panji tersentak kaget mendengar itu "S....SEBENAR NYA MEREKA SE DEKAT APA?!!" Pikir Panji

"Inspektur tidak pernah membicarakan masa lalu, saat aku bertanya pasti jawaban "Tidak terlalu menarik kok" sudah itu pasti bakal diam!"

Amel langsung mengambil peta nya dan melipat nya lalu memasukkan nya kedalam saku.

"Sip kalau begitu nanti kita akan berjalan perlahan dan bersembunyi sembunyi, setelah sampai di eskalator nanti kita akan memancing para Zombie itu dengan memecahkan kaca." ucap Amel sambil berdiri.

Aku ikut berdiri sambil membawa senapan ku dan bertanya "Apa kita berangkat sekarang."

"Boleh, ayo kita..."

"Tunggu sebentar!" ucap seorang pria memakai jas dan bangkit berdiri.

Amel menoleh ke pria itu "Hmm ada apa?"

"Apa kau akan meninggalkan kami disini?"

"Tentu saja... diluar berbahaya, tenang saja kami akan kembali kok jika kau khawatir keselamatan salah satu anggota ku disini.." ucap Amel sambil menunjuk ke arah Panji.

Panji yang ditunjuk kebingungan "Aku?" tanya Panji yang bingung

"Apa jaminan nya? bagaimana kalau kalian pergi meninggalkan kami?" tanya Pria itu

Amel mengangkat kedua bahu nya sembari berkata "Ahaha itu tidak mungkin.."

Pria itu menunjuk ke arah Amel lalu bertanya "Bagaimana kami bisa percaya dengan perkataan kalian? di situasi ini orang orang asing seperti kalian bisa jauh lebih berbahaya dari Zombie yang ada diluar sana, sekalipun kalian seorang polisi dan mantan tentara tapi tetap saja kalian ini manusia bukan malaikat..."

Amel menggigit bibir nya kemudian berkata "T..tapi.. diluar sana berbahaya, aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian"

Remaja laki laki ber kacamata bangkit dan berdiri sambil mengangkat tangan nya

"Dalam UU No 2 Tahun 2002, Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri."

"Bukan kah melindungi masyarakat tugas kalian? jadi tidak peduli sesulit apa pun keadaan nya, keselamatan masyarakat nomer satu.." lanjut Remaja itu.

"Tapi kami tidak bisa melindungi kalian sepenuh nya, dalam situasi ini lebih baik kalian diam disini terlebih dahulu, ini juga untuk keselamatan kalian, kami tidak akan meninggalkan kalian kok "ucap Amel.

"Apa jaminan nya? Tadi pria itu bilang kalau dia datang bersama teman nya kan? bagaimana kalau kalian kabur dan pergi bersama teman itu?, walau disini ada satu anggota kepolisian.. tapi dilihat dari pangkat nya dia tidak terlalu berguna jadi lebih baik dikorban kan untuk keselamatan pangkat yang lebih tinggi seperti anda" ucap Remaja itu.

Amel menggigit bibir nya lalu berkata "Kami dari pihak kepolisian tidak akan melakukan hal seper..."

Sebelum Amel menyelesaikan perkataan nya, aku memegang pundak Amel lalu menodong kan senapan ku ke arah Remaja itu, Remaja itu diam dan tersenyum.

"Apa? apa kau akan mengancam ku? dalam  Pasal 335 KUHP Jo Pasal 2 ayat (1) UU Darur.. "

Aku langsung menarik pelatuk dan sengaja membidik meleset, Peluru langsung melesat cepat dan hampir mengenai kepala Remaja itu.

"PASAL 335 KUH APALAH ITU! OI POLISI AKU MENGANCAM ORANG NIH.... TANGKAP AKU DONG...." ucap ku sambil melirik ke arah Amel.

Namun Amel diam saja.

"Oi bocah, jika semisal aku ditangkap pun... apa disini ada hakim? apa disini polisi akan memikir sampai sana?, apa penjara dalam keadaan ini masih berlaku?, apa hukum masih berlaku disaat semua orang memikirkan diri nya masing masing? kurasa sebanyak apa pun kriminal dalam situasi ini polisi pun tidak akan bergerak karena mereka memikirkan diri mereka sendiri..."

"Dan jika aku membunuh kau disini pun paling paling hanya ada keributan kecil, tidak sampai masuk penjara atau hakim, apa otak mu ini terlalu sempit sampai tidak membaca situasi?"

Aku menurunkan senapan ku dari kepala remaja itu dan berkata "Aku tidak peduli kalian mau ikut atau tidak... tapi jika kalian dalam bahaya seperti ketinggalan JANGAN HARAP AKU AKAN BERBALIK DAN MEMBANTU"

"Kalian sendiri lah yang memutuskan untuk ikut, jadi jangan salahkan polisi jika kalian mati..."

Setelah aku mengatakan itu, situasi menjadi hening dan tidak ada lagi yang berani bicara.

Panji yang terlihat bingung mencoba untuk mencairkan suasana "B...baiklah.... karena kita semua akan pergi... bagaimana kalau kita memakai kardus ini untuk pertahan diri?" tanya Panji yang ragu ragu sambil memegang solatip dan kardus.

bersambung

BTW selamat tahun baru ges!!

awokwokw

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!