Setelah mengenang masa lalu, pikiran Ceng Tian kembali ke masa sekarang, mata nya kembali terbuka.
“Haah waktu berlalu dengan sangat cepat, ratusan tahun berlalu hanya seperti kemarin”.
Ceng Tian kembali memandang ombak di pantai.
Pemandangan dan suara deru ombak di pantai membuat hati Ceng Tian tenang dan damai.
Di lain tempat, di suatu ruangan yang cukup luas, terlihat beberapa orang yang berdiskusi dengan serius, salah satu nya adalah Wang Bei.
Pertemuan rahasia ini di dalangi oleh Zhou Zimo, dalam rangka menggalang dukungan untuk menghancurkan “Partai Naga Sejati”.
“Saudara saudara sekalian, hari ini kita semua berkumpul untuk melawan kezaliman dari Partai Naga Sejati.” kata Zhou Zimo.
“Setuju …. Setuju … setuju”. teriak kan bergema di mana mana.
Setelah suasana kembali hening .
“Maaf , seperti kita tahu bahwa tujuan kita adalah menghancurkan Partai Naga Sejati , tapi mengapa bekas calon mantu nya Ceng Tian berada di sini (?) ….. apakah rahasia kita bisa terjamin ?”tanya seseorang yang berbaju merah.
“Untuk kerjasama tentu saja harus ada saling kepercayaan …. Oleh karena itu saya persilahkan saudara Wang Bei untuk menerangkan nya.” kata Zhou Zimo.
Hening sesaat, hampir semua mata memandang ke arah meja di mana Wang Bei cs berada.
“Alasan saya dan beberapa rekan rekan di sebelah saya untuk ikut untuk menghancurkan Partai Naga Sejati adalah karena : 1.Sebenarnya Ceng Tian tidak dengan tulus untuk menikahkan saya dengan Ceng Hua. 2.Ceng Tian memakai plot acara pernikahan hanya untuk menjebak musuh nya dan mengorbankan tamu tamu undangan yang datang.
“Ya benar, saudara saudara kami tewas di acara pernikahan.”kata seseorang yang duduk nya satu meja dengan Wang Bei.
“Hmm masuk di akal … .”kata orang yang sebelum nya meragukan Wang Bei.
“Saudara sekalian … untuk merayakan pertemuan ini … kami akan memberikan anggur terbaik dari Kerajaan Bzor (*Nama Kerajaan di mana Ceng Tian tinggal).” kata Zhou Zimo.
Kemudian para pelayan pada berdatangan dengan membawakan anggur ke meja meja tamu undangan.
“Hahaha … anggur yang baik.”teriak seseorang dari pojok ruangan.
“Saudara saudara seperjuangan … untuk lebih memeriahkan suasana … kami juga telah menyiapkan para penari .” kata Zhou Zimo.
Tak lama kemudian muncul lah para penari, mereka semua berpakaian ala penari perut.
Dan ketika menari, gerak kan mereka sangat luwes .
Setelah acara tarian selesai.
“Senior …. maafkan … partai serigala kami memiliki satu permintaan.”
“Ohh … apakah itu ?”kata Zhou Zimo.
“Kami ingin agar perdagangan budak di legalkan dan hanya partai kami yang menjadi pemain utama nya.”
“Oh itu hal yang mudah.”kata Zhou Zimo.
Sontak saja hal tersebut membuat partai partai lain nya juga berdiskusi agar permintaan mereka dapat di penuhi.
Kembali ke tempat di tepi pantai di mana Ceng Tian berada .
Ceng Tian merasa bahagia, karena baru saja bisa menembus ke Tahapan Transformasi Jiwa I.
“Entah kapan Kakak Ceng Xu akan kembali, dari misi mencari benda yang akan di pergunakan untuk menutup potal dunia tengah pararel.”pikir Ceng Tian.
Lain tempat di dunia tengah yang bernama Aori.
“Apa yang terjadi dengan Ang Nio ?”
“Dan siapa yang telah membunuh Dong Ming?”
“Sayang nya aku belum bisa meninggalkan dunia Aori ini ke dunia pararel .”
Di dunia Aori yang berkuasa adalah kaum laba laba, di mana manusia dan raksha menjadi budak mereka.
(*raksha adalah seorang yang berbentuk manusia, lebih besar dua kali lipat dari manusia , serta bertangan empat).
Manusia manusia dari dunia bawah setelah mencapai Tahapan Ilmu Jiwa Baru akan naik ke dunia tengah.
Ada yang masuk ke dunia Aori dan ada yang ke dunia Zurkuxx .
Sekitar sepuluh tahun yang lalu terjadi kerjasama antara Raksha dan manusia, untuk menumbangkan dominasi kaum laba laba.
Peperangan tersebut membuat satu per tiga wilayah Aori telah dikuasai oleh kaum Raksha dan manusia.
…….,,,,,
Tiga hari kemudian, dari kaki gunung, banyak bayangan yang berkelebat naik ke atas gunung, mereka melewati rimbun nya pepohonan dan terjadi pertempuran singkat di sana, karena penjaga di area pepohonan sangat beda jauh tingkat kultivasi ilmu nya.
Sebagian besar dari penyerang berhenti bergerak ketika sampai di lapangan yang banyak rerumputan nya.
Hanya lima orang yang berjalan biasa, melewati rerumputan.
Di depan mereka terdapat satu menara pengawas yang di jaga oleh dua orang.
“Kakak, ada orang yang sudah melewati zona tiga.” sambil menunjuk ke arah lima orang yang berjalan mendekat.
Ketika orang yang disebut sebagai kakak tersebut berbalik arah dan memunggunggi adik seperguruan nya, tiba tiba dari belakang, sang adik seperguruan menusuk dari belakang, dan melempar tubuh nya ke bawah.
Sang kakak seperguruan yang terlempar ke bawah, berusaha bangkit, apa daya satu orang di depan nya bergerak sangat cepat, dan pedang orang tersebut sudah mengenai kepala nya.
Kemudian salah satu dari lima orang tersebut menggangkat tangan nya untuk memberi komando agar pasukan nya berjalan lagi.
Tiga orang tetap berada di lapangan rumput, mereka bertiga membuat formasi teleport.
Satu jam kemudian, di dalam Perguruan Naga Sejati, seseorang yang berada di Tahapan Inti, berlari menuju ke sebuah ruangan .
“Kakak …. Kakak …. Kakak… gawat …, beberapa batu giok jiwa telah pada pecah.”
Yang di panggil Kakak oleh nya adalah seorang pria yang telah mencapai Tahapan Jiwa Baru I.
Sang kakak mulai mengerahkan ilmu pelacakan nya, tapi baru beberapa saat, kakak tersebut menjerit kesakitan dan terjatuh pingsan.
“Kakak…. Kakak…kakak.” teriak adik seperguruan nya.
Keributan tersebut membuat beberapa senior lain pada berdatangan.
Sementara itu di lain tempat.
“Kita harus lebih cepat, karena sudah ada yang mencoba melacak keberadaan kita.”
Dari teleport lawan , telah muncul beberapa orang, dan tak lama setelah sampai, mereka semua merubah wujud nya menjadi serigala.
Tiga ahli formasi setelah selesai membuat formasi teleport, mereka membuat lagi yang lain nya.
Kembali ke Partai Naga Sejati, Gong tanda bahaya di bunyikan.
Seperti nya sudah agak terlambat …. karena musuh sudah sebagian masuk ke dalam.
Di angkasa beberapa Tahapan Jiwa Baru bertempur dengan lawan nya yang setanding.
Seorang Tetua dari Partai Naga Sejati keluar dari tempat pertapaan nya, mengamuk dan membunuh tiga orang Tahapan Jiwa Baru, yang berada di darat.
“Hei tua bangka, lawan mu adalah aku.” teriak seseorang yang memakai topeng berwarna emas.
Beberapa pisau di lemparkan oleh orang yang memakai topeng emas itu.
Untung Tetua Yuchen masih bisa menghindari serangan pisau tersebut.
“Kelompok pembunuh gelap topeng emas(?) baru kali ini kulihat menyerang secara masal.”kata Tetua Yuchen.
“Hahaha, mereka memberikan bayaran yang sangat tinggi, tentu saja kami terima.” kata pria bertopeng emas.
Tak lama kemudian mereka berdua bertempur dengan sangat hebat nya.
Di tempat lain, terjadi pertempuran antara para serigala dengan murid murid yang memakai tongkat.
Terlihat seorang yang memukul punggung srigala, tapi seperti tidak merasa sakit, dengan secepat kilat menerjang dan menjatuhkan orang yang memukul nya, dan tidak lama kemudian terdengar jeritan kesakitan, kemudian jeritan tersebut hilang, seiring dengan gugur nya orang tersebut.
“Ceng Dao, bawa Ceng Gong pergi.”kata Ceng Hua.
Tahapan Ilmu Ceng Dao adalah Tahapan Inti tingkat tiga, sedangkan Ceng Hua sekitar empat bulan yang lalu telah berhasil mencapai Tahapan Jiwa Baru I.
Sekelompok penyerbu menyerang rumah Ceng Hua, yang memang terpisah sekitar empat ratus meter dari gedung utama.
Dan ketika itu mereka bertiga sedang berada di luar rumah.
Ceng Hua mengamuk, yang mengakibatkan beberapa serigala terpental, tapi mereka dengan cepat bangkit kembali.
Ceng Dao berhasil masuk ke dalam rumah, dan mengangkat salah satu lantai kayu, yang ternyata adalah lubang untuk ke bawah (*ada tangga nya).
“Ceng Gong, lekas kamu pergi menyelamatkan diri, ayah akan membantu Ibu.”kata Ceng Dao.
“Ayah hati hati.”
Setelah menutup kembali lantai, Ceng Dao kembali keluar rumah dan menyerang para serigala yang sedang mengeroyok Ceng Hua.
“Ceng Dao, kenapa kau kembali ?”
“Istri ku, mari kita habiskan mereka semua.” kata Ceng Dao sambil tersenyum.
“Hahaha sungguh romantis, tetapi sayang nya kau akan mati dan istri mu akan kami nikmati.”
Tiba tiba muncul seseorang yang seluruh wajah , tangan , dan kaki nya penuh dengan bulu.
(*Di manakah Ceng Tian (?) )
Bersambung. ….
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 47 Episodes
Comments