2B ~Pesta Pernikahan Berdarah

“Ceng Hua, apa yang Ayah lakukan ini untuk kebaikan kita semua”.

“ Kebaikan kita atau hanya untuk kepentingan dari ego nya Ayah sebagai pendekar no 1 di negara ini?”

“Haah , tolong dengar dulu penjelasan Ayah, dan jangan di potong ketika Ayah sedang berbicara.”kata Ceng Tian.

Alkisah 25 tahun lalu, ketika Ceng Tian sedang dalam misi memberantas kejahatan, langkah kaki nya membawa Ceng Tian ke suatu desa. Desa tersebut hanya tersisa reruntuhan kayu kayu dan tidak ada satupun rumah yang tegak berdiri, mayat mayat berserakan di mana mana, bau amis darah sangat menyengat. Tidak ada satu kehidupan pun di desa ini. “Penjahat Iblis mana yang berani berulah?”pikir Ceng Tian.

Ceng Tian mengerahkan ilmu untuk melacak jejak, setelah ditemukan sasaran, Ceng Tian melesat ke suatu arah.

Setelah 30 menit kemudian Ceng Tian sudah sampai di desa lain, desa tersebut juga hancur, manusia dan ternak semua mati, tidak ada satupun yang tersisa.

“Hmm aku terlambat”.

Tidak lama kemudian Ceng Tian melesat ke arah barat.

Di desa ketiga, suasana nya sama dengan desa pertama dan kedua.

“Wkwkwk, nikmat sekali, sungguh nikmat.”terdengar suatu suara .

Dengan mengendap endap, Ceng Tian menuju sumber suara.

Darah Ceng Tian mendidih melihat seorang bungkuk yang tubuh nya di penuhi oleh bentol bentol, sedang membuka mulut nya lebar lebar ( 50cm) dan satu persatu roh masuk ke dalam mulut nya.

Orang tersebut tingkat kultivasi nya hanya sampai Tahapan Inti.

Saking emosi nya, tanpa basa basi, Ceng Tian meloncat ke udara sambil kemudianmelayangkan tinju ke arah kepala si bungkuk, sebuah tinju yang mampu membuat tubuh seorang yang hanya berada di Tahapan Inti menjadi perkedel daging.

Dengan kagetnya si bungkuk masih sempat menyilangkan kedua tangan nya untuk menahan tinju Ceng Tian.

Hasil dari tumbukkan tersebut, Ceng Tian terlempar sekitar 200 m ke udara, sedangkan tanah yang tadi nya di injak si bungkuk menjadi lubang, di mana si bungkuk masuk ke dalam tanah sekitar 30 m.

Untuk beberapa saat terjadi keheningan.

Ceng Tian sangat terkejut karena seorang Tahapan Inti bukan hanya mampu menahan pukulannya, bahkan membuat dirinya terpental.

Setelah jeda oleh keheningan yang mencekam jiwa, tak lama kemudian terdengar tawa yang mengerikan, sambil di ikuti oleh sosok bungkuk yang melayang naik ke atas, dengan perlahan tapi pasti, tingkat kultivasi si bungkuk berubah dengan cepat, dari Tahapan Inti III, Tahapan Jiwa Baru 1, Tahapan Jiwa Baru 2, Tahapan Jiwa Baru 3, Tahapan Formasi Jiwa 1, Tahapan Formasi Formasi Jiwa 2, Tahapan Formasi Jiwa 3 ( untuk Tahapan Formasi Jiwa 3, Ceng Tian tidak dapat melihat nya, karena Ceng Tian pada saat itu baru mencapai Tahapan Formasi Jiwa 2, tapi dapat merasakan tekanan nya ), masih meningkat sampai terakhir mencapai Tahapan Transformasi 1.

Dengan pengalaman bertarung nya, Ceng Tian dengan tenang mengeluarkan Tongkat Naga Sejatinya.

“Makanan lezat datang wkwkwk, setelah hidangan pembuka, akhir nya datang hidangan utama, kamu sungguh beruntung karena akan merasakan Tahapan Transformasi.”kata si Bungkuk.

Orang bertubuh bungkuk itu dengan sengaja menyebutkan tingkat kultivasinya, untuk membuat takut lawan dan melemahkan mental lawan nya.

“Hmm, seperti nya kamu cukup percaya diri, menarik, sungguh menarik, ingin kulihat dengan modal apa, kamu menghadapiku, wkwkwkwk.”kata orang bertubuh bungkuk.

Si bungkuk meninju ke arah depan ( Ceng Tian dan si bungkuk terpisah jarak 100 m, dan posisi mereka sama tinggi nya).

Si Bungkuk meninju, dari kepalan tinju nya muncul puluhan bahkan ratusan kepala tengkorak bertanduk bercaling dan juga berwarna hijau, semua menuju ke arah Ceng Tian.

Ceng Tian memutar mutar tongkat nya dengan cepat ( seperti baling baling pesawat yang sedang berputar).

Kepala tengkorak tengkorak tersebut, tidak ada satu pun yang menembus pertahanan Ceng Tian.

Si bungkuk kembali memukul, kepala kepala tengkorak hijau tersebut sekarang tidak hanya mengarah ke arah depan nya Ceng Tian, tapi juga menyerang dari atas, bawah dan belakang nya Ceng Tian.

Ceng Tian sambil memutar tongkat, badan nya pun ikut berputar, sehingga membentuk bola angin.

Pertarungan sudah berjalan selama 1 jam, si bungkuk merasa frustasi sehingga serangan nya mengendur, hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Ceng Tian.

Tiba tiba dari bola angin tersebut muncul kepala naga berwarna ungu yang menuju ke si bungkuk, dalam waktu singkat semua wujud naga ungu itu mengarah ke si bungkuk.

Dalam keterkejutan nya, si bungkuk memutar ke 2 telapak tangan nya, sehingga muncul 1 buah kepala tengkorak besar untuk jadi perisai, tapi apa daya, tetap saja hancur, dan naga ungu tersebut menabrak badan si bungkuk, membuat si bungkuk seperti meteor jatuh, terhempas ke bawah.

Tubuh si bungkuk menabrak pohon pohon dan terakhir menabrak batu yang sangat besar, sehingga membuat batu besar tersebut seperti goa.

Ceng Tian melayang turun dengan hati hati, menjaga diri dari serangan balik musuh.

Sampai di dekat Batu besar, menunggu, tapi si bungkuk tidak keluar.

Akhir nya Ceng Tian masuk ke dalam, ternyata si bungkuk sudah tidak ada, hanya terlihat sedikit retakan di tanah.

“Ilmu raib ke dalam bumi?” pikir Ceng Tian.

(*Terima kasih kepada para Pembaca yang terhormat, mohon maaf bersambung di Bab 2C 🙏🏼🙏🏼😃, semoga pembaca berbahagia dan sehat selalu ).

Terpopuler

Comments

Fikachu

Fikachu

keren seperti nonton di flm

2024-06-24

0

OsamasGhost

OsamasGhost

terpukau dengan plot yang rumit namun teratur.

2023-12-11

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!