Callista menggigit bagian dalam bibir bawahnya, meskipun tidak terlalu keras, tapi cukup membuat bagian bibirnya membekas giginya.
Ketika kaki-kaki mereka melangkah maju dengan beriringan, musik menjadi lebih keras di telinga Callista.
Lampu-lampu warna dari kristal besar sangat memanjakan mata, bagi Callista itu cukup menyilaukan, karena sesungguhnya ia tidak terlalu suka dengan kemeriahan.
Saat melewati ruang dansa, semua yang terlihat hanyalah kemegahan dan keanggunan. Callista melirik sekelilingnya. Beberapa wanita dan pria sedang sibuk berdansa, gaun-gaun yang para wanita pakai berkilauan karena dipenuhi dengan permata yang bergerak mengikuti gaun-gaun mereka.
Sedangkan para pria terlihat gagah. Semuanya memang benar-benar pemandangan yang menakjubkan untuk dilihat.
Pestanya meriah. Callista bisa melihat para vampire menikmati diri mereka sendiri, namun ketika mereka melihat Callista dan Lucas memasuki ruangan, mata mereka langsung tertuju padanya, mereka yang sedang berdansa pun seketika berhenti dan langsung menepi.
Pada saat itu, pikiran-pikiran mengerikan mulai muncul dan berdatangan, wajah Callista pun semakin pucat.
Lucas kemudian menempelkan tangan kanannya di punggung tangan Callista yang memeluk lengan Lucas.
"Mereka terpana dengan kecantikan istriku." Kata Lucas berbisik di telinga Callista.
"Tapi aku lebih merasa bahwa mereka sedang melihat mangsa yang lezat." Callista membalas berbisik di telinga Lucas.
Mendengar itu, Lucas justru tertawa.
Callista heran mengapa Lucas tertawa.
"Mereka tidak akan berani. Sebelum mereka sampai padamu, aku akan membuat mereka menjadi abu lebih dulu." Bisik Lucas lagi.
Tetapi yang di rasakan Callista berbeda, tangan Lucas semakin kencang menggenggam punggung tangan Callista yang merangkul lengannya. Callista mengambil napas dalam-dalam saat mereka mulai berada di tengah-tengah lantai dansa dan akan melewatinya.
Semua vampire sudah berada di pinggir sembari memperhatikan mereka, dan kini Lucas serta Callista benar-benar sudah berada di tengah-tengah, di belakang mereka para 3 Ksatria mengawal dengan gagah dan berani.
Callista merasa seolah-olah menjadi buruan yang lezat bagi para vampire di sana, banyak mata yang tertuju pada mereka.
"Tenang saja mereka tidak akan berani menyentuhmu meskipun hanya seujung rambutmu." Bisik Lucas lagi.
Dan pada akhirnya suasana tiba-tiba menjadi berat. Beberapa ekspresi pada wajah vampire tertangtap oleh Callista. Memang tidak terlalu terlihat jika vampire itu menginginkannya, namun Callista cukup perasa ketika mata mereka tertuju padanya.
Ekspresi Callista mulai berubah, yang ada di benak Callista adalah dia satu-satunya manusia yang ada di sana, seluruh tubuhnya terasa panas karena aliran darah yang menyegarkan, dia adalah makanan yang lezat dan makanan yang di idam-idamkan untuk di buru.
Dan yang ada di pikiran Callista saat ini adalah, tidak ada satupun di antara para vampire yang menyambutnya, meski begitu para vampire tidak ada yang berani mendekat karena Callista bersama pangeran Lucas serta Raja vampire sendiri lah yang telah mengundangnya.
Pengumuman tentang kehadiran Pangeran Lucas mulai di perdengarkan. Callista semakin mencengkram lengan Lucas dan melihat ke arah Lucas.
Kemudian Lucas membalas sebuah senyuman tipis pada Callista.
Berjalan menuju tahta Raja dan Ratu Vampire adalah hal paling menyeramkan di hidup Callista, bahkan lebih menyeramkan ketika ia harus menikah dengan Lucas.
"Apakah Lucas mendengar detak jantungku yang semakin keras?"
Kemudian Lucas mencondongkan tubuhnya dan kembali berbisik ke telinga Callista.
"Tenang istriku, ada aku di sini, aku memastikan tidak akan ada satu pun yang berani menyentuhmu, bahkan sekedar sehelai rambutmu." Bisik Lucas lagi meyakinkan Callista yang terlihat pucat.
Callista masih diam.
"Para Ksatria akan selalu mendampingimu." Sambung Lucas lagi.
Berkat kalimat Lucas, tiba-tiba jantung Callista mendadak lebih beritme pelan, dan ketika ia sampai di hadapan tahta sang raja dan ratu, Callista merasa sedikit mencapai puncak perjuangan.
Kini Callista sudah berdiri di hadapan kedua orang tua Lucas. Callista dapat melihat dengan jelas wajah mereka.
Callista memikirkan dan memiliki bayangan jika Raja dan Ratu memiliki wajah yang menakutkan, Tua, dan memiliki rambut putih, serta pasti akan membuatnya ketakutan, atau mereka akan menodongkan taringnya karena ia menikah dengan anaknya yang berharga.
"Namaku Abbadon. Aku senang anda bersama Lucas malam ini Nona Callista." Kata Raja Vampire dengan suara berat yang berwibawa.
Callista menelan ludahnya, suara pria di hadapannya seperti suara gemuruh yang ringan menggelegar di seisi istana, meski juga terdengar berat dan bermartabat juga,sungguh tak terduga melihat pria itu begitu tampak muda dan sehat, bahkan dia terlihat seperti kakak dari Lucas. Callista bahkan tak menyangka ayah Lucas setampan itu meski tak jauh lebih tamoan dari Lucas yang masih muda.
Callista bingung, ia hanya bisa membungkuk dan menyapa sebisanya.
"Terimakasih undangan anda, kesenangan adalah milik saya. Yang Mulia..."
"Aku dengar anda pingsan beberapa hari, apakah kondisi anda sudah lebih baik Nona Callista?" Kali ini Ratu lah yang berbicara, suaranya seperti gemericik air yang menenangkan, suara itu lebih lembut dan lebih terasa nyaring di telinga. Sang Ratu juga sangat cantik dan muda. pantas saja semua manusia menginginkan kecantikan abadi dan bersedia melakukan perjanjian hitam dengan syarat apapun.
"Terimakasih atas perhatian Yang Mulia, saya baik-baik saja berkat suami saya yang merawat saya."
Setelah beberapa kali berbasa-basi, Lucas kemudian membawa Callista pergi ke tempat duduk yang telah di jaga oleh 3 Ksatriannya.
Callista cukup lega, ia bisa duduk, ia berkali kali seperti menahan nafas di dalam perutnya, bahkan dia merasa tubuhnya terlalu tegang, ketika duduk hembusan nafasnya begitu lepas.
Namun, Callista berfikir, kenapa 3 Ksatria yang mengawal mereka selalu membawa senjatanya kemanapun, bahkan ketika masuk ke dalam istana kerajaan.
Callista tahu, siapapun harus melepaskan senjata ketika memasuki wilayah kerajaan apalagi di depan tahta sang raja dan sang ratu. Itu adalah pertanda mereka tunduk pada Raja dan Ratu.
Namun, ketiga Ksatria yang mengawal Callista dan Lucas tidak pernah melepaskan senjatanya, bahkan selalu terlihat sangat waspada.
"Apakah itu berarti mereka tidak mempercayai kerajaan ini? Atau kah Lucas tidak mempercayai orangtuanya?"
Kemudian Callista berpaling melihat wajah Lucas, dia menyadari Lucas tidak pernah membiarkan wajahnya terlihat hangat, hanya ketika ia memandang dirinya Lucas tersenyum, namun di luar itu, Lucas selalu terlihat garang dan dingin bahkan acuh.
Satu hal lagi yang Callista tangkap dan sadari ketika mulai mengoreksi keadaan sekitar nya kembali, Lucas bahkan tidak menyapa ayah dan ibunya, entah itu sebagai orang tuanya atau sebagai Raja dan Ratu, ketika sang Raja melihat ke arah Lucas, pria itu tidak pernah melihat ke arah ayah dan ibunya sama sekali.
"Sepertinya aku salah mengira, awalnya ku pikir mereka menginginkan darahku, ternyata setelah ku pikir dengan seksama para vampire tidak menginginkan darahku, justru ketika aku mengamati mereka lagi, mereka semua terlihat takut pada Lucas, bahkan aku mengingat ketika Raja dan Ratu menyapaku, seolah mereka memikirkan kalimat yang tidak akan menyinggungku, dan melihat ke arah Lucas akan bersikap apa Lucas, jika Lucas masih diam artinya itu aman, tapi kenapa? Apa yang mereka takutkan dari Lucas?"
"Kekuasaan Raja dan Ratu adalah mutlak, tapi mereka seperti kalah, pandangan mereka pada Lucas seolah-olah takut akan menyinggungnya, kemudian aku melihat bagaimana para vampire langsung mundur menepi dengan jarak yang sangat jauh, mereka bukan ingin memangsaku, namun mereka ingin menjaga jarak dari Lucas. Jika analisaku ini benar, apakah ada sesuatu yang seharusnya aku ketahui tentang suamiku, namun masih menjadi rahasia?"
Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
💠⃟⃝♠Yeyen
nanti km juga akan menemukan jawabannya sendiri Callista.
SEMANGAT Thor 🤗
2023-12-25
1
Abel
Oh Callista,,,Suami-mu Lucas Memang Raja Vampire Yang Sesungguhnya 🤭😁
2023-12-10
0
Triiyyaazz Ajuach
kayaknya hubungan Lucas dgn org tuanya tdk bagus
2023-12-06
0