Karena jalanan yang penuh dengan lubang serta batu mobil terus menerus bergoyang, dan berhasil membuat kepala Callista terbentur sangat keras.
"JEDUGG!!!" Suara kepala Callista terbentur jendela mobil.
"Aak!" Pekik Callista.
Lucas membuka mata dan terlihat khawatir. Tangannya terulur maju namun kemudian ia menariknya kembali.
"Aku sudah mengalami semua kisah buruk dalam kehidupanku, dan aku tidak boleh mengeluh tentang semua ini. Benturan ini tidak memiliki arti apapun di bandingkan dengan tendangan, pukulan, dan jambakan dari Abigail." Batin Callista.
Namun, belum juga sepertiga jalan mobil kembali bergoyang-goyang lagi, sepertinya jalanan menjadi semakin rusak dan penuh bebatuan, jelas mobil tidak kuat berjalan lagi di tanjakan yang terjal.
Membuat mesin mobil berderu tak karuan. Ketika berhasil berjalan pun mobil membentur bebatuan dimana jalanan rusak parah.
"BRAAKK!!! GUBRRAAKKK!!! GEDUBRAAKK!!!"
Sekali lagi mobil terguncang keras dan itu cukup parah membuat roda satunya rusak dan amblas terselip bebatuan, alhasil mobil pun tidak bisa lagi melaju.
Callista terkejut, keadaan yang tiba-tiba itu membuat Callista tidak siap, tubuhnya terpental karena mobil yang miring, namun dengan tanggap dan cepat Lucas menarik pinggang Callista dan menyelamatkannya dalam pelukannya yang erat.
Satu tangan besar Lucas sudah cukup melingkar di pinggang Callista dan menariknya ke dalam dada bidang Lucas.
Wajah dan mata mereka saling bertemu, membuat Callista tegang dan takut namun juga takjub dengan ketampanan Lucas.
Kedua tangan Callista mendarat di atas dada bidang Lucas, dan tubuh Callista juga ada di atas tubuh kekar Lucas.
"Aku mendapatkanmu tepat waktu, sebelum kau membentur kaca mobil." Kata Lucas.
"Te...Terimakasih... Lu..Lucas.."
Suara Lucas bahkan datar dan dalam, begitu sempurna, mengapa tuhan memberikannya kesempurnaan yang membuat semua manusia bahkan dewa lun iri, Callista tentu tidak berkedip menatap ketampanan Lucas.
Wajah mereka begitu dekat. Tubuh mereka pun saling menempel rapat, anehnya tubuh Lucas justru sangat hangat, membuat Callista nyaman.
"Tuan Lucas, roda mobil terperosok cukup dalam, dan membuat mobil tidak mampu lagi berjalan." Terdengar suara Lazarus yang sepanjang perjalanan hanya diam bak mayat hidup.
"Ya." Kata Lucas memberi tanggapan pada Lazarus.
Kemudian Lucas melihat kembali pada wajah istrinya yang cantik.
"Apa sangat nyaman di dalam pelukanku?" Lucas memandang Callista dengan tatapan yang datar.
"Aah... Maafkan saya..."
Callista hendak mendorong Lucas, namun Lucas belum bersedia melepaskan Callista.
"Gantilah kalimat mu dengan santai, kau tidak sedang berbicara dengan majikanmu Callista." Wajah Lucas menjadi sedikit tidak senang.
"Ya... Maafkan aku..."
Callista hendak melepaskan dirinya, namun Lucas masih memeluknya erat di atas tubuhnya.
"Berhentilah meminta maaf Callista. Kau tidak melakukan kesalahan besar. Aku akan mengecek keluar. Sepertinya mobil rusak parah, di dataran kerajaan vampire semua pergi dengan kekuatan mereka, jadi sudah sangat lama jalanan tidak di lewati mobil, aku akan mengatakan hal ini pada kerajaan agar mereka memperbaiki jalan, lalu jika mobil tidak bisa diperbaiki sekarang, kita harus menginap dan melanjutkan perjalanan besok pagi hingga kita benar-benar bisa melanjutkan perjalanan dengan kendaraan yang lain."
Callista terhenyak dalam kenyamanannya di dalam pelukan hangat Lucas dan suara rendah Lucas yang menjelaskannya padanya, namun itu tak berlangsung lama karena Lucas akan keluar dan melepaskan pelukan Callista, saat itu Callista juga hendak ikut keluar namun Lucas menahannya untuk tetap duduk di dalam mobil yang sedikit miring.
"Kau tidak di perbolehkan untuk keluar, tunggu di sini."
"Ke... Kenapa?"
"Karena, di luar sangat berbahaya." Sahut Lucas dengan suara yang dalam dan tegas.
Callista hanya bisa mendengarkan perintah itu, karena dalam hatinya ia masih takut pada Lucas.
Samar-samar Callista mendengar beberapa orang mengobrol.
"Tunggu, bukankah seharusnya hanya ada 3 orang? Lucas, aku dan satu lagi yang bernama Lazarus, setelah naik pesawat para pengawal yang menaiki mobil satunya tidak ikut.Tapi, suara-suara ini... 1 2 3, mereka yang ada diluar sana seolah ada 4 orang, dari mana mereka datang." Kata Callista menghitung dengan jarinya.
Sedangkan keadaan di luar sendiri terjadi sedikit perdebatan.
Vampire bisa terbang bahkan secepat kilatan cahaya, karena Callista adalah manusia Lucas tidak ingin membuat Callista takut, dan Lucas membuat keputusan jika mereka harus melakukan perjalanan menggunakan mobil.
"Pangeran, bagaimana jika membuat Nona Callista pingsan, kita berada di tengah hutan tidak ada penginapan di sini Pangeran. Tidak ada masalah jika kita mencari mobil dan mengangkatnya kemari, tapi tetap saja kita tidak bisa melanjutkannya menggunakan mobil karena jalanan tidak mungkin bisa di lewati.." Ujar Zilom memberikan pendapatnya.
Namun dengan cepat Lucas menatapnya memakai mata Vampirenya yang berwarna merah darah dan menyala, membuat Zilom pun mengerut, pertanda jika Lucas sedang marah.
Sedangkan Felom saudara kembar Zilom, hanya diam, dia adalah pengawal yang selalu harus menertibkan kelakukan Zilom, Felom sendiri selalu menerima perintah dan melaksanakan perintah tanpa banyak bicara.
"Menurut saya, tidak masalah untuk mengangkut mobil ke sini Pangeran. Saya akan pergi mengambil... Tapi di daerah perbatasan ini jarang vampire yang menggunakan mobil di jalanan ini, sehingga jalanan terbengkalai, jika boleh saya berpendapat kami akan mengangkut kuda ke sini Pangeran, dan jika pangeran setuju saya akan buatkan tenda untuk Nona Callista." Kata Lazarus.
Lazarus sendiri adalah pengawal yang paling sedikit berbicara dan melakukan perintah tanpa banyak kata pula, dia yang paling memiliki akal sehat dan penuh pertimbangan.
"Baiklah Lazarus, buatkan tenda untuk Callista istirahat dan bawa kuda atau semacamnya ke sini tanpa sepengetahuan Callista akan aneh jika dia melihatmu menggendong kuda dengan terbang, Zilom dan Felom kalian tetap berjaga menjaga jarak dari kami, jangan biarkan binatang-binatang mendekat. Berikan perlindungan agar bau Callista tak tercium Vampire lain."
"Baik pangeran." Kata mereka serentak.
Tak berapa lama akhirnya Lucas kembali masuk.
"Sepertinya kita akan bermalam di sini, Lazarus akan mendirikan tenda untukmu. Selama kita beristirahat disini, dia akan mencari kuda."
Callista terdiam, namun raut wajahnya seolah memikirkan sesuatu dan tidak menerima keputusan itu.
"Apa yang ada dipikiranmu?" Tanya Lucas.
"Apa kau tidak bisa membawaku terbang, aku membaca di dalam buku Vampire bisa terbang mengajak orang lain juga?"
Lucas mengernyit, membuat dahinya mengerut.
"Tentu saja bisa, tapi di luar turun hujan meski tidak terlalu lebat namun cuaca di sini sangat dingin, kau tidak akan kuat dengan suhu dingin dan anginnya."
"Tidak, aku sudah terbiasa dengan dingin, aku lebih memilih supaya kita lebih cepat sampai. Ku pikir, tubuhku sudah semakin lelah, aku tidak tahu lagi sampai kapan bisa bertahan, ada yang aneh dalam tubuhku, selain itu...."
Setelah mobil mereka terhenti, berkali-kali suara lolongan serigala terus bersahut-sahutan membuat Callista merasa terancam.
Lucas masih mendengarkan dengan penuh perhatian apa yang akan diucapkan oleh istrinya.
"Selain itu, suara-suara itu membuatku khawatir. Seolah mereka semakin dekat dengan kita."
"Tidak ada yang berani mengganggumu bahkan menyentuhmu, tapi aku lebih suka jika malamku tanpa tidur, daripada menjadi penyebab perkelahian di sini dengan para binatang itu, dan membuat mu menjadi ketakutan karena para serigala yang berdatangan."
Seolah mendapatkan sinyal hijau, Callista mendongak dan wajahnya terlihat lega.
"Tapi, apa kau yakin?"
Callista mengangguk dengan mantap.
"Tunggu di sini." Ujar Lucas pada Callista yang berharap perjalanannya segera berakhir.
Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 90 Episodes
Comments
Al Fatih
semoga calista itu karakternya kuat...,, ga apa2 lah kmrn d tindas ibu tirinya,, tp ketika masuk dunia vampir,, aq berharap dia kuat biar ga mudah d tindas para vampir jahat dan biar ga nyusahin Lucas terus🤭
2024-05-10
1
💠⃟⃝♠Yeyen
selain itu biar Callista mulai terbiasa terbang bersama Lucas.
SEMANGAT Thor 🤗
2023-12-14
1
Triiyyaazz Ajuach
kehujanan bentar gpp Callista vampir kan cepat terbangnya
2023-12-05
0