"ini Istana sangat pantas diberi bintang 1000." oceh Jissy merasa takjub dengan kehangatan Ruangan Sauna itu yang sangat mirip dengan Sauna aslinya.
lagi-lagi Jissy kagum dengan Istana itu dibanding Wales yang memiliki keuangan yang sangat berlimpah hingga bisa membangun Rumah megah yang dikatakan Istana oleh Jissy.
.
Wales memilih pergi dari Pulau Pribadinya meninggalkan Jissy seorang diri di tempat itu bersama kedua robot canggihnya itu.
Jissy telah selesai membersihkan diri lalu Keluar mencari pakaian.
"akkhhh??" pekik Jissy melompat kaget melihat kedua robot cantik yang tengah berdiri dengan berkelas ala robot di kamar Jissy sampai-sampai handuknya terlepas.
"maafkan saya Nona?!" si Robot canggih pun bisa membaca emosi Jissy yang syok dan terkejut.
Jissy menghela nafas lega sambil celingukan menarik handuk yang jatuh untuk menutupi asetnya, "ka--kalian tidak merekamku kan? hapus cepat..?!" titah Jissy.
"rekaman dihapus?!" ucap Molly-Bolly serentak.
Jissy menautkan kedua alisnya melihat kedua robot itu yang begitu patuh mendengarkannya.
"kenapa kalian begitu penurut?" tanya Jissy dengan curiga.
"Tuan memerintahkan kami untuk melayani Nona, suruh kami apapun itu Nona?!" kata Molly menunduk ala robotnya.
"tugas Nona hanya memberi makan Kucing Nakal Tuan, sisanya berikan pada Kami.!" kata Bolly dengan kepala tertunduk.
Jissy mengangguk-ngangguk, "aku tidak mengerti pemikiran Pria Arogan itu, dia baik atau jahat sih? dia meratukanku seperti seorang Istri Sultan tapi menyuruhku bekerja memberi makan Peliharaannya, dasar Pria aneh?!" batin Jissy hanya bisa mengumpat dalam hati saja.
Bolly menyerahkan pakaiannya ke Jissy, Jissy memperhatikan kedua robot itu persis seperti manusia pada umumnya yaitu berpakaian juga terlihat mengenakan dalam*n, ukuran milik robot itu sama dengan ukuran Jissy.
"Underwa*re ku?" batin Jissy teringat pakaian dal*mnya yang tertinggal di Hotel saat lari dari kamar saat bersama Wales.
Jissy terlalu malu menanyakan hal itu pada Wales padahal itu warna nya sangat limited juga mahal.
"ini kartu untuk Nona, Tuan berpesan untuk membeli makanan hewan peliharaan Tuan dengan ini jika stok habis." kata Molly dengan sopan.
Jissy menerima kartu itu sambil memperhatikan kartu itu dan Ia memicingkan matanya melihat logo khas Kartu Warna Emas itu.
"aku pernah melihat logo ini? tapi dimana ya?" gumam Jissy dengan penuh tanya.
Jissy menggeleng kepalanya berusaha menghilangkan rasa penasarannya, Ia yakin pernah melihat logo khas itu tapi Jissy tidak ingat dimana Jissy pernah melihatnya.
ke esokan harinya,
Jissy merasa senang di tempat itu seperti punya Pulau Pribadi sendiri ditambah kedua robot cantik yang tidak pernah lelah itu melayaninya dengan baik, tapi giliran tiba waktunya Ia harus memberi makan Peliharaan membuatnya pucat pasi.
"apa kalian tidak bisa mengantarkan Yola-Bola makan pagi?" tanya Jissy dengan serius ke Robot cantik itu yang serba bisa tapi memberi makan Kucing nakal Tuannya tidak bisa.
Yola-Bola adalah nama Serigala Kutub Wales, Jissy tau karna kedua Robot cantik itu yang memberitaunya.
Jissy terkejut melihat layar di hadapannya tiba-tiba saja muncul adegan dimana Kedua Robot cantik itu memberi makan Serigala kutub milik Wales, Jissy menjerit melihat kebuasan hewan itu menerkam kaki besi dan wajah Robot (letak kamera) sampai rekaman itu terputus.
"apa maksudnya?" tanya Jissy.
Jissy terperangah mendengar penjelasan Kedua Robot itu karna kejadian itu alat-alat penting di dalam anggota tubuh besi mereka rusak dan tidak digunakan selama 2 bulan akibat Wales kesulitan mencari alat yang rusak di tubuh mereka sehingga Wales tidak menyuruh Molly-Bolly memberi makan peliharaannya.
Jissy memijit pelipisnya, demi pekerjaan akhirnya Ia melakukannya juga sementara kedua robot itu hanya menunggu di Rumah megah itu membiarkan Jissy melakukan pekerjaannya.
"Tuhan?? semalam aku selamat sekarang bagaimana?" gumam-gumam Jissy menengadah ke atas sembari mendorong meja berisi semua makanan untuk peliharaan Wales.
Jissy tidak memasak untuk hewan itu tapi malah dimasakkan oleh robot-robot Wales namun 1 hal yang tidak bisa robot itu lakukan yaitu mengantarkan makanan untuk Peliharaan ganas Wales.
Robot tidak menjerit atau merasa jerah saat dirusak oleh hewan buas itu tapi Wales yang tidak mau mempekerjakan manusia di Rumah Megahnya itu hanya mengandalkan Robotnya walau banyak uang keluar tapi bagi Wales hal itu bukanlah hal yang patut di perhitungkan seolah pemasukannya lebih besar dari Pengeluarannya.
.
"ha--haloo?? Yo--Yola?? Bo--Bola??" teriak Jissy dengan gugup.
tak lama kedua Serigala Kutub Wales berlarian ke arah Jissy yang berpakaian serba tebal untuk menghangatkan tubuhnya.
"sa--saatnya kalian makan ya?!" kata Jissy dengan ramah padahal jantungnya berpacu cepat melayani hewan peliharaan Wales.
Jissy terkejut saat hewan itu mencium perut Jissy dengan moncongnya, Jissy memberanikan diri mengelus kepala Serigala putih keabuan itu.
tiba-tiba rasa takut Jissy hilang saat merasakan betapa halusnya bulu hewan buas Wales bahkan tidak rontok di sarung tangan tebalnya.
"wahhh?? kalian menggemaskan." pekik Jissy dengan gemas ketagihan mengelus kepala Serigala yang membuat Jissy tidak bisa tidur dimalam hari saking cemasnya memikirkan cara menjinakkan hewan buas itu dengan cepat.
selama beberapa jam Jissy betah di Ruangan Es itu sampai makanan kedua Serigala itu habis, terlihat sekali Jissy sudah akrab dengan hewan buas itu yang begitu menyukai perut Jissy.
.
Jissy merebahkan tubuhnya diatas ranjang.
"akkhhh?? akhirnya pekerjaanku selesai juga." gumam Jissy dengan lega sembari memejamkan mata.
Jissy menoleh ke Ponselnya dan melihatnya ternyata banyak sekali panggilan tidak terjawab dari mantan Manager Viora, "ckkk??! mau apa dia? menuntutku? aku cuekin aja, lagian pekerjaanku sekarang gajinya lebih besar darimu. haha?? aku tidak butuh kalian lagi."
Jissy melempar Ponselnya sedikit menjauh darinya tapi masih diatas ranjang nya yang luas mungkin cukup untuk 3 Orang di atasnya.
Jissy tertawa puas membayangkan betapa kesalnya Viora yang karirnya sudah hancur, kini yang menjadi trending topik adalah siapa pemeran pengganti Viora selama ini bahkan dikabarkan Viora menghilang dan semua Orang tengah mencarinya.
"sekalian saja dia mati." umpat Jissy dengan sorot mata tajam.
"andai saja aku bisa berkuasa lebih dari hukum jadi kalau aku menghabisi sampah, maka Hukum tidak bisa menjeratku." gerutu Jissy membayangkan Ia sebenarnya lelah menjadi Orang yang tertindas karna miskin dan tidak punya dukungan apapun sehingga sulit bekerja dengan layak.
Jissy perlahan memejamkan matanya tiba-tiba Ia terbelalak, "akhh?! iya? kenapa Yola dan Bola menyukai perutku ya? ada apa sebenarnya?" gumam Jissy yang sungguh penasaran sambil melihat perut datarnya.
Jissy tidak berpikir macam-macam lalu kembali tidur dan nanti sore Ia akan beri makanan lagi untuk Peliharaan Wales.
Jissy tidak mempertanyakan keberadaan Wales yang tak kunjung pulang selama beberapa minggu, semakin lama Jissy juga semakin akrab dengan Peliharaan buas Wales.
"sampai sekarang aku tidak tau kenapa kalian menyukai perutku." ujar Jissy dengan senyuman manisnya membelai kepala Serigala Kutub itu yang masih melolong sahut-sahutan seperti biasa dan Jissy tidak takut lagi karna sudah terbiasa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 91 Episodes
Comments
RJ 💜🐑
ternyata hewan lebih peka dari pada manusia 😁😪❤👍🏻
2024-04-25
1
Neti Susana
jessy hamil kyanya
2023-12-09
1
Sama Lia
Jessy hamil, Wales yang merasakan tanda tanda kehamilannya...seru deh...biar Ana dan keluarga tau, jadi heboh...kangen sama senior senior...
semangat author...
2023-12-09
3